Share

Perasaan Bersalah

Penulis: Sity Mariah
last update Tanggal publikasi: 2026-07-13 19:01:39

Sore hari, aku pulang dari kantor seperti biasa. Namun ternyata, suamiku yang belum ada di rumah.

Baru saja aku menutup pintu utama, perutku terasa keroncongan. Dan aku lupa, entah kapan aku benar-benar makan nasi yang membuat perut kenyang.

Setelah menyimpan tas di sofa ruang televisi. Aku bergegas menuju dapur. Di atas meja makan, ada sayur dan lauk pauknya, tapi makanan itu sama sekali tidak membuatku bernafsu.

Hingga sudut mata menangkap mie instan yang tersimpa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Haruki Matsuda
mending jujur deh...toh pak mayor jg tau konsekwensinya kerjaan diproyek...jd bisa cari solusi sama,2..
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
lyra...kamu mau suamimu marah dan merasa tersinggung.jika dia tahu kamu hamil dadi orang lain.. ????
goodnovel comment avatar
Yoshi Dwi Ramadani
nekat sih si Lyra gak ngasi tau suami. amit2 semoga aman ya Lyra. Krn pak mayor pasti kecewa banget kalo ada apa2 sama kamu n calon debay
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Atas Nama Cinta

    "Brengsek!" umpatku seraya menarik kerah lehernya kembali. Mengangkat tubuh Arland yang terasa ringan tanpa perlawanan. Lalu melayangkan lagi empat bogem mentah di wajahnya. Hingga jejak lebam tercetak jelas pada pipinya itu. Aku sadar aku sudah gegabah, tapi demi apapun kesabaranku sudah benar-benar habis. Aku tidak peduli apa yang terjadi setelah ini, setidaknya tanganku bisa memberinya pelajaran walau tak seberapa."Ayo, pukul lagi," ucapnya meledek tapi tatapan matanya masih saja menantang. "Pukul sampai kamu puas. Dan besok, kamu tahu apa yang akan terjadi."Aku mendecih. "Saya gak peduli. Pukulan saja gak cukup, orang seperti kamu pantasnya mati!"Setelah aku berkata demikian, barulah si brengsek itu bangkit. Wajahnya babak belur, tapi sorot matanya menunjukkan ia tidak pernah kalah.Ia menyeka sudut bibirnya dengan punggung tangan. "Kamu hanya seorang perwira. Bukan malaikat maut. Dan aku gak akan menyerahkan nyawaku sama kamu!"Aku menatapnya dengan kemarahan yang membakar se

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Tahu Akibatnya!

    Bau asap tembakau bercampur nikotin seketika menerpa indera penciuman saat aku menepikan motor di halaman rusun tiga lantai. Pohon mangga tumbuh besar tinggi menjulang di samping bangunannya membuat tempat itu dikenal dengan sebutan rusun Mangga.Aku masih di atas motor. Menyapu pandangan pada setiap teras pintu di lantai bawah.Sampai aku menemukan sosok yang kucari berada di teras bangunan paling ujung.Itu Arland, berkumpul dengan tiga orang lelaki yang sedang merokok dan bermain karambol.Mereka tertawa terbahak-bahak di sana. Tapi tawa itu seperti bensin yang membakar hebat hati ini.Aku segera turun dari motor lalu melangkah cepat menuju teras rusun."Arland!" Aku berteriak hingga semua lelaki yang berada di teras itu menoleh.Tanganku bergerak lebih cepat dibanding otak, hingga aku menarik kerah kemeja Arland membuat lelaki itu bangkit.Bugh!Bugh!Bugh!Aku menghantam wajahnya dengan bogem mentah di pipinya. Namun rasanya tidak cukup, aku menendang perutnya dengan lutut dan me

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Bajingan!

    "Arland mengikat tanganmu?" tanyaku seraya merundukkan tubuh hingga wajah kami sejajar.Lyra mengangguk lemah. Respon kecil yang sangat berarti bagi."Mulutku ... disumpal," sambungnya membuat tubuhku menegang.Aku diam. Menatap wajah serta matanya yang memancarkan ketakutan sekaligus amarah tertahan.Lyra menunduk, kembali sesenggukan.Aku sabar menunggu meski tanganku mengepal kesal.Lyra masih sesenggukan sambil memeluk lututnya. Dan aku berharap ia akan kembali bicara, bukan mengamuk."Pahaku disuntik," sambung Lyra lagi.Dadaku seperti ditikam belati.Dari tiga keterangan yang Lyra sampaikan, aku tidak dapat lagi berpikir tenang. Napasku terasa memburu meski aku berusaha mengaturnya dengan baik. Hatiku bergemuruh hebat."Tubuhku ...." Lyra berkata lagi meski setelahnya ada jeda cukup panjang.Aku menelan ludah. "Apa ...?" tanyaku dengan suara pelan walau sebenarnya darahku mendidih sampai ke ubun-ubun.Lyra memeluk tubuhnya makin erat. "Di ujung tempat tidur.""Tubuhku ... telung

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Dia ....

