Share

Raib

last update Petsa ng paglalathala: 2025-01-23 21:45:19

Baskara tak mau berdebat lagi. Tenaganya sudah terkuras habis di atas ranjang bersama Thalita. Dan ia tak akan menyesalinya. Sisa tenaga yang ia miliki tak akan mungkin disia-siakan.

“Aku capek, Nek. Biarkan aku tidur sekarang,” keluh Baskara yang langsung disetujui sang kakek yang sedari tadi memilih diam.

Teddy mengangguk sambil melambaikan tangan memberinya ijin untuk melenggang pergi dari hadapan mereka.

Seruni yang menyaksikan hal itu hendak memprotes namun tak jadi ia lakukan karena kesa
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Ini Yang Aku Butuhkan...

    “Baskara, sudah, sudah! Jangan buat Nenekmu marah-marah! Nenekmu belum pulih benar, dia harus banyak istirahat, nggak boleh banyak pikiran dulu,” ucap Teddy menengahi. Pria paruh baya itu jelas-jelas membela sang istri, walau sebenarnya ia tahu Seruni selalu berada di pihak Yola. Entah apa yang membuat istrinya begitu peduli dan sayang pada Yola sehingga selalu mengesampingkan perasaan Baskara yang notabene adalah cucu kandungnya sendiri. “Kek, aku nggak tahu apa yang membuat Nenek selalu menutup mata atas segala hal yang diperbuat Yola. Asal Kakek dan Nenek tahu, dia nggak sesuci dan selembut yang kalian lihat. Terlalu banyak kebohongan yang dia buat selama ini, tapi kenapa seolah-olah kalian nggak pernah melihatnya? Jujur aku curiga, sudah sampai sejauh dan separah ini, kalian masih saja berpihak pada wanita jahat itu. Sebenarnya aku ini cucu Nenek dan Kakek apa bukan? Kenapa kalian nggak pernah memikirkan bagaimana perasaanku? Dan setelah Nenek siuman, apa Nenek tahu siapa yang m

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kecurigaan Seruni

    “Terima kasih ya, Pak Rico. Pak Rico sudah repot-repot membantuku tadi,” kata Thalita begitu mereka sampai di mobil dalam perjalanan pulang menuju ke apartemen.Thalita sempat menoleh ke belakang demi memastikan Yudith tak mengejarnya seperti yang sudah-sudah. Hubungannya dengan pria itu sudah tutup buku, ia tak mau mengulang kembali peristiwa lama yang ujung-ujungnya membuatnya terluka. “Sudah menjadi kewajibanku melindungi kamu, Thalita. Bagaimanapun juga sekarang kamu adalah kekasih Pak Baskara. Aku nggak mau dianggap lalai kalau kamu sampai kenapa-napa,” terang Rico sembari mengendalikan stang bundar di hadapannya. Jawaban Rico membuat Thalita merasa cemas dan anehnya juga merasa tenang. Bagaimana tidak, ucapan pria itu seolah menjelaskan bahwa dirinya adalah simpanan sang bos. Seolah dirinya adalah salah satu selir seorang Kaisar yang wajib dihormati dan dilindungi. Sialan!“Apa kamu nggak penasaran dengan siapa Pak Yudith itu dalam hidupku?” Thalita sengaja mempertanyakan hal

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Apakah Gara-Gara Pria Itu?

    “Mbak balik dulu, ya,” pamit Thalita pada Vivian yang duduk menemaninya di ruang tunggu. Dirinya belum diijinkan pulang oleh Baskara beberapa saat sebelumnya. Mau tak mau setelah menunggu beberapa saat, ia memberanikan diri mengucapkan kalimat perpisahan pada adik sang kekasih. Terlebih lagi, rasa kantuk mulai melanda. Ini sudah sangat malam, menurutnya.Vivian mendongak. Ia melihat wanita cantik yang membuatnya nyaman hendak pergi dari sisinya. Entah mengapa ia belum rela melepaskan Thalita untuk saat ini. Ia merasa nyaman dan aman. Seolah Thalita tercipta untuknya. “Mbak, ini udah malam, loh. Diantar sama Mas Rico, ya,” pinta Vivian yang sengaja mencegah.“Mbak bisa cari taksi online. Jarak sini ke apartemen juga nggak begitu jauh, kok. Mbak nggak mau ngerepotin siapa-siapa, oke,” tolak halus Thalita dengan senyuman manis. Mendengar penolakan Thalita, Yola yang sedari tadi tampak gelisah segera bangkit dari posisinya dan mendekat. “Kamu pulang diantar Rico saja, Thalita. Nggak bai

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Siapa Dia Sebenarnya?

