Beranda / Male Adult / GAIRAH MASA LAJANG / Bab 44. Akibat Kebelet

Share

Bab 44. Akibat Kebelet

Penulis: Andy Lorenza
last update Tanggal publikasi: 2026-02-02 01:16:52

“Ya udah, minggu besok aku akan penuhi ajakanmu. Memangnya kamu ingin ngajak aku jalan ke mana hari minggu besok?” tanya ku.

“Serius nih kamu mau?”

“Loh, emangnya kamu pikir aku becanda barusan?”

“Asyik, hari minggu besok temani aku nonton di bioskop juga ya seperti Lani?”

“Ya, aku akan temani kamu.”

“Tapi bukan di bioskop R melainkan di bioskop M, ya?” usul Desy.

“Ya terserah kamu deh, aku ngikut aja.” ujar Ryan sembari tersenyum.

“Nah, gitu dong! Itu baru adil,” ulas Desy kelihatan sekali sik
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 124. Memendam Rindu

    Sementara aku setelah membantu Sugeng berkemas-kemas karena satenya sudah habis, segera kembali ke ruangan kos untuk beristirahat, karena tadi siang hingga sore bersama Eva cukup melelahkan tubuh ku. Besok sore aku rencanakan akan mengunjungi Om Ramlan sekeluarga di rumahnya, sekedar untuk pamitan karena lusa akan pindah kos, dan tentu juga membicarakan soal kuliah ku.Aku pun berfikir ini lah momen yang tepat untuk bisa menghindar dari Dola, karena seperti yang telah aku janjikan pada Bram akan menjauh dari kehidupan rumah tangga mereka, aku pun menyakini jika Bram suatu saat nanti dapat membahagiakan Guru ku itu, aku iklas jika suatu hari nanti Dola akan membenci ku, itu semua aku lakukan demi ingin melihat Guru ku itu bahagia.****Siang itu Siska kembali kekos-kosan ditemani Bi Minah dan satpam rumah kedua orang tuanya, setelah beres-beres seluruh barang milik Siska pun segera dibawa ke depan gang. Siska pun pamitan pada tetangga-tetangga sebelah, tak terkecuali dengan keluarga Su

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 123. Siska Temui Orang Tuanya

    “Moga saja Siska bisa diterima kembali oleh kedua orang tuanya, kasihan dia suaminya benar-benar tak tahu diuntung.” harap Sugeng.“Iya Mas, moga aja,” ucap ku singkat.“Begitulah Ryan salah satu problema hidup, terutama dalam berumah tangga. Ada saja masalah yang akan timbul, apalagi sejak awal berumah tangga itu udah bermasalah.” tutur Sugeng.“Iya Mas, tapi aku senang melihat keluarga Mas dan Mbak Ningsih yang selalu akur. Meskipun hidup dengan kesederhaan, namun kebahagian dalam berumah tangga benar-benar kalian raih.” puji ku.“Ya, alhamdulilah Ryan. Kami sejak dulu saling mengerti dan mau menerima apa adanya dengan rumah tangga yang kami jalani, begitu pula jika ada masalah kami selalu selesaikan dengan kepala yang dingin hingga terhindar dari percecokan yang mudah sekali timbul jika kita tak bisa menahan diri.” tutur Sugeng, aku mengangguk dengan senyum kagum, obrolan kami terhenti sejenak saat Sugeng musti melayani pelanggan yang mulai datang.****Dengan menggunakan taksi Sis

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 122. Rencana Pindah Kos

    “Kalau nggak habis, juga nggak apa-apa yang penting kamu cicipi aja semuanya! Kamu benar-benar special dan luar biasa, Ryan. Pantas saja Gurumu itu nggak ingin melepaskanmu,” tutur Eva diiringi senyum dan tawa nakalnya, sementara aku hanya balas tersenyum.“Aku nggak jadi deh menempatkan kamu bekerja di café ini! Bahaya kalau sempat ada karyawan cewek atau pelanggan café yang kecantol sama kamu!” sambung Eva masih dengan senyum nakalnya.“Loh, Bahaya gimana Tante? Terus aku musti kerja di mana agar bisa melunasi uang yang Tante pinjamkan tadi?” tanya ku.“Pokoknya bahaya aja, nggak usah aku jelaskan! Uang yang aku berikan tadi yang bilang hutang siapa? Aku ngasih kok, bukan minjamin.” ujar Eva lagi-lagi ia tersenyum menggoda.“Mana bisa begitu Tante, aku paling nggak bisa terima uang tampa bekerja minimal membantu Tante apa aja deh.” pinta ku.“Loh, tadikan kamu udah membantuku.” Eva semakin nakal menggodanya.“Membantu apaan?” Aku masih belum mengerti akan maksud dari perkataan Eva,

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 121. Curhat Berujung Bercinta

