แชร์

Dion Maghendra

ผู้เขียน: dyah
last update วันที่เผยแพร่: 2026-03-26 00:15:49

Alena menatap pria tampan yang ada didepannya dengan tatapan sulit dijelaskan, dia baru sadar kalau di Dunia ini ada pria yang jauh, lebih tepatnya sangat jauh dari kata tampan saja! bahkan mantan suaminya tidak sebanding dengan pria yang terbaring didepannya yang masih memejamkan mata tajamnya.

Alena tampa sadar dia menyentuh hidung mancung pria yang ada didepannya dengan pelan, lembut dan juga sangat gerakan lambat! pria yang belum diketahui Alena siapa, dia merasa terganggu dengan adanya gerakan di hidung mancungnya.

Syett

Dion memegang tangan Alena dengan gerakan cepat, sampai Alena tidak menyadari kalau Dion bangun karena merasa terganggu dengan gerakan liar tangan Alena.

Ahhh..

Alena terkejut saat melihat mata yang tadinya terpejam, kini membuka dengan menatap langit-langit kamar dengan tatapan tajam, bertanya, dimana dia sekarang!.

"Kamu sudah bangun??" tanya Alena dengan polosnya

Alena menarik tangannya dengan buru-buru saat Dion lengah dengan segala kebingungannya saat ini! Alena menekan tombol yang ada disamping ranjang untuk memanggil sang Dokter yang ada diruang kerjanya.

Alena masih menatap Dion yang masih tidak bergerak, dia hanya menatap langit-langit kamar!! Dion yang semakin penasaran dia menolah ke arah samping dimana Alena berada.

Dion menatap Alena dengan tatapan tajam, dia tidak suka dengan keberadaan Alena yang sudah menyelamatkan dirinya yang sudah terluka parah dan mungkin saja, kalau tidak bertemu dengan Alena dia sudah pindah alam ke alam lain.

"Kenapa?? apa ada yang sakit??" tanya Alena

"Tunggu sebentar! Dokter akan segera sampai" lanjut Alena dengan senyum, dia tidak tau saja kalau Dion sudah ingin memakan Alena hidup-hidup.

"Kamu siapa??" tanya Dion dengan nada suara serak, dingin dan jelas terdengar tidak suka dengan Alena.

"Oh aku yang sudah menabrak kamu kemarin malam! aku tidak sengaja menabrak kamu" sahut Alena dengan sangat polos.

Dion terdiam mendengar apa yang dikatakan Alena, dia berusaha mengingat dengan jelas, apa yang sudah terjadi semalam dengan dirinya! Dion perlahan mengingat dimana dia diberi obat cinta oleh seseorang yang tidak dia kenal.

Setelah Dion menyadari dia sudah diracun, banyak musuh yang datang ingin membantainya disalah satu club malam yang sangat terkenal di Kota J!! Dion yang malam itu tidak ditemani Asisten pribadinya yang ada di Negara lain, dia datang bertemu dengan klien, tapi siapa sangka kalau klien malah berkerja sama dengan musuh untuk menumbangkan musuh yang tidak lain adalah orang terdekat Dion.

Dion masih saja mengingat kejadian yang menimpanya sampai dia kembali mendengar pertanyaan Alena yang terdengar jelas, kalau dia memang sangat mengkhawatirkan Dion saat ini.

"Apa kamu baik-baik saja??" tanya Alena

Ceklekkk..

Tepat saat Alena menanyakan soal Dion apa dia baik-baik saja atau ada yang dia rasa, Dion dengan Alena mendengar suara pintu kamar rawat inap Dion terbuka.

Alena dengan Dion menoleh ke arah sumber suara dimana Dion melihat Dokter dengan Suster datang keruangan Dion! dengan raut wajah yang sangat rama dan senyum.

"Selamat Malam Tuan dan Nona" sapa Dokter basa-basi menyapa Dion dan Alena.

"Malam Dok" sahut Alena dengan tidak kalah rama dengan sang Dokter

"Dok, coba anda periksa dia" lanjut Alena dengan menunjuk Dion yang kini dia paham kalau dia saat ini ada di Rumah sakit milik keluarganya yang mana dia mengenali Dokter yang sudah lama mengabdi pada keluarganya, hanya saja dia tidak mengenali Dion karena selama ini Dion saat datang menggunakan masker untuk menutupi wajah tampannya yang sangat sempurna.

