Share

Whatever

last update publish date: 2026-06-18 21:31:49

"No, Zara adalah pacar gue!" tegas Arion.

Zara langsung menolehkan kepalanya melihat Arion dengan mata membulat sempurna, dia kaget mendengar ucapan Arion.

"A... Apa lo bilang?" tanya Zara terbata-bata.

"Gue bilang, lo pacar gue" jawab Arion.

"Lo...!" geram Zara. "Bisa sih nggak lo, nggak bilang gue pacar lo. Sejak kapan coba, gue pacar lo."

"Terserah gue dong, mau bilang lo pacar gue kek, tunangan gue, istri gue. Yah terserah gue" balas Arion santai.

Zara menjerit dalam hatinya. "Pengen gue ha
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Don't Touch Me, Prince!   Axelle dan Zara

    Seperti biasa Zara dan Sora akan mengobrol di kelas sebelum bel masuk berbunyi."Udah nggak ada wartawan lagi yang ngejar lo?" tanya Sora."Akhir-akhir ini sih, nggak ada. Tapi gue masih takut. Lo tahu sendiri kan reporter itu seperti penguntit. Mereka selalu tahu dimana gue berada" jawab Zara."Betul juga sih. Berita lo dengan Arion juga mulai nggak ada lagi" ucap Sora."Oh iya, gue lupa bilang sama lo. Kemarin gue ketemu sama Kak Jessica" ujar Zara."Kak Jessica?""Kakak Arion. Jessica Veranda, model internasional itu loh Sora" jelas Zara.Sora pun langsung kaget. "Serius lo! Dimana lo ketemunya?!""Pas gue pulang dari supermarket. Dia minta gue ngobrol dengannya.""Ngobrol apaan?""Masa lo nggak tahu. Apalagi kalau bukan bahas Arion" jawab Zara malas."Gitu ya. Jadi lo bilang apa sama Kak Jessica?""Nggak ada. Gue cuman nanggapin omongannya seadanya" jawab Zara.Sora diam, tidak merespon ucapan Zara.Seorang guru tiba-tiba datang menghampiri Zara dan Sora. "Zara, Ibu bisa minta tol

  • Don't Touch Me, Prince!   Memperebutkan Zara

    "Kalian berempat sini sekarang juga?!" Suara teriakan Jessica menggelegar di seluruh penjuru rumah.Baru saja empat cowok tampan itu memasuki rumah Arion, langsung di sambut teriakan kakaknya Arion, yaitu Jessica."Mampus lo Arion. Kakak galak lo mulai ngamuk" bisik Arzan pada Arion."Kakak kenapa teriak-teriak sih. Baru juga gue nyampe di rumah" ucap Arion."Sini lo bocil! Gue kasih pelajaran buat lo sekalian teman-teman lo" balas Jessica.Empat cowok tampan itu berjalan pelan-pelan mendekati Jessica. Mereka bisa merasakan hawa-hawa membunuh dari Jessica, kakak galak yang bahkan orangtua Arion takut menghadapi nya."Aaahhh! Sakit Kak!" pekik Arion saat Jessica menjewer telinga nya.Arzan, Axelle, dan Alex meringis seakan mereka juga kena jewer dari Jessica.Sifat mereka yang cool dan kalem hilang di depan gadis yang berprofesi model internasional itu."Kak, lepasin telinga gue! Sakit tahu!" ucap Arion.Jessica pun menarik tangannya dari telinga Arion. "Darimana kalian berempat?" tany

  • Don't Touch Me, Prince!   Back

    Seorang gadis cantik yang baru saja turun dari pesawat dengan gaya elegan nya.Tangannya membawa koper, dengan kacamata hitam nya.Dia membuka handphone nya yang tertampil foto Arion. "I'm back baby" gumamnya sambil memandangi foto Arion sembari tersenyum tipis.Dia menelepon seseorang untuk menjemputnya di bandara. "Mommy, tell the driver to pick me up, I also want to meet Arion.""I miss Arion" ucapnya pada mommy nya di seberang sana.Setelah selesai menelepon orang tuanya, dia kembali memainkan handphone nya sembari menunggu seseorang yang akan menjemputnya."Hmm, Zara Aurora ya..." Gadis itu melihat berita-berita Zara yang melibatkan Arion. "Sepertinya gue harus bertemu dengannya.""Maaf Nona, saya terlambat menjemput Nona di bandara" ucap sopir yang di utus untuk menjemput gadis itu. "Nggak apa-apa. Sekarang antar aku langsung ke sekolah Arion.""Bukannya Nona langsung pulang ke rumah?" tanya sopir itu."Aku ingin bertemu dengan Arion. Aku sudah lama tidak bertemu dengan Arion."

