LOGINSiapa yang tidak mengenal Hector Sergos Salvator, seorang mafia yang menguasai wilayah-wilayah di negaranya. Seorang pemimpin komunitas gelapnya. Seorang presdir di perusahaan ternama yang menduduki peringkat pertama paling sukses di dunia. Setelah menjadi penguasa dunia, apakah Hector pernah merasa cukup? Tidak sama sekali. Hector tidak pernah merasa cukup. Kalimat cukup baginya hanya terasa saat ia bertemu dengan Xiana Eugene, putri dari Hugh Joséphene. Orang yang paling berpengaruh dalam dunia Entertainment. Xiana tidak sengaja menciumnya saat berada di klub miliknya. Ternyata, wanita itulah yang selama hidupnya ia cari. Belahan jiwanya, cinta matinya. Sebab, detik-detik pada ciuman itu, dalam bayangan Hector, ia melihat mereka berdua berada di atas ranjang yang sama. Berbalut kasih dan berbahagia. Benar, Hector bisa melihat masa depan ketika ia mencium seseorang, atau sekadar memegang tangan seseorang. Rahasia terbesar yang hanya ia, orang tuanya, dan dokter pribadinya yang tahu.
View MoreNaura Serene terbangun dari tidurnya, mendapati dirinya yang sudah berada diatas Altar pernikahan.
"Apa yang terjadi?" celetuk Naura tanpa sadar, dia melihat ke sekeliling sesaat setelah ia bangun dari tidurnya. Disampingnya terdapat sebuah peti mati yang bersegel dengan jimat kuno, bahkan didepannya banyak tamu yang duduk di barisan kursi. Dia melihat Ayah dan juga ibu tirinya yang duduk dengan santai di kursi bagian depan. Mereka yang melihatnya terbangun, lantas berjalan pelan ke arahnya. Kedua bola mata Naura membulat sempurna. Teringat sikap ayahnya dan ibu tirinya semalam yang tiba-tiba baik terhadapnya bahkan semalam mereka berdua meminta maaf atas kekejaman yang mereka buat selama ini. Ia kira, perubahan sikap dari kedua orangtuanya kepadanya karena mereka ingin berubah, ternyata mereka memiliki tujuan lain. "Pengantin wanita sudah terbangun!" Seru suara seseorang. Saat ayah dan ibu tirinya berdiri dihadapannya, Naura yang masih lemas bertanya, "apa yang kalian lakukan?" Ayah kandung Naura, Thomas Alfa tersenyum licik. "Ayah akan menikahkanmu pada Tuan muda Liam Arnold." Kedua bola mata Naura langsung membelalak sempurna. Siapa yang tidak mengenal Liam dari keluarga Arnold? Liam Arnold adalah pewaris tunggal keluarga Arnold yang menderita penyakit aneh. Hidupnya digadang-gadang tidak akan bertahan lama. Dan seminggu yang lalu, seluruh kota dihebohkan dengan berita kematian mendadak Liam Arnold. Naura menggeleng, "Tidak ayah, Tuan muda Liam sudah meninggal. Aku tidak mungkin menikah dengan seorang yang sudah menjadi mayat." Naura berusaha untuk bangkit, tapi kakinya terasa lunglai. Bahkan tubuhnya tidak bertenaga. Ibu tirinya, Diana Alfa menimpali, "kamu harus menjadi tumbal. Agar Tuan Muda Liam bisa meninggal dengan damai di alam baka." Air mata luruh dari kedua pelupuk mata Naura, ia menatap ayahnya dengan tatapan memohon. "Ayah aku tidak mau menjadi tumbal. Aku putri kandungmu!" "Naura, perusahaan keluarga kita sekarang ini berada diambang kehancuran. Ayah membutuhkan banyak uang untuk pengobatan adik mu yang sakit. Kamu harus berkorban!" "Ayah, bukankah aku juga anakmu? Kamu sungguh tidak adil, kamu menukar nyawaku demi nyawa anakmu yang lain!" teriak Naura, kedua bola matanya menunjukkan keputusasaan yang mendalam. "Sampai kapanpun anak kandungku hanya Laura Alfa, karena