"Baik Nona" sahut Dokter

Dokter mendekati Dion yang masih saja diam, dia sengaja tidak mengatakan apapun saat ini! dia hanya diam menunggu Dokter memeriksanya! setelah selesai Dokter menanyakan siapa dirinya dan nomor keluarganya yant bisa dihubungi.

Alena memang sudah menanggung semua biaya untuk tanggung jawab perawatan Dion, tapi Alena mengatakan kalau dia bukan keluarga pasien! sedangkan pasien Rumah sakit wajib tau siapa nama dan keluarga yang bisa dihubungi selama dirawat di Rumah sakit.

"Tuan! apa ada keluarga yang bisa saya hubungi untuk memberi tahu kalau anda ada di Rumah sakit dalam keadaan anda" tanya Dokter

"Aku hanya ingat nama ku saja" sahut Dion berbohong, padahal dia mengingat dengan jelas siapa dirinya dan apa yang sudah terjadi padanya.

Bahkan Dion dengan jelas ingat kalau dia bukan ditabrak Alena, melainkan dia memang sengaja menabrak dirinya di Mobil Alena saat melintas jalan yang lumayan sepi, dengan harapan Alena mau menolongnya dan bena saja dugaan Dion, Alena mau menolongnya yang sudah hampir mati ditangan musuh.

"Nama anda siapa??" tanya Dokter

"Dion!" singkat jelas padat

"Hanya itu? nama panjang anda siapa??" tanya Dokter

"Selain itu aku tidak ingat apapun" sahut Dion

Dokter menatap Alena dengan tatapan sulit dijelaskan, apa yang dialami Dion saat ini! memang sangat lah aneh! dia hanya mengingat namanya saja atau yang bisa disebut Amnesia Retrograde.

"Apa yang anda sekarang rasakan??" tanya Dokter

"Semua tubuhku sakit" sahut Dion dengan dingin.

"Baik lah saya nanti akan memberikan anda suntikan pereda rasa sakit!" sahut Dokter

Hemmmm

Dion hanya berdahem mendengar apa yang dikatakan Dokter, dia tidak ada minatan untuk bertanya atau menjawab pertanyaan Dokter yang kini sudah mengajak Alena ke ruangannya untuk membahas apa yant sudah terjadi dengan Dion.

Dion bangun dari rebahannya dengan sangat susah paya! dia mencari ponsel miliknya yang tidak mungkin hilang saat kecelakaan terjadi! dan benar saja, Dion melihat ponselnya ada diatas meja yang ada didekat ranjangnya.

Dion mengambil ponsel milinya dengan tenaga yang dia miliki saat ini! Dion, tidak akan diam saja dengan menunggu dia sembuh dari sakit yang tidak seberapa menurut Dion.

Setelah mengambil ponselnya dia menghubungi Asisten pribadinya yang ada di makam bersama dengan sang Kakek yang sangat mencintai dan menyayangi Dion.

Asisten pribadinya yakin kalau Bos nya sudah tidak bernyawa! Asisten pribadi Dion langsung terbang kembali ke Negaranya untuk mencari tau semua soal kejadian dimana Dion diserang.

Sayang semua tanda-tanda yang Asisten pribadi Dion dapatkan Dion sudah tiada ditangan musuh! padahal Dion sangat baik-baik saja, meskipun keadaannya saat ini sangat mengkhawatirkan.

Asisten pribadi Dion merasa sangat kesal, marah, sedih menjadi satu disaat dia mendapakan informasi kalau Dion sudah tiada! dia bersumpah akan membalas semua dendam Bos nya.

Belum sempat dia balas dendam, ponsel Asisten pribadi Dion berdering! Alif yang tampak sangat sedih, dia tidak melihat nama siapa yang terpampang nyata dilayar ponselnya!.

"Hallo kenapa??" tanya Alif dengan sangat dingin dari seberang telpon.

"Kurang ajar!!" kesal Dion dari seberang telpon.

Ahh..

Alif menarik ponselnya dari telinganya, dia terkejut saat mendengar suara pria yang ada diseberang telpon. "Tu-tu-tuan Muda" batin Alif segera menyingkir dari tempat pemakaman Dion yang dibuat Kakeknya.

