Share

Keterlibatan

Author: Daralist
last update Last Updated: 2025-10-01 10:19:14

“Jika kamu ingin menuntut lebih jauh dan ingin melihat dalang yang sebenarnya, kamu bisa menyewa seorang Hacker.”

Evelyn yang tengah membaca berita viral di ponselnya berhenti sejenak. Namun, dia tetap menjawab positif meski dia tidak ingin melakukannya.

“Tidak perlu terlalu jauh,” jawab Evelyn dengan santai. “Dengan memakai nama Anda saja, mereka pasti akan memilih mundur dengan sendirinya.”

Sang pengacara yang disewa atas nama Mia itu tertawa kecil. Banyak kliennya yang menginginkan tuntutan besar jika mereka bisa memakai jasanya. Namun, teman keponakannya ini malah hanya menakuti orang-orang dengan namanya.

Tuntutan itu memang untuk menggertak akun yang memfitnah Evelyn melakukan kecurangan. Dia juga memberikan bukti bahwa dia seorang chef bersertifikat.

“Aku sarankan kamu memberikan sedikit efek jera pada orang itu agar dia berpikir dua kali untuk memfitnahmu seperti ini.”

“Biarkan dia mengerti bahwa kamu tidak bisa disentuh lagi. Ini akan memberinya sedikit ilusi untuk menahan tindakannya di kemudian hari,” lanjut pengacara itu memberi saran

Evelyn hanya diam. Dalam pikirannya dia menyetujui saran itu. Apalagi Sira yang sudah pasti tidak akan dengan mudah melepaskannya begitu saja.

“Kamu sepertinya kenal dengan orang itu?”

Evelyn tetap diam tapi menjawab dalam hati, “Aku mengenalnya lebih dari apapun.”

Tentu saja Evelyn mengenal Sira. Sebab setiap masalah yang menimpanya, pasti Sira akan tersenyum puas sambil berdiri di belakang orang-orang yang menegurnya dari segala sisi

Melihat keterdiaman Evelyn, pengacara menggapnya setuju. Lalu memberi saran kembali, “Ini lebih mudah jika kamu mengenalnya.”

“Ini juga demi ketenanganmu sendiri. JIka tidak ada efek jera, dia pasti berbuat yang lebih dari ini.”

Evelyn mendengarkan tapi memilih memandangi berita tuntutan yang diposting oleh akun pengacaranya. Banyak netizen terkejut saat mengetahui Evelyn berani menggandeng hukum.

Respon yang keras mengingatkan Evelyn pada citra murni yang dibangun oleh Sira. Dia pasti akan panik jika ada skandal yang mencoreng nama baiknya.

Pikiran itu memberi ingatan sekaligus ide untuk Evelyn. Jika tidak salah ingat, Sira memasuki dunia entertainment untuk bisa dekat dengan Kevin di YM Entertainment tempatnya bekerja.

Pikiran jahat Evelyn menyeruak ke permukaan. Skandal bisa membuat citra positif Sira sedikit tergores.Tidak ada salahnya untuk mencoba. Lagipula dia sedikit dendam akan pertunangan yang putus sebelumnya.

“Kalau begitu aku punya rencana.”

“Nah, ini lebih baik,” sahut si pengacara dengan senyuman

Atas respon masyarakat yang luas soal kecurangan dan tuntutan hukum Evelyn, Ernest yang tengah bermain ponsel dikala bosan itu pun mengetahuinya.

Wajahnya tanpa ekspresi saat melihat berita itu. Namun, Jack sebagai asisten pribadi sekaligus sekretarisnya menangkap ketidaksenangan sang majikan.

“Apakah perjalanan karir wanita ini buruk?” Tanya Ernest dengan tenang.

Jack mengintip sedikit untuk memastikan siapa yang dimaksud, lalu menjawab, “Sudah dipastikan dia bersih. Hanya saja ada rumor kecil yang mengatakan dia seorang pengguna.”

Ernest memiringkan kepalanya sedikit saat berpikir. Dari saat mereka bertemu karena insiden kopi waktu itu, Ernest tidak menemukan kejanggalan apapun pada Evelyn.

Jack memperhatikan suasana hati Ernest lalu memberi info kecil, “Sebelumnya telah ditelusuri bahwa dia adalah putri kandung Jason Rowan.”

Saat insiden kopi itu terjadi, Jack memutuskan mencari latar belakang Evelyn. Dia menyimpan informasi itu karena Evelyn bersinggungan dengan Ernest. Sudah dipastikan bahwa Ernest akan mengingatnya juga.

Ernest mendengarkan laporan itu kemudian mengingat keluarga Rowan. Jika tidak salah, Jason memiliki dua putri yang selalu dibandingkan oleh keluarga kalangan atas. Evelyn adalah anak yang kandung yang tidak terlihat di mata para publik.

