Share

Bab 573

Author: Hazel
Di luar ruang VIP, ada lebih dari sepuluh pengawal profesional dengan gaji tahunan miliaran yang berjaga-jaga. Semua ini jelas menunjukkan betapa istimewanya status dan kekayaan mereka.

Tidak heran, enam penari cantik yang biasanya sombong itu berani menampilkan tubuh mereka. Jika salah satu dari mereka mendapatkan perhatian dari para pemuda ini, mungkin itu akan menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk mengubah nasib.

Di antara keempat pemuda tersebut, ada seorang pria muda berusia 20-an deng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3412

    Jika ini terjadi sebelumnya, tentu saja tidak akan ada seorang pun yang memercayai ucapan Tirta. Mereka pasti akan menganggap dia hanya sedang membual atau bermimpi di siang bolong. Atau mengira dia hanya mencari alasan untuk menenangkan semua orang.Namun, setelah pertempuran ini dan menyaksikan sendiri betapa hebatnya Tirta, tidak seorang pun lagi yang memiliki pikiran seperti itu. Apalagi, ada dua sosok besar juga selain Tirta, yaitu Tabib Suci dan Selvi.Semua orang telah menyaksikan dengan mata mereka sendiri, sehingga tidak berlebihan jika dibilang Tirta hanya menunggu waktu untuk menjungkirbalikkan Sekte Bulan Berdarah. Meskipun dia ingin menyatukan seluruh dunia awani, itu juga bukan masalah."Baik untuk kepentingan pribadi atau keadilan, membasmi Sekte Bulan Berdarah adalah kewajiban kami. Kami bersedia pergi bersamamu," kata seorang tetua yang segera maju dan menyatakan sikapnya."Setelah kejadian ini, jumlah korban di Istana Samara sangat besar. Aku sarankan para tetua sebai

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3411

    Dua jam kemudian, seluruh tetua Sekte Formasi Surgawi, Tetua Agung, dan ketua sekte yang berada di lokasi itu sudah tidak ada satu pun yang masih hidup. Semuanya tewas di bawah luapan amarah para tetua dan murid Istana Samara."Ketua, kita harus bagaimana tangani para murid Sekte Formasi Surgawi ini?" tanya seorang tetua yang amarahnya masih belum reda pada Afifah.Afifah menatap seribu lebih murid Sekte Formasi Surgawi yang ekspresinya terlihat dipenuhi ketakutan dan gelisah. Usia mereka hampir sama dengan usia para murid Istana Samara yang telah gugur.Dia menghela napas panjang, lalu berkata, "Kalau bunuh mereka, terlalu kejam. Tapi, kalau nggak bunuh ... kita juga akan merasa bersalah pada para murid dan tetua yang telah gugur. Biarkan mereka tetap tinggal di sini dan jaga gerbang sekte untuk menebus dosa. Batas waktunya seribu tahun."Semua orang memang ingin membunuh para murid Sekte Formasi Surgawi itu. Namun, seperti yang dikatakan Afifah, membunuh mereka memang terlalu kejam.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3410

    "Ketua Afifah, kalau kamu membunuh kami, nggak akan ada untungnya bagi siapa pun. Lebih baik biarkan kami pergi. Aku bisa mewakili seluruh petinggi Sekte Formasi Surgawi.""Kami akan menyerahkan seluruh harta milik Sekte Formasi Surgawi. Kami pasti akan memberikan kompensasi yang memuaskan kepada Istana Samara."Akhirnya Ditto benar-benar tidak bisa lagi duduk diam. Dia berteriak dengan cemas."Benar. Bagaimanapun juga, orang yang sudah mati nggak mungkin hidup kembali. Sekalipun kalian membunuh kami, kerugian yang sudah terjadi nggak akan bisa dipulihkan.""Gimana kalau kalian ambil saja seluruh murid Sekte Formasi Surgawi yang ada di sini?"Dua pria tua lainnya juga berteriak memohon dengan penuh kepanikan."Nggak perlu. Kalian memang harus memberikan ganti rugi. Tapi nyawa hanya bisa dibayar dengan nyawa."Afifah mengaktifkan kedua artefak peninggalan leluhur pendiri secara bersamaan. Tekanan dahsyat pun menyelimuti seluruh tempat. Dengan suara berat, dia memberi perintah."Para tet

