Share

Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku
Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku
Author: Amira

Bab 1

Author: Amira
"Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!"

Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak.

Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang terakhir kulihat?"

Padahal aku jelas-jelas menunjuk Birkin oranye merah menyala di etalase, lalu membicarakannya pada Davin selama setengah bulan.

"Kamu yakin ... pink?" Suaraku sedikit tercekat.

"Iya, Bu Naira." Nada bicara sang sales terdengar yakin. "Pak Davin sengaja menegaskan, harus warna sakura pink yang paling lembut."

Telepon ditutup.

Aku bangkit dan ingin menelepon Davin, menanyakan apakah dia salah ingat. Namun, kakiku malah menendang sebuah paket yang belum dibuka di bawah meja kerja. Di atas kotaknya tercetak logo yang sangat familiar.

Itu adalah merek lingerie mewah yang sering dia belikan untukku.

Entah kenapa, aku membungkuk dan mengambilnya. Saat pita dibuka, di dalamnya ada bra renda hitam dengan label yang bahkan belum dipotong. Tanpa sadar, aku membalik label ukurannya.

75B.

Di detik itu juga, seluruh darah di tubuhku seperti membeku.

Aku memakai 70C.

Sudah sepuluh tahun.

....

Aku menahan rasa mual, lalu melempar bra hitam itu jauh-jauh. Aku segera melakukan panggilan video. Pria itu mengangkatnya sangat cepat, bahkan wajahnya tampak sedikit memerah.

"Sayang, tumben hari ini mau video call sama aku? Padahal sebelumnya aku mohon-mohon juga kamu nggak mau."

Aku tidak menjawab. Dengan tangan kanan, aku langsung membuka tampilan CCTV real time di kantor presdir miliknya.

Bagaimanapun juga, kami sudah bersama selama sepuluh tahun. Davin langsung menyadari ada yang tidak beres denganku. "Sayang, ada apa? Drama yang kamu tonton hari ini nggak bagus ya? Atau marah karena suamimu ini beberapa hari terakhir pulang terlalu malam?"

Aku melirik jam.

Pukul satu lewat tiga puluh.

Di layar CCTV, masakan di atas mejanya baru dimakan beberapa suap. Mulutnya bahkan masih penuh makanan, sepertinya dia benar-benar kelaparan. Namun, dia tetap langsung meletakkan sendoknya.

Nada bicaranya sangat lembut, "Ada apa, Sayang? Jangan marah lagi ya. Suamimu ini dari pagi sudah rapat enam kali berturut-turut, nggak sempat berhenti sama sekali. Kalau nggak percaya, kamu bisa lihat CCTV-nya sendiri. Biar tahu betapa kasihan suamimu ini."

Benar.

CCTV itu memang dipasang olehnya sendiri.

Waktu itu, dia memelukku sambil berkata, "Naira, kamu bisa buka CCTV kantor aku kapan saja buat inspeksi mendadak. Aku tahu pernikahan di kalangan seperti kami jarang ada yang benar-benar tulus."

"Tapi aku bisa jamin, aku akan menukar seratus persen keterbukaanku demi mendapatkan bahkan cuma satu persen kepercayaan darimu. Naira, aku beda dari mereka."

Ponsel, komputer, kartu bank.

Semua yang memakai kata sandi, seluruhnya menggunakan tanggal ulang tahunku.

Menahan emosi bukan gayaku, akhirnya aku membuka suara, "Davin, kenapa warna tas yang kamu pesan buat aku salah?"

Davin mengernyit.

Beberapa detik kemudian, ekspresinya berubah seperti baru mengerti. "Oh! Maksud kamu Birkin yang kemarin itu? Yang pink itu buat kakakku, sekalian aku pesankan. Yang warna oranye kesukaanmu belum datang bareng? Pasti salesnya lupa. Tunggu ya, aku telepon mereka sekarang!"

Dia tampak sedikit kesal sambil hendak menggunakan telepon kantor. Sama seperti berkali-kali sebelumnya. Selama itu menyangkut diriku, dia selalu gugup, peduli, dan langsung ingin menyelesaikannya secepat mungkin.

Aku memotongnya, "Nggak usah."

Seolah takut aku tidak percaya, dia lalu memutar kamera memperlihatkan chat antara dirinya dan sang kakak.

[ Davin, waktu kamu pesanin tas buat adik ipar, sekalian pesankan aku yang warna pink, dong. ]

Tapi ....

Apa benar sekebetulan itu?

Saksi dan buktinya lengkap. Kepalaku mulai kacau. Tiba-tiba, aku tidak ingin lagi menanyakan soal lingerie renda itu.

