Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 384 Kak Gisel Paling Unggul

Share

Bab 384 Kak Gisel Paling Unggul

Author: Tristar
last update publish date: 2026-04-16 23:50:27
Mendengar itu, Erfan seperti tersentak kaget.

"Kok... kok bisa? Apa dia ngintip kita pas lagi.... ciuman di toilet?" tanya Erfan dengan cepat.

Kak Gisel mengangguk pelan, membenarkan tebakan Erfan.

"Terus... gimana?" tanya Erfan. Kepanikan dan kekhawatiran tampak jelas di raut wajahnya.

"Jangan khawatir. Dia gak akan kasih tau siapa-siapa kok!" balas Kak Gisel dengan nada santai. "Aku udah ngobrol sama dia tadi. Dia juga tau.... sekarang aku menemui."

Mendengar itu, kepanikan Erfan berkura
Tristar

Teman-teman, author punya buku baru berjudul "Pemuda Pemikat Gadis Desa". Jangan lupa mampir dan baca, ya!

| 1
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 386 Di Rekam, Buat Pamer

    Sambil berciuman panas, perlahan Erfan mulai menggerakkan batangnya keluar masuk di apem wanita itu. "Emm... emm.. emm.." desahan tertahan keluar dari mulut Kak Gisel, karena bibirnya terkunci oleh bibir Erfan.Gerakan Erfan semakin cepat. Sehingga, suara benturan antara kulit pun terdengar jelas.Setelah puas berciuman, bibir mereka terpisah. Erfan mulai fokus menggempur apem wanita itu."Ahh... ahh, enak banget... ah... lebih cepat!" pinta Kak Gisel."Mau... seberapa cepat?" goda Erfan."Sangat cepat! Pokoknya sangat cepat!" balas Kak Gisel. Wanita itu sudah sepenuhnya kehilangan rasionalitasnya, yang ada hanya hasrat yang membara."Kakak iparku sayang, kamu sangat suka di gempur keras! Kalau kamu begini... sampai kapan pun suamimu itu gak akan bisa memuaskanmu!" goda Erfan sambil mempercepat gerakannya."Ahhh... ahhh, cuma kamu sayang... cuma kamu yang bisa buat aku puas! Ahh... enak banget, terus jangan berhenti!"Erfan meremas kedua payudara besar wanita itu untuk menambah rangs

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 385 kegilaan Kak Gisel

    Mendengar itu, Erfan langsung menatap Kak Gisel dan melepaskan pagutannya di puting payudara wanita itu. "Kak, kalau kamu cerai... apa kamu gak mikirin nasib anakmu?" tanya Erfan dengan nada heran. "Kan ada kamu," balas Kak Gisel dengan nada manja. "Kamu mau kan jadi ayah tirinya?" "Wanita ini... benar-benar sudah takluk kepadaku," gumam Erfan di dalam hati. "Baiklah. Kalau kamu bercerai sama suamimu... aku gak keberatan jadi ayah tiri!" ucap Erfan, sambil merebahkan wanita itu, lalu dia menekannya. "Anakku wanita, dia sangat lucu, lho... kamu gak akan rugi jadi ayah tirinya!" ujar Kak Gisel dengan nada main-main. "Iya lah, aku gak rugi. Udah dapet Ibunya yang menggoda ini.... aku juga dapet putri lucu," balas Erfan, lalu dia kembali melahap kembali puting payudara wanita itu. Satu tangan Erfan turun ke apem wanita itu, lalu dua jarinya menyentuh lubang apem tersebut. "Ahhh... ahhh..." desahan keras keluar dari mulut Kak Gisel, di sertai tubuhnya yang bergetar ~ seperti ters

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 384 Kak Gisel Paling Unggul

    Mendengar itu, Erfan seperti tersentak kaget. "Kok... kok bisa? Apa dia ngintip kita pas lagi.... ciuman di toilet?" tanya Erfan dengan cepat. Kak Gisel mengangguk pelan, membenarkan tebakan Erfan. "Terus... gimana?" tanya Erfan. Kepanikan dan kekhawatiran tampak jelas di raut wajahnya. "Jangan khawatir. Dia gak akan kasih tau siapa-siapa kok!" balas Kak Gisel dengan nada santai. "Aku udah ngobrol sama dia tadi. Dia juga tau.... sekarang aku menemui." Mendengar itu, kepanikan Erfan berkurang. Helaan nafas lega pun dia hembuskan. "Huh... baguslah kalau gitu!" ucapnya. "Tapi kenapa dia mau jaga rahasia kita?" tanya Erfan. "Aku lah yang memintanya! Tapi walau aku gak memintanya, aku sangat percaya kalau dia gak akan membocorkan masalah perselingkuhan kita," balas Kak Gisel. "Huh, kita terlalu ceroboh! Kamu sih... tadi gak sabaran... jadi ketahuan, kan!" gerutu Erfan. "Tapi ada hal bagusnya kita ketahuan! Mungkin hal ini akan sangat menguntungkan mun!" ucap Kak Gisel dengan nada

