MasukSetelah selesai berganti pakaian, Ning Xueqin langsung makan bubur yang disiapkan oleh Zhen Lingyu untuknya. Ning Xueqin tentu saja tidak akan menyia nyiakan kebaikan semacam ini atau lebih tepatnya dia tidak ingin repot lagi. Setelah itupun Ning Xueqin langsung melangkah keluar untuk pergi ke halaman Ayahnya dan berterima kasih atas penjagaan Ayahnya selama dia pingsan. Walaupun berat hati dan masih curiga dengan keterlibatan Ayahnya dalam mengirimkan pembunuh bayaran itu, tetap saja Ning Xueqin harus berterima kasih dan berpura pura tidak tahu apapun. Karena… jika dirinya masih ingin hidup dengan baik maka dirinya harus bersabar dan berusaha untuk menghapus kebencian dengan siapapun. Namun pada saat perjalanan menuju ke halaman Ayahnya, dirinya justru melewati halaman miliknya yang hangus terbakar. Memang benar seperti yang dikatakan oleh Zhen Lingyu bahwa ada banyak sekali orang yang membangun kembali halamannya. Mungkin… lebih dari lima belas orang. Ning Xueqin pun tertari
Ning Xueqin mau tidak mau teringat dengan drama televisi Kekaisaran yang sering dia tonton dulu bersama Ayah Ibunya, dimana para selir yang berkuasa atau bahkan Permaisuri yang Agung akan memaksa selir yang lebih rendah untuk meminum ramuan yang membuat rahim mereka mengering. Sehingga setelah meminum ramuan itupun mereka akan menjadi mandul dan selamanya tidak memiliki keturunan untuk diandalkan di masa depan. Biasanya digunakan oleh para wanita di harem untuk mengamankan posisi diri sendiri dengan putra putri mereka dari saingan yang tidak diperlukan. Namun ketiga orang ini benar benar aneh dan menunjukkan tanda tanda kemandulan? Namun siapa yang melakukannya? Siapa yang memberikan racun jika ketiga wanita di dalam harem ini terlihat keracunan? Ibunya telah meninggal saat melahirkannya maka seharusnya tidak ada waktu untuk melakukan semua ini. “Kapan selir pertama kali dibawa masuk ke dalam Kekaisaran? “Tanya Ning Xueqin pada Mei Qian. Bagaimanapun setiap pelayan yang akan mas
Zhen Lingyu ini jelas sekali dengan sengaja mempermainkannya dengan menggantung kata katanya tapi anehnya, Ning Xueqin justru tidak merasa marah sedikitpun. “Namun? “ Tanya Ning Xueqin mendesak Zhen Lingyu. “Namun… jawabanmu benar. Yang Mulia juga telah mengetahui hal ini sejak awal, pernikahan ku dengan Yang Mulia hanyalah formalitas untuk menjalin hubungan dengan Ayahku. “Jawab Zhen Lingyu dengan santai . Ning Xueqin tidak menyangka bahwa Zhen Lingyu akan mengakui hal ini secara terbuka di hadapannya. “Kenapa kamu lebih senang seperti ini? Bukankah menjadi Selir Kekaisaran adalah impian semua gadis? “ Tanya Ning Xueqin dengan heran. “Kalau begitu maka aku bertanya padamu, jika kamu dikirim sebagai Selir Kekaisaran, apakah kamu akan merasa bahagia walaupun kamu tidak menginginkannya? “ Tanya Zhen Lingyu. Ning Xueqin memikirkan hal ini lalu memahami Zhen Lingyu. Dirinya saja tidak tahan untuk tinggal di halaman Istana ini untuk waktu yang lama. Rasanya seperti terkurung di dala
“Apa yang terjadi? Kenapa tidak bisa? “ Tanya Mei Qian dengan terkejut dan berpikir bahwa ada hal penting lainnya namun Ning Xueqin tanpa rasa bersalah tersenyum ke arah Mei Qian. “Tentu saja karena kita telah menumpang di halaman Selir Zhen jadi kita harus menyapanya demi kesopanan. “ Jawab Ning Xueqin. Barulah Mei Qian menyadari bahwa apa yang dikatakan oleh Ning Xueqin masuk akal, sebagai tamu tentu saja mereka harus menunjukkan kesopanan yang baik untuk Selir Mulia Zhen. Jika tidak maka orang lain akan mengatakan bahwa diri mereka adalah orang yang tidak sopan dan tidak terdidik. Baru saja Ning Xueqin akan berdiri dan memberi salam untuk Selir Mulia Zhen, tiba tiba pintu terbuka dan menunjukkan wanita berwajah bulat dengan mata kecil dan hidung kecil itu tampak menatap ke arahnya dengan tatapan tak terbaca. “Selir Mulia Zhen, Xueqin baru saja sadar sehingga baru saja ingin memberi salam kepada Selir Mulia Zhen. Harap Selir Mulia Zhen tidak tersinggung. “Ucap Ning Xueqin denga
