Partager

Bab 79 Hadiah

Auteur: R.yan
last update Date de publication: 2026-05-24 12:00:47

Bab 79 Hadiah

Sang Raja menyendok bubur hangat itu ke dalam mulutnya. Begitu cairan kaldu itu menyentuh lidah, mata sang penguasa tertinggi benua itu seketika membelalak sempurna.

​[System Notification: Royal Customer Status Active!]

[Item Consumed: Dragon Porridge (Sultan Edition)]

[Effect: Extreme Blood Pressure Stabilization & Divine Stamina Recovery +100%]

​‘M-Masakan apa ini?!’ batin Sang Raja berteriak syok. Setiap suapan seolah mengalirkan energi naga primitif m
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 159: Hutan Kematian

    Bab 159: Hutan Kematian Pagi yang cerah menyelimuti Momo Cafe. Di halaman depan, Jack sudah mengenakan ransel anyam di punggungnya. Siap membawa hasil panen. Marco berdiri di sampingnya sambil memanggul kapak raksasa. Sementara itu... Seekor naga hitam mungil bertengger santai di atas kepala Marco. "Hmm..." "Enak juga di sini." Marco hanya tersenyum pasrah. "Turun!" "Tidak mau." "Aku malas terbang." Jack tertawa kecil melihat mereka. Saat itu... Raka keluar dari dalam Momo Cafe sambil membawa sebuah kantong kecil berisi bekal. "Ini." Jack menerimanya. "Terima kasih, Kak Raka." Raka kemudian menatap Lullaby yang berdiri di dekat pintu. "Mereka akan baik-baik saja, kan?" Lullaby mengaktifkan skill Foresight lalu tersenyum lembut. "Tenang saja, Tuan."Raka merasa lega."Syukurlah" "Terakhir kali kita ke Hutan Kematian..." "...kita harus menghadapi Ratu Arachne Rank

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 158: Persiapan Pesta

    Bab 158: Persiapan Pesta ​Pagi itu... ​Pintu kamar bayi di Kediaman Goldglave perlahan terbuka. Kael muncul di ambang pintu dengan senyum lebar. ​"Dede Ian!" ​"Nox!" ​"Ayo kita ke Momo Cafe!" ​Valerian yang sedang duduk di atas ranjang kecilnya langsung mengernyit kesal. ​"Hmph! Siapa yang kau sebut Dede, bocah ksatria?!" ​Kael hanya terkekeh santai. "Iya, iya... Dede Ian." ​"Kurasa pendengaranmu mulai bermasalah." ​"Kurang ajar..." ​Belum sempat Valerian membalas, seekor naga hitam kecil di sampingnya menggeliat malas. ​"Huaaah..." Nox membuka sebelah matanya pelan. "Waktunya makan, ya?" ​Ia mengepakkan sayap kecilnya dengan malas. "Akhirnya... aku bosan tidur terus." ​Rose yang baru saja datang membawa keranjang cucian tersenyum melihat tingkah mereka. ​"Kael." ​"Iya, Bu?" ​"Kok akhir-akhir ini kamu lebih sering makan di Momo Cafe?" ​Kael menggaruk pipinya yang tidak gatal. ​Dalam hati ia meringis, 'Maaf, Bu... Masakan Ibu memang enak, tapi masa

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 157: Dede Ian

    Bab 157: Dede Ian ​Sinar matahari pagi menembus tirai tipis kamar bayi di Kediaman Goldglave. Cahaya hangat itu perlahan menyinari ranjang kecil berwarna putih yang dihiasi boneka-boneka lucu. ​Di atas ranjang itu, seorang pria berambut perak perlahan membuka mata birunya. ​"..." ​Valerian Isabella menghela napas panjang. Ia menatap langit-langit kamar beberapa saat sebelum akhirnya bergumam lirih. ​"...Aku Duke." ​"...Aku Archmage." ​"...Salah satu penyihir terkuat di Kerajaan Aethelgard." ​Tatapannya perlahan bergeser memandangi sekeliling kamar. Dindingnya dipenuhi lukisan hewan-hewan lucu. Di sudut ruangan terdapat rak penuh mainan kayu. Sebuah kuda goyang bahkan berdiri dengan anggun di dekat jendela. ​Valerian menutup kedua matanya rapat-rapat. ​"...Dan sekarang..." ​"...aku tidur di kamar bayi Kediaman Goldglave." ​Ia kembali menghela napas panjang, menatap nasibnya yang malang. "Benar-benar keterlaluan..." ​Belum sempat ia bangkit, sesuatu yang hangat