'Mungkin dia terlalu sibuk? Mungkin cuma salah ingat ukuran.' Aku terus menghibur diri seperti itu.

Namun, tepat setelah panggilan ditutup. Pemandangan di CCTV langsung membuat napasku terhenti. Di kaca besar belakang Davin, terlihat bayangan wajah seorang wanita yang perlahan merangkak keluar dari bawah meja kerjanya.

Wanita itu menyeka sudut bibirnya, lalu dengan puas menggesekkan kepalanya ke lutut pria itu seperti kucing yang baru kenyang makan.

Sangat intim.

Jadi, rona merah di wajah Davin tadi ....

Bukan karena senang menerima telepon dariku.

Juga bukan karena makanannya terlalu panas.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 10

    Tatapanku langsung berubah tajam. Sebelum kukunya menyentuh wajahku, aku tiba-tiba mengangkat tangan lalu mencengkeram pergelangan tangannya dengan keras!Aku sama sekali tidak menahan tenaga. Saking sakitnya, Mica langsung menjerit, "Aaaah!""Mau lawan aku?"Aku mendekat ke wajahnya, menatap wajah yang sudah terdistorsi karena marah dan kesakitan itu. Suaraku sangat rendah, tetapi setiap katanya terdengar jelas dan dingin."Memangnya kamu pantas? Kamu nggak lihat siapa statusmu? Sekarang bahkan Davin saja harus melihat ekspresiku sebelum bergerak. Terus kamu ini memangnya apaan?"Mica menggigit bibirnya dengan kuat.Aku tidak melanjutkan lagi. Aku hanya melepaskan tangannya dengan kasar dan jijik.Tepat saat itu, dua mobil polisi berhenti diam-diam di pinggir jalan. Beberapa polisi berseragam berjalan mendekat. Tatapan pemimpin mereka tajam dan langsung terkunci pada Mica yang berdiri membeku di tempat."Mica?"Suara polisi itu terdengar serius.Mica langsung ketakutan setengah mati s

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 9

    Reaksi pasar saham adalah yang paling langsung terasa. Harga saham Grup Gunardi jatuh tanpa ampun, beberapa hari berturut-turut langsung anjlok begitu pasar dibuka. Telepon dari para pemegang saham hampir membuat ponsel Davin dan ayahnya meledak.Pertanyaan. Tuduhan. Kepanikan. Semuanya bercampur jadi kekacauan.Dalam beberapa hari saja, Keluarga Gunardi sudah kewalahan dan berada di ambang kehancuran.Tanpa perlindungan Keluarga Baskoro ....Kapal besar bernama "Keluarga Gunardi" mulai bocor di mana-mana dan nyaris tenggelam sepenuhnya.Sore hari di hari kelima, bel rumah berbunyi. Di layar CCTV terlihat Davin berdiri di depan vila keluargaku. Dia tidak lagi memakai setelan jas mahal buatannya. Hanya mengenakan kemeja kusut. Dasi tergantung longgar di lehernya.Janggut tipis mulai tumbuh di dagunya dan matanya yang memerah itu bahkan terlihat jelas dari layar. Seluruh tubuhnya memancarkan kelelahan seseorang yang sudah diperas habis sampai tak bersisa.Aku tidak menyuruh pelayan membu

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 8

    "Kasih aku satu kesempatan lagi. Anggap saja semua ini nggak pernah terjadi, ya?" Di depan begitu banyak orang, matanya langsung memerah.Namun, seluruh tubuhnya penuh jejak Mica. Bagaimana mungkin aku memaafkannya? Bagaimana mungkin aku berpura-pura semua ini tidak terjadi? Bagaimana mungkin aku bisa melakukannya?Aku langsung mundur satu langkah, menghindari pelukannya yang menjijikkan. Tatapanku sedingin es. "Jangan sentuh aku!"Bersamaan dengan itu, aku membanting surat perjanjian cerai ke atas meja."Tanda tangan. Keluar tanpa membawa apa pun. Davin, sisakan sedikit harga dirimu."Melihat tidak ada ruang untuk negosiasi, Davin menatap kata "keluar dari pernikahan tanpa sepeser pun" di perjanjian cerai itu. rasa sakit di wajahnya perlahan berubah menjadi suram dan menyeramkan. Dia langsung meraih surat itu, lalu merobeknya dengan kasar!Potongan kertas beterbangan seperti salju. Dia menatapku sambil menurunkan nada suaranya, terdengar sangat tegas."Naira, kamu tahu sendiri. Aku pe

