Share

436. Menemukan jalan.

Author: Raisaa
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-19 19:22:58

Tidak ada jawaban.

Siera menarik napas dalam-dalam, tetapi kemarahannya tidak mereda.

"Orang-orang itu dikirim ke medan perang untuk melindungi kekaisaran. Mereka bertarung, terluka, kehilangan keluarga, bahkan mati. Lalu ketika perang berlangsung terlalu lama, mereka hanya dianggap sebagai beban karena menghabiskan terlalu banyak uang?"

Suaranya bergetar menahan amarah.

"Kalau Kaisar ingin menghentikan perang, seharusnya dia mengirimkan jalan untuk menyelamatkan mereka. Bukan memutus bantuan d
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   603. Keterikatan atau kutukan.

    Siera terdiam. Ia menatap Zelka dengan mata membelalak, seolah berusaha memastikan bahwa dirinya tidak salah mendengar perkataan wanita itu.Bagaimana mungkin ibunya memiliki darah yang sama dengan Zelka? Selama ini, ia hanya mengetahui bahwa Yelena berasal dari keluarga bangsawan yang pernah mengalami tragedi besar. Tidak pernah ada seorang pun yang mengatakan bahwa keluarganya memiliki hubungan dengan kaum gipsi, apalagi dengan garis keturunan yang dimiliki Zelka.“Darah yang sama denganmu?” ulang Siera. Kali ini, ia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.“Bagaimana kau bisa mengatakan hal seperti itu? Apa yang membuatmu berpikir bahwa ibuku memiliki darah yang sama denganmu?”Zelka tidak langsung menjawab. Ia memandangi Siera beberapa saat, seolah sedang mempertimbangkan dari mana ia harus memulai penjelasannya. Mia yang berdiri di samping meja pun menghentikan kegiatannya. Zelka akhirnya mengalihkan pandangan kepada Siera.“Karena aku melihat semua yang ada di sekitarmu. Buka

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   602. Darah yang sama.

    Dior tidak memberikan tanggapan. Ia kembali mengambil dokumen di atas meja dan membacanya sekilas, seolah pembicaraan mengenai pergerakan pasukan dan kemungkinan pergolakan di kekaisaran telah selesai. Wajahnya tetap dingin, tanpa menunjukkan apakah ia masih memikirkan perkataan Dregory atau justru sudah beralih pada urusan lain.Dregory memperhatikan sikapnya sebentar lalu bangkit dari kursi.“Kalau begitu, aku kembali. Laporannya sudah kuserahkan, dan semua pasukan telah berada di posisi yang ditentukan.”Dior mengangguk singkat.“Baik.”Dregory baru saja hendak berbalik ketika Dior kembali membuka mulut.“Ngomong-ngomong, bagaimana kabar Siera?”Langkah Dregory terhenti. Ia menoleh kepada Dior dengan tatapan yang sedikit berubah, seolah merasa heran karena pria yang sejak tadi sibuk mengurus kekaisaran itu tiba-tiba menanyakan putrinya.“Bukankah seharusnya kau tahu?”Dior menatapnya datar.“Mana mungkin aku tahu?”Dregory menyipitkan mata.“Licik.”Dior mengalihkan pandangan tanpa

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   601. Perubahan arah angin.

    Dior tidak menanggapi. Ia meletakkan dokumen yang baru dibacanya, kemudian mengangkat pandangan kepada Dregory. Percakapan ringan mereka berakhir begitu saja, berganti dengan suasana yang jauh lebih serius. Dior sudah mengetahui bahwa Dregory tidak akan datang ke ruang kerjanya tanpa alasan, terlebih ketika ada beberapa persoalan yang sedang mereka persiapkan bersama.“Ada sesuatu yang terjadi?” tanyanya.Dregory mengangguk kecil. Ia tidak langsung menjawab, melainkan menyandarkan tubuhnya pada kursi sebelum mulai berbicara.“Saya sudah mengerahkan seluruh pasukan ke titik-titik yang Yang Mulia tentukan.”Dior menatapnya dengan saksama.“Semuanya?”“Tidak ada satu pun yang tertinggal. Setiap pasukan telah menempati posisi masing-masing, dan para komandan sudah menerima instruksi mengenai tindakan yang harus mereka ambil jika keadaan berubah.”Dior terdiam sesaat. Ia mengambil pena yang tergeletak di atas meja, memutarnya sebentar di antara jari-jarinya, lalu meletakkannya kembali. Waj

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   600. Tidak pernah terkabul.

