Share

Bab-25

Author: AgathaQuiin20
last update Last Updated: 2025-10-20 12:27:21

Pintu rumah menutup pelan. Hanna sudah pamit pulang dengan senyum hangatnya, meninggalkan tiga orang di ruang keluarga yang kini diliputi keheningan aneh. Untung saja pertengkaran tadi terjadi ketika Hanna menemui Yoora secara pribadi. Entah apa yang dibahas nyatanya Sabian maupun Christian tidak peduli dan tidak begitu penasaran dengan hal itu. Mereka lebih memilih berdebat karena Jesslyn ketimbang hal lainnya.

Jesslyn meraih tasnya dari sofa, bersiap bangkit. Sabian hanya mengamati dengan tenang. Tapi sebelum Jesslyn berdiri, suara Christian memotong.

“Gue antar.” ucap Christian singkat tapi penuh dengan makna.

Jesslyn menoleh cepat, menatap Christian dengan sorot mata penuh protes. Tapi pria itu tak sekalipun menatap dirinya. Apa dia marah? Atau mungkin kesal dengan sikap Jesslyn yang kelewat?

“Lo nggak salah, Tian? Bukannya tadi lo datangnya bareng Hanna? Harusnya lo udah pulang sama dia.”

Christian menegakkan tubuh, menatap tajam. Seolah dia tidak suka dengan apa yang baru saja
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Behind the Ring   Bab-101

    Suasana kantor tampak biasa — rapat, tumpukan berkas, aroma kopi pagi. Tapi di ruang HRD, Jesslyn menatap surat di tangannya dengan alis berkerut.Kertas putih dengan kop resmi, tanda tangan dewan direksi, dan tulisan jelas:Penempatan sementara ke cabang Sabian Asia (Singapore Division)Sebagai bentuk pengembangan profesional dan tanggung jawab baru.“Singapore?” gumam Jesslyn pelan. “Gue bahkan nggak pernah apply untuk overseas post…”Elina yang duduk di meja seberang ikut menatap kertas itu, wajahnya kaget. “Gila, itu posisi tinggi, tapi… tiba-tiba banget, Jess. Lo yakin bukan ada yang salah sistem?”Jesslyn tidak menjawab. Di dadanya ada sesuatu yang tidak tenang, meski di permukaan ia berusaha tersenyum. “Ya mungkin keberuntungan aja kali…” katanya lemah. Tapi ada untungnya juga dia harus pergi ke Singapore, setidaknya dia bisa menenangkan diri apalagi adegan semalHari itu langit mendung. Jesslyn turun ke basement dengan langkah cepat, membawa berkas penting untuk rapat sore. I

  • Behind the Ring   Bab-100

    “Apa yang kamu lihat kemarin belum cukup untuk membuatmu sadar, Nona Jesslyn?”Langkah kaki Jesslyn terhenti langsung, tanpa menoleh pun dia tahu siapa yang berbicara padanya siang ini. Noah? Yang melihat hal itu hanya mengintip dari kejauhan dan tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan.Dengan telat dan keberanian yang mendalam. Wanita itu membalik badannya dan tersenyum kecil. “Jadi anda sudah tau Nyonya Yoora?”“Ya … aku tahu segala hal, Jesslyn.” Katanya dengan elegant.Jesslyn tertawa kecil. “Segitunya ya Anda ingin saya hancur?”Dengan perkataan itu Yoora tidak suka. Dia melemparkan tatapan tajam dan menusuk untuk Jesslyn. Seolah tatapan itu sebuah peringatan kalau Jesslyn tidak akan memiliki celah untuk kembali pada Christian. Wanita itu hanya ingin yang terbaik untuk Christian, tidak ada

  • Behind the Ring   Bab-99

    Udara malam itu berat. Langit Ibukota gelap tapi tak hujan, hanya kelam dan pengap seperti menyimpan sesuatu yang ingin meledak. Jesslyn memandangi pesan singkat dari Christian di layar ponselnya — hanya satu baris.“Datang ke apartemen dulu, aku perlu bicara.” ucap Jesslyn membuka pesan masuk dari Christian.“Kenapa Jess?” Tanya Rhea yang melihat wajah Jesslyn berubah total.“Gue harus pergi, nanti gue balik lagi.” Tidak ada emoji, tidak ada nada lembut seperti biasanya. Datar, dingin. Tapi justru itu yang membuat dada Jesslyn bergetar hebat. Ia tak tahu kenapa, tapi langkah kakinya terasa berat menuju lift rumah Rhea. Seakan setiap detik mendekatkan dirinya pada sesuatu yang tidak siap dihadapi.Begitu pintu apartemen itu terbuka, aroma ruangan langsung memukul memorinya. Dulu, tempat ini menjadi rumah Christian bersama Hanna — sebelum semuanya berantakan, sebelum Christian memilih tinggal bersamanya. Jesslyn menatap dinding yang masih menyimpan bingkai foto lama yang belum dicopot