"Tuan Muda! benar ini anda??" ucap Alif saat dia sudah jauh dari kakek Dion yang masih sangat meratapi kehilangan cucu kesayangannya.

Hemmm..

Dion hanya berdahem mendengar pertanyaan Alif! Alif sangat senang saat ini, mengetahui kalau Dion masih hidup!. "Tuan, anda sekarang ada dimana?? saya akan menjemput anda!??" sahut Alif

"Jangan kegabah! aku ingin mereka semua berpikir aku sudah tiada, membuat mereka lengah" sahut Dion

*Ah baik lah Tuan! tapi setidaknya anda harus memberi tahu saya, dimana anda?? lalu bagaimana saya bisa menghubungi anda" sahut Alif

"Aku ada di Rumah sakit! baru menjalankan operasi, kamu tenang saja! aku tidak akan tumbang hanya dengan luka yang tidak seberapa!! oh yah, cari bukti apa yang sudah Tuan besar Mahendra, apa terlibat dalam penyerangan ku" ucap panjang lebar Dion sebelum dia mematikan sambungan telpon dengan anak buahnya!!

Dion buru-buru menaruh ponselnya dan kembali rebahan saat dia mendengar suara Alena dari luar kamar rawat inapnya! Dion, tidak ingin Alena curiga dengan dia yang tidak Amnesia.

Dan benar saja Alena masuk ke dalam kamar Dion setelah dia bicara dengan entah siapa di Luar kamar Dion! Alena masuk ke dalam kamar dengan senyum yang sangat manis.

Alena mendekati Dion yang hanya diam saja! Alena dengan raut wajah cantiknya senyum dengan mendudukkan dirinya dikursi yang sebelumnya dia duduki setelah sampai didekat ranjang. "Apa ada keluhan lain??' tanya Alena dengan menaruh obat yang baru saja dia tebus di Farmasi.

"Tidak!" sahut Dion sangat singkat, jelas, padat, dan tentunya drngan nada suara yang terdengar dingin.

"Apa kamu lapar??" tanya Alena basa-basi

"Tidak!" sahut Dion

"Kalau begitu aku istirahat dulu! ini sudah sangat larut malam, aku tidak sanggup lagi untuk berjaga" sahut Alena dengan beranjak dari duduknya.

Alena meninggalkan Dion sendirian diranjangnya, sedangkan Alena dia masuk ke dalam kamar yang ada diruantan Dion! Alena ingin memberikan perawatan yang sangat baik untuk Dion.

Sedangkan Dion, sepeninggalan Alena, dia kembali bangun untuk mengirim pesan menanyakan apa yang kakeknya lakukan saat ini! dimana Alifa dan Tuam Besar Mahendra ada didepan makan dijam yang sudah sangar malam, lebih tepatnya larut malam.

Kakek Dion tidak ingin pulang ke Rumah sebelum putranya bangun dari dalam gundukan tanah yang lmbam, sunyi, ngeri menjadi sat! sayang Kakek Dion seolah tidak takut dengan apa yany dia lihat.

Alif berusaha membujuk Tuan Besar Mahendra untuk pulang, sayang tidak ada yang mau menurut! yang ada para pengawal akan dipukul dengan tongkat kramat milik Alif.

Tuan Besar hanya ingin menemani cucunya yang belum pasti keadaannya tapi sudah dibuatkan makam dengan nama Dion Mahendra dan ada foto Dion yang sangat tampan.

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

บทล่าสุด

  • Bersinar Setelah Bercerai   Tut Tut

    Dion menghubungi Alif yang ada didalam kamarnya, dia tengah menatap bulan dan bintang malam dengan sebotol wins dan sebatang nikotin yang menemaninya.Pikiran Alif sangat kalut, dia terus dihubungi Kakek Dion menanyakan soal dimana Dion dan Alena, berulang kali Alif mengatakan kalau dia tidak tau, tapi tetap saja kakek Dion tidak percaya dengan apa yang Alif katakan.Menurut Alif pekerjaannya saat ini jauh lebih melelahkan dibandingkan dengan pekerjaannya yang biasanya.Dia diantara dua maut yang bisa saja mengambil nyawanya kapan saja! disisi lain Dion menitipkan Alena yang terus murung setiap harinya, hanya saat ada Alif mengantar makanan, baru Alena seolah tidak terjadi apapun.Sedangkan di luar Apartemen ada anak buah kakek Dion yang bisa saja dia menghajar dan mengalahkan mereka, tapi saat setelah itu Alif yakin kalau mereka akan menemukan Alena yang bersama dengan dia.Sedangkan Dion dia masih dirawat di Rumah sakit, dia masih menjalankan perawatan, dia juga baru saja sadar dari