    Aku sempat berdecak kagum, dalam hati ku berkata pantas saja wanita cantik yang ada di samping ku itu kaya raya, ternyata memiliki bermacam-macam usaha di berbagai tempat. Sehabis dari ruangan dapur Eva mengajak untuk melihat kamar yang terletak di bagian tengah ruangan itu.Kembali aku berdecak kagum, kamar itu begitu indah, bersih dan rapi. Tempat tidurnya springbet ternama, dan di sana juga terdapat kamar mandi, serta beberapa buah lemari untuk pakaian serta barang-barang lainnya.“Usaha cafe dan kos-kosan sedemikian rupa tentunya Tante dibantu Om, Kok sejak di rumah tadi aku nggak melihat Om. Memangnya dia ke mana, Tante?” tanya ku.“Hemmm... Usaha-usaha ini aku sendiri yang kelola, sedangkan Mas Rangga sibuk dengan bisnisnya di Singapore dan Malaysia. Dia jarang pulang paling juga 2 bulan sekali, mana bisa dia membantu mengurus usaha-usaha ku di kota ini.” tutur Eva.“Oh gitu ya, Tante.” ucap ku yang saat itu kami ngobrol sambil duduk di atas springbet di dalam kamar mewah itu.“

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 120. Diberi Uang Dan Pekerjaan

    Eva mengajak ku duduk di ruang tengah rumahnya, tak beberapa lama pembantu Eva datang membawakan 2 gelas minuman segar.“Silahkan diminum, Ryan!”“Makasih Bu,” ucap ku sembari tersenyum lalu meneguk minuman yang disuguhkan.“Ada perlu apa nih? Kok tumben baru sekarang kamu bersedia datang ke rumahku ini? Padahal kan udah sejak dulu aku tawarkan, bahkan sering malahan aku minta kamu berkunjung ke sini.” tanya Eva diiringi senyum manisnya.“Maaf Bu, kemarin-kemarin ada saja kesibukan yang aku kerjakan. Di samping kerja sepulang sekolah, minggu-minggu belakangan ini aku juga sibuk mempersiapkan diri dan mengikuti ujian Ebtanas.” tutur ku.“Bagaimana hasilnya, apakah kamu berhasil lulus?” tanya Eva.“Ya Bu, aku lulus. Dan bukan hanya itu saja, aku juga menjadi salah satu siswa undangan dari perguruan tinggi negeri ternama di kota ini.” jawab ku.“Wah, bagus dong! Berarti kamu nggak perlu lagi mengikuti ujian masuk, tinggal kuliah aja langsung, ya kan?”“Iya Bu, berkaitan dengan itu pula ak

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 119. Janji Ku Dan Bram

    “Terima kasih, Mas Ryan. Apapun yang kamu minta untuk tidak mendekati Dola lagi akan aku berikan.” Bram ikut-ikutan merapatkan telapak tangannya seperti memohon pada ku.“Mas Bram ini apa-apaan!” karena sikap Bram terlalu dan hampir duduk bersimpuh di depan ku, aku pun reflek berdiri dari duduk dan mencegah Bram melakukan hal yang tak wajar itu.“Mas Bram tak boleh lakukan ini! Harusnya aku yang lakukan itu, karena telah berbuat kesalahan memenuhi ajakan Tante beberapa hari yang lalu. Padahal aku tahu saat itu status Tante adalah istri Mas Bram, aku terlalu menuruti perasaanku yang tak tega melihat Tante Dola bersedih sejak suaminya yang pertama bernama Deni memperlakukannya secara tidak baik dan membuat hatinya hancur.” tutur ku.“Ya, aku faham. Makanya aku nggak menyalahkan Mas Ryan dalam hal ini karena hingga kini sikap Dola seperti masih trauma akan mantan suaminya dulu, dan aku kira wajar-wajar saja jika saat ini ia belum bisa menerimaku sebagai suaminya. Namun percayalah Mas Rya

  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 43. Desy Cemburu

    Aku merasakan sesuatu sentuhan yang beda dari jemari Tante Dewi yang mulai menyentuh bagian sentitif ku, entah itu disengaja atau tidak yang pasti aku mulai merasa risih hingga aku memikirkan cara untuk dapat terlepas dari situasi yang bisa membawa ku dalam hubungan terlarang dengan Tante ku sendir

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-25
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 38. Kenyaman Hati Dola

    “Hemmm... Aku nggak pernah ingin berkata yang nggak sejalan dengan hatiku, Tante. Apa yang aku lihat dan nilai, akan aku katakan apa adanya.” Dola menatap lekat ke wajah ku seolah-olah mencari kebenaran atas semua yang aku ucapkan, Dola kemudian tersenyum dan merasa yakin kalau aku benar-benar berk

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 41. Birahi Di Kontrakan

    “Baru juga hidung belum dicubit yang lainnya!” seru Aldo diiringi tawa kecil mereka.“Aku kira kamu nggak ada di rumah hari ini seperti biasanya,” sambung Aldo.“Ya nggaklah, aku kan udah janji sama kamu kalau malam minggu ini akan penuhi ajakanmu, meskipun sayangnya malam minggu ini hujan lebat.”

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • GAIRAH MASA LAJANG   Bab 39. Cerita Bi Lastri

    Sepulang dari sekolah kembali aku dibawa Dola ke rumahnya, rencana ku saat itu akan melanjutkan pekerjaan yang kemarin siang terbengkalai membuat saluran pembuangan air.“Ryan, sebelum melanjutkan pekerjaanmu yang kemarin ada baiknya kita makan siang dulu!” ujar Dola.“Ya Tante,” ulas ku yang baru

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status