    Duke Arhad mengerutkan kening.“Bagaimana jika sejak dahulu dia sudah mencurigai bahwa kita memiliki andil dalam keguguran ratu terdahulu dan hilangnya kedudukan wanita itu? Mungkin selama ini dia hanya diam karena tidak memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan kecurigaannya.” Lanjut Viola.Suasana di dalam kereta seketika terasa lebih berat.Duke Arhad menatap putrinya tanpa berbicara, ia tidak langsung menyangkal perkataannya. Ia ingin mengatakan bahwa Dregory tidak mungkin mengetahui semuanya, tetapi bayangan sikap pria itu di pelataran istana kembali muncul dalam pikirannya.Dregory tidak terlihat terkejut ketika membicarakan masa lalu. Ia juga tidak tampak seperti seseorang yang sekadar melontarkan tuduhan tanpa memahami persoalan yang sedang dibicarakan. Sebaliknya, ia menyampaikan perkataannya dengan tenang, seolah-olah sedang mengingatkan mereka pada sesuatu yang sudah lama diketahui.Namun, ada satu hal yang membuat Duke Arhad berusaha menenangkan dirinya.“Jika dia memang

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   599. Salah paham lintas waktu.

    Dregory mundur satu langkah, bukan karena gentar, melainkan agar jarak di antara mereka tetap terjaga. Wajahnya sama sekali tidak memperlihatkan penyesalan.“Jika Anda berpikir demikian, terserah Anda.”“Kau—!”“Putri Anda saat itu hanya calon selir, bukan calon ratu.” Dregory memotong perkataan Duke Arhad dengan nada dingin. “Saya tidak memiliki alasan untuk takut mengatakan hal seperti ini.”Duke Arhad mendadak terdiam. Amarah masih terlihat jelas pada wajahnya, tetapi perkataan Dregory telah membuatnya kehilangan jawaban Sebab ia tahu betul bahwa pada waktu yang dibicarakan itu, Viola belum menjadi ratu. “Kalau begitu, mengapa kau baru mengatakannya sekarang?” Viola terdengar sinis.Dregory menoleh kepadanya.“Karena aku tidak akan mengatakannya jika kalian tidak memulainya.”Viola terdiam. Ia tidak bisa menyangkal bahwa ayahnya yang lebih dahulu menyinggung masa lalu, bahkan dengan sengaja memancing Dregory mengenai hubungannya dengan wanita-wanita yang pernah berada di sisi kais

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   598. Rumor masa lalu.

    Alexis membeku, ia hanya memandang Dior tanpa berkedip, memastikan bahwa ia tidak salah mendengar. Tapi, Dior sudah kembali memusatkan perhatian pada dokumen di hadapannya, seolah baru saja mengatakan bahwa ia harus menghadiri rapat singkat.“Apa?”“Aku harus pergi berkencan,” ulang Dior dengan nada datar.Alexis menunjuk dirinya sendiri, lalu menunjuk tumpukan dokumen di atas meja.“Jadi, kau memanggilku ke sini, mengatakan bahwa aku akan menjadi kaisar, menyuruhku belajar dari Vale, dan memberitahuku bahwa seluruh tanggung jawabmu akan menjadi tanggung jawabku, hanya karena kau ingin pergi berkencan?”“Benar.”“Dengan Siera?”"Perbaiki panggilanmu." Tegur Dior."Kakak ipar."“Ya, benar begitu.”Alexis menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan. Ia benar-benar tidak tahu apakah harus tertawa atau marah. Dior bahkan tidak berusaha menyembunyikan alasan sebenarnya di balik semua keputusan itu.Setelah bertahun-tahun menghadapi medan perang dan berbagai persoalan yang men

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   3. Bagaimana jika batal menikah?

    Suara ketukan pintu membuat Siera tersentak. Ia menoleh ke arah pintu ketika daun pintu terbuka perlahan, dan seorang gadis masuk dengan langkah hati-hati.“Nona…”Siera menatapnya.“Mia…”Wajah Mia terlihat lega, bahkan sedikit senang. “Yang Mulia Duke benar… Anda sudah bangun.”Siera menatap gadis

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   2. Mengapa harus kembali?

    Siera membuka mulut, tetapi kata-kata terasa sulit keluar. Tenggorokannya kering, pikirannya masih kacau oleh apa yang baru saja ia alami.“A-aku…”“Apa karena Putra Mahkota Erick?” potong Dregory tiba-tiba.Nada suaranya rendah, namun justru terasa lebih menekan. Tidak ada kemarahan yang meledak, t

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   1. Kembali hidup

    “Hah… hah…”Napas Siera memburu setelah berlari tanpa henti. Keringat mengalir di pelipisnya, sementara tangannya mencengkeram pinggir pintu balkon untuk menahan tubuhnya tetap berdiri.Sang ratu kekaisaran itu berusaha memahami apa yang baru saja terjadi. Semuanya terasa begitu cepat… begitu kacau

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   5. Kabur sebelum dibunuh!

    Siera meneguk ludah. Ia memang merasa malu karena tertangkap basah, namun ia tetap berdiri tenang, berusaha tidak menunjukkan kegelisahannya.“Maaf… saya tidak bermaksud mendengar pembicaraan Anda berdua.” Siera membungkuk, menjaga sopan santunnya.Saat ia mengangkat kepala, ia bisa melihat pandanga

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status