Beranda / Romansa / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 22 Kembali Kerja

Share

Bab 22 Kembali Kerja

Penulis: Irbapiko
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-05 08:05:41

Esok harinya, suasana di kantor Sonya Fast kembali menjadi sibuk seperti biasa. Meskipun mereka telah menghabiskan waktu refreshing di resort, namun kembali ke pekerjaan adalah suatu keharusan. Bu Sonya sudah berada di mejanya sejak pagi, sibuk merencanakan agenda dan memeriksa laporan-laporan yang perlu segera diselesaikan.

Cindy juga sudah duduk di dekatnya, membantu menyusun jadwal dan mengorganisir tugas-tugas yang harus dilakukan hari ini. Meskipun suasana di luar kantor sangat berbeda, mereka harus kembali fokus pada pekerjaan yang menunggu.

Jodi dan Arya juga telah tiba di kantor. Mereka saling bertegur sapa dan mengecek daftar tugas yang harus mereka kerjakan. Jodi dengan serius melihat laporan keuangan yang harus dia kaji, sementara Arya memeriksa mobil dan memastikan semuanya dalam kondisi baik untuk perjalanan hari ini.

Walaupun kembali ke rutinitas pekerjaan, tetapi semua anggota tim merasa semangat yang lebih segar. Mereka memiliki kenangan indah da

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 26 Terjebak Romansa Lama

    Hari-hari berlalu, dan pertemuan antara Arya dan Sita semakin sering terjadi. Mereka berdua mulai membangun kembali kedekatan mereka. Arya mendengarkan cerita-cerita Sita tentang perjuangannya mencari pekerjaan dan mengatasi masalah rumah tangganya yang kacau. Sita juga berbagi tentang betapa ia menyesal meninggalkan Arya di masa lalu.Suatu hari, saat mereka duduk di taman dekat penginapan tempat Sita menginap, Sita tiba-tiba berbicara dengan nada penuh penyesalan, "Arya, aku ingin kau tahu bahwa selama ini, aku sangat menyesal telah meninggalkanmu. Aku tahu sekarang bahwa aku seharusnya lebih memilihmu daripada memenuhi harapan orangtuaku."Arya mendengarkan dengan hati terbuka, merasakan bahwa Sita benar-benar sedang mengungkapkan perasaannya. "Sita, aku juga punya penyesalan sendiri. Mungkin dulu aku tak cukup tegas dalam menjaga hubungan kita."Sita mengangguk, "Aku tidak pernah bisa melupakanmu, Arya. Setiap kali aku merasa terjepit, aku selalu mengingatmu

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 25 Ketemu Mantan

    Malam itu, setelah mengantarkan Bu Sonya ke rumah dan menyelesaikan tugasnya sebagai sopir pribadi, Arya merasa cukup lelah. Ia memutuskan untuk beristirahat di kamarnya, melepaskan segala penat dari seharian bekerja. Namun, ketika ia baru saja merasa nyaman dan hampir terlelap, ponselnya bergetar dan menyala. Arya mengambil ponselnya dan melihat panggilan masuk dari Sita, mantan kekasihnya.Tersentak, Arya merasa bingung dan ragu untuk menjawab panggilan tersebut. Meski begitu, ia akhirnya memutuskan untuk mengangkat telepon. "Halo, Sita. Ada apa?" tanya Arya dengan nada hati-hati.Sesaat terdengar suara tangisan lemah dari seberang telepon. "Arya... maaf mengganggu. Aku... aku tak tahu harus kemana lagi," gumam Sita sambil terisak.Khawatir, Arya berbicara lebih serius, "Sita, apa yang terjadi? Kenapa kamu menangis?"Sita berusaha meredakan tangisnya, lalu bercerita dengan suara bergetar, "Arya, kehidupan rumah tanggaku... tak seperti yang kupikirkan. S

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 24 Pijatan yang Dibayar Mahal (2)

