Share

FKFaS 14

Penulis: Ur.sweetie
last update Tanggal publikasi: 2026-04-15 11:50:00

-----------------

POV Dhipta

" Ngoceh mulu jadi cewe ,heran gua. Sabar napa sih sabar ,di kira gampang apa nyuruh orang buset "

Hari ini memang block sosial media ku di buka oleh Nala ,awal nya aku sangat menginginkan itu. Namun sekali nya di buka malah hanya membuat pusing perihal foto viral itu ,padahal di foto itu wajah ku yang lebih terlihat jelas dari pada wajah nya tapi entah lah.

Mungkin hampir setiap menit chat nya masuk ke Whatsapp ku dan menanyakan hal yang ber ulang. Aku heran kena
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 65

    Aku sangat menikmati hari hari ku di villa ini bersama dengan Varesh. Menikmati waktu bersama sebagai pasangan suami istri tanpa me mikir kan hal lain ,tanpa meng khawatir kan pekerjaan ,tanpa gangguan siapa pun. Benar - benar hanya ada kami ber dua.Papa ku pun juga masih di rumah ,jadi beliau bisa mem bantu untuk meng handle urusan kantor namun se penuh nya tetap aku serah kan ke sekretaris ku dan untuk saat ini belum ada lapor an apa pun mengenai kendala. Jadi bisa di pasti kan semua masih aman.Dhipta meng hubung i Varesh melalui panggil an telepon ," Dhipta sayang "kata Varesh ," Angkat aja ,loud speaker bby! "titah ku karena aku juga ingin men dengar kan pembicara an mereka." Hallo Dhip! "sapa Varesh ter lebih dahulu" Hallo Resh ,lo di kantor ga ya? "" Engga kenapa? "" Terus dimana? Di rumah? "" Engga ,gue sama Nala masih di villa deket venue kemarin. Kenapa? "" Aduh sial gue lupa ,kalian pasti masih menikmati masa masa penganten baru ya "" Ha ha ha ha bisa aja lo. A

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 64

    Esok hari nya papa mama ku dan papa mama Varesh juga seluruh keluarga besar kembali ke rumah masing - masing karena harus segera bekerja. Mereka meninggalkan aku dan Varesh di villa ini untuk menikmati hari - hari pertama kami menjadi pasangan suami istri. " Sayang papa sama mama pulang dulu an ya ,kalian baik - baik disini. Nikmat in waktu kalian buat dua puluh empat jam quality time sebelum kembali ke kesibuk an masing - masing " pesan mama ku , " Kalian guna kan waktu cuti pernikahan kalian ini dengan baik ,jangan tetap me mikir kan pekerjaan. Semua sudah di handle oleh orang - orang ke percaya an kalian di kantor. Kasih ruang buat kalian ber balut kasih sayang selayak nya pengantin baru " lanjut papa ku , Aku dan Varesh hanya mengangguk kan kepala , " Bener kata mama sama papa nya Nala. Kalian selama jni sudah ter lalu sibuk meng urus pekerjaan di kantor sampai jarang punya waktu pacar an selayak nya se umur an kalian. Sekarang kalian nikmat in kehidupan dulu disini beberap

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 63

    " Ya sudah sekarang kita keluar ya ,kamu kan di sanding kan dengan Varesh. Sebentar lagi penghulu nya datang sayang " ajak mama ku , " Aku takut maa " jawab ku sambil memegang erat tangan mama " Takut apa sayang? Ini hari bahagia kamu sama Varesh ,kamu harus tenang dan yakin semua akan ber jalan dengan lancar. Kamu percaya kan akad ke Varesh ,dia pasti bisa lugas dan tegas. Okei ? " " Iya ma " Aku keluar di damping i mama dan papa ,sedang kan ke dua orang tua Varesh tadi sudah keluar ter lebih dahulu dari ruang make up ku untuk mendampingi Varesh menuju meja akad. Aku menjadi semakin nervous karena merasa semua mata ter tuju pada ku saat itu. Tangan ku gemetar yang kemudian di pegang erat oleh mama dan papa ,belum apa - apa aku sudah akan menitikan air mata kembali. Aku melihat Varesh yang mata nya juga ter tuju pada ku ,dia me mandang ku dari ujung rambut sampai ujung kuku. Mata nya me merah menahan air mata yang akan menetes ,begitu pun dengan aku yang tak henti - he