  • Don't Touch Me, Prince!   Whatever

    "No, Zara adalah pacar gue!" tegas Arion.Zara langsung menolehkan kepalanya melihat Arion dengan mata membulat sempurna, dia kaget mendengar ucapan Arion."A... Apa lo bilang?" tanya Zara terbata-bata."Gue bilang, lo pacar gue" jawab Arion."Lo...!" geram Zara. "Bisa sih nggak lo, nggak bilang gue pacar lo. Sejak kapan coba, gue pacar lo.""Terserah gue dong, mau bilang lo pacar gue kek, tunangan gue, istri gue. Yah terserah gue" balas Arion santai.Zara menjerit dalam hatinya. "Pengen gue hantam nih cowok narsis" batinnya."Dah lah terserah kalian aja. Gue malas berurusan dengan kalian." Zara merasa capek, padahal cuman ngomong daritadi, tapi sangat membuang tenaga. Dia pun kembali duduk di tempatnya."Gue mau ngomong sama kalian semua" ucap Alex pada ketiga temannya.Mereka berempat pun keluar dari kelas, dan pergi menuju ke ruang OSIS."Apa kalian nggak bisa mundur" ucap Alex to the point saat sudah sampai di ruang OSIS."Mundur gimana maksud lo?" tanya Arzan bingung."Ya mundur.

  • Don't Touch Me, Prince!   Pacar Arion

    Berita hubungan Arion dan Zara menyebar begitu cepat. Bahkan sampai-sampai banyak wartawan yang datang ke rumah Zara untuk mewawancarainya."Ma, bagaimana ini?" Zara tidak bisa ke sekolah karena halaman rumahnya penuh dengan para kameraman dan reporter.Baru pagi-pagi, rumah Zara sudah ribut gara-gara wartawan yang entah dari mana nya."Tenang Zara. Kamu tidak akan apa-apa. Tapi bagaimana ini bisa terjadi. Kamu beneran punya hubungan dengan artis yang bernama Arion?" tanya Helen.Zara menggeleng lemah "Nggak Ma. Arion aja yang buat Zara terkena masalah kayak gini.""Papa dimana Ma?""Papa lagi ke kantor, dia akan meminta bantuan dari sama rekan kerjanya."Papa Zara adalah seorang polisi, kalau kalian masih ingat."Mama nggak ke sekolah?""Bagaimana Mama bisa meninggalkan kamu sendirian menghadapi ini." Mata Helen melihat ke luar jendela yang masih di penuhi reporter. Entah sampai kapan akan begini.Beberapa waktu kemudian papa Zara serta beberapa polisi lainnya datang ke rumah Zara.

  • Don't Touch Me, Prince!   Trending Topic

    Di dalam mobil, suasana di antara Arion dan Zara terasa canggung dan hening. Mereka asyik dengan pikiran masing-masing. Zara melihat ke arah luar, hari sudah mulai gelap. Pikiran nya masih terbayang dengan kejadian di kelas tadi.Ia masih bisa merasakan sensasi bibir Arion yang begitu lembut dan hangat.Sama halnya dengan Zara. Arion juga masih memikirkan kejadian tadi. Ciuman pertamanya diberikannya pada gadis yang padahal bukan siapa-siapanya. Tak terasa mobil Arion sudah sampai di gerbang rumah Zara. Zara keluar dari mobil Arion, di ikuti oleh Arion."Makasih dah antar gue" ucap Zara sambil menundukkan kepalanya. Dia gugup kalau bertemu mata dengan Arion.Zara buru-buru membalikkan badan dan ingin masuk ke dalam rumah.Tapi sebelum itu, Arion memanggilnya. "Zara..."Zara kembali menoleh pada Arion "Ya, kenapa?""Gue bakal tanggung jawab sama ciuman tadi.""Ma... Maksud lo apa..." "Nggak ada. Kalau gitu, gue pergi dulu ya. Sampai ketemu besok." Arion masuk ke dalam mobil dan lang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status