Teilen

Chapter 87

last update Veröffentlichungsdatum: 06.04.2026 06:43:35

"Aneh, pria itu seperti menghilang begitu saja. Aku bahkan bertanya pada papa dan kamu tahu apa jawaban papa, Max?"

Max menggelengkan kepalanya, Giselle sedang bermanja-manja dengan dirinya, menyandarkan kepalanya pada tubuh Max hingga Max dapat menghirup aroma harum shampoo yang memanjakan indra penciumannya.

"Papa bahkan baru pernah bertemu pria itu sekali, kata papa saat acara besar kantornya. Padahal papa punya jabatan di perusahaan Reeves."

Max memilih diam dan membi

Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 88

    "Dia menjijikkan."Elizabeth Branch bergidik dipenuhi rasa muak dan jijik di hadapan Igor Sanchez."Aku memang gila harta, tetapi bukan berarti aku mau melakukan segalanya demi uang.""Apa maksudmu?""Dia seorang biseks, aku menyelidiki pria itu dan kamu tahu dia bisa saja mengajak kita untuk pesta seks. Aku tidak segila itu, Igor."Igor menganggukkan kepalanya."Tidak hanya Bertrand Reeves, tetapi juga beberapa pria Reeves mereka semua gila dan menjijikkan."Elizabeth Branch kembali bergidik dipenuhi rasa muak dan jijik."Tidak heran jika mereka sanggup berbuat jahat pada saudara mereka sendiri. Mereka membuang Damian Reeves untuk keserakahan mereka, mereka membungkam mulut korban mereka dengan uang. Aku tidak mau berurusan lagi dengan mereka." ujarnya masih dengan wajah enggan dan jijik. "Pengecualian untuk Damian!"Dia menyelidiki tentang Bertrand Reeves, sebelum dia mendekati pria

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 87

    "Aneh, pria itu seperti menghilang begitu saja. Aku bahkan bertanya pada papa dan kamu tahu apa jawaban papa, Max?"Max menggelengkan kepalanya, Giselle sedang bermanja-manja dengan dirinya, menyandarkan kepalanya pada tubuh Max hingga Max dapat menghirup aroma harum shampoo yang memanjakan indra penciumannya."Papa bahkan baru pernah bertemu pria itu sekali, kata papa saat acara besar kantornya. Padahal papa punya jabatan di perusahaan Reeves."Max memilih diam dan membiarkan Giselle berceloteh, sesekali jemarinya memainkan rambut Giselle. Dia merasa senang telah berhasil membuat Giselle menjadi miliknya, ditambah saat ini Steven yang berada di dalam jeruji besi membuatnya dapat memiliki Giselle seutuhnya tanpa berbagi.Dia dapat terbangun di pagi hari dengan Giselle yang berada di dalam pelukannya tanpa harus khawatir ada Steven yang akan merebut tubuh Giselle dari pelukannya."Aku jadi paham kenapa Steve khawatir jika Rosa bersama Damian." Gisel

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 86

    Steven merenung di balik jeruji besi, perkataan Max mulai mengganggu dirinya. Rosemary mungkin masih hidup.Kepalanya menggeleng, malam itu dia memang mabuk, tetapi dia masih sangat sadar. Dia membuat gadis itu ketakutan kemudian mengancam akan lompat dan memilih mati daripada ternodai olehnya. Dia melihatnya sendiri, bagaimana Rosemary melompat ke lautan, bahkan dia melihat buih percikan air kemudian tangan putih yang melambai-lambai seakan-akan meminta pertolongan.Malam itu rasa sedih akan kehilangan Mattiash memudar berganti rasa bahagia karena sumber penderitaan Mattiash terlihat begitu menderita. Rosemary masih terlihat melambaikan tangannya sejauh matanya terus terpaku pada sosok gadis itu. Gaun kuningnya mengambang dan terlihat cukup jelas olehnya saat itu."Dia tidak mungkin masih hidup, kecuali jika dia terlahir dengan sirip." gumamnya sambil menggelengkan kepalanya.Semua perkataan Max hanyalah omong kosong. Manusia mana yang ma

  • Cinta Bersalut Dusta    Chapter 85

    Sesuai dugaannya, suasana di ruang rapat sangatlah panas. Damian melihat ke arah kakeknya, William yang masih tampak gagah, tetapi dia tahu ada banyak beban pertengkaran yang membuat wajah pria itu terlihat semakin bertambah tua.Dia sudah meminta ijin pada kakeknya, dia akan mengembalikan Grup Reeves pada pria itu. Selanjutnya terserah kepada anggota keluarga Reeves lainnya yang ingin memiliki kekuasaan sebagai pemimpin Grup Reeves.Pada akhirnya bukan kekayaan atau kekuasaan yang dia inginkan, dia melakukan itu semua untuk memantaskan dirinya dalam memiliki Rosemary. Grup Reeves adalah tempatnya belajar dan menjadi batu loncatan baginya untuk memiliki kekayaan dan kekuasaan yang tidak ada hubungannya dengan Grup Reeves.Selama ini dia bekerja dengan baik, dia mengelola perusahaan-perusahaan keluarganya dengan baik tanpa ada penyelewengan jabatan maupun dalam bidang keuangan.Kali ini Damian tidak akan memaksakan dirinya untuk tetap memegang hasi

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 84

    "Damian Reeves!" Kening Damian berkerut, kali ini bukan Rosalia yang mencegatnya berjalan menuju lift yang berada di lobi kantornya. Dia mencoba mengingat wanita yang berdiri di hadapannya, wanita yang berpenampilan selayaknya wanita karir profesional dengan heels hitam, kemeja putih dan rok biru tua selutut yang sangat rapi. "Anda siapa?" Damian masih mengerutkan keningnya menatap wanita yang ada di hadapannya, wanita yang tiba-tiba mencegatnya. "Apa anda tidak mengenaliku?" Dengusan kesal dengan wajah yang terlihat muak terlihat di wajah Damian dengan jelas. Tanpa kata-kata perpisahan, dia kembali berjalan mengabaikan suara wanita itu yang sekali lagi memanggil namanya. "Damian Reeves." "Berarti? Hah! Apa dia pernah memberikan perhatian padamu secara diam-diam? Mengingat namamu saja, aku tidak yakin dia ingat namamu." "Liz, berhentilah berhalusinasi. Damian tidak pernah mengenalmu, sudah bera

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 83

    "Apa yang kamu lakukan, Liz?"Pertanyaan dari Igor membuat Elizabeth memasang wajah bingungnya."Aku mengenalkanmu pada pria Reeves lainnya, kamu mendengar bagaimana mereka ingin menjatuhkan Damian Reeves dan fotomu bersama Damian sempat beredar di berita dan sosial media."Elizabeth menghela nafasnya."Mereka akan mengira kamu membocorkan rahasia mereka."Tuduhan Igor tidak salah, tetapi setelah mendengar ucapan Damian jika dia adalah orang yg berarti bagi pria itu membuat Elizabeth tidak merasa takut."Karirmu akan jadi taruhannya, apalagi Bertrand menyukaimu." ucap Igor sambil mengusap kulit kepalanya yang licin. "Memiliki skandal dengan pengusaha muda kaya raya memang lebih baik dari pada skandal dengan aktor miskin, tetapi kamu juga harus lihat situasimu.""Damian akan menjagaku.""Menjagamu? Apa kalian pernah bicara lebih dari lima menit? Apa dia pernah mengulurkan tangannya padamu? Apa dia

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status