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3409

    Paling lama mereka hanya bisa hidup beberapa tahun lagi, sebelum akhirnya mati akibat luka-luka yang diderita."Huh, kamu ingin tahu? Jangan mimpi! Aku lebih baik mati daripada mengatakannya." Salah seorang Panglima Iblis mencibir. Darah terus mengalir dari sudut mulutnya.Bum! Tirta langsung menghantamkan satu pukulan, menghancurkan kepala Panglima Iblis itu."Kalau begitu, nggak usah bicara.""Sekarang giliran kalian berdua. Siapa yang ingin mati dan siapa yang ingin hidup?"Salah seorang dari mereka terlalu ketakutan. Orang itu hendak mengatakan sesuatu, tetapi karena tenggorokannya sudah rusak, dia sama sekali tidak bisa mengeluarkan suara."Bahkan bicara pun sudah nggak bisa. Orang sepertimu kalau tetap hidup juga cuma jadi orang cacat. Biar aku yang antar kamu ke alam baka."Bam! Tirta menginjaknya, menghancurkan pusat energi sekaligus jantung Panglima Iblis itu."Aku akan bicara! Jangan bunuh aku! Aku akan mengatakannya!" Melihat tindakan Tirta yang tegas dan kejam, Panglima Ibl

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3408

    Bum! Bum! Bum!Pusaka-pusaka yang memenuhi langit, bersama gelombang energi dahsyat yang tak ada habisnya, menghantam ke arah Tirta tanpa henti.Bahkan orang-orang Istana Samara terlambat untuk menghentikannya. Tirta telah sepenuhnya ditelan oleh berbagai macam serangan itu."Datanglah. Bagus, memang itu yang kuinginkan."Bencana yang menimpa Istana Samara ini pasti terjadi karena dirinya. Tanpa suara, amarah dan kebencian telah lama memenuhi dada Tirta.Dia juga dipenuhi rasa bersalah. Walaupun tidak mengatakannya, keinginan untuk membunuh semua musuh di hadapannya sudah tak bisa lagi dibendung.Ilmu 18 Transformasi Jangkrik Emas dan Teknik Rahasia Delapan Gerbang dikerahkan secara bersamaan. Kekuatan tempur Tirta seketika melonjak ke tingkat yang sangat mengerikan.Aura dahsyat memancar dari tubuhnya, bagaikan iblis purba yang baru saja bangkit.Bum! Dengan satu pukulan sederhana tetapi brutal, dia melepaskan tebasan pedang sepanjang ribuan meter!Teknik itu adalah jurus yang dia pel

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3407

    "Bahkan aku pun nggak berani sembarangan menyentuhnya.""Kali ini, meski perempuan siluman itu nggak mati, dia pasti akan menderita luka berat akibat terbakar." Pria tua yang mengendalikan naga api itu akhirnya memperlihatkan ekspresi lega."Hehe. Nggak kusangka, pada akhirnya kemampuanmu masih sedikit lebih unggul dariku." Pria tua yang sebelumnya ikut merasa lega, tetapi karena serangannya sendiri tidak berhasil, dia juga tidak bisa menyembunyikan sedikit rasa kecewa dan frustrasinya."Dua orang bodoh yang terlalu percaya diri! Tetua Danu, kita pergi!" Di kejauhan, Stefan melihat Selvi yang entah sejak kapan telah muncul diam-diam di belakang kedua pria tua itu, bahkan sedang menguap dengan santai.Rasa takut di dalam hatinya akhirnya tak dapat lagi dibendung. Dia segera mengeluarkan sebuah pusaka, bersiap melintasi kehampaan bersama Danu untuk melarikan diri.Adapun nasib para anggota Sekte Bulan Berdarah yang masih berada di medan perang, mana mungkin dia peduli?"Mau ke mana kali

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1937

    Tirta tertawa dan menanggapi, 'Kamu menolak, tapi reaksi tubuhmu nggak sesuai omonganmu!'"Manusia nggak tahu malu ... aku mau buat perhitungan denganmu!" balas gadis harimau putih. Didengar dari suaranya, sepertinya dia makin malu. Cakarnya masuk ke dalam baju Tirta.Awalnya Elisa memejamkan mata u

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1867

    Jairus dan lainnya tertegun sejenak sebelum bicara."Apa? Mana boleh begitu? Pelatih, kami tetap mau bayar.""Harga jimat ini 20 miliar per lembar dan berguna untuk melindungi nyawa seseorang."Tirta menegaskan, "Pokoknya kalian nggak usah bayar. Jangan berdebat denganku lagi. Kalau nggak, aku mau m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1868

    Tirta tersentuh. Dia berucap, "Ayah, Ibu, aku tahu niat baik kalian. Tapi, kalian nggak usah mengkhawatirkan hal ini. Kedua barang ini hampir nggak membutuhkan modal produksi. Kita cuma butuh batu giok dan kertas jimat kuning biasa. Aku bisa membuat ribuan jimat dan air spiritual dalam sehari."Mend

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1936

    Gadis harimau putih menyeka air matanya dan menjawab dengan ekspresi sedih, "Itu giok berisi banyak teknik yang ditinggalkan pemurni energi ras manusia. Nggak ada barang lain lagi ...." "Mengenai batu spiritual, obat spiritual, dan artefak yang kamu bilang, semua itu ada di tempat terlarang Sekte A

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status