Share

Bab 1853

Author: Hazel
Di bawah platform, orang Negara Kawria juga melihat ke sekeliling untuk mencari jejak Tirta. Sementara itu, Tirta tidak peduli dengan respons semua orang di tempat. Dia terus mengamati kondisi 5 orang Negara Martim yang terluka itu.

Tirta terkejut melihat mereka tetap tidak mati biarpun jantung dan dahi mereka terluka. Bagian luka mereka langsung pulih dan tumbuh daging baru. Beberapa menit kemudian, luka mereka tidak berdarah lagi.

Tirta berdecak dan membatin, 'Orang Negara Martim yang sudah di
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3004

    Tirta juga bersandiwara. Dia tersenyum lebar sehingga menunjukkan giginya yang putih. Tirta akan kehilangan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan itu jika langsung membunuh Hasana, benar-benar disayangkan.Hasana diam-diam merasa lega, tetapi dia tetap tidak menurunkan kewaspadaannya. Dia bertanya dengan tatapan kesal, "Apa kamu sama sekali nggak tertarik padaku?"Tirta melihat Nova yang berdiri di dekat sana dan menyahut, "Aku sudah ada yang punya. Aku nggak ingin mengecewakan istriku."Selesai bicara, Tirta mengeluarkan sepotong baju untuk menutupi tubuh Hasana.Tubuh Hasana gemetaran dan dia tersenyum canggung. Hasana menimpali dengan ekspresi iri, "Ternyata begitu. Sayang sekali .... Ya sudah, aku tuliskan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan sekarang."Kemudian, Hasana mengeluarkan alat tulis dan mulai menulis satu per satu teknik itu. Tulisan Hasana sangat kecil dan rapi, tidak seperti karakternya yang liar. Tulisan di kertas itu seperti ditulis putri bangsawan yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3003

    Anjing hitam menambahkan, "Selain itu, kamu jangan berpikiran untuk kabur atau melakukan hal lain. Kalau nggak, aku bisa menghabisimu dengan mudah."Tentu saja, kalimat terakhir ini ditujukan kepada Hasana.Hasana langsung tertawa dan menanggapi, "Nggak mungkin. Tadi aku sudah bersumpah pada senior muda ini. Tentu saja aku nggak berani macam-macam. Kamu nggak usah khawatir."Hasana memang tidak pernah bertarung dengan anjing hitam, tetapi dia melihat dengan kesadaran spiritual anjing hitam merusak formasi di tempat ini. Padahal formasi itu dipasang oleh tetua agung dari tiga tempat suci terbesar.Selain itu, sebelumnya anjing hitam mengeluarkan kabut beracun dari mulutnya. Bahkan penguasa agung juga tumbang terkena racun itu. Padahal kemampuan penguasa agung jauh lebih hebat daripada Hasana.Dua hal ini membuat Hasana takut kepada anjing hitam. Jadi, dia tidak berani bertindak.Anjing hitam mendengus, lalu berbicara dengan sombong, "Untung kamu tahu diri. Kalau nggak, aku punya banyak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3002

    Penguasa agung memiliki tingkat kultivasi yang cukup tinggi, tetapi tubuhnya sudah hancur. Biarpun begitu, dia tetap bisa hidup kembali dengan merebut tubuh orang lain selama jiwanya belum lenyap.Hanya saja, sekarang jiwa penguasa agung juga dihabisi Tirta. Sosok penguasa agung sudah lenyap dari dunia ini.Untung saja, kertas emas yang mencatat Mantra Evolusi Semesta memang khusus digunakan untuk menghadapi kesadaran spiritual. Kalau tidak, Tirta benar-benar tidak memiliki trik untuk melukai jiwa penguasa agung. Apalagi trik untuk membunuh orang keji itu.Terdengar suara penuh kebencian dari kepala jiwa penguasa agung yang putus. "Ah ... aku nggak rela! Kamu cuma pecundang .... Atas dasar apa ...."Kemudian, jiwa penguasa agung buyar dengan cepat bak tumpukan salju yang meleleh di bawah sinar matahari. Dalam sekejap, penguasa agung menghilang tanpa jejak.Tirta kesulitan membuka matanya. Setelah melihat penguasa agung lenyap, dia mengeluarkan suara yang lemah, "Fiuh ... akhirnya aku b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3001