    Mendengar celetuk aneh yang keluar dari mulut kekasih gelapnya tak membuat Baskara marah. Pria itu malah tersenyum penuh maksud sebelum mengucapkan kata-kata yang mengandung misteri di telinga Thalita. “Mulai berani kamu, ya? Kamu tahu kan bagaimana sikapku kalau aku sedang berada dalam mood yang kurang baik?” bisik Baskara dengan seringai licik yang membuat Thalita bergidik geli. Thalita tahu benar apa yang akan dilakukan Baskara padanya. Sejak mereka mulai menjalin hubungan lebih dari sekedar atasan dan bawahan, Baskara mulai terang-terangan mengakuisisi dirinya. Pria itu tak terlihat sedang bermain-main dengannya. Baskara serius akan melakukan apa yang ada di kepalanya tanpa rasa malu sedikit pun. Mencegah hal yang tidak-tidak, Thalita memundurkan tubuhnya. Tak sengaja, punggungnya nyaris membentur dinding di belakang sana. Hal itu tak akan pernah terjadi karena dengan sigap lengan Baskara yang kokoh sudah berada di belakang punggung Thalita. “Kenapa? Kamu takut sama aku? Kalau

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kamu Cemburu?

    “Maaf, saya terlambat, Pak Rico,” kata Thalita usai berlari-lari seperti sedang dikejar sesuatu di belakangnya. Wanita cantik itu hanya mengenakan pakaian seadanya dibalut jaket guna menutupi tubuh rampingnya. Hal itu tak mengurangi sedikit pun kecantikan yang dimiliki olehnya. Ia tetap tampak anggun.Di saat semua mata mengarah padanya, ia tak peduli sama sekali. Thalita hanya berniat menolong seseorang di saat-saat genting seperti ini. Tak ada maksud lain.“Silakan ambil darah saya,” ucap Thalita pada Rico yang sedang berhadap-hadapan dengan dokter yang berperawakan tinggi besar di dekat pintu ruang operasi. Sementara itu Baskara yang masih tak habis pikir hanya bisa diam mengamati. Pertanyaan besar masih bernaung di otaknya. “Tunggu dulu,” kata Baskara pada akhirnya sebelum Thalita melakukan pengambilan darah untuk Seruni, nenek kesayangannya. “Ada apa, Pak?” Kening Thalita berkerut. Ia bingung dengan sikap Baskara saat ini padanya. Bukannya fokus pada tranfusi darah yang harus

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Mencari Sang Penyelamat

    Baskara mondar-mandir di depan ruang operasi. Ia benar-benar khawatir akan keadaan sang nenek. Walau ia sering beradu argumentasi dengan wanita tua itu, hal tersebut tak mengurangi rasa sayangnya pada Seruni sedikit pun. Perasaan bersalah dan penyesalan menggerogoti hatinya. Rasa takut akan kehilangan sang nenek menjadi momok besar di dalam dirinya. Wanita itu tak boleh sampai kenapa-napa. Baskara memegangi kepalanya yang pening. Mendadak, ruang operasi terbuka. Seorang dokter mencari salah satu dari keluarga pasien yang berada di sekitarnya agar bisa memberi solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.“Mohon maaf, adakah salah satu dari anggota keluarga yang memiliki golongan darah sama dengan pasien? Kebetulan sekali bank darah kami kehabisan stok untuk golongan darah pasien.” Sang dokter menjelaskan dengan cepat dan akurat. Mendengar pertanyaan sang dokter, Yola yang ada di sana segera mengangkat tangannya. “Saya, Dok. Kebetulan dulu Papa saya pernah mendonorkan darah untuk N

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kedatangan Yola

    “Sebenarnya saya bukan berniat membantah, Pak. Saya hanya ingin mengatakan kalau apa yang barusan Bapak lakukan itu tidak pantas dilakukan pada saya. Bagaimanapun juga saya adalah bawahan Bapak, bagaimana bisa Bapak memakan bubur ayam menggunakan sendok dari bekas mulut saya? Bukankah itu sangat ti

    last updateHuling Na-update : 2026-03-28
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kaburnya Sang Mempelai Pria

    Menjadi orang ketiga di antara pasangan suami istri di hadapannya, Thalita mengambil berkas di meja yang ada di dalam sebelum akhirnya meminta ijin pada Baskara untuk kembali ke meja kerjanya. “Pak Baskara, Bu Yola, saya ijin undur diri dan kembali ke meja kerja saya. Permisi,” pamit Thalita yang

    last updateHuling Na-update : 2026-03-28
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Hubungan Macam Apa?

    Rico terlihat kebingungan ketika menenteng paperbag yang di dalamnya terisi beberapa harta karun milik Baskara sebelum memasuki mobil mewah tuannya. Baskara mengernyit heran. Ia pun segera meminta Rico untuk menyalakan mesin mobil agar secepatnya membawa dirinya ke apartemen Thalita. “Apa yang sed

    last updateHuling Na-update : 2026-03-24
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Antar Aku Ke Hotel!

    “Kamu akan tahu hubungan seperti apa yang aku maksud!” tegas Baskara yang tanpa aba-aba langsung membopong tubuh Thalita ke atas ranjang.Pria itu bergerak mendominasi. Ia mencium Thalita tanpa perlawanan berarti dari wanita itu. Sekuat apa pun Thalita melawan, tak akan sanggup mengalahkan dirinya.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-24
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status