MasukChapter 48
Vanilla West
Nick mengemudikan sebuah Roll Roysce Cullinan dengan kecepatan sedang, di sampingnya Rafael duduk sambil menatap jalanan di depannya. Senyum di bibir keduanya tampak tergambar dengan sangat indah, tidak satu pun dibuat-buat.
"Apa kau akan menikahi Xaviera?" Nick melirik Rafael.
Senyum Rafael semakin lebar. "Menurutmu bagaimana?"
"Jika kalian ingin menikah, tidak perlu
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 28Just MineMilikku.Satu kata itu menggema di otak Nick, berkali-kali hingga membuatnya nyaris kehilangan seluruh kewarasannya.Belum pernah ia merasa seperti ini setelah bercinta dengan wanita mana pun
Chapter 26Making ****"Aku merindukanmu, Mi Amor." Nick memeluk Vanilla, mengecup pipi gadis itu berulang kali seolah-olah ia telah meninggalkan Vanilla selama seratus tahun.Vanilla terkekeh. "Kita hanya t
Chapter 29PossessiveVanilla dan Nick keluar dari kamar mandi, keduanya mengenakan kimono hotel tempat mereka menginap. Vanilla tampak memberengut karena hingga dua hari mereka berada di Los Angeles, ia belum mendapatkan pakaian."Sampai k
Chapter 23It's Not Fucking Jokes"Aku harus ke restoran pukul dua," ucap Vanilla sambil mengelus bulu-bulu di dagu Nick.Nick meraih telapak tangan Vanilla, mempermainkan jari gadis itu. "Kau baru saja tidur dua jam, Mi Amor."