“Beritahu manager restoran itu untuk turun tangan. Jika masalah ini tidak ditangani dengan benar, restoran Vilma akan terkena dampaknya.”

“Dimengerti.”

“Satu lagi,” Ernest menghentikan langkah Jack yang hendak keluar ruangan. “Peringatkan dia untuk memperbaiki namanya bagaimana pun caranya. Dan ingatkan masalah kemarin saat dia menabrakku.”

Jack mengangguk tanda mengerti. Dia memberi instruksi pada manager untuk menagih utang pada Evelyn dan mengingatkannya untuk berhati-hati dengan tindakannya sekaligus harus bisa memperbaiki namanya.

Ketika itu sampai pada Evelyn, dia merasa sangat malu. Dia tidak menyangka orang yang dia tabrak saat itu adalah CEO dari The Rans Group yang terkenal. Ini membuatnya semakin tidak nyaman karena membuat masalah hingga mendapat peringatannya.

“Jika saja Sira tidak melakukan ini padaku, aku tidak akan bersinggungan dengan orang ini lagi,” kata Evelyn penuh penyesalan.

Ketika Evelyn mencari tahu identitasnya setelah ditegur sedemikian rupa, Evelyn menjadi panik.

Meski dia menjauhi lingkungan keluarga kelas atas karena fokus pada karir dan sifatnya yang tidak peduli, Evelyn tahu sifat Ernest dari rumor terkenal yang beredar tentangnya.

“Ini membuatku kesal,” kata Evelyn seraya menghela napas lelah. “Tapi setidaknya cukup untuk saat ini.”

Evelyn tersenyum melihat berita lain Sira, viral karena campur tangannya.

Di apartemen Sira.

Seorang asisten masuk tanpa mengetuk pintu. Dia dengan panik berteriak, “Nona, berita pertunanganmu menyebar. Tapi itu diikuti dengan skandal perselingkuhan!”

“Restoran Vilma juga bereaksi dan mendukung Evelyn!”

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   99. Apakah Kamu Bertemu Pria Tampan?

    Raut wajah Evelyn berubah seketika dengan suasana suram ruangan yang mengikuti suasana hatinya. Ernest tahu dia mengungkit masalah yang sulit untuk diterima Evelyn. Namun, jika tidak dibahas kelanjutannya, hal ini akan menjadi luka yang tidak akan pernah Evelyn bisa sembuhkan. Hanya saja Ernest tidak tega untuk membuat Evelyn ditekan sedemikian rupa. Jadi, meskipun Ernest berniat untuk membantu evling menyelesaikan masalah sepenuhnya Ernest pada akhirnya tidak membiarkan Evelyn berpikir keras saat ini.“Jika kamu belum siap, kamu tidak perlu memikirkannya untuk saat ini,” kata Ernest mengalah agar tidak membebani pikiran Evelyn. Yang tidak Ernest sangka, Evelyn justru sudah memikirkannya jauh-jauh hari. Saat pertanyaan Ernest itu ditujukan padanya, Evelyn hanya merasakan sakit di hatinya sehingga dia diam dan tidak langsung membalas. Namun, dia sudah merencanakan apa yang harus dia lakukan ke depannya.“Tidak apa-apa,” balas Evelyn merasa tidak nyaman karena Ernest terkesan canggun

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   98. Seperti Anak Kecil

    Ernest sebenarnya merasa malu ditegur sedemikian rupa oleh Evelyn. Namun, sebagai pria, dia masih berusaha mempertahankan rasa gengsinya agar tidak terlalu merasa malu. Jadi, dengan tekad yang kuat, Ernest balas menatap Evelyn tanpa mengalihkan pandangan sama sekali.“Apakah aku perlu memakannya?”Efrin berkedip, tidak berharap bahwa Ernest akan bertanya seperti itu. Itu lebih seperti seorang anak kecil yang menantang orang tuanya tentang makanan yang belum dia makan. “Apakah kamu anak kecil?” tanya Evelyn balik sambil menghela napas. Untuk saat ini, entah kenapa Evelyn melupakan statusnya sebagai karyawan biasa. Rasanya dia ingin ikut mengomel seperti yang dilakukan Alex sebelumnya.“Kamu bukan anak kecil lagi,” kata Evelyn mengingatkan. “Apakah hal itu perlu diberitahu hanya agar kamu mau memakannya?”Baru pada saat itulah Ernest kalah dan menundukkan pandangannya. Dia menghela napas seolah lelah dengan drama pagi hari yang dia buat sendiri.Apalagi Evelyn berdiri di depannya men

