Short
Dikhianati di Pelaminan, Kunikahi Musuhnya

Dikhianati di Pelaminan, Kunikahi Musuhnya

Oleh:  Liora ZTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
11Bab
0Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Di pabrik perhiasan pribadi milik Keluarga Gamar, cincin pernikahan yang aku tunggu selama enam bulan, sekarang melingkar di jari wanita lain. Di jari Greta Gantari. Seorang supermodel internasional, wanita yang jadi selingkuhan tunanganku, Ketua Mafia dari Keluarga Gamar. Direktur pabrik perhiasan berdiri di samping, keringat dingin basahi punggungnya saat dia melirik Marcel Gamar yang duduk santai di sofa. Marcel bangkit. Dia raih tangan Greta, angkat tangan itu ke arah cahaya untuk kagumi cincin itu. Nada suaranya dingin, nggak kasih ruang untuk dibantah. "Dia akan tampil di acara peragaan busana di Penida minggu depan. Dia butuh cincin ini untuk curi perhatian dunia kalangan elite. Brankas keluarga penuh dengan perhiasan. Pilih yang lain saja, nggak usah lebay." Di bawah cahaya lampu yang menyilaukan, Greta menatap bayangannya di cermin, senyumnya angkuh penuh kemenangan. Aku lalu menatap diriku sendiri. Sweater kasmir dan celana jeans. Aku nggak cocok ada di sini. Pernikahan yang telah direncanakan selama setahun itu ... tiba-tiba rasanya seperti lelucon. Aku nggak marah. Aku cuma batalkan gaun pengantin pesananku sekaligus. "Marcel. Perhiasan lain juga nggak masalah. Tapi, aku nggak jadi nikah."

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Udara seakan membeku. Marcel Gamar berbalik perlahan, matanya menyipit tipis di balik kacamata berbingkai emas, menatapku dengan dingin, nggak ada emosi sedikit pun.

"Kamu bilang apa?" Suaranya berat, menekan, seolah penuhi seluruh ruangan.

Lampu kristal di atas kepala rasanya begitu menyilaukan. Aku menatap wajah yang dulu pernah buat aku terpikat, perutku langsung merasa mual.

"Aku bilang pernikahan ini batal." Suaraku datar, nggak ada getaran sedikit pun.

"Pfft!"

Greta Gantari terkikik, suaranya manis seperti madu, namun beracun.

"Olivia, nggak usah sepicik itu," bisiknya manja sambil sandarkan tubuhnya ke Marcel dan sengaja memutar cincin berlian besar di jarinya.

"Marcel cuma kasihan karena aku nggak punya perhiasan yang cukup mengesankan untuk dipamerkan waktu makan malam sebelum acara. Cincin ini justru akan tunjukkan nilai terbaiknya kalau aku yang pakai. Kamu kan biasanya begitu bijak, kenapa kok sekarang bersikap nggak masuk akal di saat sepenting ini?"

Greta panggil “Marcel.” Begitu alami. Begitu akrab.

Selama lima tahun, nggak pernah sekalipun aku dengar ada wanita lain yang panggil dia seperti itu.

"Lepaskan cincin itu," kataku dingin.

Greta pura-pura ketakutan, tarik ujung pakaian Marcel.

"Marcel, aku takut .…"

Marcel tarik Greta ke belakang, lindungi dia. Alisnya berkerut.

"Cukup, Olivia!"

Marcel kibaskan tangan dengan jengkel. "Kamu nggak usah cari masalah."

Marcel jalan dekati aku. Setiap langkahnya terasa seperti ancaman.

"Greta akan tampil di acara peragaan busana di Penida. Relasi itu sangat penting untuk masa depan keluarga. Aku kasih dia cincin itu demi masa depan rumah tangga kita."

Marcel berhenti tepat di depanku, menatapku dari atas.

"Dan kamu? Pemilik galeri seni? Siapa yang mau kamu buat kagum dengan benda seperti itu? Teman-teman senimanmu yang miskin?"

Setiap katanya seperti pisau yang menusuk jantungku.

Lima tahun.

Lima tahun aku sembunyikan jati diriku, bantu dia dari balik bayangan, tapi semua itu nggak berarti apa-apa buat dia.

"Marcel, ini cincin pernikahan yang sudah aku tunggu selama enam bulan. Kamu kasih gitu saja? Emang kamu sudah minta pendapatku?"

Aku tahan napas, kepalkan tangan erat.

Marcel tertawa dingin.

"Pendapatmu?"

Marcel mendekat, napasnya terasa begitu dekat.

"Cincin 80 miliar itu? Aku yang bayar. Apartemen di tepi danau tempat kamu tinggal, Maserati yang kamu kendarai, dan biaya sewa galeri kecilmu yang menyedihkan itu, semuanya dari aku. Dan sekarang kamu bicara soal pendapat?"

Marcel ulurkan jarinya dan tusuk bahuku dengan keras.

"Olivia, sebaiknya kamu belajar bersyukur dan nggak usah atur-atur aku."

Aku menatap pria angkuh di depanku dan tiba-tiba dia terasa begitu asing.

Ini pria yang aku cintai selama lima tahun? Dia nggak merasa ada yang salah dengan kasih cincin pernikahanku ke wanita lain. Di matanya, aku cuma salah satu benda indah yang dia miliki. Aku sudah muak bicara. Aku pun berbalik pergi.

"Olivia, nggak usah keterlaluan!"

Marcel cengkeram pergelangan tanganku. Begitu kuat sampai aku hampir teriak kesakitan.

"Sekarang kamu pergi ke brankas, pilih perhiasan lain, dan upacara pernikahan tetap akan berjalan sesuai rencana." Suaranya rendah, berbahaya, berbisik di telingaku.

"Selama kamu bersikap baik, aku akan belikan kamu seluruh toko perhiasan di Tarayana sebagai gantinya. Tapi kalau kamu berani melangkah keluar dari pintu itu .…"

Marcel berhenti sejenak. Suaranya jadi lebih dingin.

"Aku pastikan nggak ada seorang pun di kota ini akan jual apa pun ke kamu. Kamu akan sadar, nggak ada aku, kamu nggak akan punya tempat untuk berteduh."

Tahan rasa sakit yang menusuk di pergelangan tanganku, aku angkat kepala dan menatap lurus ke matanya.

Lima tahun pengabdian untuk ini?

"Marcel, kamu buat aku muak."

Aku tarik lenganku dari genggamannya. Aku pun jalan menuju pintu, nggak noleh lagi.

"Olivia, aku peringatkan kamu! Jangan berani-berani nantang aku!"

Aku nggak berhenti. Aku tegakkan bahu, dorong pintu pabrik perhiasan itu, dan melangkah keluar. Di belakangku, terdengar tawa Marcel yang dingin, angkuh, dan menusuk.
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
11 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status