공유

66. BADAI GOSIP

작가: Mystique
last update 게시일: 2026-08-18 11:15:07

Langkah kaki Zayn berpacu cepat menembus remang-remang senja. Sepatunya menapak keras di atas tanah kering lorong sempit di balik panti asuhan. Pandangannya menyapu tajam setiap celah di antara dinding-dinding bangunan tua, namun sosok berjaket hitam itu bergerak sangat cepat dan lincah. Pria misterius itu menghilang di persimpangan jalan besar, menyatu dengan kebisingan lalu lintas kota yang padat.

Zayn berhenti dengan napas memburu. Kepalan tangannya menghanta
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   66. BADAI GOSIP

    Langkah kaki Zayn berpacu cepat menembus remang-remang senja. Sepatunya menapak keras di atas tanah kering lorong sempit di balik panti asuhan. Pandangannya menyapu tajam setiap celah di antara dinding-dinding bangunan tua, namun sosok berjaket hitam itu bergerak sangat cepat dan lincah. Pria misterius itu menghilang di persimpangan jalan besar, menyatu dengan kebisingan lalu lintas kota yang padat. Zayn berhenti dengan napas memburu. Kepalan tangannya menghantam tembok bata di sampingnya dengan keras. "Sial!" umpat Zayn dingin, rahangnya mengetat rapat. Perasaan tak tenang menyergap dadanya saat ia berbalik dan kembali berlari menuju mobil, di mana Kirana menunggunya dengan wajah pucat pasi. Kejanggalan sore itu terbukti menjadi awal dari badai baru. Keesokan harinya, publik dihebohkan oleh berita utama yang menyebar kilat di berbagai portal media daring dan m

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   65. JEJAK KASIH

    Dekapan erat itu menjadi perisai paling aman bagi Kirana di tengah malam yang dingin. Setelah semua rahasia kelam tentang kematian kedua orang tuanya terlepas dari bibirnya, beban berat yang selama bertahun-tahun menghimpit dada Kirana seolah luruh bersama air mata. Di dalam pelukan Zayn, luka masa lalu itu perlahan diobati oleh ketulusan yang tak bertepi. Keesokan paginya, cahaya matahari menyusup lembut melalui celah tirai apartemen Zayn. Ketika Kirana terbangun, aroma harum kopi dan sarapan hangat sudah menyambut indra penciumannya. Zayn tidak membiarkan Kirana tenggelam dalam kesedihan semalam. Pria itu justru menyiapkan sebuah kejutan kecil untuk mengusir sisa-sisa bayangan kelam di kepala wanita yang sangat dicintainya itu. "Hari ini kita pergi ke suatu tempat," ucap Zayn lembut saat Kirana melangkah ke ruang makan dengan balutan kemeja kasual. "Ke mana?" tanya Kirana dengan mata berbinar penasaran.

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   64. JEJAK LUKA

    Malam merayap perlahan menyelimuti kota, membawa angin sejuk yang berembus lembut di balkon apartemen Zayn. Sekarang mereka tidak tinggal di rumah Reyhan lagi karena rumah itu sudah disita. Di apartemen Zayn, suasana begitu tenang. Di bawah pendar lampu gantung yang temaram dan hangat, Kirana duduk bersandar di dada bidang Zayn. Jemari lentiknya yang kini dihiasi cincin berada dalam genggaman erat Zayn. Setelah restu dari Nyonya Sofia didapat dan lamaran manis di antara semerbak harum Kirana Flower terucap, status mereka kini resmi. Mereka adalah dua insan yang saling memiliki, bersiap melangkah ke jenjang pernikahan yang suci. Zayn menyesap cangkir tehnya, lalu mengusap lembut punggung tangan Kirana dengan jempolnya. Pria itu menunduk, menatap lekat wajah wanita yang kini sah menjadi tunangannya. Pendar kebahagiaan memang terpancar dari sepasang mata Kirana, namun jauh di dasar matanya, Zayn selalu menangkap bayang-baya

