Share

Chapter 57: Janji

Author: MIMOWIE
last update publish date: 2026-06-02 20:00:40

“Putri kecil,” bisiknya dengan suara yang bergetar, jari besarnya menyentuh pipi Sera yang lembut.

“Aku... aku punya putri.”

Sera membuat suara kecil—bukan tangisan, tapi gumaman yang hampir terdengar seperti... senang. Tangannya yang mungil meraih ke arah wajah Arlos, menyentuh dagunya dengan sentuhan yang sangat ringan.

Dan di pikiran Arlos, retakan menjadi lebih besar.

Gambar-gambar berkedip—lebih banyak, lebih cepat—

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 79: Tahun-Tahun Keemasan

    Villa pantai kekaisaran adalah surga di bumi. Dibangun di tepi pantai pribadi dengan pasir putih dan air biru jernih, dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun. Villa itu sendiri megah tapi juga nyaman—bukan istana yang formal tapi rumah yang hangat. Mereka tiba di sore hari—Lucian dan Sera sudah bergidik dengan kegembiraan saat melihat laut untuk pertama kalinya. “AIR BESAR!” Lucian berteriak, berlari ke pantai sebelum siapapun bisa menghentikannya. “Lucian! Tunggu!” Anastasia tertawa, berlari mengejarnya dengan Sera di gendongan. Arlos mengikuti dengan senyum—pemandangan keluarganya bermain di pasir membuat sesuatu di dadanya melembut. Ini adalah kebahagiaan. Kebahagiaan sejati. ☆☆☆ Dua minggu berikutnya adalah kenangan yang akan mereka hargai selamanya. Pagi dimulai dengan sarapan di teras yang menghadap laut. Lucian dan Sera akan berlari ke panta

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 78: Musim Terakhir Sebelum Mereka Tumbuh

    Malam adalah untuk keintiman. Setelah anak-anak tidur—Lucian di kamarnya yang sekarang penuh dengan buku tentang sihir dan sejarah kekaisaran, Sera di tempat tidur bayi di kamar mereka—dia masih menolak tidur jauh dari orang tuanya. Arlos dan Anastasia akan punya waktu untuk mereka berdua. Kadang mereka hanya duduk di balkon, menatap bintang, berbicara tentang hari mereka. Kadang mereka membaca bersama—Arlos membacakan laporan kekaisaran sementara Anastasia membaca novel—dia menemukan dia sangat suka cerita romansa, meskipun tidak ada yang sebanding dengan cerita mereka sendiri. Dan kadang— Kadang mereka hanya menatap satu sama lain, tidak perlu kata-kata, tangan saling bergandengan. “Apa yang kau pikirkan?” Arlos akan bertanya suatu malam, jari-jarinya bermain dengan rambut Anastasia yang tergerai. “Aku berpikir betapa beruntungnya aku,”

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 77: Hari-Hari Yang Damai

    Bulan-bulan setelah pernikahan adalah periode kebahagiaan yang belum pernah dialami istana dalam generasi.Anastasia—sekarang secara resmi Permaisuri—bersinar dalam perannya. Dia tidak hanya ibu yang mencintai, tapi juga pemimpin yang bijaksana. Rakyat mencintainya—bukan karena kecantikannya atau statusnya, tapi karena kebaikannya yang tulus.Setiap minggu, dia membuka istana untuk rakyat biasa. Mendengarkan keluhan mereka, membantu memecahkan masalah mereka, bahkan kadang turun ke kota untuk mengunjungi rumah sakit dan panti asuhan.“Permaisuri kita adalah anugerah dari para dewa,” orangorang akan berbisik dengan kagum. “Lihat bagaimana dia memperlakukan bahkan orang paling miskin dengan rasa hormat.”Dan Arlos—dia menonton istrinya dengan kebanggaan yang tidak bisa disembunyikan. Dalam pertemuan dewan, dia akan meminta pendapat Anastasia, mengakui kebijaksanaannya di hadapan bangsawan yang dulunya meremehkannya.“Permaisuriku memiliki h

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 76: Janji Suci

    Katedral Kekaisaran berdiri megah di jantung ibukota, dengan kubah emas yang berkilau di bawah matahari sore. Ribuan orang memenuhi jalanan—bangsawan, rakyat biasa, pedagang, petani—semua datang untuk menyaksikan peristiwa yang akan dikenang sepanjang sejarah.Pernikahan Kaisar Arlos dengan Permaisuri Anastasia.Di dalam katedral, ribuan lilin menyala, menciptakan cahaya hangat yang berkilauan pada dinding marmer putih. Bungabunga dari seluruh kekaisaran menghiasi setiap sudut—mawar merah dan putih, lily emas, bunga-bunga langka yang hanya mekar sekali dalam dekade.Dan di altar—Arlos berdiri menunggu.Dia mengenakan jubah kekaisaran formal yang paling mewah—hitam dengan bordir emas dan merah, mahkota besar di kepalanya, pedang upacara di pinggangnya. Tapi yang paling mencolok bukan keagungannya—Tapi ekspresi di wajahnya.Mata merah yang biasanya dingin kini bersinar dengan antisipasi. Wajahnya yang biasanya keras kini dilunakka

