Short
Terpikat Tetangga Seksi yang Menggoda

Terpikat Tetangga Seksi yang Menggoda

Oleh:  RichyTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Bab
2Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

"Vendi, jangan sentuh lagi .... Tubuhku gatal sekali ...." Di dalam kamar, kakak tetangga membuka kakinya. Wajahnya memerah karena sekujur tubuhnya tidak nyaman. Kerah bajunya terbuka, memperlihatkan sebagian besar kulit putihnya. Aku tak tahan lagi dan naik ke tubuhnya. "Kak, gatal sekali ya? Mau kubantu?"

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Namaku Vendi. Selama ini, aku menyukai kakak yang tinggal di sebelah rumahku. Dia lebih tua setahun dariku. Tubuhnya sangat seksi, apalagi payudaranya yang begitu besar.

Dia sering mengenakan seragam seksi, dipadukan dengan stoking putih dengan semburat merah muda. Jiwaku hampir melayang karena pemandangan ini.

Kadang ketika dia tidak memperhatikan, aku pergi ke balkon dan mencuri stokingnya, untuk menghilangkan rasa sepiku.

Lama-kelamaan, hasrat dalam diriku justru semakin kuat, bukan mereda. Stoking yang sudah dicuci tidak bisa memuaskanku lagi. Aku ingin mencicipi langsung tubuhnya yang lembut dan wangi itu.

Kesempatan ini segera datang. Kakak tetangga itu sakit, sementara orang tuanya pergi dinas dan tidak bisa pulang untuk merawatnya. Dia meneleponku untuk membantunya membeli obat demam dan makanan.

Begitu mendengar kabar itu, aku melonjak kegirangan. Ini bukan hanya alasan untuk masuk ke rumahnya, tetapi juga kesempatan untuk berduaan dengannya di satu ruangan. Apa yang akan terjadi nanti, aku sudah sangat menantikannya.

Tak lama kemudian, malam pun tiba. Aku membawa makanan dan obat flu ke rumah tetangga. Pintu rumahnya tidak terkunci. Begitu kudorong, aku langsung masuk.

"Kak Shinta, kamu ada di rumah?"

Dari kamar tidur terdengar suara lemah. "Vendi ya? Aku di kamar. Masuk saja."

Aku mendorong pintu kamar tidur dan melihat Shinta terbaring di atas ranjang. Wajahnya memerah. Di kepalanya diletakkan handuk tebal. Selimut menutupi tubuhnya dengan berantakan, memperlihatkan hamparan kulit putih halus. Di sisi ranjang, terlihat satu kaki kecilnya yang lembut.

Aku meletakkan obat dan makanan di meja samping ranjang, tetapi pandanganku tak bisa berhenti melirik ke dalam selimutnya. Melihat tubuh yang menggoda itu, yang saat ini hanya terpisah dariku oleh satu lapis selimut, tubuhku mulai memanas. Bahkan bagian itu pun menunjukkan getaran yang jelas.

"Kamu sakit? Kenapa nggak tutup selimut dengan benar? Kalau sampai masuk angin lagi, gimana?"

Aku menggenggam kaki kecilnya yang lembut dan memasukkannya ke selimut. Kemudian, dia menarik selimut di depan dadanya ke atas, menutupi seluruh tubuhnya. Tanpa sengaja, jariku menyentuh bagian putih dan penuh miliknya. Terlalu licin, terlalu lembut!

Tubuhku seperti tersetrum listrik. Aku tak kuasa gemetar. Bagaimana lagi? Siapa suruh aku masih perjaka? Ini pertama kalinya aku menyentuh tubuh wanita, apalagi kakak tetangga yang diam-diam kukagumi, sampai kedua kakiku gemetar karena gugup.

Shinta melihatku merawatnya dengan begitu teliti. Sudut bibirnya pun terangkat. "Terima kasih ya Vendi. Kalau nggak ada kamu, aku benar-benar nggak tahu harus bagaimana. Sekarang seluruh tubuhku rasanya tak bertenaga, bisa tolong suapi aku minum obat?"

Hal kecil seperti ini tentu saja tidak masalah. Aku memegang obat dan menyuapkan ke mulutnya sedikit demi sedikit dengan sendok. Melihat dadanya naik turun saat menelan, adik kecilku juga naik turun.

Tak lama kemudian, obatnya selesai diminum. Handuk di kepalanya pun sudah dingin. "Aku bantu panaskan handuknya dulu ya. Kamu baring saja."

Aku membawa handuk ke kamar mandi, bersiap membasahinya dengan air hangat. Namun, tanpa sengaja kulihat tumpukan pakaiannya di samping. Hatiku langsung bergetar.

Sekarang dia terbaring di ranjang dan tidak bisa bergerak, juga tidak ada orang lain di rumah. Bukankah berarti melakukan hal buruk apa pun juga tidak akan ketahuan?

Aku membalik-balik pakaiannya dengan tangan. Semuanya adalah pakaian yang sudah dipakai dan belum dicuci. Di atasnya ada rok dan kemeja. Di bagian dalamnya tampak jelas celana dalam dan stoking.
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
7 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status