Share

Bab 83

Penulis: Delf
last update Tanggal publikasi: 2026-06-24 17:32:30

Anna gelisah mondar-mandir di depan cermin, mencoba mengecek penampilannya berulang kali, memastikan tidak ada lipstik yang menempel di giginya dan juga memastikan pakaiannya rapi. Aroma vanilla sudah menyebar di setiap sudut ruangan kamar tidurnya.

Cecilia tersenyum menatap putri semata wayangnya yang terlihat semakin cantik dan dewasa. Kali ini gadis itu memakai dress pink tanpa lengan selutut, memakai higheels dan tas kecil berwarna senada, dan bibirnya diolesi lipgloss berwarna pink muda. A
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Antidote   Bab 83

    Anna gelisah mondar-mandir di depan cermin, mencoba mengecek penampilannya berulang kali, memastikan tidak ada lipstik yang menempel di giginya dan juga memastikan pakaiannya rapi. Aroma vanilla sudah menyebar di setiap sudut ruangan kamar tidurnya.Cecilia tersenyum menatap putri semata wayangnya yang terlihat semakin cantik dan dewasa. Kali ini gadis itu memakai dress pink tanpa lengan selutut, memakai higheels dan tas kecil berwarna senada, dan bibirnya diolesi lipgloss berwarna pink muda. Anna semakin terlihat muda dengan penampilannya, ditambah dengan wajah imutnya, orang yang melihatnya akan percaya kalau dia masih mahasiswi.“Anak mama cantik banget, mau ke mana?” goda Cecilia. Sebelumnya Cecilia sudah mendapat informasi dari April kalau Anna meminta izin padanya untuk mengajak Lala keluar.“Mama, kagetin Anna aja.” Anna hampir saja terlonjak karena kaget.Cecilia terkekeh dan berjalan mendekat, “Dipakein bando lucu deh, kamu ada kan bando pink?”“Nggak kelihatan seperti anak k

  • Antidote   Bab 82

    Anna terkejut dengan ajakan tersebut, bukan dia tidak mau, tapi dia takut jika berdekatan dengan Calvin dia tidak bisa mengendalikan dirinya. Pun dirinya saat ini baru saja putus bertunangan, rasanya tidak etis jika langsung menerima ajakan pria lain, walau bukan berarti kencan.“Hmm aku besok ada acara.” Jawab Anna mencoba menghindari tatapan mata Calvin.“Ada acara dengan Victor?” sebelah alis Calvin terangkat.Anna menggeleng, “Enggak, aku udah janji mau ajak keponakanku jalan-jalan.” Bohong Anna kembali. Tapi jika dipikir-pikir ucapan yang barusan dia katakan merupakan ide bagus juga mumpung besok dia libur, dia bisa menghabiskan waktu bersama keponakan tersayangnya.“Lala?”“Ya, ponakanku hanya dia.” Jawab Anna sambil menyengir.Calvin terdiam, “Bagaimana jika besok Lala playdate bareng sama Dariel?” ide itu tiba-tiba muncul dalam benak Calvin.Anna membelalakan matanya, “Tapi..”“Perjanjian kita masih berlaku kan?”Jantung Anna berdetak kencang, jangan lagi bahas soal pelajaran

  • Antidote   Bab 81

    Calvin sedang asik membalas pesan di handphonenya hingga tidak menyadari kalau pintu ruangannya telah dibuka oleh seseorang. Pria itu nampak berpikir, lalu mengetik pesan, kemudian tersenyum. Ya pria itu sedang berkomunikasi dengan kedua sepupunya, Steffany dan Ivan. Mereka bahkan membuat grup whatssapp untuk berdiskusi tentang Olivia. Ya Steffany dan Calvin sepakat untuk membantu Ivan merebut kembali hati Olivia yang telah disia-siakan oleh pria tersebut.“Mau sampai kapan nih aku harus menjauh dari Olivia? Aku udah nggak tahan.” Tulis Ivan dengan emoticon menangis.“Duh, Kak Ivan udah kayak pengantin baru pakai nggak tahan. Nggak tahan apa sih?” goda Steffany dengan emoticon kerlingan mata.“Ck,, pikiranmu! Ya kangen sama orangnya, pengin liat senyumnya lagi.” Balas Ivan membela diri. Calvin tersenyum membacanya, memang senyum Olivia bikin candu.“Yakin kangen orangnya aja? Nggak kangen yang lain seperti ciumannya mungkin?” goda Steffany semakin menjadi-jadi.Calvin terdiam membaca o

