Share

Bab 35

last update publish date: 2026-07-17 16:03:12

Ketua Kusuma, sebagai seorang ketua Perguruan, dia memiliki insting dan firasat yang kuat, dan firasatnya bicara pada malam itu.

Karena hal itu, dia mendatangi pondok Sanjaya, dan dia heran karena pondok itu kosong.

"Kemana mereka?" gumam ketua Kusuma.

Dan bertepatan pula, dia melihat dua bayangan di kegelapan, yang ia yakini itu adalah bayangan Sanjaya dan Panji.

"Mau kemana mereka?" ucap ketua Kusuma.

Mereka penasaran, ketua Kusuma ikuti Sanjaya dan Panji dari jarak yang jauh. Itu agar d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 169

    "Ada apa?" tanya Panji dan hentikan laju kuda Pegasus yang awalnya akan masuk ke wilayah Benua Kuning."Lari anak muda, lari!" teriak tiga orang gadis dengan pakaian biru muda.Tiga gadis itu melesat ke arah Panji dengan gunakan ilmu meringankan tubuh yang tak terlalu tinggi.Dan di belakang tiga gadis itu, belasan orang datang mengejar mereka, dan kemampuan orang-orang itu berada di atas tiga gadis itu."Kita harus menolong mereka Pegasus!" kata Panji Sanjaya.Hiatttttt!!Panji hentakkan kakinya ke perut kuda Pegasus, dan mengumpulkan tenaga dalam di telapak tangannya."Pukulan petir biru!" ucap Panji Sanjaya.Haaaaaaaaaaa!!Pukulan dengan cahaya biru melesat dari telapak tangan Panji, dan itu mengarah pada belasan orang yang kejar tiga perempuan itu.Jeldaarrrr!!Ledakan yang sangat keras, menghentikan laju lari orang-orang yang ada di belakang tiga perempuan itu."Masuk ke dalam hutan, dan pulihkan kondisi kalian, aku yakin kalian terluka!" teriak Panji pada tiga perempuan itu.Mer

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 168

    Pemilik kedai yang memiliki nama Ki Parman itu merenung karena ucapan Panji. Ucapan Panji itu memang tepat, ia tahu dimana lembah racun berada."Aku Sanjaya, paman. Aku mohon katakan dimana letak lembah itu, ini menyangkut hidup dan mati seseorang!" kata Panji pada pemilik kedai itu."Sanjaya, jika memang itu yang kau katakan, aku pun tak bisa larang dirimu kesana. Namun yang harus kau tahu, jika seseorang sudah masuk ke lembah racun, maka kemungkinan besar ia sudah jadi mayat!" kata ki Parman."Apapun itu akan aku lakukan, paman! Aku sangat ingin temukan rekanku itu!" kata Panji."Siapa?" tanya Ki Parman.Panji menceritakan semuanya, dan tak ada yang Panji tutupi termasuk penyesalan tentang kenapa dia tak mengaku pada Mayang siapa dirinya."Sepertinya kau mencintai gadis itu, Sanjaya?" tanya Ki Parman."Aku tak tahu apakah aku mencintai dia atau tidak, paman. Yang jelas aku ingin bertemu dengan Mayang!" kata Panji."Baiklah! Tapi asal kau tahu, ada tiga tempat yang dijuluki orang seb

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 167

    "Kau akan aku taklukkan!" kata Panji dan mendekat ke arah belasan kuda yang sedang makan rumput itu.Huppppp!!Panji melompat tinggi, dan tahu-tahu sudah berada di atas punggung kuda itu.Whusssssssss!!Kuda itu berkelit, dan angkat kaki belakang, dan menendang tubuh Panji dengan kuatnya."Hei tidak mungkin!" kata Panji.Tukkkkkk!!Panji menahan tendangan kuda itu tanpa gunakan tenaga dalam, namun betapa kagetnya Panji, saat Panji malah terlempar ke belakang, hanya karena tendangan kuda putih itu."Bagaimana bisa?" kata Panji dan tatap kuda itu.Setelah itu, Panji melirik ke arah kakek tua yang mengawasi dari jauh, terlihat ia tersenyum saat melihat kekagetan Panji Sanjaya."Sepertinya orang tua itu tahu sesuatu tentang kuda-kuda ini?" ucap Panji Sanjaya.Panji melangkah lagi, dan berjalan ke depan kuda putih itu, dan anehnya, belasan kuda hitam yang mengelilingi kuda putih itu malah berjalan dan berdiri di hadapan Panji."Apakah kuda putih ini pemimpin mereka?" tanya Panji bicara sen

