Home / Male Adult / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 789 Anya dan Mainan Supir

Share

Bab 789 Anya dan Mainan Supir

Author: Irbapiko
last update publish date: 2026-09-04 08:10:47

Aroma kayu jati dan amplas halus memenuhi garasi dalam rumah mewah keluarga Baskoro malam hari itu.

Arya Baswira merangkak di atas karpet karet, merapikan potongan kayu balok kecil memakai pisau ukir di tangannya.

"Papahhh… ban truk buatan Papah kok bisa memutar kencang begini?" tanya Anya Baswira polos seraya menatap roda kayu di tangannya.

Arya tersenyum hangat, mengelus rambut halus putri kecilnya yang duduk bersila di s

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 909 Kepanikan Sang Penguasa Alpha

    Roda Alphard hitam meraung keras menembus dinginnya kabut malam jalanan Puncak Bogor.Arya Baswira memegang erat kemudi dengan kedua tangannya yang tegap, memfokuskan tatapan matanya menembus kegelapan.Di kursi penumpang tengah, Sonya Baskoro terbaring menyamping dengan peluh dingin yang membasahi dahinya.Arya sesekali melirik lewat kaca spion tengah, merasakan detak jantungnya berdegup kencang dibakar rasa cemas yang tak tertahan.Pria perkasa yang biasanya sangat tenang melibas musuh-musuh bisnis kini tampak panik luar biasa di depan keselamatan istrinya."Tahan sebentar ya, Sonya... Lima ratus meter lagi kita sampai di klinik utama Puncak!" seru Arya bersuara berat dan bergetar."A-aduhhh... M-mas Arya... Mulesnya makin menjadi-jadi, Mas," ringis Sonya memegangi perutnya yang keras.Mobil Alphard mendadak berbelok tajam memasuki pelataran Klinik Medika Puncak yang berlampu terang.Arya melompat keluar dari pintu kemudi, me

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 908 Janji Liburan Khusus

    Kabut tipis beraroma pinus menyelimuti pelataran vila privat berlantai dua di kawasan dingin Puncak Bogor.Mobil Alphard hitam milik Arya Baswira berhenti mulus tepat di depan garasi kayu berukir gaya Jawa modern.Bi Suci turun dari pintu belakang sambil menuntun tangan kecil Anya Baswira yang melompat-lompat gembira melihat kebun bunga."Papa! Vilanya besar banget! Ada kolam renang air hangatnya tidak di dalam?" seru Anya antusias bernada manja.Arya mengacak pelan rambut putri kecilnya, menyunggingkan senyum hangat yang memancarkan kebahagiaan seorang ayah."Ada, Sayang... Papa sudah minta pengelola nyalakan pemanas kolam renang khusus buat Anya," sahut Arya lembut.Arya kemudian membukakan pintu tengah mobil, mengulurkan kedua tangan kekarnya untuk membimbing Sonya Baskoro.Sonya melangkah keluar perlahan, membalut tubuh anggunnya dengan sweter rajut longgar berwarna putih gading.Raut wajah cantiknya yang kemarin pucat kini

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 907 Kepulangan Sang Penguasa Rute

    Lobi utama lantai dasar kantor pusat Marunda Fast di Jakarta dihiasi spanduk merah megah bertuliskan ucapan selamat.Seluruh staf divisi operasional, tim keuangan, hingga jajaran mekanik pangkalan berbaris rapi menyambut kedatangan pimpinan mereka.Dua unit Alphard hitam dinas berhenti mulus tepat di depan pintu kaca otomatis lobi utama.Slamet dengan sigap membukakan pintu mobil sebelah kanan, memberikan salam hormat khas pangeran pangkalan.Arya Baswira keluar lebih dulu mengenakan kemeja hitam yang tergulung kencang, memancarkan aura Alpha yang sangat berkuasa.Pria tegap itu berbalik, mengulurkan tangan kasarnya membimbing Sonya Baskoro yang melangkah keluar dari dalam mobil.Sonya tampak anggun dibalut gaun hamil longgar berwarna ungu muda, namun raut cantiknya terlihat agak pucat dan lesu.Keletihan perjalanan udara dari Balikpapan membuat Ratu Besi itu mendadak diserang rasa mual dan pusing yang cukup berat."Wahhh... Se

