Teilen

Bab 1691

Hazel
"Aku ingat anggota pasukan khusus ini. Di kompetisi sebelumnya, anggota pasukan khusus Negara Darsia nggak kalah telak karena dia," kata Devika.

Devika pernah melihat kemampuan Jairus, bahkan kesannya pada Jairus cukup bagus. Melihat Jairus bertindak, Devika langsung fokus memperhatikannya. Dia berharap Jairus bisa mengalahkan Tirta dengan satu serangan.

Melihat sikap Devika, Marila membujuk, "Devika, dia bukan lawan Pak Tirta. Kamu nggak usah lihat lagi. Kalau nggak, nanti kamu yang kecewa."

Sa
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3004

    Tirta juga bersandiwara. Dia tersenyum lebar sehingga menunjukkan giginya yang putih. Tirta akan kehilangan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan itu jika langsung membunuh Hasana, benar-benar disayangkan.Hasana diam-diam merasa lega, tetapi dia tetap tidak menurunkan kewaspadaannya. Dia bertanya dengan tatapan kesal, "Apa kamu sama sekali nggak tertarik padaku?"Tirta melihat Nova yang berdiri di dekat sana dan menyahut, "Aku sudah ada yang punya. Aku nggak ingin mengecewakan istriku."Selesai bicara, Tirta mengeluarkan sepotong baju untuk menutupi tubuh Hasana.Tubuh Hasana gemetaran dan dia tersenyum canggung. Hasana menimpali dengan ekspresi iri, "Ternyata begitu. Sayang sekali .... Ya sudah, aku tuliskan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan sekarang."Kemudian, Hasana mengeluarkan alat tulis dan mulai menulis satu per satu teknik itu. Tulisan Hasana sangat kecil dan rapi, tidak seperti karakternya yang liar. Tulisan di kertas itu seperti ditulis putri bangsawan yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3003

    Anjing hitam menambahkan, "Selain itu, kamu jangan berpikiran untuk kabur atau melakukan hal lain. Kalau nggak, aku bisa menghabisimu dengan mudah."Tentu saja, kalimat terakhir ini ditujukan kepada Hasana.Hasana langsung tertawa dan menanggapi, "Nggak mungkin. Tadi aku sudah bersumpah pada senior muda ini. Tentu saja aku nggak berani macam-macam. Kamu nggak usah khawatir."Hasana memang tidak pernah bertarung dengan anjing hitam, tetapi dia melihat dengan kesadaran spiritual anjing hitam merusak formasi di tempat ini. Padahal formasi itu dipasang oleh tetua agung dari tiga tempat suci terbesar.Selain itu, sebelumnya anjing hitam mengeluarkan kabut beracun dari mulutnya. Bahkan penguasa agung juga tumbang terkena racun itu. Padahal kemampuan penguasa agung jauh lebih hebat daripada Hasana.Dua hal ini membuat Hasana takut kepada anjing hitam. Jadi, dia tidak berani bertindak.Anjing hitam mendengus, lalu berbicara dengan sombong, "Untung kamu tahu diri. Kalau nggak, aku punya banyak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3002

    Penguasa agung memiliki tingkat kultivasi yang cukup tinggi, tetapi tubuhnya sudah hancur. Biarpun begitu, dia tetap bisa hidup kembali dengan merebut tubuh orang lain selama jiwanya belum lenyap.Hanya saja, sekarang jiwa penguasa agung juga dihabisi Tirta. Sosok penguasa agung sudah lenyap dari dunia ini.Untung saja, kertas emas yang mencatat Mantra Evolusi Semesta memang khusus digunakan untuk menghadapi kesadaran spiritual. Kalau tidak, Tirta benar-benar tidak memiliki trik untuk melukai jiwa penguasa agung. Apalagi trik untuk membunuh orang keji itu.Terdengar suara penuh kebencian dari kepala jiwa penguasa agung yang putus. "Ah ... aku nggak rela! Kamu cuma pecundang .... Atas dasar apa ...."Kemudian, jiwa penguasa agung buyar dengan cepat bak tumpukan salju yang meleleh di bawah sinar matahari. Dalam sekejap, penguasa agung menghilang tanpa jejak.Tirta kesulitan membuka matanya. Setelah melihat penguasa agung lenyap, dia mengeluarkan suara yang lemah, "Fiuh ... akhirnya aku b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3001