  • Antidote   Bab 80

    “Kak April ada-ada saja. Aku dan Calvin itu cuma pasien dan perawat aja.” Jawab Anna berusaha menyembunyikan keterkejutannya, namun rona merah di wajahnya tetap melekat.“Yakin cuma pasien dan perawat?” goda April mengedipkan sebelah matanya. “Bukannya kalian beberapa kali jalan bareng?”Deg! Jantung Anna semakin berdebar, jangan sampai keluarganya tau bahwa pertemuannya dengan Calvin bukanlah antara pasien dan perawat, bukan juga antara sesama teman, tapi antara guru dan murid. Tiba-tiba tubuh Anna merasa tegang memikirkan itu, ciuman itu...Anna menarik nafas dalam mencoba mengendalikan perasaannya, “Ya jalan bareng dan ngobrol biasa aja kok, Kak. Nggak ada yang gimana-gimana, lagian dia itu sudah ada cewek yang dia suka.”Senyum April semakin mengembang, rupanya pancingannya berhasil, “Oh gara-gara ada yang dia suka jadi kamu mundur? Dia uda jadian sama cewek itu?”“Enggak sih, tapi dia ngejarnya sudah lama, bertahun-tahun. Tapi ceweknya nolak terus, dan akhirnya menikah sama orang

  • Antidote   Bab 79

    Anna berjalan masuk menuju kamar tidurnya dengan berusaha menahan tetesan air mata yang sejak tadi bersiap meluncur keluar dari pelupuk matanya. Entah kekuatan dari mana, tapi Anna pun kaget bisa menghadapi ini dan berbicara sangat lancar dan lantang di hadapan seluruh keluarga yang berkumpul.Sebenarnya ada terbersik dua pilihan untuk mengungkapkan alasan sebenarnya dia memilih mengakhiri hubungan tersebut, namun Anna lebih memilih untuk bersikap dewasa dan bijaksana. Toh dia harus bersyukur bisa menyadarinya lebih awal daripada melanjutkan ke pernikahan, yang entah kapan terwujud, namun pada akhirnya harus bercerai.“Anna...” sebuah panggilan menghentikan langkah kaki Anna.“Kak Vino?” Anna mengerutkan keningnya, sejak kapan sepupunya ini datang? “Sama siapa, Kak?” tanya Anna sambil celingak-celinguk“Ada April dan Lala di depan.” Ucap Vino tersenyum. “Kamu udah mau tidur? Ke depan dulu yuk.” Ajak Vino.Sebenarnya Anna ingin masuk ke dalam kamar dan merenungi nasibnya, namun jika di

  • Antidote   Bab 78

    “Maaf Om dan Tante, Anna dan Kak Victor sudah sepakat untuk tidak melanjutkan pertunangan ini ke jenjang yang lebih serius.” Ucap Anna di saat pertemuan kedua keluarga malam itu, membuat seluruh orang yang hadir malam itu terkejut.“Kenapa, Na? Kalian sudah bertahun-tahun loh bersama. Dan kami sudah menganggap kamu sebagai anak kami sendiri.” Ucap mama Victor dengan mata berkaca-kaca.Anna tersenyum, “Anna juga sudah menganggap Tante dan Om sebagai kedua orangtua Anna, tapi kami berdua telah memutuskan bahwa ini adalah keputusan terbaik buat kami berdua.”“Tapi ada masalah apa? Kenapa tiba-tiba putus?” tanya ibu Victor masih tidak bisa menerima kenyataan tersebut.“Apakah Victor melakukan kesalahan padamu?” Kali ini giliran ayah Victor yang bertanya karena penasaran. Karena menurutnya sosok Anna adalah calon menantu idaman dan mereka tau persis seperti apa sifat dan karakter Anna.Anna terdiam dan menatap Victor sesaat, membuat wajah pria tersebut memucat. Anna kemudian menggeleng, “K

  • Antidote   Bab 36

    Calvin menghela nafasnya kasar. Pria itu memilih duduk seorang diri di cafe sebelah tempat Olivia mengajar les piano. Hatinya terasa sesak ketika Olivia memilih untuk pulang bersama Randy, walaupun dia bisa mengerti bahwa gadis itu tidak mau mencari masalah dengan mamanya.Calvin mencoba mencerna,

  • Antidote   Bab 35

    “Kamu apa-apaan berdua dengan pasien seperti itu?” Victor menutup pintu ruang dokternya dengan kasar hingga membuat Anna sedikit terlonjak kaget.“Aku hanya memeriksanya.” Jawab Anna membela diri.“Memeriksa? Bukankah dia sudah selesai diperiksa?” ucap Victor sinis sambil meletakkan bokongnya di at

  • Antidote   Bab 34

    “Semua hasilnya sudah oke, sudah bisa dikatakan berhasil. Tapi Pak Calvin tetap harus check-up rutin.” Ucap Victor pada Calvin yang mewakili Vino yang sedang cuti.“Baik, dok. Terima kasih.” Ucap Calvin tersenyum bahagia.“Kalau begitu saya permisi dulu. Sus, nanti hasil pemeriksaannya dikirim ke d

  • Antidote   Bab 33

    “Kak.. Aku..”Victor tersenyum, “Jika kamu belum bisa memberikan jawaban sekarang, aku akan menunggu sampai besok pagi.”“Besok pagi?”Victor mengangguk, “Kamu tau kan aku bukan orang yang suka menunggu lama.” Ucapnya sambil mengenggam tangan Anna.Harusnya hari ini adalah hari paling bahagia dalam

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status