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 383 Layanan Mulut, Cindy

    Erfan pun bergerak cepat, mengeluarkan kedua payudara besar wanita itu. Setelah payudara itu keluar dari sangkarnya, dia meremasnya dengan keras. Desahan menggoda pun mengalun panjang dari mulut Cindy, saat dia merasakan kenikmatan dari remasan itu. "Ahh... ahh... enak, Tuan Muda!" Telapak tangan Cindy hinggap di area batang Erfan. Kemudian, dia menurunkan ritsleting celana Erfan, perlahan dia membebaskan batang itu dari sangkarnya. Setelah terbebas, Cindy mencengkeram batang itu, lalu mengocoknya dengan perlahan penuh kelembutan. "Ahhh.... ahhh..." Erfan mendesah lembut, kerika rasa nikmat dari kocokan itu, dia rasakan. "Tanganmu.. sangat halus," puji Erfan. Mendapatkan pujian Erfan, Cindy merasa sangat senang. Sehingga, senyuman di bibirnya tampak cerah. Mereka saling bertatapan dengan sorot mata panas, akhirnya bibir mereka menyatu dalam ciuman panas penuh gairah. Sesaat kemudian, bibir mereka berpisah, lalu bibir Erfan turun ke leher wanita itu dan terus turun samp

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 382 Obrolan Panas Dengan Cindy

    Di sisi lain. Mobil yang dikendarai Erfan akhirnya tiba di Club Jessy. Setelah memarkirkan kendaraannya dengan rapi, dia turun lalu melangkah masuk ke dalam club. Di siang hari, club itu memang tutup. Namun, kali ini pintunya sengaja dibuka karena sebelumnya Erfan telah memberi tahu Cindy—bawahan Jessy yang ditugaskan mengurus tempat tersebut—bahwa dia akan datang. Di dalam, tampak seorang wanita cantik, bertubuh molek, dengan dress seksi memeluk tubuhnya, sedang duduk di sofa dengan pose santai, sambil bermain ponsel. Saat wanita itu melihat Erfan datang, dia buru-buru bangkit, lalu pergi menghampiri Erfan. "Tuan Muda, lama gak berjumpa," sapa wanita itu dengan penuh kehangatan. "Cindy... kamu masih cantik dan seksi seperti biasa," goda Erfan. Senyuman nakal terukir jelas di bibirnya. "Kalau di goda Tuan Muda, aku suka seneng tau," balas Cindy dengan nada genit, sambil mengusap dada Erfan dengan telapak tangannya. Tanpa rasa sungkan, Erfan melingkarkan tangannya di ping

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 381 Kak Rita Menegur Kak Gisel

    Di sepanjang jalan ke kamarnya, Kak Rita terus memikirkan kejadian tadi. "Aku harus bicara sama Kak Gisel! Kalau tidak... rumah tangganya pasti akan berantakan. Kalau di biarkan terlalu lama, pasti dia tidak bisa lepas dari Erfan!" Kak Rita mulai memikirkan rencana, agar Kak Gisel terlepas dari perselingkuhannya dengan Erfan. "Apa aku kasih tau ayah, tentang masalah inj? Tapi jangan, deh! Takutnya... ayah malah bertengkar dengan Erfan. Kalau itu terjadi pasti keluarga ini akan dalam bahaya. Lagipula... Kak Gisel selingkuh sama Erfan kayaknya bukan di paksa sama Erfan." Kak Rita memutuskan menyimpan rahasia ini sendirian ~ tak akan memberitahu siapapun. === Beberapa saat kemudian, tampak Erfan yang telah kembali ke ruang makan. Sementara, Kak Gisel pergi ke kamarnya, karena jika pergi ke ruang makan bersamaan dengan Erfan, takutnya akan di curigai. Di ruang makan, terlihat Kak Rita sudah berada di sana. Tatapan wanita itu kepada Erfan, sekarang terlintas sedikit keanehan. Wal

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 288 Gairah Setelah Amarah++

    Setelah emosinya benar-benar mereda, Bu Sandra mulai mengemas seluruh barang pribadinya serta barang milik Geya. Dia bersiap meninggalkan rumah tersebut.Setelah semua barang selesai di kemas, Bu Sandra menelepon Erfan. Bu Sandra meminta Erfan untuk menjemputnya kembali. Dia tak mengatak

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 265 Nikmati Bergantian++

    Dengan gerakan cepat, Erfan menarik Shara ke dalam pelukannya lalu menekan wanita itu di bawah dirinya. "Sayang, kamu sangat kasar ih," rengek Shara dengan manja. "Bukannya kamu suka di kasari?" tanya Erfan dengan nada main-main. Shara menyeringai nakal, jari lentik

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 270 Dosen Salwa Sangat Nakal

    Melihat Erfan yang sudah menikmati, Dosen Salwa mulai memberikan yang lebih panas pagi. Dia menjulurkan lidahnya, kemudian menjilati batang itu dengan jilatan yang tampak liar. "Ahh...enak terus ahh....jilatanmu sangat nikmat!" Erfan semakin merasa nikmat. Setelah puas menjila

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 262 Ternyata Tuan Ferdi

    "Suamimu terlalu pemberani! dia merayu para wanitaku, jadi apa aku perlu menjelaskan kenapa aku memukulnya?" ucap Erfan dengan nada santai. Ekspresi wajah Nyonya Tina seketika menjadi gelap. Dia menoleh ke arah suaminya yang berlutut di bawah dengan wajah memelas itu.

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status