Share

Chapter 143

Author: Asayake
last update publish date: 2026-04-14 11:28:04

Di sisa malamnya, Adven telah menghabiskan seluruh waktunya untuk menyelesaikan pekerjaan. Saat pagi tiba, dia memanggil pekerja agar mendekorasi kamar untuk Donovan tempati.

Adven harus menyiapkan segalanya dengan sempurna, karena kesempatan kedua yang dia miliki bisa saja menjadi kesempatan terakhir yang Arumy berikan.

Deringan telephone masuk menahan langkah Adven yang baru keluar keluar dari kendaraannya. Melihat layar hadpone yang tertera nama seorang polisi yang menangani kasus Hansen,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Izzan yusuf
Donovan lagi yg dihancurkan hatinya.
goodnovel comment avatar
Anna
prisila jd istri baru hansen aja sama" iblis...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 144

    Kembali ke ruangannya, Arumy lihat Donovan tengah duduk diam di sudut sofa. Dua jam ditinggalkan, ruangan itu telah rapi, semua barang-barang tertata, ranjang tempat Arumy tidur pun rapi bersama selimut yang terlipat.Tanpa perlu ditanyakan siapa yang melakukannya, Arumy sudah tahu itu pasti karena Donovan.Tumbuh di rumah Tyler dan menerima didikan yang kasar juga keras, justru melunakan pribadi Donovan menjadi anak yang berempati tinggi. Setiap kali Donovan saksikan Arumy terluka dan kesulitan di rumah, Donovan selalu berusaha menjadi orang yang paling baik pada Arumy agar ibunya tidak merasa sendirian. Begitupun sebaliknya, disaat semua orang menolak Donovan, Arumy berusaha menjadi orang paling baik untuk Donova agar anak itu tidak merasa terbuang.Mereka hanyalah dua jiwa yang terluka, dua anak yang mencoba saling melengkapi setelah dipatahkan oleh dunia.“Kau mau berbaring?” tanya Bjorn.Arumy menggeleng samar, kepalanya semakin sakit jika terlalu banyak tidur. Pikiran Arumy sen

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 143

    Di sisa malamnya, Adven telah menghabiskan seluruh waktunya untuk menyelesaikan pekerjaan. Saat pagi tiba, dia memanggil pekerja agar mendekorasi kamar untuk Donovan tempati.Adven harus menyiapkan segalanya dengan sempurna, karena kesempatan kedua yang dia miliki bisa saja menjadi kesempatan terakhir yang Arumy berikan.Deringan telephone masuk menahan langkah Adven yang baru keluar keluar dari kendaraannya. Melihat layar hadpone yang tertera nama seorang polisi yang menangani kasus Hansen, seketika Adven memutar bola mata.Ada apa lagi sekarang? Adven sudah meminta Martin untuk kembali dari luar negeri dan mengunjungi Hansen meski itu hanya sebatas formalitas saja, Adven sendiri sudah tidak sudi untuk bertemu dengan Hansen.Dengan terpaksa Adven mengusap layar, menerima panggilan telephone itu.“Selamat pagi, Pak Adven,” sapa seseorang yang mulai Adven kenal hanya dengan mendengar suaranya.“Selamat pagi. Ada yang bisa saya bantu, Pak?”“Saya memiliki kabar penting untuk disampaik

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 142

    Sejak kematian Anna, hubungan Prisila semakin terombang-ambing tidak jelas dengan Adven. Jangankan untuk bertemu empat mata, berbicara di telephone saja Adven sulit untuk dihubungi.Tampaknya, bagi Adven, pertungan yang pernah terjadi seperti sudah tidak ada artinya lagi sejak dia temukan Arumy.Adven hilang seperti pengecut, mencerminkan diri Hansen yang tidak mampu setia dengan satu wanita. Sialnya, Prisila tetap mencintainya meski dia jelas-jelas terluka.Berminggu-minggu Prisila bersabar, namun sabarnya dibalas dengan penghinaan yang mulai memantik kebencian.Bagaimana mungkin… Adven menghilang begitu saja, meninggalkannya seperti melangkah di jalanan hanya menyisakan bayangan.Bahkan, berjalan di jalanan hancur pun masih memiliki pemandangan yang bisa diingat saat melaluinya! Tapi Adven tidak!Apakah pantas Prisila diperlakukan seperti ini? Bisa-bisanya.. setelah berkabung dari kematian Anna, Adven langsung pergi untuk mencurahkan seluruh waktunya untuk merawat Arumy, tapi tidak