  • Behind the Ring   Bab-98

    “Sumpah ya Jes kayaknya akhir-akhir ini Lo hobi banget ngasih bahan gosip semua orang.” ucap Elina.Saat ini mereka tengah beras di pantry kantor. Jesslyn yang duduk tenang sambil meneguk kopinya, menatap semua orang yang mulai menatapnya kembali. Entah apa yang mereka pikir dan bicarakan, Jesslyn sama sekali tidak peduli lagi. Yang ada dipikirannya sekarang, bagaimana cara Jesslyn menyadarkan Yoora jika tidak semua yang dia inginkan akan terpenuhi. Apapun yang wanita itu inginkan tidak semuanya dia dapat. Ada banyak hal yang diluar kendali dia, dan ada banyak juga yang endingnya tidak sesuai dengan apa yang Yoora inginkan. Itu, itu yang Jesslyn pikirkan sekarang. Dia harus membuat Yoora berpikir kehidupan tidak hanya tahta, kehormatan dns juga harta. Tapi tentang kehidupan, makan dan juga tujuan. Itu yang harus Yoora ingat. Hanya saja sepertinya begitu sulit untuk menembus Yoora, sampah Jesslyn harus memikirkan ulang.“Iya, sampai ke ruangan gue mereka masih bicarain Jess yang dipang

  • Behind the Ring   Bab-97

    Suasana kantor masih sama, beberapa orang masih ingin membicarakan Jesslyn dan juga Christian yang pagi ini berangkat ke kantor bersama. Dan kata Christian, hari ini Sabian akan datang ke kantor setelah pulang dari perjalanan bisnis mereka. Mungkin sudah hampir beberapa bulan yang lalu, pria itu lupa jalannya pulang atau ada hal lain yang menahan dirinya untuk tidak pulang ke ibukota.Ketika Jesslyn dan Christian ingin masuk ke lift, suara langkah kaki yang cukup terdengar jelas ditelinga mereka membuat langkah kaki mereka berhenti. Menoleh bersamaan, dan melihat Sabian masuk ke lobby kantor dengan wajah lelahnya. Pria itu hanya menarik nafasnya panjang lalu melewati Christian dan Jesslyn begitu saja tanpa sapaan. Memang kurang sopan!! Di dalam lift tidak ada obrolan di antara mereka. Dari pantulan lift terlihat jelas Sabian yang mungkin lagi tidak enak badan, dia hanya bisa melirik Christian dan Jesslyn secara bersamaan. Sampai akhirnya Sabian sendiri yang tidak tahan dengan ini sem

  • Behind the Ring   Bab-96

    Lampu-lampu gantung kristal berkilau di langit-langit ballroom hotel bintang lima. Dentingan gelas, tawa, dan musik jazz lembut memenuhi ruangan malam itu.Tian berdiri di sisi Jesslyn, tampak tampan dalam setelan jas hitamnya, sementara Jess mengenakan gaun satin warna abu mutiara — sederhana, tapi menonjol karena kesan elegannya.Pesta itu diadakan oleh salah satu kolega senior di kantor pusat Sabian. Sebuah acara “santai” dengan tamu-tamu yang berkelas, di mana setiap langkah dan senyum bisa menilai status sosial seseorang.Jesslyn sedikit gugup, meski sudah berusaha terlihat tenang. Dia bukan tipe yang terbiasa berdiri di antara orang-orang yang berbicara dengan nada tinggi dan tertawa pelan. Tapi disisi Christian, semua terasa aman.Setidaknya… sampai suara tawa lembut yang sangat dikenalnya terdengar di balik punggungnya.“Tian… ternyata kamu datang juga malam ini.”Hanna.Dengan gaun hitam beludru, rambut bergelombang terurai, dan tatapan penuh rahasia. Ia berjalan ke arah mere

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status