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 156: Lisensi

    Bab 156: Lisensi​Keesokan paginya, Momo Cafe kembali dipenuhi pelanggan.​Aroma kue yang baru keluar dari oven, kopi hangat, dan Banana Cookies yang baru matang memenuhi seluruh ruangan.​Di dapur, Anna tersenyum puas melihat hasil panggangan terbarunya.​"Bos! Baking Lv.1 benar-benar hebat!"​Ia mengangkat loyang berisi Banana Cookies berwarna keemasan sempurna.​"Warnanya lebih rata... aromanya juga jauh lebih harum!"​Raka melirik sekilas dari mejanya.​"...Bagus."​Pujian singkat itu saja sudah cukup membuat Anna tersenyum lebar dan makin bersemangat.​Ting!​Bel pintu di depan berbunyi. Seisi cafe langsung menoleh.​Seorang wanita berambut merah panjang memasuki Momo Cafe dengan langkah anggun. Di belakangnya, Mira berjalan menyamai langkahnya bersama dua pegawai Serikat Dagang yang membawa gulungan dokumen besar.​Beberapa pelanggan di sudut ruangan langsung berbisik-bisik.​"Bukankah itu Ketua Serikat Dagang...?""Dia datang lagi?"​Veronica berhenti tepat di depan meja kasir.

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 155: Pengiriman

    Bab 155: Pengiriman​Tiga hari kemudian...​Aroma mentega yang gurih memenuhi seluruh dapur Momo Cafe.​Anna meletakkan toples terakhir di atas meja kayu.​Tok.​"Seratus."​Ia menghela napas panjang, mengusap peluh di dahinya.​"...Selesai."​Saat itu juga—​DING!​【Cook System】Quest Selesai: Pesanan Besar PertamaKemajuan: 100 / 100 Toples​Reward:【Baking Lv.1】​Skill Baru Diperoleh: Baking Lv.1Kemampuan memanggang meningkat. Kualitas dan konsistensi hasil panggangan meningkat.​Anna membeku.​"..."​"...Berhasil." Matanya langsung berbinar cerah. "Aku berhasil!"​"Ciii!" Chiki mengepakkan sayap kecilnya gembira. "Ciii! Ciii!"​Anna langsung memeluk burung kecil itu erat-erat. "Aku berhasil, Chiki! Ini skill memasak pertamaku!"​Saat itu...​DING!​【Duplicate Dish】Banana CookiesProficiency: 96% \rightarrow 97%​Anna kembali tersenyum lega. "Naik lagi. Sedikit lagi... akan sempurna."​"Ayo Chiki, kita coba skill baru ini!"​"Chi... Chi!"​Pintu dapur terbuka. Raka melangkah masu

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 154 Uang Muka

    Bab 154: Uang MukaPintu Momo Cafe kembali tertutup.Veronica beserta dayangnya akhirnya meninggalkan cafe.Suasana yang sempat hening perlahan kembali ramai."Kring..."Bel pintu kembali berbunyi.Seorang pelanggan baru masuk."Aku mau Banana Smoothies!""Strawberry Cake dua!""Cookies Pisang lima!"Viper langsung membelah dirinya menjadi empat klon."Klon pertama.""Mengantar pesanan.""Klon kedua.""Membersihkan meja.""Klon ketiga.""Melayani pelanggan.""Klon keempat.""Membantu dapur.""Baik."Keempat klon itu bergerak ke arah berbeda.Whoosh!Whoosh!Whoosh!Whoosh!Di meja kasir...Jari Mantis bergerak cepat."Cookies Pisang lima.""Strawberry Cake dua.""Lemonade satu.""Total delapan puluh lima koin emas.""Terima kasih."Tak jauh darinya...Crow keluar masuk bayangan.Whoosh!Pesanan tiba.Whoosh!Piring kotor menghilang.Whoosh!Banana Smoothies sampai ke meja pelanggan.Di dekat pintu...Lullaby tetap menyambut setiap tamu dengan senyum lembut."Selamat datang.""Silakan

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 78 Harga Sultan

    ​Bab 78: Harga Sultan ​Di tengah himpitan tekanan aura emas [Royal Dragon Pressure] yang membuat paving blok pelataran arena retak halus, Raka Nightfall tetap berdiri tegak. Dengan celemek beruang kesayangannya yang berkibar pelan, ia justru melipat kedua lengannya dengan santai, memancarkan

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 64 Resonansi Sang Naga

    Bab 64: Resonansi Sang Naga "Di sudut kiri, Cahaya Aethelgard, BIMA IRONHEART! Dan di sudut kanan, Matahari Solaris, PRINCE LEONIDAS!" suara penyiar menggelegar ke seluruh penjuru stadion. Sorak-sorai penonton kembali pecah, Jika pada pertandingan Elena melawan Seraphina tribun dikuas

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 61: Tenang Sebelum Badai

    Bab 61: Tenang Sebelum Badai Ribuan penonton telah dievakuasi dengan pengawasan ketat, meninggalkan kursi-kursi kosong yang tampak membisu menyaksikan kawah kehancuran di pusat arena. Di tengah kawah itu, Duke Valerian Isabella berdiri dengan jubah Archmage-nya yang berkibar pelan. Wa

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 55 Penyamaran

    Bab 55: Penyamaran Fajar baru saja menyingsing di ufuk timur Akademi Aethelgard. Hari kedua babak penyisihan Turnamen Akbar seharusnya dimulai beberapa jam lagi, namun area di luar gerbang Colosseum utama sudah dipenuhi oleh lautan manusia. Bukan untuk pemanasan atau menyusun strategi,

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status