LOGINBaru memikirkannya saja dan Ning Xueqin sudah merasa bahwa dirinya hampir muntah memikirkan sikap Zhen Ming ini.Belum lagi ada yang lebih parah dari Zhen Ming ini, dia adalah seorang pria genit yang sudah memiliki lebih dari enam selir di halaman rumahnya.Membayangkan ekspresi jijik Zhen Lingyu saat menceritakan sepupunya ini membuat Ning Xueqin kembali teringat.Pemuda semacam ini pasti akan sanhat arogan, biarkan dia melihat sebenarnya seperti apa wujud asli dari Tuan muda Zhen ini.Selang satu jam sejak Ning Xueqin menyatakan undangan kepada ketiga Tuan muda yang ternama itu, sudah ada tamu yang datang.Orang yang pertama datang ternyata bukanlah ketiga Tuan muda yang dia undang melainkan Selir Mulia Zhen yang duduk di atas tandu.“Xueqin menyapa Selir Mulia Zhen!” sapa Ning Xueqin dengan antusias.Zhen Lingyu turun dari tandunya dan menarik telinga Ning Xueqin yang membuat Ning Xueqin mengadu kesakitan.“Aduh… apa yang terjadi? Apa sebenarnya salahku, Kakak Lingyu?”tanya Ning Xu
Di saat Ning Xueqin sedang bersantai-santai dan menikmati hari santainya yang langka ini, tiba-tiba Kasim Yu datang menemuinya dan menyampaikan pesan yang dikirimkan oleh Ayahnya.“Tuan Putri, mengenai pengawal pribadi Tuan Putri, Yang Mulia menyarankan Tuan Putri untuk memilihnya sendiri,”pinta Kasim Yu membawa gulungan kertas.Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan mengambil gulungan kertas itu lalu melihat isi di dalamnya tanpa basa basi.“Selain itu Yang Mulia melihat bahwa Tuan Putri memiliki bakat bela diri dan ingin Tuan Putri memilih seorang guru muda sekaligus pengawal pribadi agar pada usia lima belas, Tuan Putri bisa mencoba untuk memiliki hewan spiritual pribadi,” lanjut Kasim Yu.Ning Xueqin tidak membalas dan langsung membaca isi di dalam gulungan kertas itu, ada sejumlah nama yang sudah ditentukan oleh Ayahnya.“Singkat saja, siapa di antara mereka yang bisa melampaui Xie Guang?” tanya Ning Xueqin menutup gulungan kertas itu.Wajah Kasim Yu berubah menjadi seputih kertas
Ning Xueqin tidak sadarkan diri selama tiga hari lamanya dan ketika dia bangun, hampir tidak ada yang salah dengannya. Lukanya sudah mengering dan akan baik-baik saja, raut wajahnya juga jauh membaik dibandingkan dengan sebelumnya.Wajahnya ceria dan penuh dengan semangat, sementara dirinya tidak tahu bahwa Xie Guang datang untuk menjenguknya tiga hari yang lalu.“Tuan Putri, hamba ingin melaporkan satu hal kepada Tuan Putri,” ucap Zilan sambil berlutut.“Kenapa berlutut? Bicaralah sambil berdiri,” balas Ning Xueqin dengan terkejut.Zilan menolak untuk berdiri dan menyampaikan ucapannya yang dia katakan kepada Xie Guang tiga hari lalu tanpa ada yang diubah sedikitpun.Raut wajah Ning Xueqin sedikit berubah namun dengan cepat kembali menjadi santai lagi seolah-olah itu bukan masalah besar.“Bangunlah, kamu telah melakukan hal bagus. Ada bagusnya juga seperti ini jadi kami tidak perlu membuat hubungan yang tidak jelas antara musuh dan teman seperti sebelumnya,”balas Ning Xueqin.“Apakah
Kemudian Mei Qian pun menceritakan seluruh kejadian yang terjadi sejak pertemuan dengan Yue Long termasuk pertemuan mereka dengan Nona Li.Kaisar Ning mendengarkan ini dan menghela napas, selama menjadi anggota Kekaisaran maka selalu akan ada peluang untuk mendapatkan kesempatan ini.“Apakah sudah diselidiki?” tanya Kaisar Ning.“Saat ini sedang diselidiki oleh Tuan muda Xie,” jawab Zilan.Kaisar Ning menganggukkan kepalanya dan mengirimkan perintah untuk menambah orang yang menyelidiki ini namun tetap membiarkan kasus ini teredam agar tidak terlalu menarik perhatian lawan.Di sisi lain, Xie Zhong dengan pakaian resminya kembali lagi ke Kediamannya dengan wajah kecewa.“Kenapa? Bukankah Yang Mulia sedang mengadakan rapat dadakan untuk situasi perbatasan?” tanya Nyonya Gu dengan kebingungan.“Kondisi Tuan Putri menjadi semakin parah, tabib mengatakan bahwa dia tidak sadarkan diri dan saat ini saja sudah enam ember air bercampur darah yang dibawa keluar dari kamarnya,” jawab Xie Zhong.
