Beranda / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 84 Mengecek Lokasi

Share

Bab 84 Mengecek Lokasi

Penulis: Tristar
last update Tanggal publikasi: 2025-12-27 16:10:21

Sampai di sebuah jalan yang sangat jelek, Pak RW menyarankan untuk menyimpan mobil di tempat jalan tersebut saja.

"Tuan muda, mobil nya simpan saja di sini! soalnya jalan ke depan sangat rusak, dan sulit untuk parkir tuan muda," ucap Pak RW.

"Baiklah," jawab Erfan, lalu menghentikan mobilnya.

Mereka turun dari mobil, lalu berjalan mengikuti Pak RW.

"Jalan di sini sangat rusak, aku akan memperbaikinya," ucap Erfan, sambil menatap jalan yang sangat jelek itu.

Pak RW yang mendengar perkataan Erfa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 420 Hampir Pingsan

    Alana menoleh ke arah Erfan, sambil bangkit dari posisinya. Ekspresi kepuasan, sangat jelas terlukis di wajah wanita itu. "Tuan Muda... kamu hebat banget! Aku belum pernah merasakan senikmat tadi," ucap Alana. Erfan menarik wanita ke dalam pelukannya. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Aku akan buat kamu terus merasakan kenikmatan ~ sampai kamu lemas," ucapnya dengan nada main-main. "Emang kamu udah bisa lanjut lagi?" tanya Alana dengan nada ragu. Erfan meraih tangan Alana, lalu meletakkannya di batangnya. "Rasanya ini... batangku masih sangat keras! Jadi... tentu saja aku bisa langsung lanjut." "Kamu benar-benar sangat kuat!" ucap Alana dengan nada memuji. "Kalau gitu... ayo kita lanjut! Sekarang aku yang mengambil kendali," lanjutnya dengan nada menggoda. Erfan mengangguk setuju. Alana bangkit dari pelukan Erfan. Namun, sebelum dia mengambil posisi, dia bergegas mengulum batang Erfan terlebih dahulu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 419 Alana Menggila Di Bawah Gempuran

    Erfan melebarkan kaki wanita itu selebar mungkin. Kemudian, dia memosisikan ujung batangnya di lubang apem wanita itu. Setelah posisi di rasa pas, Erfan mendorong masuk batang itu ke dalam apem tersebut. "Ahhh..." Desahan nikmat keluar dari mulut mereka hampir bersamaan. Namun, suara desahan Alana, memiliki sedikit erangan kesakitan. "Ahhh... hah... Tuan Muda... punyamu besar banget! Sangat... sangat sesak! Ahh... agak sakit!" ucap Alana dengan suara berat. Ekspresinya tampak mengernyit. "Tahan, yah!" ucap Erfan, lalu dia menabah tenaganya untuk mendorong batangnya itu. "Ahhh... semakin dalam, ahh..." desah Alana. Setelah berjuang sedikit agak lama, akhirnya batang itu masuk sampai mentok di dalam apem wanita itu. "Ahhh... mentok banget di dalam.... ahh... agak sakit, Tuan Muda," ringis Alana. "Gak akan lama hilang, kok! Kalau udah hilang... pasti akan sangat nikmat," ucap Erfan dengan nada meng

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 418 Pemanasan Sama Alana

    Erfan bisa merasakan dengan jelas, kalau apem wanita itu sudah sangat basah. Dia melepaskan puting payudara wanita itu, lalu dia berkata. "Kamu udah basah banget yah! Sekarang, biar aku buat kamu semakin basah." Setelah selesai berbicara, Erfan menusukkan dua jarinya ke dalam apem wanita itu. "Ahhh..." Alana kembali mengeluarkan desahan panjang dengan tubuh yang tampak menegang hebat. "Apemmu ternyata masih sangat sempit. Dua jariku saja udah sesak di dalam. Apalagi kalau batangku yang masuk," ujar Erfan dengan nada main-main. Perlahan jarinya mulai bergerak di dalam apem wanita itu. "Shh... Ahhh... punya suamiku... berukuran normal, jadi wajar saja ~ kalau milikku masih sangat sempit," balas Alana. "Kamu harus mengerti! Kalau apemmu ini sudah di tusuk batangku, pasti akan jadi longgar untuk ukuran milik suamimu," ucap Erfan dengan nada main-main. "Aku gak peduli!" tegas Alana. "Hehe, kalau gitu, aku lanjut," ucap Erfan, lalu dia kembali mengisap puting payudara wanit