    Whoosh! Tiba-tiba, Tirta membawa anjing hitam datang dengan menaiki Pedang Terbang. Dia menembakkan panah dari jauh dan membidik penguasa agung.Anak panah yang menyilaukan seperti terbuat dari giok emas. Kelihatannya indah, tetapi mengandung kekuatan mematikan yang sangat mengerikan."Sialan, pecundang seperti kalian memang pantas mati! Ayah, tolong aku!" teriak penguasa agung yang terkejut dan juga marah. Dia segera terbang ke arah istana.Sekalipun kecepatan penguasa agung sangat tinggi, juga tidak bisa menandingi panah cahaya yang melaju secepat kilat. Darah penguasa agung menyembur, tembakan panah itu langsung menembus kepalanya. Cahaya terpancar di depan wajah dan belakang kepala penguasa agung.Penguasa agung menjerit histeris. Kecepatannya tetap tidak berkurang. Hanya saja, tubuhnya terhuyung.Tirta berkomentar dengan alis berkerut, "Orang ini cukup tangguh!"Anjing hitam berada di bagian belakang Pedang Terbang. Dia mengulurkan kakinya dan menempelkannya ke bahu Tirta sambil m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3000

    Tirta menyeringai dan membalas, 'Oke! Aku memang menunggu ucapanmu ini!'Kemudian, Tirta kembali menarik tali Busur Matahari dan membidik penguasa agung.Penguasa agung tidak takut sedikit pun. Dia berteriak dengan ekspresi bengis, "Eh? Sepertinya kamu benar-benar nggak takut mati. Ayah, tunggu apa lagi? Langsung habisi pemuda ini, aku mau lihat dia mati!"Siapa sangka, pria tua itu menggeleng dan menyahut, "Putraku, nggak bisa."Setelah itu, pria tua langsung berucap kepada Genta yang berada di dalam tubuh Tirta, "Nggak disangka, ternyata aku beruntung bisa bertemu dengan klan naga yang sebenarnya. Ini salah satu klan paling kuat di alam semesta. Padahal cuma tersisa jiwa dan Mutiara Naga, juga nggak ada wujud aslinya. Tapi, aku tetap merasa kagum."Pria tua tidak langsung bertindak karena Genta mengeluarkan sedikit energinya, jadi pria tua itu merasakannya.Genta menanggapi dengan datar, "Nggak usah bicara omong kosong. Selama ada aku, kamu nggak bisa melindungi putramu."Pria tua me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2999

    Kemudian, cahaya emas itu berubah menjadi pria tua. Pandangan pria tua itu sangat tajam. Rambutnya sudah memutih, tetapi kulitnya masih sangat mulus.Telapak tangan pria tua yang mulus menangkap anak panah, lalu mematahkannya.Hati Tirta bergetar. Dia bertanya, "Apa? Pria tua ini cuma klona, tapi bisa mematahkan anak panah yang bisa membunuh kultivator tingkat pemurnian dewa? Seberapa mengerikan kekuatannya yang sebenarnya?"Anjing hitam menciut dan giginya bergemeletuk. Dia berucap, "Aku merasakan aura yang membuatku nggak tenang. Tirta, lebih baik kita kabur saja. Biar kita nggak mati di sini.""Kabur?" tanya Tirta sembari mengernyit.Pria tua bergumam, "Ternyata formasi sudah dirusak. Pantas saja ...."Pria tua mengamati lingkungan di sekitar, lalu tatapannya tertuju pada Tirta dan anjing hitam. Dia mengibaskan lengan bajunya sambil berkata, "Apa pecundang seperti kalian masih bisa kabur setelah aku muncul? Dia ini memang anak haram yang memalukan, tapi pecundang seperti kalian juga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2092

    Tubuh Febri yang berisi tidak sesuai dengan usianya yang masih muda. Tentu saja, perpaduan keduanya membuat Febri terlihat sangat memikat. Apalagi Febri juga menggigit bibirnya dengan ekspresi malu.Tirta tertegun sejenak, lalu menelan ludah dan menutupi matanya dengan tangan. Namun, celah di antara

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2186

    Wajah Marila dan Shinta memerah. Marila menyetujui, "Oke. Kita mau pergi ke mana? Pak Tirta, kamu bawa kami ke sana saja."Devika melihat bodinya yang juga tidak kalah seksi dari Marila dan Shinta. Namun, Tirta sama sekali tidak melihatnya. Devika makin marah sampai-sampai matanya memerah.Devika me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2209

    Kinsella sudah menelepon sekitar delapan kali, tetapi orang tua Lilian sama sekali tidak menjawab panggilan telepon. Sekarang Kinsella baru tahu rasanya tidak ada sandaran saat berada di negara lain.Kinsella yang putus asa berpikir jika tahu masalah seperti ini akan terjadi, seharusnya dia tidak me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2113

    Banyak orang di tempat, jadi Tirta juga tidak bercanda dengan Yasmin lagi. Dia tertawa, lalu berkata, "Yasmin, kamu turun dulu. Aku lagi bertarung dengan Kak Farida.""Oh, oke. Kalian lanjut bertarung saja," timpal Yasmin. Dia masih ingin lanjut berbincang dengan Tirta. Setelah mendengar ucapan Tirt

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status