    Keesokan harinya, saat istirahat siang di ruang kerjanya, Bu Sonya sedang menikmati makan siangnya ketika ponselnya berdering. Ia mengambil ponselnya dan melihat panggilan masuk dari Jessy ia pun menjawab panggilan tersebut."Halo, Jessy. Ada kabar apa?" tanyanya penuh antusias."Halo, Sonya. Aku tadi ngobrol dengan Dave, tunanganku. Dia mendengar cerita darimu tentang kemampuan memijat Arya, dan sepertinya dia tertarik untuk mencobanya," cerita Jessy.Bu Sonya pun menjawab, "Benar, Jessy. Arya memang memiliki kemampuan memijat yang luar biasa. Aku merasakannya sendiri kemarin."Jessy melanjutkan, "Dave ini beberapa hari ini lelah sekali dengan pekerjaannya. Jadi, dia tertarik untuk mencoba dipijat oleh Arya. Aku mau nanya, bagaimana caranya?"Bu Sonya pun merespon, "Tidak masalah, Jessy. Aku bisa menghubungi Arya dan memberitahunya. Jadi, nanti Arya akan datang ke rumahmu untuk memijat Dave. Dan tahu apa, Jess? Aku akan minta Arya membawakan kue y

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 23 Pijatan yang Dibayar Mahal

    Setelah Arya selesai memberikan pijatan yang melegakan bagi Bu Sonya, suasana di dalam kamar mewah tersebut menjadi lebih tenang. Bu Sonya merasakan kelegaan yang luar biasa dari pijatan tadi, meredakan ketegangan dan pegal-pegal yang selama ini mengganggu. Ia menghela napas panjang, merasa segar kembali setelah mendapatkan perawatan dari Arya.Namun, ketenangan tersebut tiba-tiba terpecah oleh nada dering telepon dari ponsel Bu Sonya yang diletakkan di meja dekat tempat tidur. Ia mengambil ponselnya dan melihat panggilan masuk dari Jessy, adiknya."Halo, Jessy," sapanya sambil masi dalam posisi tengkurap."Halo, Sonya. Aku tadi mendengar dari Cindy bahwa kalian semua berada di Ancol. Kenapa tidak mengajakku?" suara Jessy terdengar agak cempreng.Bu Sonya tertawa, "Maafkan aku, Jess. Ini memang rencana dadakan. Aku tidak berniat untuk merahasiakannya darimu."Jessy melontarkan sedikit sindiran, "Hah, jadi kalian berencana seru-seruan tanpa mengajak

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 22 Kembali Kerja

    Esok harinya, suasana di kantor Sonya Fast kembali menjadi sibuk seperti biasa. Meskipun mereka telah menghabiskan waktu refreshing di resort, namun kembali ke pekerjaan adalah suatu keharusan. Bu Sonya sudah berada di mejanya sejak pagi, sibuk merencanakan agenda dan memeriksa laporan-laporan yang perlu segera diselesaikan.Cindy juga sudah duduk di dekatnya, membantu menyusun jadwal dan mengorganisir tugas-tugas yang harus dilakukan hari ini. Meskipun suasana di luar kantor sangat berbeda, mereka harus kembali fokus pada pekerjaan yang menunggu.Jodi dan Arya juga telah tiba di kantor. Mereka saling bertegur sapa dan mengecek daftar tugas yang harus mereka kerjakan. Jodi dengan serius melihat laporan keuangan yang harus dia kaji, sementara Arya memeriksa mobil dan memastikan semuanya dalam kondisi baik untuk perjalanan hari ini.Walaupun kembali ke rutinitas pekerjaan, tetapi semua anggota tim merasa semangat yang lebih segar. Mereka memiliki kenangan indah da

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 21 Percintaan di Resort

    Jodi pun melumat bibir seksi milik Cindy yang sebenarnya sedari tadi juga sudah ingin bermesraan dengan Jodi. Ini karena besok mereka sudah harus kerja kembali sehingga mencoba mengambil kesempatan dalam kesempitan.“Cuppp...cuppp..mphhh...mmmuachh!” bunyi kecupan dua bibir yang bertemu di kamar resort itu menjadi pembuka jalnnya bercinta mereka. Dan keduanya pun tau kalo mereka tak punya waktu banyak karena khawatir Cindy akan dicar-cari bu Sonya di kamar yang letakya beberap meter dari kamar Jodi itu.“Ayo buka seluruh pakaianmu sayang!” ajak Jodi buru-buru dengan nafas memburu karena nafsunya mulai menaik meilhat tubuh seksi Cindy yang sangat putih mulus dan montok itu dengan rambut pirangnya dan hidung mancung dengan wajah eropa pertanda keturunan Belanda dari sang ayah.Jod seketika sudah dalam kedaan telanjang dengan rudalnya yang sudah ngaceng berat berkedut-kedut. Cindy tersenyum nakal melihatnya dan tak tahan juga unt

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status