Share

14. Anting-anting Perak

Author: Wintersnow
last update publish date: 2026-04-17 17:55:43

Rolland tidak tahu jika istri sahabatnya itu bisa jadi sangat keras kepala. Bahkan setelah mlewati percakapan yang panjang dan melelahkan selama satu jam penuh, dia tak punya cara untuk meyakinkan Eleonora untuk terus berada di dalam rumahnya.

Jadi, sekarang di dalam kereta kuda itu, Eleonora duduk berhadapan dengannya dengan senyum ramahnya yang biasa.

Masalahnya adalah Killian sudah pergi sejak kemarin setelah mendapat petunjuk tentang siapa pembeli para bandit tersebut. Dia mungkin akan kemb
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   16. Jebakan

    Kilian menyelinap masuk ke dalam ruang pribadinya di perbatasan. Dia melepaskan rambut palsu dan jubah hitamnya sebelum memasukkannya ke laci paling bawah. Dinyalakannya lentera kecil di mejanya sebelum ia mengambil beberapa lembar kertas dari balik kemejanya.Laki-laki itu terus membaca laporan dari informannya itu dengan serius, meskipun ia sudah membacanya tadi.Fokusnya lantas terjadi saat ia mendengar sebuah ketukan halus yang iramanya tak beraturan. Killian menghela nafasnya karena tahu bahwa Rolland-lah yang ada di balik pintu. Ia menata lembaran kertas itu dan berkata, “Masuklah.”“Kau kembali cukup cepat, ya? Aku agak kaget saat melihat lampu tempat kerjamu dinyalakan pada tengah malam begini,” balasnya sambil menaruh tumpukan kertas di mejanya.”Ini laporan yang kauminta. Apa segalanya berjalan lancar?”“Begitulah,” balas Killian singkat sebelum mulai membaca laporan yang dibawa temannya tersebut. Namun beberapa detik kemudian, dahinya berkerut,”Rolland… darimana kau menemuka

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   15. Rumor Jahat

    Dokter Richard mengelap dahinya yang berkeringat dengan saputangan. Semalam ia hanya tidur selama tiga jam karena merawat para pedagang yang untungnya berhasil melewati masa kritis. Meskipun ada si Tabib Tua, tapi ia merasa bertanggung jawab sepenuhnya atas pasien-pasien tersebut.Meskipun sudah cukup sibuk, ia masih mendapat tugas tambahan untuk ‘memalsukan’ laporan keadaan Killian dan menyebarkan rumor bahwa sang Duke sedang terkapar tak berdaya.Dan sekarang, tugasnya bertambah lagi yaitu meyakinkan Eleonora untuk kembali ke kastil. Tugas ini dirasa paling berat. Untuk beberapa alasan, ia enggan sekali membohongi perempuan tersebut lebih jauh lagi. Apalagi sekarang Eleonora sudah mengganti gaunnya dengan pakaian perawat yang lebih ringan saat dipakai. Dilihat dari ukurannya yang agak longgar, pasti ia meminjamnya dari Marie.Belum lagi ditambah dengan temuannya soal Cryvenna pallida dalam racun tersebut, membuat kepala lelaki tersebut berdenyut. Migrainnya bisa saja kambuh sekaran

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   14. Anting-anting Perak

    Rolland tidak tahu jika istri sahabatnya itu bisa jadi sangat keras kepala. Bahkan setelah mlewati percakapan yang panjang dan melelahkan selama satu jam penuh, dia tak punya cara untuk meyakinkan Eleonora untuk terus berada di dalam rumahnya.Jadi, sekarang di dalam kereta kuda itu, Eleonora duduk berhadapan dengannya dengan senyum ramahnya yang biasa.Masalahnya adalah Killian sudah pergi sejak kemarin setelah mendapat petunjuk tentang siapa pembeli para bandit tersebut. Dia mungkin akan kembali nanti malam atau besok pagi. Tapi, Rolland sendiri tak yakin.Lelaki itu menahan diri untuk tidak menggaruk kepalanya sambil memikirkan bagaimana cara mengalihkan perhatian perempuan ini selama seharian penuh.“Bagaimana kabar adik perempuanmu, Komandan Green?”Pertanyaan tiba-tiba itu membuat pikiran Rolland berhenti, “Dia.. baik-baik saja.”“Kudengar dia akan menikah tahun ini. Dengan Baron dari daerah timur ya?”Rolland menghela nafas panjang, “Benar, dari daerah Wilfred.”Meskipun Eleon

