Share

92. Duel

Penulis: Raisaa
last update Tanggal publikasi: 2026-05-12 08:00:16

“Apa?”

Siera hampir memekik. Suaranya sedikit meninggi tanpa bisa ia tahan, membuat Alexis yang berdiri di hadapannya langsung terkekeh pelan, seolah reaksi itu benar-benar menghiburnya.

“Anda pasti tahu,” lanjut Alexis dengan santai, “aku dan Dior adalah murid Duke.”

Siera menelan ludah. Ia sempat melirik Mia di belakangnya, lalu kembali menatap Alexis dengan ragu. “Yang Mulia… tapi bukankah seharusnya Anda tinggal di kedi

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Esthaa Flowel
Sierra pake nanya lagi kenapa Grand Duke Muda kelihatan kesal, Ya jawabannya pasti CEMBURU lah
goodnovel comment avatar
Rina Damayanti
Dior cemburu tuhhh .... pelampiasannya duel dong
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   570. Hak atas seorang putra.

    Setelah dokter pergi, Grand Duke menatap Dior yang masih terbaring dengan kepala diperban. Ia tahu luka itu bukan sesuatu yang bisa sembuh dalam waktu singkat dan mungkin akan mengubah Dior selamanya.Wanita itu masih menangis di belakangnya. Namun bagi Grand Duke, rasa takut dan penyesalan wanita itu tidak mengubah kenyataan bahwa Dior terluka karena perbuatannya. Grand Duke kemudian menoleh kepadanya.“Keluar, Isla.”Isla mengangkat wajahnya dengan cepat. Seolah baru saja tersadar bahwa perkataan itu ditujukan kepadanya, ia menggeleng pelan.“Aku tidak akan keluar.”Grand Duke tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap tertuju pada Isla, tenang tetapi dingin. Ia tidak perlu bertanya lagi apa yang terjadi. Ia sudah mendengar semuanya. Ia sudah melihat sendiri kondisi Dior.Bahkan jika Isla mengatakan ribuan kali bahwa dirinya tidak sengaja, kenyataan bahwa anak mereka telah jatuh dari balkon dan mengalami kerusakan otak tetap tidak akan berubah.“Keluar,” ulang Grand Duke.“Aku ingin

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   569. Tak perduli apa yang hilang darimu.

    Ruangan itu seketika sunyi.Grand Duke tidak bergerak. Bahkan wanita yang sejak tadi menangis pun terdiam. Tidak ada seorang pun yang langsung mampu menerima perkataan dokter itu.Grand Duke perlahan menoleh kepada Dior yang masih terbaring di atas tempat tidur. Wajah anak itu tampak pucat, kepalanya diperban, dan tubuh kecilnya sama sekali tidak bergerak. Dari luar, tidak ada yang terlihat berbeda. Namun dokter baru saja mengatakan bahwa sesuatu di dalam diri putranya mungkin tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya.Grand Duke kembali menatap dokter.“Tidak ada sama sekali?”“Benar, Yang Mulia.”“Apa maksudmu?”Dokter menarik napas panjang sebelum menjelaskan dengan hati-hati.“Lobus frontal bukan hanya berkaitan dengan perilaku. Bagian tersebut juga memiliki peran penting dalam proses emosi dan bagaimana seseorang memberikan respons terhadap sesuatu yang terjadi di sekitarnya. Kerusakan yang dialami Tuan Muda terlalu berat.”Grand Duke mengerutkan kening.“Jelaskan dengan kata-

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   568. Mengapa membenciku?

    “Ibu…”Dior kecil hanya mampu memanggilnya sekali lagi. Tangannya berusaha meraih lengan wanita itu, bukan untuk melawan, tetapi seperti seorang anak yang masih berharap akan ditolong oleh orang yang sama yang sedang menyakitinya.Namun wanita itu tidak berhenti. Dalam satu gerakan kasar, ia menarik tubuh kecil Dior ke dekat pagar balkon. Dior bahkan tidak sempat memahami apa yang sedang terjadi. Kakinya kehilangan pijakan ketika tubuhnya didorong melewati batas balkon.Sesaat, semuanya terasa sunyi. Dior kecil hanya sempat melihat wajah ibunya untuk terakhir kalinya. Tidak ada kekhawatiran di sana dan tidak ada penyesalan, yang ada hanya kebencian.Kemudian tubuh kecil itu jatuh.Angin menerpa wajahnya. Tangannya bergerak tanpa arah, mencoba meraih sesuatu yang tidak ada. Untuk pertama kalinya, rasa takut benar-benar terlihat di matanya.“Ibu…”Suara itu begitu kecil hingga hampir tidak terdengar.Tubuhnya terus jatuh menuju taman di bawah.Kemudian semuanya terjadi dalam sekejap.Br

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   567. Anak haram.

