Share

Sera...

last update publish date: 2026-06-24 23:40:46

Jalanan kota Jakarta yang begitu padat tak menghalangi Virgo yang berkendara dengan motornya. Ia membelah jalanan kota besar itu sambil menikmati sebuah alunan musik dari earphone di telinganya. Sebuah musik rock mengalun dan membuat perjalanannya menyenangkan. Di sela ia menikmati musik di telinganya, sejenak ia tersenyum saat mengingat satu wajah yang dijumpainya.

“Bela...” gumamnya dengan senyum ceria di wajahnya.

Virgo juga belum terlalu memahami perasaan yang tengah melandanya saat ini. Ka
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Aku Menginginkanmu   Bertemu dengan Sera

    Keesokan harinya...“Halo Sera, panggil saja aku Kakak jika kau mau! Bagaimana?”Keesokan harinya, Virgo membawa Bela ke rumahnya dan memperkenalkannya dengan Sera-anaknya. Gadis berusia 5 tahun itu nampak tak suka dengan kehadirannya. Semua terlihat jelas di mata Sera saat melihat bagaimana raut wajahnya saat menatap dirinya. Oleh karenanya Bela menawarkan diri agar Sera bisa memanggilnya dengan sebutan Kakak alih-alih memanggilnya Tante yang kelak akan menjadi ibunya.Sera hanya terdiam memandangi Bela dengan dua bola mata besarnya yang menatapnya tajam. Lalu ia menghadap ke ayahnya dan menarik ujung jas yang dikenakan oleh ayahnya agar lelaki berusia 35 tahun itu membungkukkan badannya ketika hendak mendengarnya berbicara. Virgo pun dengan cepat membungkukkan badannya untuk mendengarkan perkataannya kali ini. Sementara Bela hanya dapat memperlihatkan senyum manisnya alih-alih menantikan balasan dari Sera atas sikap ramahnya.“Ada apa Sera?” tanya Virgo pelan.Sera kembali terdiam,

  • Aku Menginginkanmu   Tertegun

    Virgo tertegun setelah tiba-tiba saja Bela meminta dirinya agar ia menikahinya. Sementara wanita itu masih menangis tersedu-sedu di hadapannya. Tentu saja hal itu membuat Virgo bertanya-tanya. “Kamu serius, mau aku menikahimu?” tanya Virgo mencoba memastikan.Bela menganggukkan kepalanya perlahan. Kini sungguh tak ada hal lain dalam hatinya setelah melihat betapa bodoh dirinya selama ini karena terlalu mempercayai kekasihnya- Arya. Ia sungguh tak menyangka akan mendapatkan perlakuan seperti ini dari sosok kekasih dan juga sosok sahabatnya.Aoki adalah sahabatnya saat mereka sama-sama bersekolah di sekolah menengah. Keduanya bahkan selalu bertemu di kelas yang sama dan duduk bersama-sama. Aoki sering mengajaknya menginap di rumahnya sebelum Bela dan keluarganya terjerat belenggu keluarga Arman. Keduanya selalu bersama-sama layaknya seorang saudari. Bahkan Aoki merupakan saksi perjalanan cintanya dengan Arya. Aoki selalu mempersatukan mereka saat keduanya terlibat perselisihan selama m

  • Aku Menginginkanmu   Patah Hati

    Bela bergegas pergi dari kamarnya setelah sebelumnya ia meraih sebuah jaket tebal miliknya. Musim hujan yang begitu dingin di Jakarta mengharuskannya mengenakan pakaian tebal sebelum kemudian menutupinya dengan sebuah jaket tebal yang dimilikinya. Yah, ibukota dalam seminggu sedang dilanda hujan ektrem. Ia memberhentikan sebuah taxi saat sudah berada dipinggir jalan. Dengan rasa optimis ia ingin segera menjumpai kekasihnya itu. Ia juga ingin mengetahui kabar Arya yang sudah sangat lama tidak menghubunginya. Tak membutuhkan waktu yang lama bagi Bela untuk pergi ke apartement Arya. Letak yang lumayan dekat itu bisa ia capai dengan taxi yang dinaikinya hanya selama 20 menit saja. Ketika taxi itu berhenti di sebuah gedung apartement tempat dimana Arya tinggal, ia segera turun setelah sebelumnya membayar taxi yang ditumpanginya. Dengan langkah ceria ia masuk ke dalam apertement itu. Ia menyusuri lorong apartement dengan langkah riang bak seorang gadis kecil yang baru saja menerima hadi