    Whoosh! Tiba-tiba, Tirta membawa anjing hitam datang dengan menaiki Pedang Terbang. Dia menembakkan panah dari jauh dan membidik penguasa agung.Anak panah yang menyilaukan seperti terbuat dari giok emas. Kelihatannya indah, tetapi mengandung kekuatan mematikan yang sangat mengerikan."Sialan, pecundang seperti kalian memang pantas mati! Ayah, tolong aku!" teriak penguasa agung yang terkejut dan juga marah. Dia segera terbang ke arah istana.Sekalipun kecepatan penguasa agung sangat tinggi, juga tidak bisa menandingi panah cahaya yang melaju secepat kilat. Darah penguasa agung menyembur, tembakan panah itu langsung menembus kepalanya. Cahaya terpancar di depan wajah dan belakang kepala penguasa agung.Penguasa agung menjerit histeris. Kecepatannya tetap tidak berkurang. Hanya saja, tubuhnya terhuyung.Tirta berkomentar dengan alis berkerut, "Orang ini cukup tangguh!"Anjing hitam berada di bagian belakang Pedang Terbang. Dia mengulurkan kakinya dan menempelkannya ke bahu Tirta sambil m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3000

    Tirta menyeringai dan membalas, 'Oke! Aku memang menunggu ucapanmu ini!'Kemudian, Tirta kembali menarik tali Busur Matahari dan membidik penguasa agung.Penguasa agung tidak takut sedikit pun. Dia berteriak dengan ekspresi bengis, "Eh? Sepertinya kamu benar-benar nggak takut mati. Ayah, tunggu apa lagi? Langsung habisi pemuda ini, aku mau lihat dia mati!"Siapa sangka, pria tua itu menggeleng dan menyahut, "Putraku, nggak bisa."Setelah itu, pria tua langsung berucap kepada Genta yang berada di dalam tubuh Tirta, "Nggak disangka, ternyata aku beruntung bisa bertemu dengan klan naga yang sebenarnya. Ini salah satu klan paling kuat di alam semesta. Padahal cuma tersisa jiwa dan Mutiara Naga, juga nggak ada wujud aslinya. Tapi, aku tetap merasa kagum."Pria tua tidak langsung bertindak karena Genta mengeluarkan sedikit energinya, jadi pria tua itu merasakannya.Genta menanggapi dengan datar, "Nggak usah bicara omong kosong. Selama ada aku, kamu nggak bisa melindungi putramu."Pria tua me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2999

    Kemudian, cahaya emas itu berubah menjadi pria tua. Pandangan pria tua itu sangat tajam. Rambutnya sudah memutih, tetapi kulitnya masih sangat mulus.Telapak tangan pria tua yang mulus menangkap anak panah, lalu mematahkannya.Hati Tirta bergetar. Dia bertanya, "Apa? Pria tua ini cuma klona, tapi bisa mematahkan anak panah yang bisa membunuh kultivator tingkat pemurnian dewa? Seberapa mengerikan kekuatannya yang sebenarnya?"Anjing hitam menciut dan giginya bergemeletuk. Dia berucap, "Aku merasakan aura yang membuatku nggak tenang. Tirta, lebih baik kita kabur saja. Biar kita nggak mati di sini.""Kabur?" tanya Tirta sembari mengernyit.Pria tua bergumam, "Ternyata formasi sudah dirusak. Pantas saja ...."Pria tua mengamati lingkungan di sekitar, lalu tatapannya tertuju pada Tirta dan anjing hitam. Dia mengibaskan lengan bajunya sambil berkata, "Apa pecundang seperti kalian masih bisa kabur setelah aku muncul? Dia ini memang anak haram yang memalukan, tapi pecundang seperti kalian juga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2568

    Gaurav menyipitkan matanya dan tiba-tiba menunjukkan wibawanya saat mengingatkan, "Um, benar. Sekarang yang harus kalian lakukan cuma jaga rahasia ini. Aku nggak perlu jelaskan konsekuensinya lagi. Orang yang berani membocorkan rahasia itu penjahat yang mencelakai Negara Darsia! Aku pasti nggak akan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2513

    Tirta melihat ke arah ketua Black Gloves kabur. Ternyata dia keluar dari istana, tetapi Tirta tidak mengejarnya.Tirta menyimpan semua Pedang Terbang dan berjalan ke luar istana. Dia menemukan gigi Leluhur Darah di tumpukan abu.Tirta baru memasukkannya ke dalam Cincin Penyimpanan setelah mengamatin

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2601

    Orang yang familier itu bukan Athena. Setelah sampai di Negara Darsia, kebetulan Athena mendapatkan kabar neneknya meninggal. Dia terpaksa pergi ke kampung halaman neneknya untuk menghadiri pemakaman. Kemungkinan Athena baru kembali beberapa hari lagi.Sementara itu, Tirta teringat orang familier in

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2553

    Tirta tersenyum sinis dan menyahut, "Benar, aku memang ada di sini. Kemarin aku sengaja membiarkanmu kabur. Nggak disangka, kali ini kamu berani membawa anggotamu kemari. Kelihatannya kamu nggak takut mati."Mendengar perkataan Tirta, Brandon terkejut. Dia membalas, "Apa? Kemarin kamu sengaja membia

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status