แชร์

164

ผู้เขียน: Antariksa
last update วันที่เผยแพร่: 2026-06-17 22:10:16

Rezeki nomplok ini bikin Agus jadi melek total. Ingat sekali dia bodi montok Bu Ratan di video mesum miik Tuan Hendro. Anggaplah dia punya misi hapus trauma Bu Rata.

Langsung Agus merogoh saku jas mahalnya dan mengeluarkan ponsel miliknya yang layarnya sudah agak retak sedikit di bagian pojokan.

“Kamu juga bisa request masakan. Mau apa aja, aku bisa kasih yang enak-enak.” Bu Ratna senyum , tapi matanya melihat celana Agus.

"Wah, siap, Bu. Saya memang hobi makan. Nah biar nanti saya enggak nyas
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 279

    Agus melangkah tegap memasuki ruang tengah rumah gedong. Di atas sofa empuk, Nyonya Rosa dan Maya sedang duduk santai dengan gaun tidur tipis. Tanpa tahu Agus baru saja meratakan komplotan Ben, mata kedua cewek bening itu langsung berbinar gatal."Aduh, sibuk banget sih Mas Agus-ku ini!" Maya mau menggoda sambil busungkan dadanya yang kenyal tumpah-tumpah. "Baru pegang proyek triliunan, keluyuran malamnya ihh jadi semakin bergaya!""Heh May, sana jauh-jauh jangan deket si Agus.” Rosa dorong Maya sampai pembantu semok itu maju jatuh.“Gaya kamu sok sibuk bener. Ingat ya, sibuk bisnis boleh, tapi 'dinas malam' jangan sampai kendor!"Rosa sambil sengaja sedikit membuka celah paha mulusnya.Agus ngakak keras suaranya sampai matanya liar menikmati pemandangan bening. "Tenang aja, Nyonya Cantik. Mau sibuk urus uang triliunan juga, senjata utamaku selalu tegang dan siap menghantam kalian berdua!"Mendengar itu, Maya makin belingsatan. Cewek semok itu merayap naik ke atas sofa, berniat mem

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 278

    Gudang besi tua di pinggiran kota itu sepi dan remang-remang. Berkat kepungan licik dari anak buah Cak Kumis, konvoi motor matik yang ditumpangi para remaja labil itu berhasil digiring masuk tanpa sadar. Begitu Ben dan kroco-kroconya berada di dalam, pintu besi raksasa langsung dikunci rapat dari luar.Brak! Cklek!Anak buah Ben kaget bukan main. Melihat sekitar sudah terkepung."Bah! Mau lari ke mana lagi kalian, cecurut-cecurut keparat!" seru Cak Kumis bersemangat dari balik celah pintu. "Sudah pasrah saja kalian di dalam! Biar diacak-acak si bos!""Ajg Kita dijebak!" maki Ben, mukanya pucat pasi.Langkah kaki tegap menggemeretak menapak tanah. Agus melangkah keluar dari balik tumpukan besi, tampil gagah dengan kemeja rapi pres badan yang mencetak dada bidangnya. Pandangan mata tajamnya mirip serigala lapar, siap memangsa."Piye, Ben? Udah puas ngintip-ngintip rumah gedongku?" Agus santai. "Perkutut kalian gatal mau dicopot, hah?"Ben yang ogah kehilang muka di depan anak buah

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 277

    Sedan hitam milik Agus meluncur mirip orang kesetrum, melaju sangat cepat di jalanan sepi menuju rumah gedongnya. Sorot lampu tembak mewahnya membelah kegelapan kompleks perumahan mewah. Agus pegang kemudi kencang-kencang, matanya seperti serigala lapar yang siap mencabik-cabik pengganggu wilayahnya.Tepat mobil Agus berbelok di persimpangan jalan menuju pagar utama, raungan mesinnya menggelegar. Tiga motor matik yang ditumpangi para cecurut anak buah si Ben mendadak panik. Mereka melihat kedatangan mobil sang pawang plus tatanan penjagaan anak buah Cak Kumis yang berdiri sambil memegang balok kayu di dekat gerbang.Brumm! Srekk!"Ajg! Orangnya datang, cabut!" jerit salah satu bocah pengemudi matik.Para cecurut itu langsung putar balik secara brutal, menggas motor mereka sampai knalpotnya menjerit-jerit, ngibrit kabur. Agus tidak diam. Dia membanting setir, mencoba memotong jalur escape mereka. Namun, karena mereka masuk gang kompleks yang cukup sempit, rombongan motor matik it

