Share

Bab 802

Author: Ayesha
"Keluarga Pramudita belum sampai jatuh ke titik harus kamu yang maju ke depan, 'kan? Atau kakakmu terlalu sibuk sampai nggak sempat menegurmu?" Tatapan Lambert tajam mengarah ke Raline.

Jari Raline mencengkeram kuat tali tasnya. "Aku bicara atas namaku sendiri, nggak ada hubungannya dengan kakakku."

"Bagaimanapun juga, Brielle pernah menjadi kakak iparmu. Apa pantas kamu bicara seperti itu padanya?" Lambert menatap Raline dengan serius. Bisa dibilang, dia menyaksikan sendiri Raline tumbuh besar,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Aya Aisyah
Berarti salah Devina sendiri kalau mengharap yg lebih.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1376

    Dari kontrak baru yang disusun ini, terlihat bahwa Raka tidak akan mencampuri pernikahan maupun urusan memiliki anak dari Devina. Bahkan siapa pun pria yang ingin diandalkan Devina, selama tidak memengaruhi kontrak, itu bukan urusannya.Gavin tak bisa menahan diri untuk berpikir, jika dulu dalam transaksi antara Devina dan bosnya, Devina tidak melampaui batas ... mungkin bosnya akan memberinya kehidupan yang layak dan terjamin.Namun, saat menikmati sumber daya dan kemewahan materi, Devina malah menginginkan lebih. Dia menginginkan status sebagai Nyonya Pramudita, menginginkan hati Raka.Devina membawa kontrak baru itu dan masuk ke mobil. Dia menggenggam dokumen itu erat-erat.Dia tahu bahwa selama ke depan dia patuh dan tidak membuat masalah, Raka juga tidak akan menyusahkannya.Namun, jika dia mencoba melepaskan diri, denda pelanggaran kontrak sebesar 40 triliun serta tim hukum Grup Pramudita akan membuatnya memahami konsekuensinya.Devina menarik napas dalam-dalam, lalu berkata kepa

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1375

    Tatapan Devina menunjukkan sikap mengalah."Raka, aku sudah memikirkannya matang-matang. Aku bersedia menandatangani kontrak baru. Tapi dengan syarat, kamu nggak mencampuri pernikahan dan rencanaku memiliki anak.""Setelah aku menikah dan punya anak, aku akan tetap bekerja sama dengan laboratorium dan mendonorkan darah secara berkala."Tatapan Raka yang dalam tertuju ke wajahnya selama beberapa detik. Seolah mampu melihat seluruh isi pikirannya."Gavin," panggilnya dengan tenang.Gavin yang sudah menunggu di samping segera memindahkan dokumen ke hadapan Devina. "Ini adalah kontrak baru yang merupakan tambahan dari kontrak lama. Di dalamnya telah dicantumkan secara jelas bahwa kami tidak akan mencampuri urusan pernikahan maupun kelahiran anak Anda.""Bu Devina bisa membacanya dengan saksama. Kalau tidak ada masalah, Anda bisa langsung menandatanganinya."Tatapan Devina tertuju pada kata: Donasi seumur hidup.Rasanya seperti jarum yang menusuk langsung ke jantungnya. Tangan yang berada d

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1374

    Mendengar kabar itu, hati Devina langsung bersorak gembira. Namun, suaranya berubah menjadi penuh kepanikan dan kekhawatiran."Ya Tuhan! Kenapa bisa begitu? Ignas, jangan terlalu cemas. Sekarang teknologi medis sudah sangat maju. Jensen pasti akan baik-baik saja.""Aku akan berangkat ke sana dulu untuk melihat kondisinya. Kamu jaga dirimu baik-baik." Usai bicara, Ignas langsung menutup telepon.Begitu ponselnya diletakkan, ekspresi khawatir di wajah Devina menghilang tanpa jejak. Yang tersisa hanyalah perhitungan yang dalam dan sedikit kegembiraan yang nyaris tidak bisa disembunyikan.Jensen dalam kondisi kritis? Baginya, itu justru kabar baik. Bahkan bisa dibilang hadiah dari takdir.Ignas hanya memiliki satu putra. Jika Jensen benar-benar tidak bisa diselamatkan ....Lalu, siapa yang akan mewarisi kerajaan bisnis Ignas yang begitu besar? Jawabannya tentu adalah anak yang nantinya lahir dari kandungannya.Tunggu. Sekarang Ignas pasti tidak punya waktu untuk memedulikan urusan kontrakn