    Aku tidak langsung pulang setelah Bu Neva berpamitan dan meninggalkanku sendiri di kursi tunggu rumah sakit.Rasanya hatiku masih belum terima. Seperti ada sesuatu yang mengganjal dan menyesakkan di balik dada ini.Kuhembus napas panjang sambil menatap pintu ruang rawat yang sudah tertutup rapat. Kemudian menyandarkan punggung pada sandaran kursi.Mataku refleks memejam.Dan tanpa diminta, wajah Arland tiba-tiba saja hadir.Otakku juga berpikir hal terburuk yang mungkin ia lakukan pada istriku.Tanganku mengepal tanpa sadar. Hatiku kian bergejolak."Kalau semua dugaan ini benar ... saya tidak akan melepaskan kamu bajingan!" gumamku masih dalam posisi yang sama.Entah sudah berapa lama aku mengisi kursi tunggu. Setiap harinya, aku selalu langsung ke rumah sakit tanpa berganti pakaian dinas lebih dulu.Sekarang harusnya aku bisa pulang, membersihkan diri dan beristirahat sejenak di rumah lalu kembali ke rumah sakit dengan membawa buku kesukaan Lyra seperti saran Bu Neva.Namun aku tidak

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Mendengar Tanpa Harus Menjawab

    Hari demi hari berlalu dan Lyra masih menjalani perawatan di rumah sakit tanpa perubahan berarti. Aku yang masih aktif di militer tidak bisa menjaga dan memantaunya, sehingga hanya mengandalkan penjagaan dari suster jaga di sana. Serta Bu Neva yang masih terus mendampingi.Sudah satu Minggu Lyra dirawat. Dan selama itu juga, keadaannya masih sama. Lyra tidak mau bicara. Lyra takut dengan sentuhan sekecil apapun. Ia juga masih sering menangis.Rasanya aku benar-benar putus asa karena Lyra masih saja seperti itu.Bu Neva akan datang setiap sore seperti permintaanku sehingga aku bisa ikut tahu perkembangan kondisi Lyra.Seperti sore ini, aku mengintip dari celah pintu.Lyra duduk di ujung ranjang besi dengan pandangan kosong. Lingkar matanya pun tampak menghitam. Bu Neva dengan sabar selalu mengajaknya bicara dengan pelan."Kalau Mba Lyra sudah merasa percaya dengan Ibu, Mba Lyra bisa cerita apa saja, ya," ucap Bu Neva yang duduk di ujung ranjang. Berhadapan dengan Lyra."A ... Arland ..

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   Tak Sekedar Patah

    Aku hanya bisa menyetujui saat Dokter Wirawan menyarankan hal demikian.Tak berselang lama, rekan psikiater yang dihubunginya pun datang. Seorang perempuan paruh baya yang begitu ramah pada pertemuan pertama ini.Aku diminta meninggalkan ruangan hingga hanya psikiatri dan Lyra yang mengisi ruang rawat."Tenang, Mayor. Istrimu pasti sembuh," ucap Dokter Wirawan saat aku baru saja menyandarkan punggung pada dinding di luar ruangan.Aku hanya mengangguk lemah. Dokter Wirawan lantas pergi menyusuri, langkahnya terdengar saat lorong rumah sakit. Meninggalkanku sendiri dengan rasa gelisah yang membelit.Desahan napasku yang berat terasa begitu jelas di antara udara kosong di sekitar.Aku menoleh pada daun pintu yang sudah tertutup. Berharap di dalam sana Lyra bisa tenang dan masalah ini menemukan titik terang.Aku masih menyandarkan kepala. Memejamkan mata bersama hati yang terus berharap. Hingga rasanya terlalu sulit menahan

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   4. Pantang Melanggar Janji

    Pagi hari sekali, aku keluar dari dari gedung rumah sakit dan segera masuk ke dalam mobil. Mayor Ravyan diperbolehkan pulang dua jam lagi, sedangkan Kak Elina sudah pulang lebih dulu. Sebelum matahari terbit, ponselku tidak berhenti berbunyi dan memunculkan nama Mas Arland di layarnya. Namun, tida

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   3. Misi Rahasia

    Aku masih menatap laki-laki di atas ranjang itu dengan perasaan campur aduk. Namun lelaki yang mengaku sebagai seorang mayor itu justru terlihat tenang meski perban melingkar di kepalanya dan pelipisnya masih kemerahan akibat benturan tadi. Sedangkan aku? Belum selesai mencerna pengkhianatan Mas

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   2. Tawaran

    Aku terpaku cukup lama di dalam mobil. Sampai beberapa menit terlewati dan korban yang kutabrak tak menunjukkan gerakan. “Ya Tuhan ... satu masalahku belum selesai, kenapa harus ditambah masalah baru?” gumamku panik. Akhirnya aku turun dari mobil dan mendekati seseorang yang masih terkapar di ata

  • Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor   1. Mas, sakit!

    DIKHIANATI MAS DOKTER, DINIKAHI PAK MAYOR ******* “Aghh, pelan-pelan, Mas. Sakit!” “Sakit ... atau enak?” Senyumku seketika lenyap setelah berdiri tepat di depan pintu ruangan praktik Mas Arland, seorang dokter pintar yang merupakan calon suamiku. Tanganku yang seharusnya mendorong gagang

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status