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 62

    Aku dan Varesh sudah mulai cuti ,pemasangan dekorasi juga sudah di mulai di venue. Varesh benar - benar me mantau semua nya dari awal. Aku se sekali di ajak kesana untuk memasti kan semua sesuai keinginan ku. Kedua orang tua ku dan Varesh juga satu kali menyempat kan ikut menghadiri venue ,mereka tetap ingin terjun langsung meski pun di sela - sela kesibukan mereka dan pekerjaan yang bahkan harus di kerja kan di rumah. Di hari ter akhir aku kembali di ajak oleh Varesh mendatangi venue ,dimana semua vendor sudah ber siap di lokasi. Bahkan beberapa ada yang menginap di lokasi venue karena jarak yang cukup jauh. Tenang saja karena di venue memang ter sedia beberapa kamar tidur yang bisa di tempati oleh mereka. Di hari ini juga nanti semua keluarga besar terutama orang tua ku dan Varesh akan perjalanan menuju kesini dan menginap di villa dekat venue untuk memper singkat waktu besuk. " Gimana sayang? Udah sesuai semua nya? " " Hmm aku liat - liat udah sih. Semua sesuai planning dari

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 61

    Pukul dua tiga puluh siang aku tiba di tempat meeting bersama papa mama. Di parkir an aku belum melihat ada mobil Varesh atau pun mobil papa nya ,mungkin mereka belum datang. Aku langsung masuk ke ruang an yang sudah di tentu kan ,by the way kami meeting di sebuah gedung per temu an yang memang lebih sering di guna kan untuk meeting. " Selamat siang semua nya! " sapa ku ke semua vendor yang sudah stay di ruang an itu " Hai ,Dhip! " sapa ku ke Dhipta " Hai ,ga bareng Varesh? " " Engga ,dia jalan sama papa mama nya. Oh ya kenal in ini mama sama papa gue ,papa mama ini Dhipta temen deket ku sama Varesh sekaligus besuk yang akan meng handle perihal dokumentasi di wedding Nala " aku saling mengenal kan antara papa mama dengan Dhipta " Hallo ,om tante perkenal kan saya Dhipta " " Hallo Dhipta ,salam kenal ya! " Baru aku akan mengenal kan papa dan mama ke vendor yang lain Varesh sudah mengetuk pintu. Dia datang ber sama papa dan mama nya " Siang semua ,maaf ya harus n

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 60

    Pukul enam lebih tiga puluh malam Varesh benar - benar datang menjemput kami ber tiga. " Hai bby. Kamu cantik banget sih malem inii " puji Varesh sambil mengelus kepala ku " Emang biasa nya aku ga cantik ? " " Cantik sayang ,kamu selalu cantik kapan pun. Tapi malem ini lebih lebih lebih cantik ,cocok banget kamu sama outfit ini " Malam ini aku menggunakan dress fit body se panjang bawah lutut ,dengan balutan blazer semi formal dengan soft motif yang menandakan tetap ada kesan santai meski pun balutan sopan ,di padu kan dengan heels runcing se tinggi 7 centi meter dengan rambut yang aku catok curly loss dan aku biar kan tergerai panjang. " Mau touch up lagi? Atau udah selesai? " " Udah Resh ,tapi tunggu papa sama mama dulu bentar ya. Tadi aku liat papa masih ibadah soal nya " " Oke ,kita santai aja kok. Undangan papa mama juga masih nanti jam setengah delapan malam " " Masuk dulu kalo gitu " Beberapa menit kemudian papa dan mama keluar. Papa sudah rapi dengan kemeja

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 6

    ----------- Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi. Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia t

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 10

    --------------Sudah beberapa bulan Nala memegang kendali perusahaan dan hasil nya cukup signifikan. Banyak investor masuk ,bahkan sampai akan membuka anak cabang baru di luar kota.Namun ,tanpa Nala ketahui ternyata sudah masuk masa kampanye Papa nya sebagai Wali Kota.Bahkan sampai masa kampanye

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 8

    " Pa ,gimana kalau kita nikahin Nala dulu sama Varesh? " Lanjut mama , " Huhh ,papa udah mikirin itu ma. Tapi ujung nya sama ,Varesh juga ga bakal bisa gantiin kita di perusahaan " Keluh papa , " Setidak nya dengan ada nya Varesh bisa sedikit membantu pa ,ga harus kita serahin semua ke Var

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 11

    ------------ Semakin lama ,berita di penuhi oleh kampanye dari segala arah. Sampai detik itu juga mama dan papa masih bungkam ,padahal tidak mungkin kalau mereka mengira aku belum tahu apapun sedang kan berita sudah ramai dimana - mana. Tidak ada sepatah kata pun untuk memberi tahu ku. Bahkan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status