  • Bersinar Setelah Bercerai   Tidak Bisa Jauh

    Alena menatap bintang dan bulan yang sangat terang benerang! dia sangat rindu dengan pria yang selalu mendekapnya dengan sayang.Sudah berhari-hari Dion meninggalkan dia, sudah sangat lama Alena tidak berkomunikasi dengan Dion, sudah lama Dion pergi meninggalkan Alena sendirian.Entah bagaimana keadaan Dion saat ini, yang pasti Alena sangat merinduhkan pria yang sudah menjadi obat mujarab untuknya setelah pengkhianatan suaminya.Ingin Alena memeluk Dion, ingin Alena mengatakan kalau dia sangat takut akan kehilangan Dion, dia sangat takut kalau Dion benar-benar pergi dengan perempuan yang dijodohkan dengan dia.Alena merasa sangat menyesal sudah cuek, bertindak tanpa berpikir akan yang terjadi dengan dia dan Dion seperti sekarang ini."Maafkan aku!" lirih Alena dengan penyesalan yang sangat amat dalamSedangkan Dion di LA dia tengah istirahat total! dengan penjagaan yang sangat ketat! tidak ada yang diperbolehkan masuk ke dalam kamar rawat inap Dion sembarangan, termasuk suster dan dok

  • Bersinar Setelah Bercerai   Akses

    "Alif!! pesankan aku tiket ke LA" ucap Alena dengan menatap Alif yang tampak sibuk didepan layar laptopnya Alif tidak menyahut dia diam saja! dia tidak minat untuk memesankan Alena tiket ke LA, dia takut Alena hanya akan memperkeru keadaan Dion di Negara orang. Apalagi dia mendengar dari anak buahnya kalau Dion saat ini sangat lah kacau, dia dilarikan ke Rumah sakit karena kebanyakan minum menyebabkan lambung Dion bermasalah. Alena yang ada diseberang meja kerja Alif, dia benar-benar menatap Alif dengan tatapan memohon, agar dia mau memesankan tiket ke Luar Negeri. "Alif aku mohon sama kamu!" lirih Alena Alif mendongak menatap Alena dengan tatapan mengejek dan bertanya, untuk apa Alena datang ke LA kalau saja dia saat masih bersama dengan Dion! Dion dicuekin. "Untuk apa??" tanya Alif "Aku ingin minta maaf sama dia" sahut Alena "Tunggu saja dia pulang" sahut Alif dengan sangat cuek Alena tidak bisa menunggu lagi, Dion tidak bisa dihubungi sejak kemarin! dia takut terjadi sesuat

  • Bersinar Setelah Bercerai   Mengungkapkan

    TokTokTokCeklekAlif masuk ke dalam kamar Alena dengan membawa makanan yang sudah dia siapkan untuk Alena atas permintaan Dion.Dion tidak datang menemui Alena sejak terakhir dia membawa makan untuk Alena! Dion yang tampak sangat frustasi dia meninggalkan Negaranya untuk perjalanan bisnis ke LA sejak kemarin.Alif ditugaskan Dion untuk menjaga Alena, percuma saja Dion memperhatikan Alena, tapi Alena sama sekali tidak perduli.Kesempatan datang disaat Dion sangat frustasi, dia ada jadwal meeting dengan klien yang ada di Luar Negeri membahas kerja sama yang sudah beberapa bulan tertunda.Dion dengan tekat yang sangat kuat dia meninggalkan Alena sementara waktu yang mana dia yakin kalau Alena tengah ingin jauh dari dia.Dion mempercayakan Alena pada Asisten pribadinya yang kini sudah mengantar makan siang untuk Alena! tadi pagi Alif tidak mengatar makanan, karena dia sangat sibuk di kantor."Nona Maafkan saya! ini makan siang anda!" ucap Alif dengan sangat sopan dan sangat menghargai

