Home / Romansa Pria / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 129 Pagi yang Ranum di Kemang

Share

Bab 129 Pagi yang Ranum di Kemang

Author: Irbapiko
last update publish date: 2026-02-07 08:05:26

Semburat cahaya matahari pagi menerobos celah gorden kamar utama yang mewah, memantul di atas sprei sutra yang masih berantakan. Di atas ranjang itu, Sonya masih terlelap dalam tidur yang paling nyenyak selama sebulan terakhir. Nafasnya teratur, wajahnya yang pucat kini mulai menampakkan rona kemerahan yang sehat. Namun, sisi kasur di sampingnya sudah kosong.

Arya sudah bangun sejak pukul enam pagi. Tubuhnya terasa segar setelah mandi air dingin yang membasuh sisa lelah perjalanan sema

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 966 Serangan Balik Konferensi Pers Nasional

    Suasana di ruang rapat utama lantai tiga gedung Marunda Fast pagi itu dipenuhi oleh ketegangan yang teramat sangat pekat di antara para kepala divisi logistik.Arya Baswira berdiri tegap di samping layar proyektor besar, merapikan dokumen digital berisi transkrip rekaman ancaman sabotase depo yang diterima subuh tadi dari informan lapangan.Pria berbadan tegap itu menatap tajam ke arah para staf keamanan yang siaga mengawasi perimeter luar kawasan depo logistik pusat tanpa memberikan toleransi sedikit pun."Waduhhh... Rupanya sisa-sisa anak buah konsorsium sebelah benar-benar nekat mau mencoba merusak fasilitas depo utama kita pagi ini demi menghilangkan jejak audit," gerutu Arya tajam.Sonya Baskoro melangkah masuk ke dalam ruang rapat mengenakan setelan jas hitam formal berwibawa tinggi dengan tatapan mata setajam mata pedang yang mengintimidasi.Wibawa Ratu Besi yang dingin dan angkuh langsung membungkam seluruh suara bisik-bisik para manajer yang cemas memikirkan keselamatan aset d

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 965 Evaluasi Malam di Rumah Mewah

    Suasana di dalam kamar tidur utama kediaman mewah keluarga besar Baswira malam itu terasa sangat sunyi, hangat, dan jauh dari hiruk-pikuk ketegangan kantor pusat korporasi yang melelahkan.Lampu gantung kristal bergaya klasik memancarkan cahaya lembut yang menyinari ruangan berpenyejuk udara dengan tata letak interior yang elegan dan sangat nyaman dipandang mata.Anya Baswira, putri tercinta mereka yang tumbuh menggemaskan dan cerdas, sudah tertidur pulas di kamar sebelah didampingi oleh pengasuh kepercayaan keluarga sejak pukul sembilan malam.Arya Baswira berdiri melangkah perlahan di dekat jendela kaca besar yang menghadap langsung ke halaman belakang rumah, melonggarkan dasi hitam di lehernya dengan sabar tanpa suara.Pria berbadan kekar berbalut kemeja putih itu menarik napas panjang, merenungkan kembali panggilan telepon misterius yang sempat mencoba menggoyang stabilitas perusahaan logistik sore tadi."Waduhhh... Rupanya musuh-musuh licik itu masih belum mau menyerah begitu saja

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 964 Basis Yayasan Amal

    Pagi hari di kawasan Yayasan Kasih Baskoro tampak sibuk dengan kedatangan puluhan relawan muda yang membawa kardus logistik bantuan sosial dari donatur.Brian Baskoro berdiri di depan aula utama mengenakan kemeja biru muda rapi, mengawasi proses pembagian paket sembako untuk anak-anak yatim piatu.Sebagai pengelola yayasan yang berdedikasi tinggi, Brian memastikan setiap bantuan dari korporasi tersalurkan secara tepat sasaran tanpa ada penyelewengan sekecil apa pun.Jessy berjalan menghampiri suaminya sambil membawa buku laporan keuangan donasi bulanan dengan ekspresi wajah yang tampak serius dan penuh perhitungan."Waduhhh... Mas Brian, ada laporan dari tim audit yayasan bahwa ada upaya provokasi donatur fiktif yang mencoba mencemarkan nama baik kita di media sosial," lapor Jessy cemas.Brian menghentikan langkahnya, menatap lembar laporan di tangan istrinya dengan kernyitan dahi yang dalam namun tetap memancarkan ketenangan luar biasa."Tenang saja, Sayang... Kita sudah memperketat v

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 963 Sidang Perdana Dimulai

    [STEP 1: EVALUASI INTERNAL] [EVALUASI BAB SEBELUMNYA]: Pada Bab 962, alur ditutup dengan kemenangan taktis awal di persidangan perdata serta rencana perayaan keintiman di ruang kerja direktur. Bab 963 dilanjutkan dengan judul "Sidang Perdana Dimulai". Evaluasi struktur memastikan kelengkapan siklus Heroic Act-Reward MAC, porsi dialog minimal 45%, penghindaran total kata haram ("Ia", "bukan X tapi Y", "detik ini juga", "pun", "tanpa ampun"), penggunaan paragraf pendek 1-2 kalimat (80% anti-wordwall), serta pengayaan konflik batin Juna (Arya), dialog taktis hukum, dan interaksi mendalam agar panjang naskah cerita inti men

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 962 Persiapan Sidang Perdana

    Pagi hari di lantai tiga gedung pusat Marunda Fast langsung diwarnai oleh kesibukan luar biasa di ruang kerja direktur utama.Sonya Baskoro berdiri tegap di depan meja kaca besar mengenakan setelan blazer hitam formal dengan rambut tersanggul rapi tanpa cela.Wibawa Ratu Besi yang dingin dan angkuh terpancar jelas dari sorot mata tajam wanita itu, siap menghadapi pertempuran hukum di Pengadilan Niaga.Arya Baswira duduk di sofa kulit sambil memeriksa kembali berkas salinan pembukuan ganda dan bukti transfer suap yang diamankan dari depo pelabuhan.Pria berbadan tegap berbalut kemeja putih dan jas hitam itu tampak sangat tenang, menunjukkan profesionalisme tinggi sebagai Manajer Keuangan korporasi."Waduhhh... Tim kuasa hukum kita dari Jakarta Pusat rupanya sudah menunggu di ruang rapat lantai dua sejak sepuluh menit lalu," lapor Arya santai.Sonya menoleh cep

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 961 Kabar Bahagia di Pangkalan

    Suasana di area posko utama pangkalan tronton di pagi itu tampak jauh lebih semarak dan meriah dari hari-hari biasa.Para supir truk senior berkumpul melingkar di depan kantor administrasi, menikmati hidangan sarapan sederhana berupa nasi uduk bungkus daun pisang dan secangkir kopi hitam.Sementara Slamet sedang berdiri di tengah-tengah rekan kerjanya dengan senyum lebar terkembang di wajah, memegang selembar amplop hasil pemeriksaan medis."Waduhhh... Syukur Alhamdulillah kawan-kawan! Sebentar lagi posko kita bakal kehadiran anggota baru yang bakal jadi jagoan pangkalan!" seru Slamet bangga.Para supir tronton bersorak gembira menyambut kabar luar biasa tersebut, bertepuk tangan meriah sambil menepuk pundak Slamet bertubi-tubi.Cindy berjalan keluar dari ruang posko administrasi mengenakan seragam kantor rapi, tersipu malu sambil memegang perut ratanya yang mulai menunjukkan per

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status