  • Aku Menginginkanmu   Ancaman sang Tuan Muda

    Pagi hari di kediaman keluarga Arman... “Nyonya, apakah Saya boleh keluar sebentar pagi ini?” Pagi hari, setelah menyelesaikan pekerjaannya, Bela mencoba mendapatkan kemurahan hati majikannya untuk pergi menemui Arya hari ini. Tak mendapat kabar sama sekali dari lelaki yang teramat dicintainya itu membuat Bela ingin menemuinya langsung di apartementnya. Oleh karenanya, ia mengumpulkan keberaniannya untuk meminta ijin sang majikan. Pagi itu Nyonya Arman sedang santai di atas kursi goyangnya sembari membaca sebuah majalah di tangannya. Bela memainkan jari-jarinya, menunggu dengan perasaan tak tenang akan jawaban dari majikannya. “Mau kemana?” tanya Nyonya Arman sembari terus membaca majalah di tangannya. “Ke rumah teman, Nyonya.” Nyonya Arman menutup majalahnya, lalu memandangi wajah Bela dengan tatapan sinisnya. “Oke, pergilah!” jawabnya. “Kebetulan aku tak ingin melihat wajahmu yang menjengkelkan hari ini! Haiiiissshhh! Memikirkan peristiwa semalam saja membuatku muak.” “Jadi,

  • Aku Menginginkanmu   Sera...

    Jalanan kota Jakarta yang begitu padat tak menghalangi Virgo yang berkendara dengan motornya. Ia membelah jalanan kota besar itu sambil menikmati sebuah alunan musik dari earphone di telinganya. Sebuah musik rock mengalun dan membuat perjalanannya menyenangkan. Di sela ia menikmati musik di telinganya, sejenak ia tersenyum saat mengingat satu wajah yang dijumpainya.“Bela...” gumamnya dengan senyum ceria di wajahnya.Virgo juga belum terlalu memahami perasaan yang tengah melandanya saat ini. Karena pada awalnya, ia ingin menikahi Bela karena ia berpikir bahwa sosok sederhana itu bisa menjadi teman baik untuk anaknya. Hidup berdua saja dengan kesibukan yang tak menentu, membuatnya selalu meninggalkan sang buah hati. Ia kerap kali merasa berdosa saat melihat gadis mungil itu menunggu kepulangannya dari kantor dengan tidur di sofa ruang tamu. Meski ada banyak sekali pembantu bahkan beberapa pengasuh yang menjaganya, bagi Virgo sosok semungil Sera masih membutuhkan peran ibu dalam kesehar

  • Aku Menginginkanmu   Perasaan yang Membingungkan

    Setelah keluar dari kamar pembantu keluarga Arman, Virgo bergegas pulang. Ketika ia berjalan santai di sekitar halaman rumah keluarga Arman untuk mengambil motor sportnya, Bela setengah berlari mengejarnya. “Tuan...” panggilnya dengan satu kaki yang ia seret guna mempercepat langkahnya. Demi mengejar Virgo, Bela sanggup menahan rasa sakit di pergelangan kakinya. Ia membawa sebuah kotak makan yang ingin ia berikan kepada Virgo sesuai dengan amanah sang ibu kepadanya.“Kenapa kau tidak menemani ibumu saja di kamar?” tanggap Virgo yang kemudian menghentikan langkahnya.Bela menggelengkan kepalanya sembari tersenyum ramah pada sosok baik yang sudah dua kali menolong dirinya itu. Lalu diberikannya sebuah kotak makan berukuran kecil kepada Virgo.“Maaf, Saya hanya punya ini untuk Tuan!” ucapnya setelah memberikan benda berbentuk balok itu kepada Virgo.Virgo mengamati benda itu sejenak dengan wajah tampannya yang menampakkan rasa penasarannya.“Apa ini?” tanyanya sembari membolak-balik ko

  • Aku Menginginkanmu   Bimbang

    “APA?” Keterkejutannya itu tanpa sadar membuat Bela berteriak. Menyadari bahwa Virgo sangat terganggu dengan responnya, Bitna menutup kedua mulutnya. Ia menundukkan kembali wajahnya sejenak.‘Kau mau mati ya Bela?’ gumamnya dalam hati.Kini tak hanya gemetaran, jantung Bela pun seakan tengah terom

  • Aku Menginginkanmu   Ajakan Menikah

    1 tahun kemudian ‘PLAK!’Dia adalah Bela, Adelia Amabella. Gadis berusia 19 tahun itu membantu ibunya yang merupakan pembantu rumah tangga di keluarga Arman. Gadis itu memiliki perawakan cantik nan putih bak bidadari, sehingga berulang kali orang yang berjumpa dengannya mengira bahwa dirinya adala

  • Aku Menginginkanmu   Bela

    Di Pemakaman... Sebuah buket bunga lili berwarna putih Virgo letakkan di atas batu nisan istrinya. Tangisnya kembali pecah. Ia sungguh tak mampu menahan air matanya. Teringat olehnya bagaimana senyuman cantik itu menyambutnya saat ia memberikan buket bunga lili kesukaannya. Kini, ia sungguh tak me

  • Aku Menginginkanmu   Prolog

    ‘Lima belas tahun aku lewati bersamamu, tak ku sangka untuk pertama kalinya kamu membuatku takut kembali setelah waktu yang Tuhan berikan kepada kita. Aku sungguh tak menyangka akan berlari seperti ini lagi untukmu setelah waktu bahagia yang kita lewatkan bersama-sama.’ Virgo kala itu baru saja pu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status