๋ก๊ทธ์ธโBaby, itu daddy,โ ucap Embun dengan senyuman manis. Karena kepalang tanggung untuk memindahkan Embun ke kamar persalinan, akhirnya dokter memutuskan untuk membawa beberapa alat ke sana. Terlebih persalinan itu tidak ada kendala, ibu dan bayinya sehat. Rain mendekat dengan mata yang berkaca-kaca,
โOnty โฆ onty, ya ampun aku harus bagaimana ini?โ Una panik setelah mengabari Rain bahwa Embun sakit perut dan mungkin saja akan melahirkan. Remaja itu belutut di depan Embun dan malah bernafas dengan mulut sama seperti yang Embun lakukan. โHuh โฆ hah โฆ huh โฆ hah, nafas onty nafas.โ Una merasa perut
Embun pun menoleh kebingungan, hingga Aura mendekat dan meraih tangannya Matanya tiba-tiba berkaca-kaca. โAku minta maaf karena dulu jahat padamu, sebagai ABG labil yang sok berkuasa aku--โ โTidak apa-apa,โ potong Embun cepat. Ia balas mengusap tangan Aura, baginya mendengar kata maaf dari gadis ya
Dua Bulan kemudian Rain hari itu merasa ketar-ketir karena Embun masih saja berangkat bekerja. Kehamilan istrinya itu sudah melewati hari perkiraan lahir, tapi belum juga ada tanda-tanda Boo ingin terlahir ke dunia. Alasan Embun bersikeras bekerja hari itu karena ingin menemui sendiri klien yang ak
โDia sedang berdansa atau main bola? Anakmu sepertinya besok akan seperti kelinci yang suka melompat ke sana ke mari.โ Bening menggelengkan kepala tak habis pikir, bibirnya tersenyum dan tangannya mulai membelokkan kemudi untuk membawa keluar mobil dari parkiran gedung. โHiss โฆ Tabebe, aku itu prin
Sadar bahwa masalah tentang kelahiran mereka pasti akan terus menjadi kontroversi jika tidak segera diakhiri. Hari itu Bening dan Embun datang ke stasiun TV milik orangtua teman Bening. Keduanya ingin menceritakan sejarah kelahiran mereka. Baik Embun dan Bening sudah meminta izin pada orangtua masin
โRain, apa kamu serius mengatakan itu? apa ini mimpi?โ Embun masih tidak percaya, hingga Rain menangkup pipinya dan mengulangi ucapannya. โMungkin ini terlalu cepat, tapi aku benar-benar tidak ingin melepaskanmu lagi. Mungkin kita akan banyak bertengkar dan berselisih paham, tapi aku yakin kita bis
โJadi PR!โ sambar Embun dan mereka pun tertawa.Axel mengangguk, dia naikkan kedua kaki dan bersila menghadap ke arah sang putri. Pria itu memindai wajah Embun dan malah terbanyang wajah putrinya itu saat masih berumur dua tahun. Balita lucu nan menggemaskan itu, sekarang sudah menjadi sosok dewasa
โSudah kita masuk saja setelah lampu dimatikan,โ ujar Bianca. Benar saja, mereka masuk setelah lampu padam, hingga malah tidak tahu di mana putranya dan Embun duduk. Menunduk saat melihat papa dan mamanya masuk, Bianca dan Skala tak menyadari bahwa Rain dan Embun berada di deretan kursi tepat di be
โRain, untuk pernah pergi tanpa pamit dan membuatmu terluka, bisakah kamu memberikan maafmu?โโTidak,โ jawab Rain tegas dan tanpa berpikir.โKenapa? aku benar-benar menyesal.โ Air mata Embun menetes dan buru-buru dia menghapus cairan itu dari pipi. Dadanya terasa begitu nyeri karena Rain malah menin







