Share

Sebelas

Author: Aura_Aziiz16
last update publish date: 2025-04-23 15:37:40

Bab 11

Pov Rama

"Ada apa ini ribut ribut?" tanya Mas Anton, kakak Yuni sembari menatap tajam ke arahku.

Aku menelan ludah dengan perasaan keki. Melihat wajah yang tanpa senyum di depanku, mendadak nyaliku ciut.

"Eng ... enggak Mas ... nggak ada ...."

"Ini Mas, Mas Rama. Aku minta uang belanja nggak dikasih!"

Belum sempat aku menjawab pertanyaan kakak iparku itu, Yuni keburu buka mulut, mengadu, membuatku membatin kesal di dalam hati.

Si4lan memang Yuni, bukannya menutupi kekurangan suaminya, ma
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
zalmah umar
sudah bayar tapi tak boleh baca..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Tujuh Puluh

    Bu, aku mau ke rumah Mbak Niken sekarang juga ya, Bu. Mau nanyain benar nggak dia yang sudah salah gunakan KTP Ibu! Kalau iya, awas saja dia! Aku akan bikin perhitungan dengannya!" ujar Farid setelah untuk kesekian kalinya panggilannya ke Niken tak juga diangkat.Ia menurunkan ponselnya dengan napas memburu. Rahangnya mengeras, urat di pelipisnya menegang menahan amarah yang sudah di ubun-ubun.Bu Marni mendongak pelan. Wajahnya masih pucat, matanya sembap akibat terlalu banyak menangis.“Sekarang, Rid?” tanyanya lirih.“Iya, Bu. Kalau ditunda-tunda, Mbak Niken akan makin berani ngumpet. Farid mau dengar langsung dari mulutnya. Kenapa dia tega ngelakuin semua ini ke Ibu.”Bu Marni terdiam sejenak, lalu menganggukkan kepalanya.“Iya, Rid… kalau benar Niken yang udah ngambil pinjaman itu, suruh dia kembalikan, Rid! Ibu nggak rela dibeginikan sama menantu sendiri! Nyesel Ibu selama ini baikin dia, banggain dia, ternyata dia seperti ini, Rid...." Bu Marni kembali tergugu.Farid pun kembal

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Sembilan

    Ancaman itu seperti petir di siang bolong di telinga Bu Marni dan Farid. Bu Marni langsung sesak. Tangannya gemetar keras, keringat dingin mengucur di sekujur tubuhnya. Sementara Farid langsung meletakkan gelas di tangannya ke atas meja kecil di dekatnya lalu menatap tajam pada pria penagih hutang itu. “Apa, Pak? Penjara? Tolong jangan ancam-ancam kami seperti itu, Pak! Ibu saya baru saja pingsan! Kami juga belum dapat info siapa sebenarnya yang sudah menggunakan nama Ibu saya untuk mengajukan pinjaman itu! Jadi tolong beri kami waktu dan berhenti mengancam kami seperti itu!" bentak Farid tak terima. “Iya, Pak. Kami belum tahu siapa sebenarnya yang sudah menggunakan nama saya untuk mengambil pinjaman itu. Jadi tolong.... jangan paksa kami mengembalikan uang yang kami sama sekali nggak pernah merasa menerimanya, Pak," ucap Bu Marni pula dengan suara bergetar. Tubuhnya kembali lunglai. Farid buru-buru memeluk bahu ibunya agar tidak jatuh lagi. Salah satu pria bertubuh besar d

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Delapan

    Keduanya pun serentak menoleh kaget dan mengernyitkan kening."Kalian siapa?" tanya Bu Marni dengan suara lemah. Sementara Farid menatap penuh rasa ingin tahu."Kami dari perusahaan pinjaman online PT. Money Cash. Menurut catatan kami, sudah hampir dua bulan ini, Saudari Marni tidak melunasi kewajiban membayar angsuran. Untuk itu kami minta itikad baiknya, kapan angsuran akan dibayarkan, Bu? Pak?" tanya salah seorang dari rombongan tak dikenal itu yang seketika membuat Bu Marni tersentak kaget bahkan membeku di tempatnya. Sementara Farid menatap tak mengerti."Ma... maksudnya apa, Pak? Kapan saya berhutang? Bapak pasti salah alamat."Bu Marni yang baru saja sadar dari pingsannya kembali merasakan tubuhnya lemas tak bertenaga mendengar ucapan orang tak dikenal itu, jantungnya berdebar kencang dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya. Sementara Farid menggelengkan kepala tak percaya."Iya, Pak... angsuran apa, Pak? Kapan Ibu saya berhutang sehingga Bapak-bapak datang kesini meminta

