Share

Bab 4

Author: Amira
Di detik itu.

Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun ... runtuh sedikit demi sedikit seperti deretan domino yang roboh.

Kotak obrolan mereka kosong. Namun di folder favorit milik Davin, aku melihat riwayat percakapan mereka.

[ Tas pink ini lucu banget! Makasih, suamiku! ]

[ Ternyata Cinderella juga punya tas putri miliknya sendiri ... muach .... ]

Balasan pria itu sangat singkat.

[ Di hatiku, cuma kamu satu-satunya putri. ]

Sebegitu berharganya wanita itu baginya ....

Sampai hanya tiga kalimat pendek saja rela dia simpan sebagai favorit. Aku lalu membuka media sosial gadis itu. Postingannya sangat sedikit. Hanya ada tiga.

Yang pertama, setengah tahun lalu.

Gadis itu mengunggah foto lututnya yang terluka, nadanya terdengar menyedihkan.

[ Sial banget, hari ini aku nabrak mobil mewah. Untung pemilik mobilnya cowok ganteng yang baik hati, dia cuma suruh aku ganti rugi satu juta. ]

Di sudut video, terlihat tangan pria dengan ruas jari yang tegas. Jam tangan yang dipakainya ... adalah Patek Philippe senilai 7,6 miliar yang kuberikan saat ulang tahunnya.

Postingan kedua, dua bulan lalu.

Foto yang diunggah adalah tangan mereka yang saling menggenggam erat, serta siluet saat berciuman.

[ Pengusaha besar yang tinggi dan tak tersentuh ternyata juga bisa tunduk karena cinta. Dongeng Cinderella ternyata benar-benar bisa jadi kenyataan .... Di saat ini, aku adalah Cinderella paling bahagia di dunia! ]

Postingan ketiga ....

Minggu lalu.

Gadis itu duduk di restoran rooftop dengan gaun cantik. Ada juga foto seorang pria berlutut di depannya sambil memasangkan cincin. Wajah pria itu tidak terlihat, tetapi kebahagiaan terasa jelas di setiap detail foto.

[ Cinderella ulang tahun, nih! Pangeran datang melamar sambil membawa cincin berlian pink! Hehe .... ]

Dan tanggalnya ... adalah hari ulang tahunku menurut kalender lunar.

Jadi ... password baru Davin .... Sama sekali bukan ulang tahunku versi kalender lunar.

Melainkan ulang tahun Mica.

Aku menyimpan semua bukti itu, lalu bersiap mematikan ponsel.

Namun detik berikutnya, gadis itu mengunggah postingan terbaru. Dia tersenyum cerah ke arah kamera. Dan di belakangnya ....

Terlihat gedung Grup Gunardi.

[ Senang banget, Cinderella akhirnya siap berubah jadi putri sungguhan! Nggak sabar buat hari pertamaku masuk kerja hari ini! ]

Aku menarik napas dalam-dalam, lalu mematikan layar ponsel.

"Ada apa, Sayang? Kenapa ekspresimu aneh begitu?" Davin juga sudah keluar dari kamar mandi.

Aku mengangkat mata menatapnya. "Davin, hari ini ajak aku ke kantor, dong."

Dia terdiam sesaat, ekspresinya tampak tidak alami. "Hari ini agak sibuk, Sayang. Lain kali aja ya."

Benar juga. Di hari seperti ini, pria mana yang ingin istrinya muncul di tempat kerja?

Aku tersenyum tipis, lalu mengangguk santai. "Oke."

Setelah dia berpakaian rapi dan pergi. Aku langsung mengeluarkan ponsel dan menelepon sahabatku.

"Manda, semuanya sudah siap?"

Aku sengaja datang ke lantai paling atas Grup Gunardi tepat saat jam minum teh sore Davin. Area terbuka di luar kantor presiden direktur terasa sedikit berbeda dari biasanya.

Beberapa asisten sibuk bekerja sambil menunduk, tetapi sudut mata mereka terus melirik ke arah pintu kantor direktur. Tatapan Davin sangat lembut saat memandang gadis di depannya.

Mica.

Dia sudah berganti pakaian dengan setelan putih krem baru, rambutnya juga ditata dengan rapi. Riasan tipis menghiasi wajahnya, berusaha membuat dirinya terlihat profesional. Namun, rasa gugup dan aura kampungannya tetap tidak bisa disembunyikan.

Kepalanya sedikit menunduk dan pipinya memerah.

Davin berkata, "Mulai sekarang kamu jadi sekretaris administrasiku. Ikuti Linda dulu buat memahami alur kerja. Jangan gugup. Kalau ada yang nggak ngerti, langsung tanya aku kapan saja."

