Share

Bab 2

Penulis: Khanza Ash
last update Tanggal publikasi: 2026-01-23 16:25:48

"Da sini!!! panggil Santi saat melihat aku celingukan. aku, sisil dan danu mendekat. belum pesan? tanya ku.

Ya Allah aida, ini kan pesta lo, jadi lo yang harus pesan duluan' jawab santi

' Ya terserah kalian aja mau pesan apa, lagian ini kan ayce jadi ya makan sepuas nya aja" cengir ku

'Da, di budget berapa sama pak Arif?ucap sisil. aku menangkat bahu.

" Pesen aja yang kalian suka gw mah ikut aja" lanjut ku sambil duduk di samping Danu.

aku masih penasaran sama perubahan dia. dia itu kan jarang ngomong, kalau buka urusan kerjaan.tiba tiba dia bisa ngegombal, jiwa kepo gw meronta ronta

" gw minum orange jus ya san" ucapku.

" lo ga pesan minum nu?" tanya ku

' udah" jawab nya singkat..

' Nu, gw mau tanya aja ya, tapi lo ga boleh marah ya?' lanjut ku yang di jawab anggukan oleh nya

" sekarang lo beda, lo asik banget sekarang, bisa becanda. gw suka danu yang seperti ini. jangan jangan lo lagi jatuh cinta ya ?" tanya ku. dia hanya tersenyum

" ih danu, jangan senyum doang jawab dong" ujar ku

" Da, nanti kamu akan tahu dengan sendiri nya" jawab nya. aku hanya mencebik.

" Da lo nanya apaan sama danu?" bisik sisil

" Au ah, dia ga mau jawab" ucapku ke sisil. dan danu hanya tersenyum

Obrolan terputus saat makanan datang. ya biasa lah kalau sudah lihat makanan,lupa semua nya..

"Alhamdulilah.,.. makasih ya da, gw mewakili yang lain ' ucap santi. ngomong ngomong boleh bungkus ga dq? lanjut santi yang langsung di jawab huuuuuu sama semua nya

" gw sih boleh aja san, tapi ini gw bingung yang bayar siapa? pak arif kan cuma bilang dia bookingin tempat tapi pan kagak bilang dia yang bayar? tanya ku sambil melihat ke semua nya.

" hah, yang bener da? gw pikir lo udah di kasih duit apa black card gitu buat bayar nya? terus sekarang gimana? ucap Dita.

" mbak.... sisil memanggil salah seorang pelayan"

" gila lo sil, emang ada duit buat bayar pake manggil pelayan? "ujar santi.

" ssst sisil menempelkan telunjuk nya di bibir santi.

" Ada yang bisa di bantu kak?" tanya pelayan itu ketika sampai di meja kami.

" Minta bill nya ya mba" jawab Sisil

' Baik kak, tunggu sebentar ya" balas pelayan

"Sil lo mau bayar pakai apa ? pakai nanya bill sekarang? ucapku

" Kalau kita diem aja malah bikin curiga mereka, kita lihat aja nanti pas pelayan balik kesini" ucap sisil. kalau memang harus bayar ya kita patungan lah. tapi sementara lo yang talangin dulu Da sekarang. tar kita ganti kalau dah gajian lanjut nya

Asyem banget dah sisil. tapi mau ga mau dah gw harus talangin dulu karena emang acara gw.

" Maaf kak menunggu lama " ucap pelayan ketika kembali ke meja kami.

" Menurut manager kami, nanti bill nya akan di kirim ke pak arif sesuai instruksi beliau. jadi kakak semua tidak harus bayar" lanjut nya

" Alhamdulilah" ucap kami semua berbarengan.

' Apa masih perlu yang lain kan?" ucap pelayan

" Nggak mba, makasih ya" jawab sisil sambil.menyerahkan uang 50ribu kepada pelayan.

" Sama sama kak, terima kasih kembali" kalau begitu saya tinggal ya kak, lanjut pelayan sambil pergi

" Udah yu pulang, besok gw harus datang pagi pagi" ucap ku.

" Nu, lo mau anterin gw ma sisil ga?" tanya ku yang di jawab anggukan oleh nya

bener bener dah tuh anak, kalau di tanya jawaban nya cuma anggukan sama gelengan kepala doang. ngirit banget suara nya.

" nu, lo anterin siapa dulu? tanya ku ketika sampai di parkiran

" Ya anterin kamu dulu aida, kan duluan rumah kamu,.kecuali kamu mau muter muter nemenin aku baru aku anterin sisil duluan" jawab nya

bisa juga ni aja ngebanyol

" Nu,.awas lo ya ntar kalau ga nganterin sisil ke rumah' ancam ku ke dia

" Emang gw mau di bawa kemana sama dia"? sisil melirik ku.

" Kali aja mau di bawa pulang ke rumah Danu, kan lumayan buat bantu beberes atau masak gitu' jawab ku asal

" Kalau sisil mau sih ga apa apa Da" jawab Danu yang aku balas dengan tertawa.