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 7

    Sudah sepuluh tahun kami bersama. Apa dia masih tidak mengenalku?Tidak tahu seberapa besar aku membenci pengkhianatan? Tidak tahu seberapa besar aku mencintainya? Dia tahu. Namun, dia tetap melakukannya.Di sudut mata pria itu muncul sedikit keraguan dan rasa sakit hati. Nada suaranya melembut, "Naira, aku ...."Namun, aku sudah tidak bisa menahannya lagi dan langsung menampar wajahnya.Plak!Suara tamparan yang keras menggema di ruangan, diiringi jeritan Mica. "Kak Davin! Kamu nggak apa-apa?!"Gadis yang tadi bahkan tidak berani banyak bicara itu langsung berdiri melindungi Davin mati-matian. Tatapannya ke arahku seperti binatang buas."Kamu sakit ya, Naira?! Apa hakmu nampar dia?!"Apa hakku?Atas fakta bahwa dulu aku melawan tekanan keluargaku demi menikah dengannya.Atas fakta bahwa dulu hanya karena dia berkata ingin punya anak, aku rela melawan ketakutanku sendiri untuk melahirkan.Atas fakta bahwa selama bertahun-tahun ini, aku tidak pernah mengkhianati pengorbanannya maupun ke

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 6

    Tatapan para petinggi di sekitar yang awalnya hanya terkejut, kini berubah menjadi ekspresi paham sekaligus haus gosip. Bagaimanapun juga, Davin adalah pewaris Keluarga Gunardi.Sekarang seorang direktur besar dipermalukan secara terbuka seperti ini oleh istrinya sendiri, harga dirinya benar-benar hancur total. Nada bicaranya mulai dipenuhi amarah, "Naira! Aku ulangi sekali lagi, urusan kita dibicarakan di rumah. Jangan menguji kesabaranku!"Lalu, dia membungkuk dan berbisik kepada Mica di sampingnya. "Kamu pergi dulu. Aku bakal kasih kamu penjelasan."Namun, Mica langsung dihalangi oleh sahabatku. "Setelah merebut laki orang, kamu mau kabur begitu saja? Mana bisa seenak itu?""Manda! Jangan kelewatan!" Davin benar-benar marah sekarang.Namun, keluarga Manda sekarang setara dengan Keluarga Gunardi. Tentu saja dia tidak takut pada ancaman Davin. Davin terang-terangan melindungi Mica di depanku. Walaupun aku sudah mempersiapkan diri secara mental ....Salah satu sudut hatiku tetap terasa

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 5

    Sahabatku di samping juga ikut menyindir, "Iya tuh, sampai seramai ini. Pak Davin, orang yang nggak tahu mungkin bakal mengira kalian lagi menyambut nyonya baru loh ...."Davin mengernyit. "Ngomong apa, sih." Dia memaksakan senyum, suaranya kembali membawa kelembutan seperti biasanya, lalu berjalan mendekat ingin menggenggam tanganku."Sayang, kenapa tiba-tiba datang? Bukannya aku sudah bilang malam ini bakal pulang cepat buat nemenin kamu?"Aku berpura-pura pengertian. "Nemenin aku? Nggak usah, Davin. Kamu 'kan sibuk nemenin sekretarismu. Mana mungkin aku tega suruh kamu cepat pulang. Lagian, waktu itu bukannya kamu juga ingkar janji gara-gara Mica?"Begitu kata-kataku terdengar. Kelembutan di wajah Davin langsung membeku, kilatan panik muncul di matanya. "Naira, Sayang, kamu ngomong apa sih? Apa ada salah paham? Kita pulang dulu terus ngobrol di rumah ya?"Aku memiringkan tubuh menghindari tangannya, lalu langsung berjalan ke depan Mica. "Salah paham?"Aku menatapnya tajam. "Bu Mica,

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 4

    Di detik itu.Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun ... runtuh sedikit demi sedikit seperti deretan domino yang roboh.Kotak obrolan mereka kosong. Namun di folder favorit milik Davin, aku melihat riwayat percakapan mereka.[ Tas pink ini lucu banget! Makasih, suamiku! ][ Ternyata Cindere

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 3

    Aku mengeluarkan ponsel, lalu menelepon Davin. "Davin, kamu di mana?"Sama seperti berkali-kali sebelumnya, dia langsung mengangkat teleponku dalam hitungan detik. Di awal pernikahan kami dulu, aku pernah diculik oleh musuh bebuyutan Keluarga Gunardi. Saat berhasil diselamatkan, kondisiku nyaris sek

  • Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku   Bab 2

    Melainkan karena ada seorang wanita di bawah meja yang sedang "melayaninya".Davin.Pria yang selama ini dijuluki "budak istri" oleh teman-teman di lingkaran kami.Benar-benar berselingkuh.Aku terduduk sambil termenung di sofa, rasa perih perlahan memenuhi seluruh tubuhku. Jemariku mengusap wallpap

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status