“Tuan Putri sendiri ternyata tidak sadar lebih lama dari perkiraan Tabib Kekaisaran, yaitu dua hari lamanya. Namun tidak disangka sangka, Yang Mulia justru menemani Tuan Putri selama dua hari belakangan ini. “ “Tampaknya Yang Mulia juga merasa bersalah akan penderitaan yang Tuan Putri alami sehingga menemani Tuan Putri selama dua hari dan tidak mengikuti rapat pagi selama dua hari juga. “ “Yang Mulia tampak sangat tertekan dengan kondisi Tuan Putri sebelumnya, sekarang jika Yang Mulia tahu bahwa Tuan Putri telah sadar maka Yang Mulia pasti akan… sangat senang. “Jelas Mei Qian dengan tenang dan runtun. Ning Xueqin merasa bahwa kepalanya ingin pecah, ada begitu banyak informasi yang masuk ke dalam kepalanya secara bersamaan. Pingsan selama dua hari? Ayahnya menemaninya selama dua hari? Ayahnya merasa bersalah karena telah membuatnya menderita? Bagaimana mungkin? Mungkinkah Mei Qian telah salah menerjemahkan sikap yang ditunjukkan oleh Ayahnya? Bagaimana mungkin seorang Kaisar
Ning Xueqin sangat ingin untuk membuka matanya dan memanggil pemuda itu lalu menatap wajah pemuda itu dengan jelas kali ini. Untuk melihat sosok yang telah menyelamatkan nyawa nya dua kali dalam waktu satu tahun ini. Bahkan dibandingkan dengan Ayah atau kakak laki lakinya, pria asing ini pun memperlakukannya sedikit lebih baik. Ning Xueqin merasa sangat mengantuk jadi terlelap lagi ke dalam mimpi yang panjang, ketika dirinya terbangun pun sudah tidak ada siapapun di sampingnya. Ning Xueqin memaksakan dirinya untuk duduk dan merasakan nyeri di punggungnya yang terasa sangat menyengat. “Aduh… “Keluh Ning Xueqin kesakitan. Lalu pintu segera dibuka dan menunjukkan Mei Qian yang tampak begitu cemas sekaligus bahagia. Tanpa aba aba, Mei Qian langsung memeluk Ning Xueqin dengan hati hati tanpa berani menyentuh lukanya. “ Akhirnya Tuan Putri sadar, Mei Qian… Mei Qian hampir saja kehilangan Tuan Putri. “Lirih Mei Qian dengan penuh kesedihan. Ning Xueqin yang baru saja sadar belum bisa
Ning Xueqin pun memanggil Meiqian untuk membawakannya kertas dan alat tulis lalu menatap barang barang itu dengan agak terperangah. Ning Xueqin bahkan agak merasa terpukul ketika melihat barang barang ini, sebenarnya dia sudah menyiapkan dirinya sendiri bahwa benda benda aneh ini memang akan menem
Ning Xueqin agak tertegun ketika mendengarkan keputusan besar ini karena Ning Xueqin sedikit tahu tentang posisi pangkat Selir. Dari budak penghangat ranjang, menjadi Selir lalu menjadi Selir Mulia dan terakhir adalah Selir Agung. Selir Su sendiri adalah pemimpin para Selir lain karena tidak memi
“Apakah kamu ingin pergi sendiri atau ingin aku menambah waktu kurungannya? “Tanya Kaisar Ning. Ning Xueqin berpikir sejenak dan tentu saja tidak ingin hukuman ditambah, tidak apa apa jika satu tahun dibandingkan lebih lama lagi. Jadi Ning Xueqin berlutut dan bersujud di belakang Kaisar Ning deng
“Apakah Tuan Putri yakin dengan rencana ini? “Tanya Mei Qian dengan ragu ragu dan jelas ada ketakutan di wajahnya. “Bagaimana jika-” Ucapan Mei Qian terpotong oleh Ning Xueqin yang menggelengkan kepalanya. “Berhasil atau tidak tergantung kerja sama kita berdua. Kamu harus berusaha sekuat tenaga,