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 906 Pembalikan Perangkap Iskandar

    Pagi hari di kantor pangkalan cabang Balikpapan, raut wajah Pak Iskandar terlihat pucat pasi bak mayat hidup.Pria tua itu duduk kaku di kursi tamu, memandangi layar laptop yang sedang memutar ulang rekaman video dari Slamet.Di video tersebut, suara Iskandar yang menawarkan suap seratus juta rupiah dan dua wanita hiburan terdengar sangat jernih.Arya Baswira duduk tenang di balik meja kerja, melipat kedua tangannya di dada sambil menatap tajam sang musuh bisnis.Di samping Arya, Sonya Baskoro berdiri anggun mengenakan blazer hitam ketat, memancarkan aura Ratu Besi yang dingin memikat."B-bagaimana Pak Iskandar? Kualitas rekaman gambar dan suaranya cukup jelas, bukan?" tanya Arya bernada rendah.Iskandar memegang kepala, menyapu keringat dingin yang mengucur deras di dahi licinnya."A-arya... Tolong jangan bawa video ini ke kepolisian atau media massa, kita bisa bicarakan ini baik-baik!" ratap Iskandar gemetar."Bicarakan baik-

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 905 Setia Sang Pangeran Pangkalan

    Suasana ruang VIP Restoran Boga Bahari di dekat pelabuhan terasa sejuk oleh hembusan AC pendingin udara.Pak Iskandar duduk bersandar di kursi busa empuk, menyunggingkan senyuman licik yang membingkai bibirnya.Di sampingnya, dua wanita muda bergaun minim beroles riasan tebal duduk merapat sambil menuangkan minuman manis.Pintu ruang VIP terdorong terbuka, Slamet melangkah masuk mengenakan kemeja pangkalan biru yang sedikit tergulung di lengan.Pria bertubuh tegap itu memegang ponsel genggamnya yang secara tersembunyi sudah merekam seluruh sudut ruangan dari saku kemeja."Selamat sore, Pak Iskandar... Wahhh, meriah sekali sambutannya sampai disediakan ladies segala!" sapa Slamet terkekeh."Selamat sore, Mas Slamet! Ayo duduk, nikmati makanan seafood paling mahal di pelabuhan ini!" panggil Iskandar ramah.Slamet mendudukkan dirinya di kursi seberang meja, menatap tumpukan udang bakar dan kepiting saus padang yang mengepul hangat.

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 904 Penandatangan Kontrak 500 Milyar

    Aula ballroom hotel bintang lima di pusat kota Balikpapan dihiasi lampu kristal megah dan jajaran papan bunga ucapan selamat.Puluhan jurnalis cetak dan tim liputan televisi lokal Kalimantan sudah memadati barisan kursi depan dengan kamera yang siap membidik.Di atas panggung utama, meja kayu berlapis taplak beludru merah sudah ditata rapi dengan dokumen bermaterai tebal.Pak Haji Ridwan duduk di sisi kiri mengenakan jas hitam rapi, menyunggingkan senyum ramah yang terus merekah lebar.Di sisi kanan, Sonya Baskoro duduk anggun dibalut gaun formal berwarna biru navy yang memancarkan pesona Ratu Besi.Di samping Sonya, Arya Baswira berdiri tegap mengenakan kemeja putih kencang dan jas hitam, memancarkan aura Manajer Keuangan yang dominan."Hadirin sekalian... Hari ini menjadi tonggak sejarah baru bagi industri logistik pertambangan Kalimantan!" seru pembawa acara."Penandatanganan Memorandum of Understanding investasi senilai lima ratus

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status