Sementara di sisi lain, Mei Qian terlihat mencari-cari Xie Guang sampai akhirnya dia menemukan Xie Guang yang sedang duduk di batu halaman belakang.“Tuan muda Xie, hamba ini datang membawa pesan dari Tuan Putri,” sapa Mei Qian dengan datar.Meski Tuan Putrinya tidak mengatakan apapun, namun sudah jelas bahwa Tuan Putrinya pasti mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan selama tinggal di Kediaman Xie.Xie Guang tidak membalas hanya menatap Mei Qian dan menunggu perkataan Mei Qian.“Tuan Putri mengatakan bahwa dia akan menunggu laporan hasil penyelidikan pembunuh bayaran yang menyerangnya. Tuan muda Xie dapat menyerahkan hasil penyelidikannya kepada biro resmi Kekaisaran,” ucap Mei Qian.“Lalu… Tuan Putri juga ingin meminta maaf karena telah mengganggumu, jadi Tuan Putri kembali terlebih dahulu,”lanjut Mei Qian.Wajah Xie Guang berubah menjadi agak terkejut ketika mendengarkan perkataan Mei Qian.“Tuan Putri sudah kembali? Bukankah Tuan Putri berjanji akan menikmati makan bersama dengan
Lalu pandangannya beralih ke pohon tempat ayunan ini menggantung dan secara tidak sengaja membaca satu kata kata yang agak memukul hatinya.Yaitu, kata kata pudar berbentuk ‘zhizhi', tidak sulit untuk menebak siapa pemilik nama ini.Mengingat bahwa tidak ada satupun orang di Kediaman Xie ini yang memiliki nama Zhi di dalam nama mereka maka ini hanya bisa merupakan nama Zhu Yuezhi.Tidak heran, Xie Guang dengannya adalah teman masa kecil yang tumbuh bersama. Mengukir nama di pohon yang mereka tanam bersama, bagaimana rasanya ? Ning Xueqin tidak dapat mengatakan apapun, dia turun dari ayunannya dan tiba-tiba merasa tidak bersemangat lagi.Dia tidak tahu apa yang salah dengan dirinya, namun melihat hubungan Xie Guang dengan Zhu Yuezhi ini membuatnya merasa tidak nyaman.Ayunan ini juga bukannya ayunan bagus yang tiada harganya, Ayahnya baru saja membuatkannya sebuah ayunan yang sangat indah.Jika dia menginginkannya maka biarkan dia bermain saat pulang nanti, Ning Xueqin melangkah pergi
Kaisar Ning agak mengerutkan dahinya ketika mendengarkan permintaan ini namun juga tidak melarang. “Diperbolehkan.” Perintah Kaisar Ning. “Terima kasih, Yang Mulia! Kalau begitu maka Changyue akan memilih… Tuan Putri Xueqin!”Seru Su Changyue dengan penuh semangat. Tatapan Su Changyue berkilat li
Sebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan. Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berh
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja
Ning Xueqin melihat sebuah pemanah yang berada di sudut kanan Istana tampaknya membidik pemuda tampan itu jadi Ning Xueqin berteriak. Namun tampaknya anak panah itu melesat terlalu cepat jadi pemuda tampan itu pun tidak sempat menangkis anak panah itu. Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan melomp