"Iya! Terima kasih, Pak Davin! Aku pasti akan bekerja keras!" Suara Mica manis dan lembut, tatapan penuh cinta yang tidak seharusnya dimiliki bawahan terhadap atasan benar-benar menempel pada Davin.

Di samping mereka bahkan ada beberapa manajer divisi.

Situasi sebesar ini ... mana mungkin hanya untuk merekrut sekretaris biasa? Jelas-jelas ini upacara penobatan untuk "Cinderella" kesayangannya. Aku melangkah maju dengan high heels, suara langkahku nyaring dan mencolok.

Suasana seketika membeku.

Semua tatapan langsung beralih kepadaku. Senyum di wajah Davin membeku.

Wajah "Cinderella"-nya bahkan langsung pucat pasi. Aku menyapu wajah-wajah kaku di sekelilingku, lalu menyunggingkan senyum dingin.

"Kenapa? Orang sembarangan aja bisa jadi sekretaris ya sekarang?"

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 10

    Tatapanku langsung berubah tajam. Sebelum kukunya menyentuh wajahku, aku tiba-tiba mengangkat tangan lalu mencengkeram pergelangan tangannya dengan keras!Aku sama sekali tidak menahan tenaga. Saking sakitnya, Mica langsung menjerit, "Aaaah!""Mau lawan aku?"Aku mendekat ke wajahnya, menatap wajah yang sudah terdistorsi karena marah dan kesakitan itu. Suaraku sangat rendah, tetapi setiap katanya terdengar jelas dan dingin."Memangnya kamu pantas? Kamu nggak lihat siapa statusmu? Sekarang bahkan Davin saja harus melihat ekspresiku sebelum bergerak. Terus kamu ini memangnya apaan?"Mica menggigit bibirnya dengan kuat.Aku tidak melanjutkan lagi. Aku hanya melepaskan tangannya dengan kasar dan jijik.Tepat saat itu, dua mobil polisi berhenti diam-diam di pinggir jalan. Beberapa polisi berseragam berjalan mendekat. Tatapan pemimpin mereka tajam dan langsung terkunci pada Mica yang berdiri membeku di tempat."Mica?"Suara polisi itu terdengar serius.Mica langsung ketakutan setengah mati s

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 9

    Reaksi pasar saham adalah yang paling langsung terasa. Harga saham Grup Gunardi jatuh tanpa ampun, beberapa hari berturut-turut langsung anjlok begitu pasar dibuka. Telepon dari para pemegang saham hampir membuat ponsel Davin dan ayahnya meledak.Pertanyaan. Tuduhan. Kepanikan. Semuanya bercampur jadi kekacauan.Dalam beberapa hari saja, Keluarga Gunardi sudah kewalahan dan berada di ambang kehancuran.Tanpa perlindungan Keluarga Baskoro ....Kapal besar bernama "Keluarga Gunardi" mulai bocor di mana-mana dan nyaris tenggelam sepenuhnya.Sore hari di hari kelima, bel rumah berbunyi. Di layar CCTV terlihat Davin berdiri di depan vila keluargaku. Dia tidak lagi memakai setelan jas mahal buatannya. Hanya mengenakan kemeja kusut. Dasi tergantung longgar di lehernya.Janggut tipis mulai tumbuh di dagunya dan matanya yang memerah itu bahkan terlihat jelas dari layar. Seluruh tubuhnya memancarkan kelelahan seseorang yang sudah diperas habis sampai tak bersisa.Aku tidak menyuruh pelayan membu

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 8

    "Kasih aku satu kesempatan lagi. Anggap saja semua ini nggak pernah terjadi, ya?" Di depan begitu banyak orang, matanya langsung memerah.Namun, seluruh tubuhnya penuh jejak Mica. Bagaimana mungkin aku memaafkannya? Bagaimana mungkin aku berpura-pura semua ini tidak terjadi? Bagaimana mungkin aku bisa melakukannya?Aku langsung mundur satu langkah, menghindari pelukannya yang menjijikkan. Tatapanku sedingin es. "Jangan sentuh aku!"Bersamaan dengan itu, aku membanting surat perjanjian cerai ke atas meja."Tanda tangan. Keluar tanpa membawa apa pun. Davin, sisakan sedikit harga dirimu."Melihat tidak ada ruang untuk negosiasi, Davin menatap kata "keluar dari pernikahan tanpa sepeser pun" di perjanjian cerai itu. rasa sakit di wajahnya perlahan berubah menjadi suram dan menyeramkan. Dia langsung meraih surat itu, lalu merobeknya dengan kasar!Potongan kertas beterbangan seperti salju. Dia menatapku sambil menurunkan nada suaranya, terdengar sangat tegas."Naira, kamu tahu sendiri. Aku pe