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Tujuh

    "Bu, bangun, Bu! Bangunnn!" teriak Farid panik sembari mengguncang-guncang tubuh ibunya yang diam tak bergerak karena pingsan. Namun, Bu Marni tak bergeming. Masih saja terkulai layu di atas lantai.Farid pun menoleh ke arah Nadira."Dira, tolong ambilkan minyak angin! Jangan bengong aja kamu! Lihat Ibu pingsan malah bengong aja!" hardik laki-laki itu pada Nadira.Nadira tak membantah, gegas masuk ke kamarnya yang bekas gudang lalu mengambil minyak angin yang diminta suaminya itu untuk menyadarkan ibunya dari pingsannya.Bagi Nadira tak apa mengalah dan bertingkah laku bak kucing yang jinak sementara waktu ini karena sebentar lagi ia pastikan ia akan segera meninggalkan rumah ini untuk menggapai mimpinya sendiri.Nadira pun menyerahkan minyak angin di tangannya pada suaminya yang segera dioleskan Farid ke hidung ibunya sembari terus mengguncang-guncang tubuh Bu Marni agar segera sadar kembali dari pingsannya.Akhirnya setelah beberapa saat berusaha menyadarkan kembali ibunya dari pin

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Enam

    "Apa, Rid? Laila ditangkap kejaksaan karena kasus korupsi? Yang benar saja, Rid! Kok bisa? Memangnya Laila beneran korupsi di kantornya kok bisa ditangkap? Gawat kalau iya! Gawat, Rid!" Bu Marni meremas rambutnya dengan perasaan gundah dan kesal.Namun, Farid justru menyeringai kecil."Biar aja deh, Bu. Biar kapok! Gara-gara Mbak Laila, Farid jadi nikah sama Sinta yang Ibu tahu sendiri kan, matrenya luar biasa! Kalau nggak gara-gara dia, sampai saat ini gaji Farid masih utuh, Bu. Tapi gara-gara dia, sekarang kita jadi susah begini," jawab Farid tiba-tiba enteng.Bu Marni meremas rambutnya semakin kesal."Rid, ini bukan sekedar gaji kamu yang diambil Sinta, tapi mengenai rumah ini, Rid! Kalau Laila ditangkap kejaksaan dan dipenjara terus dipecat dari pekerjaan, bagaimana dengan rumah ini? Rumah ini juga akan disita bank karena surat tanah dan rumah ini kemarin dipinjam Laila untuk mengajukan pinjaman di bank, Rid! Kita mau tinggal di mana kalau rumah ini disita bank?" ujar Bu Marni lag

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Lima

    "Nadira, sini kamu!" panggil Bu Marni esok harinya pada Nadira yang tengah menyiapkan sarapan pagi.Hari ini rencananya Nadira akan keluar rumah agar bisa bekerja kembali seperti biasanya dengan lebih tenang dan bebas. Akan tetapi baru saja hendak bersiap pergi usai menghidangkan sarapan pagi di meja makan, ibu mertuanya sudah lebih dulu datang memanggilnya.Nadira mendekat lalu membuka mulutnya."Ada apa, Bu?" tanyanya."Nadira, mana gaji kamu bekerja selama ini? Ini kan sudah sebulan lebih kamu kerja! Nggak mungkin kan belum gajian! Sini! Ibu minta gaji kamu!" ujar Bu Marni tanpa perasaan sambil menatap tajam ke arahnya.Nadira menghela napas. Sudah mendapat karma dari perbuatannya yang tega menikahkan suaminya dengan menantu baru yang ternyata tak sesuai ekspektasi nya, akan tetapi bukannya sadar, justru ibu mertuanya masih saja berusaha menindasnya.Padahal tadinya dia berpikir, ibu mertuanya sudah mulai insyaf dan bertaubat dari kesalahan dan sikap buruknya. Buktinya kalau tak sa

  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Empat

    "Iya, Bu. Farid akan segera mengurus perceraian dengan Sinta. Pernikahan ini nggak bisa dilanjutkan lagi. Ibu tahu nggak, kalau ke depannya Sinta bukannya mau separuh gaji Farid aja, tapi semuanya, Bu! Dia bilang Farid harus seperti Mas Ari dan Mas Doni, memberikan semua gaji Farid ke dia. Sinta ju

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Dua

    "Apa kamu bilang? Kamu ngancem Mas?" Farid berkata gusar sembari berkacak pinggang mendengar ancaman dari Sinta.Sinta tersenyum tipis lalu kembali membuka suaranya."Aku nggak cuma ngancem, Mas, tapi juga akan membuktikannya kalau kamu berani macam-macam sama aku. Jadi mending kamu kasih uangnya s

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Enam Puluh Tiga

    "Bu, ini uang gajiku bulan ini. Aku hanya bisa kasih empat juta ya, Bu, karena yang enam juta diminta sama Sinta," ujar Farid pada Bu Marni.Bu Marni mendelik kaget, menatap tak percaya putranya."Apa? Ibu cuma dapat empat juta! Gila! Jadi sisanya kamu berikan semua pada Sinta? Bahkan lebih besar p

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL    Lima Puluh Tiga

    Sore hari Farid sampai di depan rumah. Raut wajahnya tampak ragu ketika turun dari mobil dan melangkah masuk ke ruang tamu di mana Bu Marni sudah duduk menunggunya di kursi panjang dengan sorot mata berbinar.“Assalamualaikum, Bu,” sapa Farid pelan sambil menaruh tas kerjanya di meja.“Waalaikumsal

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status