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 276

    Gairah di dalam mobil super mewah yang pengap itu sudah meledak total. Agus tidak sanggup lagi menahan gejolak liarnya melayani godaan Clara yang mengalahkan godaan uang. Agus siap bercinta habis-habisan dan nikamti tubuh semok si anak pengusaha itu.“Mas Agus… cepetan dong ah… aku mau… perkututnya!” erang Clara yang belingsatan di atas pangkuan Agus, tubuhnya sudah kedut-kedut menanti.Ogah buang waktu, Agus mencengkeram pinggul mulus Clara kencang-kencang sampai hampir meninggalkan bekas. Dalam sekali hentakan brutal, dia menghujamkan batangnya masuk sempurna, menembus sampai ke ujung terdalam.“Aghhh! Mas Agus! Dalam banget… ih ampun!” Clara jerit tertahan takut digrebek orang-orang. Dia mendadak merem-melek, tapi tangannya cengkeram kemeja Agus yang sudah basah keringat, malah kuku-kukunya sedikit lagi merobek kain.Agus sangat bangga, karena dari pedagang pasar, anak pengusaha dan anak pejabat takluk padanya. Tanpa memberi celah napas sedikit, dia langsung memompa pinggulnya

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 275

    Agus tepati janjinya sama Clara. Mobil mewah milik Agus ber-kaca film super gelap berhenti di sudut jalan sepi yang minim penerangan, tidak jauh dari gerbang kompleks perumahan Pak Mikel. Suasana di dalam kabin langsung terasa sumpek oleh nafsu yang belum sempat dilampiaskan.Sesosok tubuh molek tampak melangkah cepat merayap keluar dari bayangan. Clara tampil luar biasa menggoda, berbalut dress malam berbahan sutra tipis yang melekat pas di tubuhnya. Kain itu seolah menyatu dengan kulit, mencetak jelas lekuk dada yang penuh dan pinggul yang menggiurkan. Setiap langkahnya membuat kain sutra itu bergesekan pelan, seolah sudah siap dilucuti.Brak!Pintu mobil depan dibuka lalu ditutup rapat oleh Clara. Cewek itu ngos-ngosan, dadanya kempas-kempis heboh. Wajahnya masih merah karena terburu-buru.“Mas Agus… aku sampai sembunyi-sembunyi keluar rumah tahu enggak ih,” bisik Clara manja sambil mengibaskan rambutnya yang sedikit berantakan. “Kalau ketahuan, habis nih aku.”Namun Agus buka

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 274

    Selesai pemaparan rencana perluasan wilayah dan tahap awal mega proyek, Pak Mikel cepat berdiri. "Pak Agus, saya izin ke lantai dua sebentar menyambut direksi lain. Bu Rosa dan Mbak Dina, boleh ikut ke ruang teknis sebentar untuk cek draf awal?""Boleh, Pak Mikel," sahut Rosa anggun. Sebelum melangkah keluar, mata tajam Rosa melirik Agus seolah memberi sinyal peringatan.Agus cuma mesem santai, memilih tetap bersandar di ujung meja rapat sambil menikmati sisa kopinya.Melihat rombongan Pak Mikel dan Rosa menghilang di lorong, Clara juga ikut pamit ke toilet. Tapi bukan ke kamar mandi, cewek itu justru berbelok cepat kembali ke ruang rapat VIP.Klek!Suara kunci pintu diputar dari dalam terdengar nyaring. Agus mengangkat sebelah alisnya, menatap Clara yang tersenyum nakal dengan mata berbinar gatal."Ngapain dikunci, Neng? Mau merampok?" goda Agus santai, suara beratnya bergetar karismatik.Clara melangkah cepat, pinggulnya bergoyang sensual dalam balutan rok mini span ketat. Kakiny

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 5

    “Waduh, mampus,” batin Agus. Ia langsung refleks menepis tangan Maya dengan kuat. Dia juga menjauh beberapa langkah dari si wanita semok ini. Tangannya bahaya benar, karena remasan Maya tadi menyetrum sampai ke semua saraf tubuh Agus, membuatnya merinding ngeri sekaligus nikmat.Maya tertawa sambil

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 4

    “Apaan sih? Mulai rese kamu!” Rosa kelihatan kesal, kulit beningnya jadi kemerahan.Tapi si gadis genit ini semakin menggosok tangannya di dada Agus yang basah karena keringat. Berada di antara dua makhluk cantik yang memiliki perabotan premium tentulah membuat juniornya tegang terus dan menuntut p

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 3

    “Uh, panas,” keluh Siska, dan tiba-tiba dia melepas jaket kulitnya, melemparnya ke bawah kaki Rosa.Tapi Rosa diam saja, memperhatikan gerak-gerik adiknya. Dia tidak tertarik untuk mengomeli Siska karena masih ada Agus di lemari; bahaya kalau sampai ketahuan.“Biasa aja kali ngelihatnya, Mbak. Engg

  • Gawat, Nyonya Minta Jatah!   Bagian 2

    “Cepat masuk. Jangan banyak protes!” perintah Rosa dengan cara pandang tak biasa. Agus mendadak lupa cara bernapas. “Masuk? Apanya yang masuk?” pikirnya. Sebelum sempat Agus bertanya apa maksud istri majikannya ini, tiba-tiba sang Nyonya malah menarik kerah kemejanya yang lusuh. Menyeretnya masu

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status