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 141

    Tangan Arumy berkeringat dingin, bibir pucatnya terbuka mencari-cari udara ditengah sesak yang memenuhi dada. Jawaban dari dokter telah membuatnya kembali berkecil hati.Disaat Arumy mencoba mengoptimiskan diri, meyakini bahwa semua akan baik-baik saja, meski badai hidup telah menghantam, membawanya terombang-ambing hingga hampir menenggelamkan, cobaan lain justru datang menyusul, menimpa tanpa jeda.Hidup kembali mengujinya, bahkan sebelum ia memulai apapun untuk bangkit.Arumy menoleh, memandangi bulu mata lentik Bjorn yang membingkai iris birunya. Tatapannya lurus dan dingin, namun tangannya yang gemetar dan terkepal erat di bawah meja mengkhianati apa yang ia tunjukan.Arumy pengakuan apapun, Arumy bisa merasakan kekhawatirannya. “Kapan waktu yang tepat untuknya operasi?” tanya Bjorn.“Selama Nona Arumy tidak mengeluh mual, gangguan bicara, dan sakit kepala berlebihan. Operasi bisa dipersiapkan, Pak.”“Dokter…” Arumy menarik napas dalam-dalam, melanjutkan apa yang ingin ia ucap

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 140

    Detak samar suara jam terdengar, mata Hansen terbuka lebar memandangi waktu yang telah menujukan pukul dua malam.Hansen tidak dapat tidur sejenak pun, semakin dekat waktu ke pagi, hatinya semakin gelisah tidak sanggup melanjutkan kehidupannya di hari esok.Hansen tidak hanya malu untuk berjumpa dengan orang-orang yang dikenalnya, dia juga malu untuk berjumpa tahanan lain yang pasti akan mengolok-oloknya selama di dalam sel.Helaan napas berat terdengar dari bibir Hansen, pria paruh baya itu menutupi wajahnya dalam lipatan tangan. Memikirkan alasan untuk dirinya tetap bertahan.Sudah sangat jelas, Hansen dibuang oleh anak-anaknya, dia juga akan dipenjara dalam waktu lama, masa tuanya akan berada dalam kemiskinan.Semuanya tentang penderitaan…“Untuk apa hidup jika sudah tahu akan menderita ditempat sampah?” lirih Hansen bertanya pada dirinya sendiri.Dengan berat Hansen mulai bangkit, dia melihat kakinya yang tidak lagi diborgol seperti saat pertama kali dia ditangkap. Pandangan Hanse

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 139

    Jantung Adven berdebar kencang tidak terkendali, darahnya berdesir hebat meremangkan permukaan kulit, pria itu berdiri membeku tak berkedip, pandangannya terpaku pada Arumy.Waktu seakan berhenti bersama kebisuan yang kini tengah menelan dirinya.Telinga Adven mulai berdengung kencang, dibayang-bayangi suara lembut Arumy, akan pengakuannya yang mengatakan bahwa kini dia sedang mengandung!Apakah ini mimpi?Bibir Adven terbuka pelan, pria itu mulai menarik napas mencari pasokan udara agar bisa tetap berdiri tegak dan mempertahankan kesadarannya dari hantaman besar kejutan yang berhasil membuatnya pikirannya buyar.Dada Adven dibuncahi letupan, di kepalanya seperti sedang ada ledakan kembang api, menyebarkan cahaya yang menerangi kegelapan malam.Ini untuk pertama kalinya… setelah sekian lama melalui malam-malam yang kelam penuh duka, Adven diberi kabar yang begitu menggembirakan.Ini sebuah keajaiban bagi Adven..Keajaiban yang akan menjadi momentum terbaik untuknya, mengambil langkah

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 60

    Tanpa pertimbangan apapun, Arumy memutuskan untuk meninggalkan kendaraan yang Adven minta dikembalikan, dibanding harus menciptakan kesan buruk dihadapan keluarga Benedic dengan datang terlambat, menghancurkan harapan Donovan yang sepanjang hari ini begitu menantikan moment makan malam ini.Entah a

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 62

    Bibir Arumy terkatup rapat mengontrol jantungnya yang berdebar kencang menghadapi perasaan malu dan terhina.Bukan penolakan Jesica yang membuat Arumy terluka, tapi penyudutannnya yang membuat Arumy tampak seperti penjahat yang memanfaatkan kesempatan.Inilah alasan mengapa selama ini Arumy selalu

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 52

    Arumy berdiri cukup lama, menghabiskan waktunya untuk diam merenung dengan tatapan kosongnya di hadapan kendaraan yang Adven berikan, kendaraan itu sudah berada di dekat lobby seakan sudah dipersiapkan sejak Arumy dalam perjalanan datang menemui Adven.Mata Arumy memanas, dia tahu, begitu memalukan

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 50

    Guratan pasir membentuk pola di ujung ranting yang tengah Donovan mainkan. Hembusan angin segar terdengar dibawah riaknya pohon ketapang.Rumah kayu itu terlihat damai bertemaram cahaya lampu yang berwarna kekuningan.Donovan menoleh ke belakang, menatap lekat Benedic yang tengah duduk dibalai kayu

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status