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 166

    Sungai kalimayat, sungai besar dan panjang yang melintasi dua wilayah kerajaan, yaitu kerajaan benua Kuning dan wilayah kerajaan Benua Hitam.Sungai itu melintas, dan akan berakhir di lautan yang luas, lautan yang jadi wilayah kekuasaan dari benua Kuning.Desa Tumbak, salah satu desa yang dilewati oleh sungai kalimayat. Dan penduduk menjadikan sungai itu sebagai sumber mata pencaharian mereka."Karya! Segera tebarkan jalamu, apa kau ingin pulang tanpa membawa seekor ikan pun?" ejek seseorang pada nelayan yang sudah menebar jala ke sungai.Dia akan Karya, salah satu nelayan yang menjadikan sungai Kalimayat sebagai sumber mata pencaharian.Dari malam hingga saat akan menjelang pagi, Karya, sudah berusaha keras untuk mendapatkan ikan, namun ia tak dapatkan apapun.Hal itu membuat ia jadi bahan ejekan bagi nelayan yang lain, hal yang membuat Karya sangat kesal."Sungguh sial malam ini!" ucap Karya dengan wajah yang kecewa.Belum pernah ia sekecewa ini, dan sesial hari ini. Biasanya, meski

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 165

    Di dalam kamar Ki Bisa, Mayang gadis muda yang datang ke dalam kamar itu berikan senyum terbaik yang ia miliki, dan itu sungguh membuat Ki Bisa terlena pada senyum manis gadis itu."Kemarilah, aku ingin kau berbaring di sampingku!" kata Ki Bisa dan tarik tubuh gadis itu.Dengan gaya yang manja, Mayang menghindar dari tarikan Ki Bisa."Nanti dulu!" kata Mayang dan berjalan ke arah meja di dalam kamar itu.Ki Bisa sudah tak bisa menahan dirinya. Lelaki tua itu sudah sangat inginkan tubuh Mayang, hingga ia bangkit dari tempat tidurnya."Kenapa? Apa yang kau takutkan?" ucap Ki Bisa dengan suara yang lembut."Tidak ada! Untuk apa aku takut padamu, Ki Bisa. Kau tak gigit orang bukan?" ucap Mayang lagi-lagi dengan sikap yang manja."Hahaha, bagiamana mungkin aku akan gigit gadis secantik dirimu. Aku akan memanjakan dirimu!" kata Ki Bisa."Aku percaya padamu!" ucap Mayang dan menuangkan arak ke cawan yang di atas meja."Aku ingin kita minum sebelum kita merengkuh keindahan di malam ini!" ucap

  • Bangkitnya Pendekar Petir    Bab 164

    Benua hitam, benua yang merupakan benua bagi kumpulan bagi orang-orang dari golongan hitam.Benua itu merupakan benua bagi orang-orang pelarian dari empat benua yang lain, karena hukum di benua itu sungguh hukum alam, siapa yang kuat ia yang berkuasa.Meskipun benua itu memiliki raja, namun sebagian besar orang tak akan dengarkan perintah raja mereka. Raja bagi mereka hanya simbol untuk kedaulatan negeri itu.Pedukuhan kalimayat, Pedukuhan yang merupakan pedukuhan yang paling menakutkan dari semua wilayah yang ada di benua hitam.Bukan karena pedukuhan itu dijaga oleh prajurit, ataupun dikuasi oleh golongan hitam yang kuat.Namun, ada sesuatu yang ditakuti di pedukuhan itu. Adanya seseorang yang memiliki keahlian racun tingkat tinggi. Dia adalah raja racun, Ki Bisa, namanya.Setinggi apapun tingkat kemampuan seseorang, jika Ki Bisa sudah mengeluarkan kemampuan racunnya, maka dia akan tewas.Ki Bisa dikatakan penguasa pedukuhan itu, dan tidak ada yang pernah menyinggung keberadaan Ki B

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status