Share

161. Hadiah

Author: Raisaa
last update publish date: 2026-06-04 08:00:04

Erick menatap langsung Dior tanpa beralih sedikitpun. Untuk beberapa saat ia bahkan tidak mampu mengalihkan pandangan. Wajahnya yang sejak tadi dipenuhi kemarahan perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih buruk.

Kebencian.

Kebencian yang begitu jelas hingga siapa pun yang melihatnya dapat merasakannya.

Di atas menara k

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   567. Anak haram.

    Pria itu terdiam. Tidak ada lagi bantahan yang keluar dari mulutnya. Hanya napas berat yang terdengar di antara dinding batu penjara yang lembap. Tangannya masih mengepal, sementara luka di pergelangan tangannya perlahan mengeluarkan darah akibat borgol yang tadi ditariknya terlalu kuat.Dior menatapnya beberapa saat sebelum akhirnya menyebut namanya.“Lionel Verzent.”Lionel perlahan mengangkat wajah.“Karena kau tidak bisa membunuhnya secara langsung, kau menggunakan tangan orang lain.”Lionel tidak menjawab. Dior mengalihkan pandangannya dari pria itu. Tatapannya jatuh pada dinding batu di samping kurungan, seolah sedang mengingat sesuatu yang sudah lama berlalu.“Aku ada di sana saat Erick memprovokasinya.”Lionel menatap Dior. Dior kemudian menarik sudut bibirnya sedikit.“Dia tidak akan mati jika kalian tidak datang hari itu.”Lionel mengalihkan pandangan. Dior kembali menatapnya. Suaranya tetap datar, tetapi setiap kata terdengar begitu jelas di dalam ruangan yang sunyi.“Setel

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   566. Wanita gila.

    Erick tidak mampu menjawab.Dior kembali berjalan meninggalkannya. Baginya, masalah itu sudah selesai. Zelka bukan tahanan Rurich dan bukan milik Erick hanya karena sebelumnya berada di paviliun bersamanya. Erick masih berlutut dengan rahang mengeras. Jika Zelka memang pergi atas kemauannya sendiri, alasan Erick mendatangi Dior sudah tidak ada lagi.Gerald berjalan beberapa langkah di belakang Dior. Ia sempat melirik ke arah Erick yang masih berlutut sebelum kembali memusatkan perhatian kepada tuannya. Ada sesuatu yang sejak tadi ingin ia tanyakan, tetapi Gerald baru berani membuka suara setelah mereka berjalan cukup jauh dari tempat itu.“Yang Mulia, apakah Anda tidak membuat perhitungan dengannya?”Dior terus berjalan tanpa menoleh.“Belum.”Gerald sedikit terdiam, lalu memberanikan diri melanjutkan. “Anda bahkan tidak pernah melihat Kaisar di dalam penjara. Semua orang yang terlibat seharusnya Anda hukum.”Dior tetap berjalan dengan langkah tenang.“Semua orang masih mencari bukti

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   565. Lilac yang mekar dengan singkat.

    Kereta terus bergerak meninggalkan kawasan paviliun pribadi di tepi danau. Suara roda yang bergesekan dengan jalan terdengar teratur, sesekali diselingi guncangan kecil ketika kereta melewati jalan yang tidak rata.Siera duduk di dalam dengan pandangan mengarah ke luar jendela. Pemandangan di luar perlahan berubah, tetapi pikirannya masih tertinggal pada percakapannya dengan Dior beberapa saat lalu. Kalimat pria itu terus terngiang di kepalanya, terutama ketika Dior mengatakan bahwa tidak masalah jika dirinya dianggap bodoh selama itu dilakukan untuk Siera.Siera masih merasa sulit mempercayai bahwa Dior yang biasanya begitu dingin dan hanya berbicara seperlunya bisa mengatakan hal seperti itu dengan wajah tanpa ekspresi.Zelka yang duduk di hadapannya memperhatikan Siera cukup lama. “Sepertinya dia benar-benar mencintai Anda.”Siera perlahan mengalihkan pandangannya dari jendela. Tatapannya bertemu dengan Zelka, tetapi hanya sebentar sebelum kembali mengarah ke luar. Ia tidak langsu

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   564. Hanya kau.