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1373

    Kilatan kesal melintas di mata Devina. Dia benar-benar membenci kenyataan bahwa perutnya belum juga menunjukkan hasil. Kalau saja dia sudah hamil sekarang, Ignas tidak mungkin hanya menyuruh tim hukumnya mencari masalah untuk Raka. Dia pasti akan berusaha lebih keras untuk menekan Raka dan memutus kontrak antara dirinya dengan pria itu."Ignas, kamu yang paling baik sama aku." Suara Devina terdengar lembut dan manja.Saat ini, hanya Ignas yang bisa membantunya lepas dari kendali Raka. Ignas sangat menikmati sikap bergantung seperti itu. Rasa bangganya langsung terpuaskan.Dia memeluk Devina lebih erat dan berkata dengan penuh keyakinan, "Tenang saja.""Raka nggak pernah benar-benar kuanggap ancaman. Kamu fokus saja memulihkan kesehatan dan bersiap melahirkan keturunan bagi Keluarga Faladi."Devina bersandar dalam pelukannya. Wajahnya tersenyum lembut. Namun di balik senyum itu, sorot matanya dipenuhi perhitungan yang dingin.Dia harus secepat mungkin hamil. Hanya dengan begitu dia bisa

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1372

    Raka hanya memandang Brielle dalam diam. Pikirannya dipenuhi perasaan yang rumit.Saat ini, dia sangat berharap ada seseorang yang bisa melihat pemandangan ini. Karena dia yakin, jika orang itu melihat Brielle seperti sekarang, dia pasti akan merasa sangat bangga.Orang itu adalah Adam.Ayah mertuanya.Brielle mewarisi bakat, keteguhan, dan kecintaan terhadap penelitian dari ayahnya dengan sempurna.Saat ini, dia berdiri dengan penuh percaya diri dan ketenangan, mengendalikan jalannya rapat. Dia menjawab setiap pertanyaan dari perwakilan militer dengan lancar dan terus-menerus mendapatkan pengakuan serta apresiasi dari mereka.Pada saat itu, ponsel Raka berdering. Dia melirik layarnya, lalu berdiri dan keluar melalui pintu belakang ruang rapat. Raka berjalan menuju sudut koridor yang tenang sebelum mengangkat telepon."Dokter."Suara Doktor Smith terdengar dari seberang sana, "Pak Raka, maaf mengganggu. Sesuai perjanjian, kami sudah berkali-kali menghubungi Bu Devina untuk memenuhi kew

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1371

    Setelah insiden fitnah terhadap Brielle terjadi, Lambert membatalkan proyek tersebut dan memecat para insinyur serta peneliti yang terlibat. Pada dasarnya, itu adalah cara untuk melindungi reputasi terakhir laboratorium Chiva.Tentu saja, tanpa disadari, tindakan itu juga membuatnya mendapatkan kesan baik dari Brielle.Pada masa itu, niat Lambert untuk mendekati Brielle terlihat sangat jelas. Saat itulah, Raka benar-benar merasakan tekanan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.Saat itu, Lambert tanpa ragu berdiri di sisi Brielle. Bahkan dia rela mengorbankan keuntungan bisnis yang sangat besar demi melindunginya. Ketegasan dan keyakinan seperti itu benar-benar mengejutkannya.Saat itu pula, Lambert berhasil melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan olehnya. Memberikan keberpihakan dan perlindungan tanpa syarat kepada Brielle.Namun sekarang, karena dia sudah kembali berada di sisi Brielle, dia tidak akan membiarkan sejarah terulang lagi. Ada beberapa hal yang justru kehilangan m

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 702

    Setelah berkata demikian, dia berbalik dan melangkah menuju ruang rapat.Di ruang istirahat, setelah melepas perlengkapan pelindung, Brielle mengambil selembar tisu untuk mengusap keringat. Harvis mengangkat lengan bajunya dan mengendusnya, lalu berkata, "Baunya cukup menyengat. Nanti malam pulang,

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 722

    "Nggak ada pilihan, soalnya anaknya ada di tangannya. Dia juga menuntut kakakku membelikan kalung edisi terbatas yang dibuat khusus. Entah kakakku berutang apa padanya di kehidupan sebelumnya, sampai di kehidupan ini dia terus membayangi dan melekat pada kakakku."Tangan Brielle yang memegang gelas

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 707

    Devina memang sangat menyukai berlian. Meski sekilas dia tampak tidak terlalu suka, dalam hatinya dia benar-benar menyukai berlian. Kalung tadi jelas-jelas edisi terbatas. Dia yakin, pada jamuan amal istri wali kota hari Sabtu nanti, kalung itu akan menjadi salah satu pusat perhatian di seluruh ruan

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 712

    Sambil berbicara, Devina buru-buru berkata, "Aku ke toilet sebentar."Saat Devina berdiri, tubuhnya terasa goyah. Dia meninggalkan tempat duduknya dengan satu tangan mengangkat gaun malam berwarna sampanye, tangan lainnya mencengkeram kalung itu dengan erat. Keanggunan yang seharusnya dia miliki len

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status