بيت / Fantasi / Istri Iblis Yang Salah Tubuh / 12. Labirin Kepercayaan

مشاركة

12. Labirin Kepercayaan

مؤلف: Nayara Venn
last update تاريخ النشر: 2026-05-29 19:58:27

Istana itu tidak lagi terasa seperti rumah; ia telah berubah menjadi organisme hidup yang marah. Dinding-dindingnya bergeser, lantai-lantainya meliuk, menciptakan ilusi ruang yang menolak untuk dilalui. Nayra terengah-engah, tubuhnya terhempas ke dinding marmer dingin saat lorong yang ia susuri mendadak memutar arah secara vertikal.

"Sial, lagi!" Nayra memaki, menyeka darah yang mengucur dari sudut bibirnya akibat benturan.

Ia tidak bisa hanya berlari. Zarek telah meninggalkan warisan terakhir:
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   18. Harga Dari Sebuah Kekuatan

    Darah menetes dari sudut bibir Nayra, menciptakan genangan merah yang kontras di atas lantai marmer aula yang hancur. Gadis itu tidak lagi memiliki energi untuk berdiri. Matanya sayu, napasnya memburu tak teratur, dan yang lebih menakutkan, aura kehidupan di dalam tubuhnya perlahan memudar layaknya cahaya lilin yang ditiup badai. Tindakan melepaskan jiwa para istri pendahulu Kael telah menuntut bayaran yang mengerikan: hidupnya sendiri sebagai wadah.Kael berlutut di sisinya, zirah hitamnya berserakan di sekitar karena retakan-retakan kecil setelah pertempuran. Wajahnya yang biasa sedingin es kini dilanda kepanikan yang nyaris gila. "Jangan, Nayra! Tetap jaga matamu terbuka! Aku perintahkan kau untuk tidak pergi!""Kael..." suara Nayra nyaris berupa bisikan. Jemarinya, yang kini pucat pasi, mencengkeram lengan Kael dengan lemah. "Para wanita itu... mereka... akhirnya bisa beristirahat. Kau... kau tidak harus... menanggung beban itu sendirian lagi...""Aku tidak

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   17. Pengkhianatan Terbuka

    Alarm itu tidak melengking, melainkan bergetar lewat frekuensi rendah yang membuat udara di sekitar kastil pusat berdesing. Nayra dan Kael baru saja keluar dari portal dimensi ketika insting iblis mereka merespons ancaman yang nyata: Istana Utama bukan lagi milik mereka.Dari balik celah portal, pemandangan yang menyambut bukanlah gerbang yang terjaga setia, melainkan bendera hitam dengan simbol mata satu lambang terlarang yang selama ini disimpan di ruang arsip terdalam berkibar angkuh di puncak menara utama."Bagus," geram Kael. Tangannya mengerat pada gagang pedang. Urat-urat menonjol di pelipisnya. "Mereka bahkan tidak punya keberanian untuk menunggu kita pergi sebentar saja.""Bukan menunggu kita pergi," Nayra menimpali, matanya memindai seluruh perimeter kastil. Ia melihat sekelompok pengawal yang biasanya mengenakan seragam emas-hitam khas Kael kini telah berganti armor yang berat dan kasar. "Zarek memprovokasi kudeta ini sebelum dia mati. Para tetua sudah menunggu momen saat k

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   16. Rahasia Ruang Terlarang

    Gerbang dimensi Negeri Awan menutup dengan dentum yang sunyi, meninggalkan kekacauan dan aroma ozon yang menyesakkan di ruang jamuan. Nayra dan Kael tidak kembali ke pondok pengasingan mereka. Alih-alih demikian, Kael meluncurkan teleportasi pendek yang membawa mereka menembus dinding tebal Istana Langit, tepat menuju titik buta para penjaga: Perpustakaan Terlarang yakni pusat data dari segala sejarah yang telah dihapus oleh para dewa.Cahaya biru redup dari deretan rak kristal yang melayang di udara menyambut mereka. Di sini, ribuan gulungan catatan kuno tidak tersimpan di kertas, melainkan dalam bentuk sirkuit cahaya yang membelit satu sama lain membentuk artefak data. Nayra merasakan bahunya panas kembali; segel iblisnya bereaksi dengan database ini seolah keduanya adalah pasangan kunci dan gembok yang telah lama terpisah."Jadi ini tempatnya," gumam Nayra, jemarinya menyapu udara di depan rak, melihat simbol-simbol aneh yang tampak persis seperti deretan kode s

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   15. Perjamuan di Negri Orang

