LOGIN"Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!" Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak. Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang terakhir kulihat?" Padahal aku jelas-jelas menunjuk Birkin oranye merah menyala di etalase, lalu membicarakannya pada Davin selama setengah bulan. "Kamu yakin ... pink?" Suaraku sedikit tercekat. "Iya, Bu Naira." Nada bicara sang sales terdengar yakin. "Pak Davin sengaja menegaskan, harus warna sakura pink yang paling lembut." Telepon ditutup. Aku bangkit dan ingin menelepon Davin, menanyakan apakah dia salah ingat. Namun, kakiku malah menendang sebuah paket yang belum dibuka di bawah meja kerja. Di atas kotaknya tercetak logo yang sangat familiar. Itu adalah merek lingerie mewah yang sering dia belikan untukku. Entah kenapa, aku membungkuk dan mengambilnya. Saat pita dibuka, di dalamnya ada bra renda hitam dengan label yang bahkan belum dipotong. Tanpa sadar, aku membalik label ukurannya. 75B. Di detik itu juga, seluruh darah di tubuhku seperti membeku. Aku memakai 70C. Sudah sepuluh tahun.
View MoreTatapanku langsung berubah tajam. Sebelum kukunya menyentuh wajahku, aku tiba-tiba mengangkat tangan lalu mencengkeram pergelangan tangannya dengan keras!Aku sama sekali tidak menahan tenaga. Saking sakitnya, Mica langsung menjerit, "Aaaah!""Mau lawan aku?"Aku mendekat ke wajahnya, menatap wajah yang sudah terdistorsi karena marah dan kesakitan itu. Suaraku sangat rendah, tetapi setiap katanya terdengar jelas dan dingin."Memangnya kamu pantas? Kamu nggak lihat siapa statusmu? Sekarang bahkan Davin saja harus melihat ekspresiku sebelum bergerak. Terus kamu ini memangnya apaan?"Mica menggigit bibirnya dengan kuat.Aku tidak melanjutkan lagi. Aku hanya melepaskan tangannya dengan kasar dan jijik.Tepat saat itu, dua mobil polisi berhenti diam-diam di pinggir jalan. Beberapa polisi berseragam berjalan mendekat. Tatapan pemimpin mereka tajam dan langsung terkunci pada Mica yang berdiri membeku di tempat."Mica?"Suara polisi itu terdengar serius.Mica langsung ketakutan setengah mati s
Reaksi pasar saham adalah yang paling langsung terasa. Harga saham Grup Gunardi jatuh tanpa ampun, beberapa hari berturut-turut langsung anjlok begitu pasar dibuka. Telepon dari para pemegang saham hampir membuat ponsel Davin dan ayahnya meledak.Pertanyaan. Tuduhan. Kepanikan. Semuanya bercampur jadi kekacauan.Dalam beberapa hari saja, Keluarga Gunardi sudah kewalahan dan berada di ambang kehancuran.Tanpa perlindungan Keluarga Baskoro ....Kapal besar bernama "Keluarga Gunardi" mulai bocor di mana-mana dan nyaris tenggelam sepenuhnya.Sore hari di hari kelima, bel rumah berbunyi. Di layar CCTV terlihat Davin berdiri di depan vila keluargaku. Dia tidak lagi memakai setelan jas mahal buatannya. Hanya mengenakan kemeja kusut. Dasi tergantung longgar di lehernya.Janggut tipis mulai tumbuh di dagunya dan matanya yang memerah itu bahkan terlihat jelas dari layar. Seluruh tubuhnya memancarkan kelelahan seseorang yang sudah diperas habis sampai tak bersisa.Aku tidak menyuruh pelayan membu
"Kasih aku satu kesempatan lagi. Anggap saja semua ini nggak pernah terjadi, ya?" Di depan begitu banyak orang, matanya langsung memerah.Namun, seluruh tubuhnya penuh jejak Mica. Bagaimana mungkin aku memaafkannya? Bagaimana mungkin aku berpura-pura semua ini tidak terjadi? Bagaimana mungkin aku bisa melakukannya?Aku langsung mundur satu langkah, menghindari pelukannya yang menjijikkan. Tatapanku sedingin es. "Jangan sentuh aku!"Bersamaan dengan itu, aku membanting surat perjanjian cerai ke atas meja."Tanda tangan. Keluar tanpa membawa apa pun. Davin, sisakan sedikit harga dirimu."Melihat tidak ada ruang untuk negosiasi, Davin menatap kata "keluar dari pernikahan tanpa sepeser pun" di perjanjian cerai itu. rasa sakit di wajahnya perlahan berubah menjadi suram dan menyeramkan. Dia langsung meraih surat itu, lalu merobeknya dengan kasar!Potongan kertas beterbangan seperti salju. Dia menatapku sambil menurunkan nada suaranya, terdengar sangat tegas."Naira, kamu tahu sendiri. Aku pe
Sudah sepuluh tahun kami bersama. Apa dia masih tidak mengenalku?Tidak tahu seberapa besar aku membenci pengkhianatan? Tidak tahu seberapa besar aku mencintainya? Dia tahu. Namun, dia tetap melakukannya.Di sudut mata pria itu muncul sedikit keraguan dan rasa sakit hati. Nada suaranya melembut, "Naira, aku ...."Namun, aku sudah tidak bisa menahannya lagi dan langsung menampar wajahnya.Plak!Suara tamparan yang keras menggema di ruangan, diiringi jeritan Mica. "Kak Davin! Kamu nggak apa-apa?!"Gadis yang tadi bahkan tidak berani banyak bicara itu langsung berdiri melindungi Davin mati-matian. Tatapannya ke arahku seperti binatang buas."Kamu sakit ya, Naira?! Apa hakmu nampar dia?!"Apa hakku?Atas fakta bahwa dulu aku melawan tekanan keluargaku demi menikah dengannya.Atas fakta bahwa dulu hanya karena dia berkata ingin punya anak, aku rela melawan ketakutanku sendiri untuk melahirkan.Atas fakta bahwa selama bertahun-tahun ini, aku tidak pernah mengkhianati pengorbanannya maupun ke
Di detik itu.Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun ... runtuh sedikit demi sedikit seperti deretan domino yang roboh.Kotak obrolan mereka kosong. Namun di folder favorit milik Davin, aku melihat riwayat percakapan mereka.[ Tas pink ini lucu banget! Makasih, suamiku! ][ Ternyata Cindere
Aku mengeluarkan ponsel, lalu menelepon Davin. "Davin, kamu di mana?"Sama seperti berkali-kali sebelumnya, dia langsung mengangkat teleponku dalam hitungan detik. Di awal pernikahan kami dulu, aku pernah diculik oleh musuh bebuyutan Keluarga Gunardi. Saat berhasil diselamatkan, kondisiku nyaris sek
Melainkan karena ada seorang wanita di bawah meja yang sedang "melayaninya".Davin.Pria yang selama ini dijuluki "budak istri" oleh teman-teman di lingkaran kami.Benar-benar berselingkuh.Aku terduduk sambil termenung di sofa, rasa perih perlahan memenuhi seluruh tubuhku. Jemariku mengusap wallpap
Tatapan para petinggi di sekitar yang awalnya hanya terkejut, kini berubah menjadi ekspresi paham sekaligus haus gosip. Bagaimanapun juga, Davin adalah pewaris Keluarga Gunardi.Sekarang seorang direktur besar dipermalukan secara terbuka seperti ini oleh istrinya sendiri, harga dirinya benar-benar h


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.