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   97. Bertingkah Aneh

    Ketika mata Ernest bertemu pandang dengan Evelyn, dia secara refleks menghindar dan mencoba menutupi kegugupannya dengan batuk palsu. Baru saat itulah Ernest merasakan bahwa tenggorokannya sudah kering sejak tadi. Memang, Ernest merasa bahwa hari ini berbicara banyak dengan Alex tentang Evelyn membuat tenggorokannya kering sejak tadi. "Maaf, apakah aku mengganggu?" tanya Evelyn setelah merasa canggung karena menginterupsi perbincangan mereka. "Oh, tentu tidak," sahut Alex dengan cepat. "Justru kami menunggumu sejak tadi. Ayo, masuk kemari!" Evelyn tersenyum canggung saat memasuki kantor Ernest. Dia pikir hanya ada Alex dan Ernest saja, tapi ternyata dokter yang lain juga ada di sini. Bahkan Jack yang biasanya berada di luar kantor pun kini berdiri tak jauh dari mereka. dokter Zia yang sudah banyak menghadapi orang lain tahu bahwa Evelyn merasa tidak nyaman dengan kehadiran mereka yang ramai. Jadi, dokter Zia tersenyum menenangkan sambil melambaikan tangan untuk menyuruh evil

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   96. Apakah Aku Bisa Kembali Saja?

    "Apa yang kau lakukan?!" teriak Ernest seraya bangkit dari duduknya dan mencoba untuk meraih ponsel di tangan Alex. Alex yang sudah siap dari awal itu menghindar dengan cepat dan tanpa diduga, Robby menghalangi Ernest untuk mencapai Alex. Ernest mengurutkan kening dengan kesal, "berikan ponsel itu padaku!" "Diamlah!" ketus Alex dengan ponsel yang masih menempel di telinganya. "Aku sedang bicara dengan Evelyn. Kamu duduk diam saja di sana." di sisi lain Evelyn juga kebingungan dengan panggilan Ernest yang tiba-tiba titik namun, dia untuk menjadi lebih bingung lagi ketika suara gaduh dan juga suara Ernest yang marah terdengar jauh dari panggilan. Evelyn bahkan melihat kembali ke layar ponselnya untuk memastikan siapa yang memanggilnya. Ketika Evelyn mendengar suara pria lain yang menyuruh Ernest diam, entah kenapa dia merasakan krisis yang tidak diketahui. Namun, Evelin tidak mau ambil pusing. Toh, seseorang yang berani mengambil ponsel Ernest pastilah orang terdekatnya.

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   95. Bereaksi Terlalu Keras

    Semua orang akhirnya tersadar dengan apa yang dikatakan oleh Alex. Meski mereka sedikit terkejut karena Alex bisa melihat kotak makan siang yang sedikit jauh dari Ernest, mereka pada akhirnya saling menatap dan kini masing-masing mendelik ke arah Ernest. "Kamu tidak mau makan sarapanmu hari ini? tanya dokter Ziya sambil mengintip ke arah tempat makan yang kini digeser oleh Ernest. Ernest berdalih tanpa menatap mereka, "Aku belum merasa lapar. " "Oh, jadi kamu berencana menumpuk penyakit lagi?" sergah Alex dengan sengit. "Sebelum kamu makan dengar benar pun, jawabanmu pasti akan selalu seperti itu." Tidak ada yang menghentikan Alex ketika dia mengomel dan menegur ernes dengan sedikit kasar. Baik dia maupun Robby sudah lama mengurus Ernest. Beberapa waktu ini setelah kedatangan Evelyn, mereka bisa bernafas sejenak karena Ernest mau berubah. Setidaknya mereka tidak pusing lagi memikirkan kesehatan dan juga obat atau vitamin yang harus Ernest konsumsi. Alex dan Ernest merupak

  • Dibuang Keluarga, Diperistri CEO Berkuasa   94. Selalu Memikirkannya

    "lalu ... siapa yang akan menemanimu ke pesta nanti?" Evelyn terdiam tanpa bisa memikirkan jawaban secara cepat dan tegas. Untuk sesaat, Evelyn merasa bibirnya terkunci rapat. Bukan karena merasa malu, tetapi karena harga dirinya mencegahnya untuk mengatakannya. "Intinya aku sudah punya pasangan. Kalaupun dia tidak bisa, aku akan meminta Mia sebagai temanku di acara pernikahan nanti." Gerald mengangguk-nganggukkan kepalanya tanda mengerti, meski dia agak kecewa karena Evelyn justru memilih teman wanitanya daripada dirinya. Evelyn tetap saja memilih untuk mengajaknya jika ada undangan pernikahan orang lain. Gerald akhirnya mengesampingkan pembicaraan tentang acara pernikahan yang akan mereka datang nantinya, Dia juga sadar diri bahwa Evelyn masih memiliki hubungan buruk dengan Sira. "Kalau begitu kita bisa langsung membicarakan tentang perkembangan cafe ini saja," kata Gerald kembali memusatkan pembicaraan mereka pada topik utama hari ini. Ekspresi Evelyn berubah menjadi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status