    Gerbang Istana Awan yang terbuat dari gading langit dan emas cair terbuka lebar, mengeluarkan aura sakral yang membuat siapa pun dengan energi iblis merasa tercekik. Namun, Kael Varyn melangkah masuk seolah-olah ia sedang memasuki aula istananya sendiri. Tangannya yang mengenakan sarung tangan kulit hitam kokoh tidak melepaskan pinggang Nayra sedetik pun.Di samping Kael, Nayra tampil berbeda. Gaun pengantin merah yang robek itu sudah lama diganti dengan gaun sutra berwarna hitam malam, disulam dengan benang emas berbentuk pola-pola tanda iblis yang rumit. Di bahu kirinya, segel itu berdenyut samar, memancarkan aura intimidasi yang membuat para dewa muda penjaga pintu terpaksa menunduk atau mungkin lebih tepatnya, karena mereka terlalu takut untuk menatap langsung ke arahnya."Perjamuan ini jelas bukan tentang perdamaian, Kael," bisik Nayra, matanya menyapu ribuan wajah dari berbagai faksi yang kini tertuju pada mereka. "Ini adalah ruang tunggu eksekusi dengan dekorasi mewah."Kael te

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   14. Kebangkitan Sang Penguasa

    Langit di puncak Gunung Obsidian belum sepenuhnya bersih dari sisa-sisa awan hitam badai, tetapi aura di sekitar Kael Varyn dan Nayra berubah drastis. Energi Nayra, yang merupakan fusi murni antara sistem, darah iblis, dan esensi jiwa yang ia bagi dengan Kael, bergejolak layaknya lautan yang dihantam topan.Satu getaran hebat mengguncang tubuh Nayra saat tanda iblis di bahu kirinya tiba-tiba bersinar keemasan, lebih terang daripada kobaran api iblis mana pun. Energi itu menjalar seperti petir yang menemukan saluran terbaik, langsung masuk ke jantung Kael Varyn.System Alert: Energy Overflow! Evolutionary Process Triggered.Kael jatuh berlutut, napasnya memburu. Namun, ini bukan karena kesakitan seperti sebelumnya. Otot-ototnya memadat, urat nadi di lengannya menonjol, dan hawa dingin yang keluar dari tubuhnya berubah menjadi tekanan yang membuat tanah di bawah kaki mereka retak hebat. Sang Demon Lord sedang mengalami transformasi. Bukan lagi sebagai raja iblis yang terjebak oleh kutuk

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   13. Luka yang Terbagi

    Hujan badai menghantam dinding gua terpencil di lereng Pegunungan Obsidian. Petir menyambar, membiaskan cahaya biru dingin yang memperlihatkan gurat kesakitan di wajah Nayra. Tubuhnya yang terbungkus gaun pengantin compang-camping bersandar di dinding batu yang kasar, berlumuran darah yang bukan miliknya, namun rasa perihnya menghunjam tepat di sumsum tulang Nayra seolah tubuhnya sendiri yang dikuliti.Di hadapannya, Kael Varyn sedang berjuang dengan sisi iblisnya. Pria itu menekan dadanya, di mana luka sayatan akibat artefak suci masih berasap, memancarkan bau terbakar yang busuk. Cahaya putih suci itu adalah racun bagi iblis, dan bagi Kael, itu adalah siksaan abadi yang tak kunjung sembuh."Berhenti menahan napasmu, Kael! Kalau kamu terus melawan, luka itu akan membusuk hingga ke tulang belakangmu!" Nayra berteriak, suaranya parau. Ia menyeret tubuhnya mendekat, memaksakan tangan yang gemetar untuk menyentuh permukaan luka Kael."Jangan menyentuhnya!" Kael menggeram. Matanya yang me

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   06. Sentuhan yang Menyembuhkan

    Nayra terjatuh di koridor marmer istana sebelum sempat mencapai kamarnya. Racun Shadow Wolf tadi bukan sekadar cakaran fisik; itu adalah infeksi magis yang menyusup ke aliran darahnya, membakar saraf dari dalam. Pandangannya menggelap, napasnya terasa seperti tarikan debu yang menimbun dada.Sistem

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   05. Perburuan di Hutan Terlarang

    Kabut beracun yang tebal seperti beludru kelabu menyelimuti hutan terlarang itu. Napas Nayra terasa seperti menelan serpihan kaca. Setiap hirupan memberikan rasa terbakar yang samar di paru-parunya. Tangannya yang gemetar menggenggam erat gagang belati pemberian Kael—sebilah senjata dingin yang ter

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   04. Rahasia Gaun Merah yang Robek

    Langkah kaki Nayra senyap saat ia menyusuri Sayap Barat istana. Bau apak kayu tua dan aroma debu yang menggantung di udara menusuk indra penciumannya. Hari ini, istana terasa anehnya sepi; kabarnya, Kael Varyn sedang mengadakan pertemuan tertutup dengan para Tetua Iblis di aula dimensi lain, membia

  • Istri Iblis Yang Salah Tubuh   03. Taruhan Nyawa di Atas Meja Makan

    Cahaya pucat fajar menembus celah-celah sempit jendela kastel, tapi tidak membawa kehangatan sama sekali. Di dalam kamar luas yang terasa lebih seperti kuburan mewah, Nayra masih merasakan sisa denyut adrenalin dari malam tadi. Cengkeraman Kael pada tangannya mungkin sudah lepas secara fisik, tapi

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status