    “Jika memang itu mereka mengejar sesuatu, maka aku akan membuat mereka tidak akan pernah tahu apa yang ada di sana.”Siera terdiam. Tatapannya beralih kepada Dior. Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi ia langsung memahami maksud pria tersebut. Dior tidak perlu menghancurkan wilayah itu. Ia hanya perlu memastikan bahwa keberadaan sesuatu yang tersembunyi di bawah tanah tidak pernah diketahui oleh kekaisaran lain.“Dior, maksudmu…”“Aku tidak akan membiarkan mereka menemukannya.”Jawaban Dior tetap singkat. Tatapannya tidak berubah sedikit pun.Siera menatapnya beberapa saat. Untuk pertama kalinya sejak pembicaraan itu dimulai, ia merasa ada kemungkinan untuk mengubah sesuatu tanpa mengulangi perang yang pernah terjadi di kehidupan sebelumnya.Jika tidak ada yang mengetahui keberadaan bijih tersebut, maka tidak akan ada alasan bagi kekaisaran lain untuk memperebutkan wilayah itu. Dan selama tidak ada yang tahu mengenai lingkaran sihir yang tersembunyi di sana, Dior juga tidak perlu m

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   563. Semuanya milikku.

    Siera menghela napas pelan. Tatapannya tertuju kepada Dior yang masih duduk dengan tenang, seolah keputusan untuk menghancurkan tempat tersebut bukanlah sesuatu yang perlu dipikirkan terlalu lama. Wajah pria itu tetap datar, tanpa sedikit pun keraguan.Namun Siera tahu bahwa masalah ini jauh lebih rumit daripada sekadar menghancurkan sebuah lingkaran sihir. Wilayah itu memiliki sejarah, kepentingan politik, dan alasan mengapa perang besar pernah terjadi di sana.“Kalau kau menghancurkan tempat itu, kau bukan hanya memicu perang.”Dior langsung menoleh kepadanya. Tatapan merahnya beralih dari danau di luar paviliun kepada Siera.“Memicu perang? Apa maksudmu?”Siera terdiam sesaat sebelum menjawab. Ia mencoba menyusun kembali ingatan tentang kehidupan sebelumnya, terutama mengenai wilayah yang selama ini tidak pernah lagi ia pikirkan setelah kembali ke masa lalu. Semakin ia mengingatnya, semakin jelas bahwa tempat itu bukan sekadar tanah kosong di ujung kekaisaran. Letaknya justru berad

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   562. Menghancurkan tanpa perang.

    Dior terdiam cukup lama setelah mendengar penjelasan Siera. Tatapannya masih tertuju kepada wanita itu, tetapi kali ini tidak ada pertanyaan yang langsung keluar dari mulutnya. Ia seperti sedang menyusun kembali semua informasi yang baru saja didengarnya, terutama mengenai kehidupan Siera sebelumnya, pernikahannya dengan Erick, perang yang terjadi di masa itu, serta dirinya sendiri yang ternyata menghabiskan bertahun-tahun hidupnya di medan perang.Di sisi lain, Zelka juga memilih diam. Ia tidak ingin memotong pembicaraan mereka, seolah menyadari bahwa sebagian dari apa yang sedang dibicarakan adalah sesuatu yang hanya perlu didengar oleh Siera dan Dior.Dior akhirnya menatap Siera lebih dalam.“Bukankah artinya kau menikah dengan Erick?”Siera tidak menghindari tatapannya. Tidak ada gunanya lagi menyembunyikan hal tersebut setelah Dior mengetahui hampir seluruh bagian dari kehidupan sebelumnya. Ia menarik napas pelan sebelum menjawab dengan suara tenang.“Benar. Aku menikah dengannya

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   4. Pernikahan atau pembunuhan

    Siera tahu bukan hanya Erick, Dregory, dan semua orang yang berada di ruangan itu tertegun mendengar ucapan Siera yang tiba-tiba.“Apa… yang kau katakan?” suara Erick terdengar tertahan, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Ia bahkan bangkit dari posisinya.Siera sempat menoleh

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   3. Bagaimana jika batal menikah?

    Suara ketukan pintu membuat Siera tersentak. Ia menoleh ke arah pintu ketika daun pintu terbuka perlahan, dan seorang gadis masuk dengan langkah hati-hati.“Nona…”Siera menatapnya.“Mia…”Wajah Mia terlihat lega, bahkan sedikit senang. “Yang Mulia Duke benar… Anda sudah bangun.”Siera menatap gadis

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   2. Mengapa harus kembali?

    Siera membuka mulut, tetapi kata-kata terasa sulit keluar. Tenggorokannya kering, pikirannya masih kacau oleh apa yang baru saja ia alami.“A-aku…”“Apa karena Putra Mahkota Erick?” potong Dregory tiba-tiba.Nada suaranya rendah, namun justru terasa lebih menekan. Tidak ada kemarahan yang meledak, t

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   1. Kembali hidup

    “Hah… hah…”Napas Siera memburu setelah berlari tanpa henti. Keringat mengalir di pelipisnya, sementara tangannya mencengkeram pinggir pintu balkon untuk menahan tubuhnya tetap berdiri.Sang ratu kekaisaran itu berusaha memahami apa yang baru saja terjadi. Semuanya terasa begitu cepat… begitu kacau

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status