    Pria itu terdiam. Tidak ada lagi bantahan yang keluar dari mulutnya. Hanya napas berat yang terdengar di antara dinding batu penjara yang lembap. Tangannya masih mengepal, sementara luka di pergelangan tangannya perlahan mengeluarkan darah akibat borgol yang tadi ditariknya terlalu kuat.Dior menatapnya beberapa saat sebelum akhirnya menyebut namanya.“Lionel Verzent.”Lionel perlahan mengangkat wajah.“Karena kau tidak bisa membunuhnya secara langsung, kau menggunakan tangan orang lain.”Lionel tidak menjawab. Dior mengalihkan pandangannya dari pria itu. Tatapannya jatuh pada dinding batu di samping kurungan, seolah sedang mengingat sesuatu yang sudah lama berlalu.“Aku ada di sana saat Erick memprovokasinya.”Lionel menatap Dior. Dior kemudian menarik sudut bibirnya sedikit.“Dia tidak akan mati jika kalian tidak datang hari itu.”Lionel mengalihkan pandangan. Dior kembali menatapnya. Suaranya tetap datar, tetapi setiap kata terdengar begitu jelas di dalam ruangan yang sunyi.“Setel

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   566. Wanita gila.

    Erick tidak mampu menjawab.Dior kembali berjalan meninggalkannya. Baginya, masalah itu sudah selesai. Zelka bukan tahanan Rurich dan bukan milik Erick hanya karena sebelumnya berada di paviliun bersamanya. Erick masih berlutut dengan rahang mengeras. Jika Zelka memang pergi atas kemauannya sendiri, alasan Erick mendatangi Dior sudah tidak ada lagi.Gerald berjalan beberapa langkah di belakang Dior. Ia sempat melirik ke arah Erick yang masih berlutut sebelum kembali memusatkan perhatian kepada tuannya. Ada sesuatu yang sejak tadi ingin ia tanyakan, tetapi Gerald baru berani membuka suara setelah mereka berjalan cukup jauh dari tempat itu.“Yang Mulia, apakah Anda tidak membuat perhitungan dengannya?”Dior terus berjalan tanpa menoleh.“Belum.”Gerald sedikit terdiam, lalu memberanikan diri melanjutkan. “Anda bahkan tidak pernah melihat Kaisar di dalam penjara. Semua orang yang terlibat seharusnya Anda hukum.”Dior tetap berjalan dengan langkah tenang.“Semua orang masih mencari bukti

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   565. Lilac yang mekar dengan singkat.

    Kereta terus bergerak meninggalkan kawasan paviliun pribadi di tepi danau. Suara roda yang bergesekan dengan jalan terdengar teratur, sesekali diselingi guncangan kecil ketika kereta melewati jalan yang tidak rata.Siera duduk di dalam dengan pandangan mengarah ke luar jendela. Pemandangan di luar perlahan berubah, tetapi pikirannya masih tertinggal pada percakapannya dengan Dior beberapa saat lalu. Kalimat pria itu terus terngiang di kepalanya, terutama ketika Dior mengatakan bahwa tidak masalah jika dirinya dianggap bodoh selama itu dilakukan untuk Siera.Siera masih merasa sulit mempercayai bahwa Dior yang biasanya begitu dingin dan hanya berbicara seperlunya bisa mengatakan hal seperti itu dengan wajah tanpa ekspresi.Zelka yang duduk di hadapannya memperhatikan Siera cukup lama. “Sepertinya dia benar-benar mencintai Anda.”Siera perlahan mengalihkan pandangannya dari jendela. Tatapannya bertemu dengan Zelka, tetapi hanya sebentar sebelum kembali mengarah ke luar. Ia tidak langsu

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   5. Kabur sebelum dibunuh!

    Siera meneguk ludah. Ia memang merasa malu karena tertangkap basah, namun ia tetap berdiri tenang, berusaha tidak menunjukkan kegelisahannya.“Maaf… saya tidak bermaksud mendengar pembicaraan Anda berdua.” Siera membungkuk, menjaga sopan santunnya.Saat ia mengangkat kepala, ia bisa melihat pandanga

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   4. Pernikahan atau pembunuhan

    Siera tahu bukan hanya Erick, Dregory, dan semua orang yang berada di ruangan itu tertegun mendengar ucapan Siera yang tiba-tiba.“Apa… yang kau katakan?” suara Erick terdengar tertahan, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Ia bahkan bangkit dari posisinya.Siera sempat menoleh

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   3. Bagaimana jika batal menikah?

    Suara ketukan pintu membuat Siera tersentak. Ia menoleh ke arah pintu ketika daun pintu terbuka perlahan, dan seorang gadis masuk dengan langkah hati-hati.“Nona…”Siera menatapnya.“Mia…”Wajah Mia terlihat lega, bahkan sedikit senang. “Yang Mulia Duke benar… Anda sudah bangun.”Siera menatap gadis

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   2. Mengapa harus kembali?

    Siera membuka mulut, tetapi kata-kata terasa sulit keluar. Tenggorokannya kering, pikirannya masih kacau oleh apa yang baru saja ia alami.“A-aku…”“Apa karena Putra Mahkota Erick?” potong Dregory tiba-tiba.Nada suaranya rendah, namun justru terasa lebih menekan. Tidak ada kemarahan yang meledak, t

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status