' Bener bener ya lo berdua habis makan ayce pada sengklek semua" ucap sisil

" Makasih ya Danu, hati hati ya nu lo harus fokus ke depan jangan liat kanan kiri' ucapku saat turun dari mobil

" kenapa emang?" jawab Danu

" Soalnya sebelah kiri lo kuntilanak" ucapku sambil berlari ke pagar. yang di jawab kepalan tangan sama sisil.

" Assamualaikum, ibu, ibu... aku mengetuk pintu rumah

" Waalaikumsalam' .ucap ibu dari dalam.

" Kamu pulang sama siapa?" kok ga di ajak mampir tanya ibu

" Bareng Danu sama sisil bu,udah malam bu ga baik terima tamu malam malam" jawab ku sambil mencium telapak tangan ibu

" Aida ke.kamar.dulu ya bu, ngantuk banget besok aida harus berangkat pagi pagi" ucapku sambil.membuka pintu kamar.

" iya cepat tidur nak" sahut ibu

" aku membersihkan muka, dan mandi sebelum lanjut tidur.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 41

    * setelah kami masuk kamar. aku langsung menuju tempat tidur dan merebahkan diri" " ah empuk nya" " gimana yang, kamu suka kamar nya?" " suka banget mas." " sengaja aku pesan ini biar kamu betah di kamar terus, biar kita kuda kudaan terus" bisik nya hampir tak terdengar " ih... " aku mencubit lengan nya dan berdiri menuju ke jendela " bagus banget kan pemandangan nya dari sini?" ucapnya sambil.memeluku dari belakang " aku hanya.mengangguk" " mas arif terus menciumi leher ku"

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 40

    " mas di paris sekarang lagi musim apa?" " lagi musim semi kek nya yang, kenapa?" " berarti ok ya, jaket tebal cuma 1 doang" " semi nya lebih ke hangat sih yang... ya udah nanti kalau kurang beli aja" " siap bos" ucapku sambil mencium nya " aku mengecek semua nya termasuk document perjalanan.setelah yakin semua nya sudah ok, kami pun keluar dari kamar untuk bergabung dengan yang lain nya." " ma, pa terima kasih ya kado hon

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 39

    " kami sampai di hotel sekitar jam 1pagi." " sesampai di kamar aku langsung membersihkan tangan dan kaki dan berganti baju piyama untuk bersiap untuk tidur karena besok pagi kami harus check out." " yang....." mas arif memeluk tubuhku yang sudah rebahan di kasur " tidur ya mas kali ini ga ada kegiatan apapun! bisa bisa mama datang kesini kalau besok pagi kita belum sampai rumah." " mas arif hanya mengangguk pasrah. dan kami pun tertidur" " aku terbangun karena bunyi alarm dari hp. waktu menunjukan pukul 7pagi." " lebih baik aku mandi dulu baru bangunin mas arif" gumam ku

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 38

    aku terbangun karena bunyi hp. "mas, hp nya bunyi terus itu", aku membangunkan mas arif " hmmm, angkat aja yang.." jawab nya dengan masih merem. " nanti kalau urusan kerjaan gimana? angkat dulu aja mas"ucapku sambil terus menepuk pundak nya. " ya udah ambilin dong hp nya yang." " mas, mama yang telpon! " sambil ku berikan hp pada mas arif " halo ma, ada apaan sih? ganggu aja!" " arif..... apaan sih kamu!!!! kenapa masih belum pulang????" teriak mama

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 37

    POV ARIF aku terbangun karena bunyi airphone hotel "selamat sore pak arif,.kami mau menkonfirmasi apa akan di lanjutan menginapnya? suara di sebrang airphone bertanya " ooo baik, saya lanjutkan 2malam lagi" " baik kalau begitu. apa bapak ada perlu.makanan di antar ke kamar? " boleh, kamu tolong kirim jus jambu merah dan steak juga wine ." " baik pak, akan kami antar segera. terimakasih selamat sore pak" " sore" aku menutup airphone. kemudian aku mengambil jam di atas nakas, omg ternyata sudah jam 5. " aku mengecup kening istri ku yang masih terlelap." " aku terus memandangi wajah istri ku yang terlihat lelah tapi mampu membangkitkan gairah kelelakian ku. melihat bibir m

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 36

    setelah pergulatan panas semalam yang masih terbayang dan tidak aku sangka. aku bisa seliar itu di malam pertama. " pagi sayangku... gimana tidur nya? mas arif mencium kening ku " pagi mas.. aawww aku menjerit ketika mengangkat kaki." " sakit banget ya cinta? coba aku lihat" mas arif membuka selimut dan melihat va**na ku dan ternyata memang agak lecet. " nanti di kasih salep,.sekarang mandi dulu ya" "aaaaawwwww, aku kembali menjerit ketika turun dari tempat tidur. " mas arif mengendongku ke kamar mandi." " mas, aku bisa mandi sendiri. " " kita mandi bareng cint

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status