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 7

    Sudah sepuluh tahun kami bersama. Apa dia masih tidak mengenalku?Tidak tahu seberapa besar aku membenci pengkhianatan? Tidak tahu seberapa besar aku mencintainya? Dia tahu. Namun, dia tetap melakukannya.Di sudut mata pria itu muncul sedikit keraguan dan rasa sakit hati. Nada suaranya melembut, "Naira, aku ...."Namun, aku sudah tidak bisa menahannya lagi dan langsung menampar wajahnya.Plak!Suara tamparan yang keras menggema di ruangan, diiringi jeritan Mica. "Kak Davin! Kamu nggak apa-apa?!"Gadis yang tadi bahkan tidak berani banyak bicara itu langsung berdiri melindungi Davin mati-matian. Tatapannya ke arahku seperti binatang buas."Kamu sakit ya, Naira?! Apa hakmu nampar dia?!"Apa hakku?Atas fakta bahwa dulu aku melawan tekanan keluargaku demi menikah dengannya.Atas fakta bahwa dulu hanya karena dia berkata ingin punya anak, aku rela melawan ketakutanku sendiri untuk melahirkan.Atas fakta bahwa selama bertahun-tahun ini, aku tidak pernah mengkhianati pengorbanannya maupun ke

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 6

    Tatapan para petinggi di sekitar yang awalnya hanya terkejut, kini berubah menjadi ekspresi paham sekaligus haus gosip. Bagaimanapun juga, Davin adalah pewaris Keluarga Gunardi.Sekarang seorang direktur besar dipermalukan secara terbuka seperti ini oleh istrinya sendiri, harga dirinya benar-benar hancur total. Nada bicaranya mulai dipenuhi amarah, "Naira! Aku ulangi sekali lagi, urusan kita dibicarakan di rumah. Jangan menguji kesabaranku!"Lalu, dia membungkuk dan berbisik kepada Mica di sampingnya. "Kamu pergi dulu. Aku bakal kasih kamu penjelasan."Namun, Mica langsung dihalangi oleh sahabatku. "Setelah merebut laki orang, kamu mau kabur begitu saja? Mana bisa seenak itu?""Manda! Jangan kelewatan!" Davin benar-benar marah sekarang.Namun, keluarga Manda sekarang setara dengan Keluarga Gunardi. Tentu saja dia tidak takut pada ancaman Davin. Davin terang-terangan melindungi Mica di depanku. Walaupun aku sudah mempersiapkan diri secara mental ....Salah satu sudut hatiku tetap terasa

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 5

    Sahabatku di samping juga ikut menyindir, "Iya tuh, sampai seramai ini. Pak Davin, orang yang nggak tahu mungkin bakal mengira kalian lagi menyambut nyonya baru loh ...."Davin mengernyit. "Ngomong apa, sih." Dia memaksakan senyum, suaranya kembali membawa kelembutan seperti biasanya, lalu berjalan mendekat ingin menggenggam tanganku."Sayang, kenapa tiba-tiba datang? Bukannya aku sudah bilang malam ini bakal pulang cepat buat nemenin kamu?"Aku berpura-pura pengertian. "Nemenin aku? Nggak usah, Davin. Kamu 'kan sibuk nemenin sekretarismu. Mana mungkin aku tega suruh kamu cepat pulang. Lagian, waktu itu bukannya kamu juga ingkar janji gara-gara Mica?"Begitu kata-kataku terdengar. Kelembutan di wajah Davin langsung membeku, kilatan panik muncul di matanya. "Naira, Sayang, kamu ngomong apa sih? Apa ada salah paham? Kita pulang dulu terus ngobrol di rumah ya?"Aku memiringkan tubuh menghindari tangannya, lalu langsung berjalan ke depan Mica. "Salah paham?"Aku menatapnya tajam. "Bu Mica,

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 3

    Aku mengeluarkan ponsel, lalu menelepon Davin. "Davin, kamu di mana?"Sama seperti berkali-kali sebelumnya, dia langsung mengangkat teleponku dalam hitungan detik. Di awal pernikahan kami dulu, aku pernah diculik oleh musuh bebuyutan Keluarga Gunardi. Saat berhasil diselamatkan, kondisiku nyaris sek

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 2

    Melainkan karena ada seorang wanita di bawah meja yang sedang "melayaninya".Davin.Pria yang selama ini dijuluki "budak istri" oleh teman-teman di lingkaran kami.Benar-benar berselingkuh.Aku terduduk sambil termenung di sofa, rasa perih perlahan memenuhi seluruh tubuhku. Jemariku mengusap wallpap

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 1

    "Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!"Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak.Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status