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 75: Untuk Semua Hari yang Hampir Hilang

    Minggu-minggu berikutnya adalah periode pemulihan dan perayaan.Anastasia—yang sekarang benar-benar sehat—harus belajar kembali hidup tanpa rasa sakit konstan. Belajar kembali berjalan tanpa gemetar. Belajar kembali melakukan hal-hal sederhana yang sebelumnya mustahil.Dan itu adalah kebahagiaan yang luar biasa.Pagi pertama dia bangun dan bisa berdiri sendiri—tanpa bantuan—dia menangis dengan kebahagiaan. Arlos menemukannya berdiri di balkon, menatap matahari terbit, air mata mengalir di pipinya."Apa yang salah?" dia panik, langsung ke sisinya."Tidak ada yang salah.” Anastasia tertawa sambil menangis."Semuanya benar—aku bisa berdiri—aku bisa merasakan angin di kulitku tanpa sakit—aku bisa bernapas tanpa terengah-engah—Arlos—ini adalah keajaiban—"Dan Arlos memeluknya dari belakang, wajahnya terkubur di rambutnya, berterima kasih pada setiap dewa yang mungkin mendengar karena memberikan ini padanya.Lucian sa

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 74: Keajaiban

    "KAU LULUS," Phoenix berkata dengan suara yang sekarang terdengar nyaris—lembut? "KAU LULUS UJIAN KETIGA.KARENA KAU MEMILIH KEBAHAGIAANNYA DIATAS KEBAHAGIAANMU SENDIRI. ITU ADALAH CINTA YANG SEJATI.""Tapi—apa maksudmu—""ITU ADALAH UJIAN," Phoenix menjelaskan. "UNTUKMELIHAT APAKAH CINTAMU MURNI. APAKAH KAUMENCINTAINYA UNTUK DIRINYA SENDIRI—ATAU UNTUK APA YANG BISA DIA BERIKAN PADAMU."Makhluk itu mengepakkan sayapnya, dan bulu emas jatuh— berubah menjadi vial kecil berisi cairan yang bersinar seperti matahari cair."INI ADALAH DARAHKU. BERIKAN PADANYA. DAN DIA AKAN SEMBUH—SEPENUHNYA. TANPA HARGA.TANPA KEHILANGAN INGATAN. KARENA KAU— MANUSIA—TELAH MEMBUKTIKAN BAHWA CINTAMU LAYAK UNTUK KEAJAIBAN."Arlos mengambil vial dengan tangan yang gemetar. "Terima kasih—terima kasih—""JANGAN BERTERIMA KASIH PADAKU." Phoenix menatapnya dengan mata yang bijaksana. "CINTAILAH DIA.SETIAP HARI. SEPERTI HARI TERAKHIR. KARENAHIDUP—BAHKAN YANG DIPERPANJANG—TETAP TERBATAS. JANGAN SIA-SIAKAN SEDETI

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 30: Takdir Mulai Melawan

    Di sayap barat, Amara berdiri di jendela kamarnya, menatap keluar dengan mata yang tidak lagi polos dan lembut.Ia telah mendengar berita—seluruh istana berbicara tentang itu. Kaisar akan menikahi Anastasia. Gadis tanpa sihir itu akan menjadi Permaisuri.Dan Amara? Ia akan tetap

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 29: Aku Memilihmu

    Arlos berjalan mendekat, menatap ke bawah pada Lucian dengan ekspresi yang membuat dada Anastasia sesak. Ada cinta di sana—cinta yang nyata dan mendalam, jenis cinta yang Arlos mungkin tidak pernah tahu ia bisa rasakan.“Boleh aku—“ Ia ragu-ragu, sesuatu yang sangat tidak seperti kaisar

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 28: Keluarga Kecil Yang Rapuh

    Anastasia terbangun dengan cahaya pagi yang lembut menyentuh wajahnya. Untuk sesaat, ia bingung—tubuhnya terasa sakit di mana-mana, ada kehangatan kecil di lengannya, dan suara napas halus yang teratur.Lalu ia ingat.Lucian.Ia menunduk dan melihat bayinya yang masih t

  • ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar   Chapter 27: Saat Aku Hampir Kehilanganmu

    “Lucian,” ucapnya pelan.“Namanya Lucian. Artinya cahaya. Karena dia akan menjadi cahaya di tengah kegelapan dunia ini.”Arlos menatapnya dengan tatapan yang intens.“Lucian,” ia mengulangi, mencicipi nama itu.“Pewaris pertama kekaisaran. Pangeran Lucian.”

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status