Share

573. Keterlibatan

Penulis: Raisaa
last update Terakhir Diperbarui: 2026-02-10 13:15:08

Viviene berdiri di dekat jendela rumah kecil itu, menatap ke luar tanpa benar-benar melihat apa pun. Salju turun tipis, menempel di kaca dan perlahan meleleh, meninggalkan garis-garis air yang berantakan. Kepalanya masih terasa berat sisa malam sebelumnya, bukan hanya karena bir, tetapi karena kata-kata yang terlanjur terucap dan tidak bisa ditarik kembali.

Ketika pintu terbuka, Viviene tidak langsung menoleh. Ia sudah mendengar langkah itu berat, teratur, terlalu rapi untuk seorang tamu biasa.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Lin Fang Yin
kapan perempuan iblis ini dapat karma thor???
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   635. Wanita yang mirip

    Tuan Moreau menatap Mona dengan sorot mata yang berubah bukan lagi tenang seperti sebelumnya, melainkan tajam dan penuh perhitungan.“Di mana kau melihatnya?” tanyanya, suaranya rendah namun tegas.Mona mengangkat wajahnya. Napasnya masih sedikit tersengal, namun matanya jernih yakin. “Di luar,” jawabnya cepat. “Dia sepertinya baru saja keluar. Ayah… aku harus menemuinya.”Ia melangkah maju, berniat melewati Tuan Moreau. Namun suara ayahnya menghentikannya tepat sebelum ia benar-benar melangkah lebih jauh.“Mona,” panggilnya.Langkah Mona terhenti. Ia menoleh, menatap ayahnya.“Apa kau yakin?” tanya Tuan Moreau. “Kau yakin or

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   634. Berhubungan dengannya.

    Napas Viviene terengah, dadanya naik turun cepat. Rantai di pergelangan tangannya bergetar seiring tubuhnya yang menegang, seakan kemarahannya sendiri ingin memutus besi itu. Matanya merah bukan karena air mata, melainkan karena amarah yang akhirnya meluap tanpa sisa.Rafael tidak langsung bereaksi.Ia tetap berjongkok di hadapannya, wajahnya tenang, nyaris lembut jika tidak tahu apa yang tersembunyi di balik tatapan itu. Tangannya terangkat perlahan, jari-jarinya bergerak dengan satu gerakan pendek, terputus, seperti tanda.Josh menyeringai. “Jangan berteriak,” katanya santai. “Suaranya jelek. Dan kau tidak sedang dalam posisi untuk menuntut jawaban.”“Aku tidak menuntut!” Viviene membalas, suaranya serak. “Aku bertanya. Katakan sekarang

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   633. Seseorang yang tidak terbayangkan

    Tidak ada nada menuduh. Tidak ada desakan. Kalimat itu diucapkan begitu saja dan justru karena itu terasa lebih berat.Dirian berbalik untuk pergi.Jay menatap punggungnya, jemarinya mengepal di sisi piring yang belum tersentuh. Ada banyak hal yang ingin ia katakan tentang Viviene, tentang pencarian yang buntu, tentang kegelisahan yang tidak pernah ia akui. Tapi semua itu tertahan di dadanya.Langkah Dirian berhenti sesaat, seolah ia mempertimbangkan sesuatu. Namun ia tidak menoleh.“Pastikan kau tetap seperti yang kau yakini,” tambahnya singkat, lalu melanjutkan langkahnya keluar.Jay ditinggalkan sendirian.Ia menatap makanan di depannya, uapnya mulai memudar. Kata-kata Di

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   632. Salah menilai

    Selene menatapnya, terkejut kecil.Dirian mengangkat tangan, seolah menghentikan segala kemungkinan sanggahan. “Aku tidak akan mengatakannya di luar sana. Aku tidak akan membiarkan siapa pun tahu. Bagi mereka, ini akan terlihat seperti keputusan dingin seorang duke yang menjaga stabilitas.”Ia menurunkan suaranya. “Tapi di ruangan ini saja, kau perlu tahu alasannya.”Selene membuka mulut, namun Dirian lebih dulu berbicara. “Aku tidak ingin kau terlibat lebih jauh. Setiap langkahmu di luar kastil hari ini sudah cukup membuatku tidak tenang.”Selene menatapnya,Nada suaranya sedikit mengeras, bukan marah melainkan takut yang disamarkan. “Jika aku tidak bergerak, maka kau akan melakukann

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   631. Karena kau yang memintanya

    Selene berhenti melangkah. Ia menoleh perlahan. Dirian berdiri di dekat jendela, mantel kerjanya sudah dilepas, lengannya terlipat di dada. Tatapannya tidak marah lebih tepatnya, penuh pengamatan.“Aku tidak bermaksud begitu,” jawab Selene akhirnya, menutup pintu di belakangnya. Ia menyandarkan punggungnya sejenak, seolah membutuhkan penopang. “Pikiranku sedang… tidak rapi.”Dirian mengangkat alis tipis. Ia melangkah mendekat, jaraknya cukup dekat untuk membuat Selene merasakan kehadirannya sepenuhnya.“Tidak rapi karena apa?” tanyanya. “Sejak pagi kau keluar masuk, berbicara dengan banyak orang, lalu kembali dengan wajah seperti itu. Dan aku tidak tahu apa pun.”Nada itu membuat Selene menghela napas panjang. Ia menun

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   630. Lebih buruk dari yang dipikirkan

    Daisy menunduk lebih dalam, seolah ingin memastikan kesetiaannya benar-benar tersampaikan.“Saya mengerti, nyonya,” ucapnya lirih, lalu mundur beberapa langkah, memberi ruang tanpa perlu diperintah.Selene melangkah menyusuri lorong batu yang hening menuju ruangan Lamina. Setiap langkahnya terukur, namun pikirannya tidak. Di ambang pintu, ia berhenti. Tangannya terangkat sedikit, lalu turun kembali sebuah gerak ragu yang jarang ia perlihatkan pada siapa pun.Ia tahu, apa yang akan dilakukan Lamina bukan sekadar upaya mencari jejak.Ini adalah menyentuh sisa-sisa keberadaan seseorang yang mungkin telah melalui ketakutan, penderitaan, atau sesuatu yang jauh lebih buruk.Mengikuti jejak seseorang yang telah menghilang selama lebih dari seminggu bukan hanya soal kemampuan. Itu soal kesiapan menerima kenyat

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status