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   13. Apotek Magnolian

    Ratu Annelies Merr de Elgresia sedang melipat surat yang telah dibacanya dengan senyum sinis saat suaminya Raja Normand Algor de Elgresia masuk ke dalam ruangan kerjanya dan bertanya, “Ada kabar baik?”“Dia keguguran.”Normand menghela nafas lega, “Syukurlah. Kabar kehamilanitu sudah membuatku sakit kepala. Apalagi isi suratnya saat menceritakan hal itu sangat menjijikan. Apa gunanya anak yang terlahir dari orang yang tak berguna?”“Sudah dapat kabar dari perbatasan?”“Berjalan dengan baik. Dia sedang kritis sekarang. Meskipun dokter datang tepat waktu dan bisa menyelamatkannya, racun itu akan tetap mengendap disana..”Annelies mulai mengambil pena dan menuliskan secarik kertas, “Kudengar hubungan mereka membaik setelah Elonora keguguran. Simpati sesaat mungkin. Tapi, kau harus ingat. Waktu kita tinggal sedikit.”“Aku tahu. Lockhart harus jatuh ke tangan kita sebelum Julian naik tahta,” balas Normand cepat. Selain memiliki kekuatan militer dan beberapa tambang mineral yang berharga,

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   12. Akar Vethara

    Eleonora berjalan dengan langkah ringan. Senyumnya juga tidak menghilang sejak tadi pagi. Marie, yang berjalan disisinya nampak ikut senang dengan perubahan mood majikannya tersebut, Bagaimanapun, Duchess Lockhart terlihat lebih sehat dari sebelumnya. Dan lebih tenang, tentunya.Mereka berdua sedang dalam perjalanan untuk kembali ke kamar Eleonora setelah seharian berada di dalam klinik dan membuat beberapa ramuan obat.“Terima kasih atas bantuannya, Nyonya. Padahal Dokter Richard sudah memerintahkan saya untuk menjaga anda agar tidak terlalu kelelahan. Tapi, anda malah terjaga sepanjang malan dan membantu pekerjaan saya dalam meracik ramuan obat.”Eleonora menggeleng, “Tolong rahasiakan ini dari Dokter Richard, tapi aku benar-benar merasa lebih baik saat kembali menggunakan lumpang dan alu porselen lagi. Ah, rasanya seperti bertemu dengan teman lama. Jika ada yang bisa kulakukan lagi, beritahu aku ya. Sampai rumah kaca berhasil dibangun, aku punya banyak waktu luang.”“Saya tidak bis

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   11. Hal yang tidak perlu

    Perbatasan timur daerah Lockhart berbeda dari wilayah kastil.Tanahnya lebih keras, udaranya lebih tajam, dan pohon-pohon Birch di sisi hutan berdiri dengan jarak yang terlalu rapat, seperti sekumpulan bayangan.Pos perbatasan kecil itu terdiri dari beberapa bangunan batu rendah dan satu menara pengawas yang tramping tapi cukup tangguh untuk menghadapi angin musim dingin di sana.Dokter Richard menghadap Killian dua jam sebelum matahari tenggelam,"Kenapa kau di sini? Apa kau lupa apa tugas yang kuberikan padamu semalam?" tanyanya dengan suara dingin saat dokter yang sudah puluhan tahun mengabdi di Lockhart itu selesai memberi salam.“Saya hendak mengirim perbekalan medis yang anda minta,” balas Dokter Richard sambil menunduk dan mengumpulkan keberanian untuk mengatakan kebenaran.“Itu tidak mendesak.”“Tuan Besar., ada sebuah masalah,” balasnya dengan nada berhati-hati sebelum ia menambahkan, “Semalam Duchess bermimpi bahwa anda beserta pasukan akan diserang dan diracuni oleh bandit-

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa    5. Putri Palsu

    Eleonora memiringkan kepalanya saat ia melihat seorang perempuan muda masuk ke dalam kamarnya dengan senyum lebar, “Selamat malam, Nyonya. Nama saya Marie Kerr, perawat dari klinik keluarga sekaligus asisten dari Dokter Richard. Duke Lockhart memerintahkan saya untuk datang untuk mengecek keadaan an

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   4. Menangkap tikus yang nakal

    Rolland merasakan sesuatu yang aneh saat masuk ke ruangan kerja milik sahabatnya itu. Killian nampak memeriksa beberapa dokumen di mejanya dengan ketekunan yang tidak biasa, “Kalau saja tatapan bisa membunuh, kertas-kertas itu sudah menjadi abu sekarang.”“Aku ingin kau menyelidiki sesuatu,” katanya

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   3. Duchess yang terpukul?

    Duke Killian Lockhart berdiri di depan pintu kamar istrinya sambil membawa nampan berisi semangkuk bubur serta segelas air putih hangat. Sepagian ini, Eleonora mengunci pintu dan menolak semua kunjungan, termasuk pelayan pribadinya. “Nampaknya, istrimu benar-benar terpukul akan peristiwa ini,” kata

  • Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa   2. Tekad Eleonora

    Eleonora mengernyitkan dahinya saat melihat Rocy menaruh nampan berisi bubur putih yang terlihat tidak enak dan secangkir teh panas. Perutnya mendadak mual ketika tahu bahwa selama ini racun-racun itu bersembunyi di cangkir tersebut sepanjang tiga tahun ini.Rocy segera membetulkan bantal milik Eleo

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status