kamu hanya anak haram yang terlahir dari rahim wanita hina itu," sahut Thomas, dia menatap putri kandungannya penuh kebencian. "Dan mulai sekarang, kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi." Diana menatap suaminya penuh kebahagiaan. "Kalau dulu ibumu tidak menggoda ayahmu bahkan menyerahkan tubuhnya. Pasti kamu tidak akan pernah terlahir ke dunia ini, sekarang waktunya kamu membalas budi pada kami yang selama ini membesarkanmu!" jelas Diana, tatapannya penuh kebencian saat menatap ke arah putri tirinya. "Diana ayo kita pergi dari sini! Ritual penguburannya akan segera dimulai!" ajak Thomas pada istrinya. Diana pun mengangguk lalu meninggalkan Naura yang masih menangis histeris. "Kalau begini putriku akan menjadi pewaris tunggal," gumamnya. Naura menatap punggung ayahnya yang menjauh dengan hati yang pedih. Dia selama ini sudah berusaha menjadi anak yang baik, bahkan selalu mendapatkan peringkat satu disekolah. Tapi hanya siksaan dan ucapan pedas yang keluar dari mulut ayahnya, padahal selama ini Naura juga sering mendonorkan darahnya untuk Laura. Bahkan sampai sekarang, bekas luka ditubuh Naura masih terlihat dengan jelas karena kekejaman ayah kandung dan ibu tirinya. Naura dikerubungi oleh beberapa wanita, Ia yang masih dalam posisi tertidur dirias wajahnya. Bahkan rambutnya juga sanggul, mereka terlihat sangat profesional. Setelah selesai, seorang berpakaian biksu menghampirinya. "Kamu hafalkan mantra ini. kamu baca terus saat tubuh kamu dan Tuan muda Liam disatukan dan dikubur didalam tanah." Bulu kuduk Naura meremang, setelah mendengarkan penjelasan orang berpakaian biksu itu. "Apakah nanti saya akan dimasukkan ke dalam peti mati itu?" tanya Naura tanpa sadar. "Iya," jawab biksu itu seraya mencipratkan air ke tubuh Naura. Tiga biksu lain datang menghampiri, mengelilingi Naura dengan membacakan mantra. Seorang wanita yang berumur sekitar 40 tahunan datang menghampiri dan bertanya pada biksu yang mencipratkan air. "Apakah putraku bisa hidup kembali?" Tanyanya. Biksu itu menjawab, "gadis ini memenuhi persyaratan. Dia masih suci, tapi untuk hidup kembali atau tidak. Kita pasrahkan takdir yang diatas." "Jadi kalau putraku tidak hidup lagi, gadis ini juga akan ikut mati?" tanya Helena Arnold, ibu kandung dari Liam Arnold. Biksu itu menjawab dengan nada enggan, "Iya." Sementara Naura yang baru saja mendengar jawaban biksu itu ketakutan, bahkan tubuhnya menggigil hebat. "Apakah setelah ini aku akan mati?" gumam Naura, air mata luruh dari kedua pelupuk matanya. Padahal dia sudah bertekad, setelah kelulusan akan pergi dari rumah untuk mencari keberadaan ibu kandungnya.Paginya, Xiana dibangunkan oleh beberapa pelayan wanita yang bekerja di kediaman Hector. Mereka tidak berbicara apa-apa, bahkan ketika Xiana bertanya maksud dan tujuan mereka mendandani Xiana, mereka tidak memberi jawaban. Semuanya tutup mulut, seakan memang tidak mengetahui apa-apa atau memang diperintahkan untuk tidak boleh memberitahunya.Xiana menghela nafas kasar, cermin yang besar di depannya benar-benar menunjukkan rasa lelah di wajahnya. Tahap terakhir yang mereka lakukan adalah menata rambut Xiana. Ia melihat di cermin salah satu di antara mereka tersenyum kecil. Xiana mengangkat alisnya, apa yang membuat dia tersenyum seperti itu ketika sedang menata rambutnya?‘’Rambut nona benar-benar bagus sekali, ini kali pertama bagi saya menemukan rambut yang panjang dan begitu indah. ‘’ pelayan itu tersenyum lagi, kali ini senyumannya lebih kentara sembari menatap Xiana yang juga menatapnya dari cermin.‘’Apa rambut Nona pernah Nona warnai?‘’Xiana menggelang, ‘’aku tidak pernah mewa