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 417 Gairah Alana

    "Mereka... mereka bersama secepat ini?" ucap sosok tersebut. "Tuan Muda, pesonamu benar-benar sangat besar," lanjutnya. Sosok tersebut, adalah Riana, sang dokter cantik. Tadinya dia ingin mengambil air minum di dapur. Namun, di perjalanan, dia mendengar suara langkah kaki dan obrolan pria dan wanita. Dia mengenal suara si wanita apalagi si pria. Jadi, dia memutuskan kembali ke kamarnya, untuk mengintip di sana. === Erfan dan Alana masuk ke dalam kamar. Kemudian, Alana menutup pintu dan menguncinya. Setelah itu, Alana berbalik, lalu menarik Erfan ~ mengajaknya ke tempat tidur. Sampai di sisi tempat tidur, Alana mendorong Erfan sampai pria itu terbaring di tempat tidur. Tanpa banyak bicara, Alana langsung melepaskan pakaiannya. Dalam sekejap, pakaian itu terlepas ~ tubuh indah yang hanya tertutup pakaian dalam renda hitam terpampang di mata Erfan. Hasrat Erfan seketika mencuat, sampai batangnya menegang hebat, saat melihat pemandangan tubuh yang begitu menggairahkan itu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 416 Paksa Dikit

    Karena tak ada sedikitpun penolakan fisik dari Alana, tindakan Erfan selanjutnya tentu lebih berani lagi. Dia melingkarkan tangannya di pinggang Alana, lalu menarik tubuh wanita itu, sampai payudara wanita itu menekan dadanya. Alana merasa sedikit terkejut dengan tindakan yang jauh lebih berani dari Erfan. "Tuan Muda, kamu..." sebelum dia sempat menyelesaikan perkataannya, Erfan meletakkan jari telunjuknya di bibir merah wanita itu. "Sstt... kamu yakin mau nolak aku?" tanya Erfan dengan nada main-main. Sorot matanya tampak sangat panas. Alana tampak linglung. Saat ini, perasaan di dalam hatinya sedang bertarung hebat. Rasa ingin menyerah dan rasa penolakan itu terus beradu hebat. "Alana, masa sih kamu selingkuh! Tapi... pesona Tuan Muda ini benar-benar sangat besar! Aku enggan menolaknya," gumam Alana. "Gimana? Kamu mau nolak, gak? Kalau kamu gak jawab, aku anggap kamu gak nolak," ucap Erfan dengan nada menggoda. Tangannya tampak sudah berkeliaran di tubuh wanita itu. "Ak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 415 Goda Alana

    Karena rasa penasarannya, Alana ingin mengorek lebih banyak informasi tentang seberapa perkasa Erfan. "Aku sangat penasaran. Kalian kan sangat banyak, terus setiap berapa minggu sekali kalian dapet jatah di ranjang," ucap Alana. "Kita semua pasti dapat jatah setiap minggu juga. Pria nakal ini sangat kuat, bahkan dia mampu tidur sama kami semua," ucap Dewi sambil mencubit pipi Erfan. Mendengar itu, Alana benar-benar di buat tercengang. "Kamu jangan berbohong!" "Eh, siapa yang bohong. Buat apa aku berbohong," ucap Dewi. "Itu kenyataan, Alana! Kalau gak percaya, kamu coba langsung saja," ucap Calista dengan nada main-main. Satu persatu wanita Erfan, mulai menyatakan seberapa kuatnya Erfan. Pada akhirnya, Alana pun percaya, kalau semua itu adalah kenyataan. Sebuah perasaan aneh, mulai menyebar di hati wanita itu. Selain Alana, ada wanita lain yang memiliki perasaan tak karuan saat ini. Wanita itu adalah Riana. Setelah tinggal di vila selama dua hari, wanita perasaannya ter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 211 Rencana Erfan Dan Para Wanita

    Erfan berpikir, lalu berkata. "Sebaiknya jangan hubungi secara langsung!" Erfan merubah ide untuk menghubungi Rido. "Ehh, kenapa sayang?" tanya Dosen Erika dengan bingung. Wanita lainnya pun menatap Erfan kebingungan. Erfan melanjutkan perkataannya. "Jika kita menghubunginya langsung dia akan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 215 Diva Sangat Tangguh++

    Tidak lama Diva kembali. Saat Erfan menatap penampilan wanita itu, api hasrat di tubuhnya semakin membara.Diva mengenakan lingerie seksi berlubang berwarna hitam, yang yang menempel erat di tubuh menggodanya itu."Sayang, apakah indah?" tanya Diva sambil berpose menggoda.Erfan menelan ludah, lalu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 205 Dosen Erika ++

    Dosen Erika melepaskan bibirnya dari bibir Erfan lalu mendorong Erfan sampai terlentang di atas kasur. Dosen Erika melepaskan pakaiannya dengan gerakan menggoda, tatapan panas itu terus menatap Erfan. Dalam sekejap tubuh yang dilapisi pakaian seksi tipis berongga itu terpampang jelas di

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 194 Dosen Cantik

    Shara menatap Erfan lalu berkata."Sayang, aku ke Dosen Erika dulu yah! siapa tahu, dia mau berangkat pake mobil kita," Shara tidak menunggu jawaban Erfan, dia menarik Yesi lalu pergi ke arah Dosen Erika.Erfan menggelengkan kepalanya tanpa daya. Wanitanya itu sepertinya sangat antusias mencarikan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status