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   63. DILINDUNGI SEUMUR HIDUP

    Restu yang diberikan oleh Nyonya Sofia hari itu terasa seperti kehangatan matahari yang akhirnya menembus awan mendung di hidup Kirana. Tidak ada lagi rasa bersalah, tidak ada lagi ketakutan akan pandangan orang lain. Untuk pertama kalinya, Kirana bisa bernapas tanpa ada beban yang menghimpit dadanya. Sore harinya, Kirana kembali ke Kirana Flower. Senyuman tak lepas dari bibirnya sepanjang ia merapikan tangkai-tangkai bunga di toko. Suasana toko bunga yang tenang dinaungi cahaya sore yang kekuningan terasa makin sempurna dengan kedamaian yang baru saja ia dapatkan. Saat jam menunjukkan pukul lima sore, denting bel di atas pintu toko berbunyi halus. Kirana memutar tubuhnya seraya tersenyum ramah, menduga ada pembeli yang datang menjelang toko tutup. Namun, langkah kakinya terhenti. Di balik pintu kaca, Zayn berdiri dengan balutan kemeja putih yang lengan bagian sikunya dilipat rapi. Pria itu berjalan masuk seraya menyungg

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   62. RESTU NYONYA SOFIA

    Mobil melaju dengan tenang membelah jalanan kota. Di balik kemudi, Zayn menoleh sekilas ke arah Kirana dengan senyum simpul yang penuh arti."Sekarang semua masalah di masa lalu sudah benar-benar selesai," ucap Zayn lembut, memecah keheningan. Tangan kirinya terulur, menggenggam jemari Kirana yang bertumpu di atas pangkuan. "Berarti, ini saatnya kita melangkah ke tahap selanjutnya, Na."Kirana mengerutkan kening, menatap pria itu dengan raut bingung. "Tahap selanjutnya? Melakukan apa?""Kita ke rumah Mama. Sudah waktunya kita meminta restu secara resmi," jawab Zayn yakin.Seketika itu juga, senyum di bibir Kirana memudar. Ia menoleh sepenuhnya ke arah Zayn dengan raut wajah yang mendadak dipenuhi kekhawatiran. Jemarinya meremas tangan Zayn tanpa sadar."Zayn... apa ini tidak terlalu cepat?" bisik Kirana, suaranya terdengar ragu dan cemas. "Surat perceraianku dengan Reyhan baru saja resmi keluar. Aku takut Mama akan berpikir buruk tentang kita. Bagaimana kalau Mama malah mengira kita m

  • GODAAN DI SEPERTIGA MALAM   61. RESMI BERCERAI

    Pesan manis dari Zayn di siang hari itu menjadi pelengkap sempurna dari mekarnya toko Kirana Flower. Melangkah ke masa depan yang bersih berarti harus menuntaskan seluruh sisa ketakutan dan keterikatan masa lalu sampai ke akar-akarnya. Kebahagiaan Kirana tidak akan pernah benar-benar utuh selama namanya masih terikat secara hukum dengan pria yang telah memberikan neraka dalam hidupnya.Dua hari kemudian, lembaran yang paling ditunggu-tunggu itu akhirnya tiba.Sebuah amplop cokelat berstempel resmi dari Pengadilan Agama mendarat di meja kerja Zayn. Surat Keputusan Perceraian Resmi antara Kirana dan Reyhan. Salinan sah yang menyatakan bahwa secara hukum dan negara, ikatan pernikahan yang selama ini menjadi rantai penjerat bagi Kirana telah resmi diputus dan tak berlaku lagi.Kirana menatap lembaran kertas itu dengan dada bergemuruh. Tidak ada raut kesedihan, hanya ada helai napas lega yang begitu panjang. Zayn berdiri di sampingnya merangkul bahu Kirana deng

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status