HER POWER; Betrayed ex-wife seeks revenge!

HER POWER; Betrayed ex-wife seeks revenge!

last updateLast Updated : 2025-06-30
By:  Author MiraOngoing
Language: English
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
19Chapters
1.5Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Audrey was the ambitious, beautiful, and kind-hearted heiress of the Lancaster family, who once chose love over wealth when she gave up her inheritance to marry Theodore Rodriguez, the CEO who lost everything after a tragic accident that left him crippled. Despite her parents' disapproval, Audrey dedicated herself to Theodore, pouring her energy into rebuilding a happy and beautiful life with him, ultimately naming him the CEO of the company she solely founded. However, on their third marriage anniversary, Theodore shocked and betrayed Audrey by demanding for a divorce after admitting to an affair with Audrey's best friend, Emily, who was also pregnant with his child. Heartbroken, betrayed, and replaced despite her sacrifices, Audrey embarked on a journey of revenge. She was determined to take back the company, including everything they stole from her, before bringing them down! Yet, amidst the turmoil, she caught the interest of her ex-husband's rival—the powerful and influential billionaire CEO—Ian Ross, who offered to become her ally and, at the same time, sought to break down the emotional barriers Audrey had built around herself after her previous marriage.

View More

Chapter 1

1. Third wedding anniversary

Namaku Elwin, seorang buruh bangunan bertubuh kekar.

Di lokasi proyek tidak ada wanita, sehingga benar-benar membuatku tersiksa menahan diri. Setiap hari aku hanya berharap saat tahun baru tiba, supaya bisa pulang dan melampiaskan rindu beberapa kali bersama istriku.

Hari itu proyek mulai libur. Demi menghemat sedikit uang, aku membeli tiket kereta lama dengan tempat tidur. Hasrat yang terpendam setahun penuh akhirnya bisa kubawa pulang untuk dilampiaskan.

Baru saja naik ke kereta api, aku sudah merasa tidak tertahankan. Kalau bukan karena ada banyak orang di sini, aku mungkin sudah mengeluarkan kejantananku untuk melampiaskannya.

Yang membuatku lebih tersiksa lagi adalah, di ranjang bawah kereta tidurku ada seorang mahasiswi cantik bertubuh super seksi!

Proyek libur lebih awal, kebetulan juga bertepatan dengan libur kampus. Benar-benar kebetulan yang pas sekali. Dari sudut pandangku, aku bisa melihat bagian dadanya yang terekspos. Ukurannya benar-benar mencolok.

Jauh lebih besar dibanding milik istriku dan terlihat masih sangat muda, mungkin baru berusia awal 20-an. Setiap kali dia bergerak, payudaranya terlihat bergoyang pelan tepat di hadapanku.

Aku yang sudah lama menahan diri, tubuhku langsung bereaksi melihat pemandangan itu. Aku tengkurap di ranjang atas, diam-diam mengintip ke arahnya.

Tanganku tanpa sadar menyelinap ke dalam selimut dan mulai bergerak sendiri. Lalu, kulihat gadis itu mengeluarkan sebuah mainan kecil berwarna ungu dari dalam tasnya, lalu pergi ke toilet dengan tergesa-gesa.

Aku sampai tertegun. 'Setidak sabar itukah gadis zaman sekarang? Sampai nggak bisa menahan diri di kereta?'

Saat dia tidak ada, aku diam-diam turun dari ranjang atas dan mengintip isi tasnya.

Benar saja, di dalam tas bukan hanya ada beberapa mainan kecil, tapi juga pakaian dalam dan stoking yang sudah dilepas. Aku mengambil stoking itu dan mendekatkannya ke hidung, lalu menarik napas dalam-dalam.

"Huu ... ah!"

Aromanya membuatku pening.

Wangi tubuh gadis muda itu begitu kuat, seolah-olah langsung masuk ke paru-paruku, membuat seluruh tubuhku terasa tersengat. Hasrat yang kupendam makin sulit dikendalikan.

Namun tepat saat itu, mahasiswi itu kembali dari toilet. Aku buru-buru memasukkan kembali stoking itu ke dalam tas karena takut ketahuan. Dia berjalan mendekat dengan wajah memerah dan kami saling berpandangan.

Aku menggaruk kepala dengan canggung dan berkata, "Kamu sudah kembali? Kebetulan aku juga mau ke toilet."

Gadis itu mengangguk, lalu pandangannya melirik ke arah tasnya, tepat ke tempat stoking tadi berada. Hatiku langsung berdebar. 'Jangan-jangan, dia melihat sesuatu? Sebaiknya aku cepat pergi.'

Aku menunduk masuk ke toilet, lalu melihat ke lantai.

Astaga!

Di lantai ada genangan cairan yang masih basah.

Sebanyak itu.

Melihatnya saja sudah membuat pikiranku melayang ke mana-mana. Aku menarik napas panjang, lalu merapikan pakaianku dan kembali ke gerbong.

Saat kembali, gadis itu sudah berbaring di ranjang bawah sambil memainkan ponselnya. Aku sengaja melirik tasnya. Stoking tadi sudah tidak ada. Apa dia menyadari bahwa aku pernah mencium stoking itu, lalu dia membuangnya?

Aku sebenarnya ingin bertanya.

Namun, kami hanya orang asing yang kebetulan satu kompartemen. Aku tidak mungkin membuka pembicaraan seperti itu. Akhirnya, aku menahan rasa penasaran dan naik kembali ke ranjang atas.

Rasanya gelisah sekali saat berbaring di sana, seperti ada sesuatu yang mengusik pikiranku terus-menerus. Padahal ada mahasiswi seksi yang berbaring di ranjang bawahku, tapi aku tidak bisa berbuat apa pun. Hatiku benar-benar tergelitik memikirkannya.

Belum sampai dua menit, aku sudah tak tahan untuk melirik ke bawah.

Gadis itu menjulurkan satu kaki ke tepi ranjang dengan santai dan mengayunkannya pelan. Stoking yang tadi tidak terlihat, kini sudah terpasang di kakinya.

Aku teringat bahwa stoking yang tadi baru saja kucium itu masih menyisakan air liurku di atasnya, tapi kini sudah terpasang di kaki gadis itu. Pemikiran seperti ini benar-benar membuat darahku berdesir kencang.

Hatiku begitu gelisah dan gusar membayangkannya. Ingin sekali rasanya aku langsung mengangkat kedua kakinya ke bahuku. Akan tetapi, aku tidak bisa berbuat apa pun sekarang. Hanya bisa melihat kaki yang indah itu berayun pelan di hadapanku begitu saja.

Sulit dibayangkan betapa menderitanya diriku saat ini.

Tak lama kemudian, mahasiswi itu membalikkan badan menghadap ke dalam sambil tetap memainkan ponselnya. Selimutnya tidak sepenuhnya menutupi bagian bawah tubuhnya. Bokongnya yang indah tampak terekspos sebagian di luar.

Ternyata gadis ini tidak memakai celana! Di dalamnya hanya ada celana dalam berwarna putih, dibalut dengan stoking berwarna nude. Pemandangan ini hampir saja membuatku mimisan.

Cantik sekali! Seumur hidup ini, aku belum pernah menyentuh gadis secantik ini! Jangankan menidurinya, kalau bisa kuraba sedikit saja juga sudah membuatku puas!

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
19 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status