  • Bersinar Setelah Bercerai   Bingung

    "Sayang! kamu makan dulu, nanti kamu sakit" ucap Dion dengan membawa bubur ayam yang dia beli didepan komplek Alena menatap Dion yang kini mendudukkan dirinya ditepi ranjang dengan pelan! Dion sangat perhatian dengan perempuan yang sangat dia cintai. "Aku ingin pulang" lirih Alena dengan nada suara yang sangat pelan Alena menunduk, tidak berani menatap pria yang tengah menatapnya dengan tatapan penuh cinta dan juga sangat terlihat sayang. Sangat jelas kalau saat ini Dion menunjukkan kehangatan ke Alena! begitupun dengan Alena yang juga merasa apa yang Dion tunjukan padanya. "Aku tidak akan membiarkan kamu pulang, selagi kamu masih seperti ini!" sahut Dion dengan mengarahkan sendok makan dengan bubur ke arah mulut Alena. Alena tidak mau makan, dia membuang muka! Dion menghela napas melihat Alena menolak suapan yang dia berikan. "Sedikit saja" pinta Dion dengan memohon Alena tidak menyahut, dia masih saja membuang muka! tanpa peduli perasaan Dion saat ini! Alena benar-b

  • Bersinar Setelah Bercerai   Intropeksi

    Alena terdiam dengan menatap langit-langit kamar Dion yang ada di Apartemen! tatapannya kosong, dia tidak menyangka kalau Dion tidak mau melepaskan dia begitu saja. Jelas Kakeknya sudah tidak merestui hubungan mereka, tapi dia malah tetap mempertahankan Alena dan lebih memilih menyakiti Alena agar dia tetap disisinya. Sedangkan Dion yang ada disamping Alena dengan tubuh sama-sama polos dengan Alena, dia memeluk cintanya dengan merasa puas, bisa menahan Alena agar tidak ingin pergi sementara waktu. Dion tidak ingin kehilangan Alena, dia sudah terlanjur jatuh cinta dengan Alena saat ini! apapun yang terjadi dia akan hanya menikahi perempuan yang ada didekapannya. Alena sendiri dia terdiam dengan menatap kosong langit-langit, dia tidak tau harus bagaimana lagi, dia merasa sangat lelah, sakit, dan juga tidak berdaya saat ini. Alena tanpa sadar meneteskan air matanya, dia tidak tahan dengan apa yang dilakukan Dion padanya, meskipun dia tau kalau Dion ingin menahan dia disampingnya. D

  • Bersinar Setelah Bercerai   Alena Dengan Dua Sisi

    "Akhirnya kamu bisa pulang!" ucap Alena dengan senyum, dia tidak lagi meninggalkan putrinya hanya dengan Avia di Rumah Arlina berulang kali menghubungi Alena untuk menanyakan kapan Alena akan pulang dari Rumah sakit! menanyakan bagaimana kabar pria yang ditabrak Mommy nya, kapan dia sembuh, kapan

  • Bersinar Setelah Bercerai    Kacau

    Angga menatap dokumen yang ada didepannya dengan tatapan kesal! dia tidak menyangka kalau klien besar yang selama ini dia incar, ternyata hanya Alena yang bisa mendapatkannya. Dan yang paling membuat Angga kesal adalah, Alena membatalkan kontrak kerja sama dengan klien besar yang ada di Luar Neger

  • Bersinar Setelah Bercerai   Lelah

    Haaaaah.. Alena membuang napas kasar dengan menatap Avia yang ada diseberangnya! dia sudah berpisah dengan Angga yang sudah membuat dia menjadi orang bodoh yang tidak tau apapun. Pernikahan yang dulunya sangat mewah, megah, dengan janji suci mereka berdua! nyatanya saat ini hanya sebuah kenanga

  • Bersinar Setelah Bercerai   Istri Kedua

    Alena menatap gedung Megah dan Mewah yang ada didepannya, gedung bangunan Rumah berlantai tiga dengan interior yang sangat memanjakan mata sekaligus tampak kalau pemilik Rumah bukan lah orang sembarangan. "Jangan halangi aku!" ucap Alena dengan menatap dua penjaga yang ada didepan pintu yang mana

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status