Perkataan Hector membuat Jacob tersentak. Pertanyaannya memang menyangkut apa yang sudah terjadi baru saja. Walau rekan-rekannya terlibat perkelahian dengan orang-orang Hector, tetapi itu bukan hanya kesalahan mereka semua. Orang-orang Hector sudah membuat Jacob dan yang lainnya menahan kesabaran dari awal, sampai akhirnya tidak terbendung lagi dan menyebabkan kejadian yang tidak seharusnya.‘’Tentu saja bukan itu maksud tujuan kami datang ke klub milikmu, Tuan Hector. Kami sedang melakukan penyelidikan atas kasus menghilangnya wanita bernama Xiana Eugene. Putri dari Hugh Josephene.’’ Jelasnya dengan hati-hati.“Lalu? Apa hubungannya denganku?’’ tanya hector yang membenahi posisinya, mengedepankan tubuhnya dan manyautkan kedua telapak tangannya seraya menaruhnya di atas meja. Tatapannya semakin tajam dan serius‘’Aku tidak yakin ada hubungannya denganmu. Tapi menurut beberapa saksi, terutama sahabatnya mengatakan posisi Xiana terakhir kali berada di klub ini. ‘’‘’Begitu ceritanya? ‘’
‘’Ada yang melaporkan seorang wanita menghilang di klub ini, kami akan segera memeriksanya.‘’ Tutur Jacob memberi tahu maksud dan tujuan mereka datang.Pria di depannya, yang baru Jacob sadari memiliki nama di dadanya dengan nama Tiago, sedikit mengangkat sebelah alisnya. ‘’Banyak yang hilang di klub ini. Tapi ternyata mereka ditemukan di apartemen atau di rumah kekasih-kekasihnya,’’jawab Tiago serius.Jacob tercengang sesaat mendengar jawaban dari pria di depannya, tapi dengan cepat berusaha menyamarkan sikapnya itu. Menegakkan lagi bahunya dan dengan tegas berusaha untuk kembali menjelaskan, berupaya agar usaha mereka untuk menggeledah seisi klub bisa berhasil.‘’Pernyataan itu tidak bisa dipungkiri, tapi urusan kali ini berbeda.’’ Jacob sedikit berbalik untuk mengambil sesuatu dari bawahannya. Lembaran foto dengan ukuran sedang, seorang wanita yang tidak lain adalah Xiana. Satu persatu lembaran itu memperlihatkan dari awal Xiana keluar dari sebuah mobil putih miliknya, berjalan, da
Kantor Ketinggian Polisi. 01.27 AM Fredo dengan fokus melihat satu-persatu kotak tayangan yang ada di dalam layar besar di depannya. Dengan kedua tangannya yang memegang meja dengan erat, wajah yang tegas dan mata yang tajam. Mengamati setiap CCTV yang memungkinkan ada Xiana di dalamnya. Perlahan, tidak ada satupun yang menunjukkan wajah Xiana, ataupun sebatas punggung kecil wanita itu. Terakhir kali, Fredo mengingat penjelasan Valeria yang mengatakan bahwa mereka berada di Klub, lalu Xiana menghilang begitu saja saat berkata ingin ke kamar mandi. “Jacob, lihat CCTV pada bagian kamar mandi Klub yang didatangi Xiana.” Perintah Fredo. Jacob, pria tua yang sudah beruban itu mengangguk. Dengan sedikit menahan kantuknya, ia memerintahkan bawahannya untuk memunculkan CCTV-F. Tepat menampilkan aktivitas apa saja yang ada di depan Klub. Hanya di depan Klub.Fredo mengerutkan kening, ia hampir marah. Ia dengan jelas memerintahkan untuk mengakses CCTV yang ada di dalam Klub. Bukan hanya di






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews