Share

Bab 1869

Author: Hazel
Suara mereka semua sangat menggelegar sehingga suara lain tidak terdengar lagi. Situasinya lebih heboh daripada saat penonton di arena bersorak untuk merayakan kemenangan. Selain itu, status orang yang bersuara juga berbeda.

"Kalian semua tenang dulu," ucap Tirta seraya melambaikan tangannya.

Suasana langsung menjadi tenang. Semua orang melihat Tirta dan tidak bersuara lagi. Tirta baru melanjutkan ucapannya, "Hari ini, bukan cuma aku yang pulang ke rumah Keluarga Hadiraja, ayah dan ibuku juga. S
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3568

    "Astaga. Apa mataku bermasalah sampai salah lihat?""Kenapa sosok sehebat Panglima Iblis Abadi yang setidaknya punya kekuatan di atas tingkat pencapaian agung bisa sepengecut itu?""Ada yang bisa menjelaskan nggak, sebenarnya apa yang terjadi ...?"Situasi seperti ini benar-benar di luar dugaan semua orang. Ada banyak kultivator yang sulit memercayai penglihatan mereka sendiri dan mengira mereka sedang berhalusinasi. Namun, kenyataannya memang seperti itu."Tirta, dia ...."Orang-orang dari Kota Suci Berania bahkan sampai ternganga. Pemandangan ini terasa jauh lebih mengejutkan bagi mata dan pikiran daripada melihat dua kultivator pria melakukan kultivasi ganda dengan saling menusukkan pedang. Termasuk Yuna yang wajah cantiknya juga dipenuhi rasa tak percaya.Di tempat itu, satu-satunya orang yang mampu tetap tenang mungkin hanya Tirta. Sebenarnya sejak Jumar berkata mereka akan memanggil makhluk abadi untuk menghadapinya, dia sudah tidak merasa khawatir. Itu karena saat dulu memusnahk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3567

    Suara yang menggelegar itu terdengar bagaikan gemuruh petir dahsyat dan lebih mirip seperti erangan pelan dari iblis. Setelah itu, lubang hitam itu makin besar dan telapak tangan lainnya keluar dengan paksa.Krek! Krek!Kehampaan yang tak berujung itu retak seperti jaring laba-laba dan sama sekali tidak ada tanda-tanda retakan itu akan pulih. Dalam sekejap, langit dalam radius enam belas ribu kilometer pun hancur berkeping-keping. Kekuatan ruang yang kacau mengamuk dengan liar, segala sesuatu yang berwujud dan mendekat langsung dihancurkan.Keadaan seperti ini jelas menunjukkan kekuatan makhluk itu sudah melampaui tingkat pencapaian agung dan mencapai tingkat pengguncang langit. Karena sudah menguasai kekuatan asal juga, makhluk itu baru bisa menciptakan pemandangan mengerikan seperti ini."Mengerikan ... mengerikan sekali. Sekte Penguasa Akhirat ternyata mampu memanggil monster sekuat ini .... Sepertinya hari ini nggak ada yang bisa selamat, kita semua pasti akan mati," kata seorang k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3566

    Bum ....Kata-kata penuh kebencian itu masih menggema, tetapi tubuh Jumar sudah tiba-tiba meledak menjadi kabut darah. Dengan begitu, seluruh petinggi Sekte Penguasa Akhirat yang datang ke Kota Sepuluh Sekte telah gugur dan tak ada seorang pun yang selamat. Perlu diketahui, sejak mereka muncul hingga mati mengenaskan hanya terjadi dalam waktu yang singkat.Di atas langit, awan darah raksasa yang makin pekat itu menjadi begitu padat hingga hampir menyerupai sungai darah setelah menyerap darah dan esensi kehidupan dari Jumar. Lubang hitam yang terkandung di dalamnya juga makin jelas, makin nyata, dan makin menekan.Lubang itu menggantung di atas Kota Sepuluh Sekte, seolah sudah ada sejak awal mula penciptaan langit dan bumi. Lubang itu memancarkan aura yang kuno, aneh, dan membusuk hingga membuat hati orang berdebar ketakutan.Duk! Duk!Saat ini, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang berat dari dalam lubang hitam itu. Terlihat ada makhluk yang sedang berjalan ke sini dari sisi lain

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3565

    Puff!Banyak tetua agung di pihak Sekte Penguasa Akhirat yang tak mampu menahan benturan dahsyat itu. Mereka pun tiba-tiba memuntahkan darah. Setelah sekitar dua puluh ahli tingkat semi pencapaian agung membakar sumber kehidupan mereka, barulah mereka bisa bertarung imbang melawan Tirta. Inilah yang mengerikan dari Tirta yang mengerahkan seluruh kekuatannya.Namun, sebelum para tetua agung itu sempat bereaksi."Sekali lagi!" teriak Tirta dengan keras. Dia kembali melepaskan energi pedang sepanjang tiga puluh ribu meter dan menembus langit serta bumi. Niat membunuhnya yang menembus cakrawala sama sekali tidak memberi kesempatan bagi Jumar dan yang lainnya untuk bernapas.Krak! Krak!Retakan di udara kosong yang tak berujung mulai menyebar hingga dunia di sekitar seolah akan runtuh dan hancur berkeping-keping."Bocah ini, kekuatan tempurnya ... begitu hebat!"Banyak tetua Sekte Penguasa Akhirat yang sudah mulai merasa gentar. Jika mereka tidak takut pada serangan balik dari Formasi Darah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3564

    Bagi Jumar dan para tetua agung dari Sekte Penguasa Akhirat lainnya, semua yang terjadi di depan mereka tentu saja sangat sulit diterima.Namun, bagi para kultivator yang tidak bersalah di dalam kota, ini adalah kabar baik yang luar biasa. Jika mengandalkan kekuatan sendiri, mereka pasti tidak akan mampu mengubah nasib mereka yang dibantai tanpa ampun dan disedot darah serta esensi kehidupannya hingga kering."Sekte Penguasa Akhirat sialan! Jangan sampai aku berhasil kabur dari sini hidup-hidup.""Kalau itu sampai terjadi, aku pasti akan melakukan segala cara untuk membantai seluruh Sekte Penguasa Akhirat sampai nggak tersisa apa pun!"Saat ini, sebagian besar kultivator yang masih tersisa di dalam kota merasa sangat murka dan memaki dengan keras ke arah langit.Karena Tirta bergerak cukup cepat, jumlah kultivator yang tewas saat ini sebenarnya belum terlalu banyak. Jumlah korbannya kira-kira hanya seratus lebih....."Cepat perbaiki Formasi Darah dan terus tekan dia. Kalau nggak bisa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3563

    "Huh! Kota Suci Berania nggak akan punya kesempatan untuk berkembang lagi. Setelah membunuh bocah ini, aku akan segera mendatangkan orang untuk menghancurkan Kota Suci Berania sampai ke akarnya." Tiba-tiba, terdengar sebuah suara penuh amarah di langit yang jauh.Meskipun saat itu sudah malam, masih bisa terlihat awan gelap berwarna merah darah yang luas. Awan itu bagaikan tirai raksasa penutup langit yang bergerak mendekat dengan cepat hingga melingkupi langit sepuluh sekte sepenuhnya.Pada saat yang bersamaan, muncullah sulur-sulur aneh yang bentuknya menyerupai tentakel, dengan tebal sebesar lengan, dari dalam awan darah. Jumlah sulur itu mencapai puluhan ribu."Puff ....""Argh .... Benda apa ini ....""Tolong .... Ahh, siapa yang bisa menolongku ...."Sulur-sulur berwarna merah darah itu memiliki simbol-simbol aneh yang berkedip-kedip di permukaannya, seolah memiliki kehidupan. Kecepatan geraknya juga luar biasa dan mulai merenggut nyawa para kultivator pengembara di dalam kota de

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2692

    Tirta berbicara dengan serius, "Kamu salah. Apa kamu tahu sekarang kamu meragukan moralku yang tinggi? Selain itu, kultivator keabadian seperti kami nggak mementingkan kekuasaan, kekayaan, dan wanita cantik. Aku cuma fokus mencapai keabadian, mana mungkin aku menghabiskan waktu untuk wanita cantik?"

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status