بيت / Romansa / Istri Rahasia Om Raymond / 109. Bunga dan Kumbang

مشاركة

109. Bunga dan Kumbang

مؤلف: Henny Djayadi
last update تاريخ النشر: 2026-07-30 12:13:49

Dylan terdiam cukup lama, menunduk, menatap cangkir kopi di hadapannya yang mulai memutih akibat kepulan uap yang menghilang.

Pernyataan terakhir Raymond memukul kesadarannya cukup telak. Sebagai pria yang tumbuh di lingkungan keluarga elite, Dylan tahu betul betapa kejamnya dunia mereka jika sebuah rahasia atau kelemahan terekspos sebelum waktunya.

Dengan segala yang dimilikinya, Raymond akan tetap bertahan oleh badai skandal. Tapi tidak akan sama dengan Jovita. Posisinya sangat lemah, bisa sa
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (3)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
Bunga nya sekarang sudah hilang sarinya..tapi tidak menghilangkan pesona dan wanginya..malah makin banyak kumbang yg tertarik oke oom ray.jojo.semoga sukses ya dengan pernikahannya
goodnovel comment avatar
Yoshi Dwi Ramadani
wkwkwkwk sabar ya om ray. orang cantik, ramah, dan cerdas pasti banyak yg minat. tp kan udah disahkan Ama om ray. aman aja om. Jojo gak akan slengki koq om. dia udah bucin Ama om. hehehehe makasih updatenya kakak syng :)
goodnovel comment avatar
vyjoo
Bunga sahnya om ray ini pasti cantikk banget hehe..sabar dan kalem ya om jgn pake kekerasan nanti jojonya kabur haha
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Istri Rahasia Om Raymond   319. Sadar Setelah Karma

    “Kau boleh tidak percaya dengan ucapanku. Kalau kau ingin bukti dan saksi, atau bahkan ingin melihat sendiri secara langsung bagaimana mamamu bekerja... aku bisa menunjukkannya padamu detik.”Viola menggeleng cepat dengan bibir gemetar. Bayangan suara genit mamanya di telepon beberapa hari lalu seketika berputar hebat di kepalanya. Tidak, melihatnya secara langsung hanya akan membuat hatinya yang sudah retak ini semakin hancur.Damian melipat kedua tangannya di depan dada, melanjutkan dengan nada dingin, tapi kali ini sedikit melembut“Maaf jika aku harus berbicara sekeras ini di depanmu. Seperti halnya diamnya papamu selama ini demi menjaga perasaanmu, bicaraku kali ini juga dilakukan demi menjaga keluargaku.”Pria itu jeda sejenak, memberikan penekanan pada setiap kata yang keluar dari bibirnya.“Dan sebagai gadis yang sudah dewasa, aku rasa kau tahu betul apa yang harus kau lakukan setelah mendengar semua ini.”Viola mengangguk samar sambil menyeka air mata yang berderaian.“Diam m

  • Istri Rahasia Om Raymond   318. Penolakan Brutal

    “Sore, Om...” sapa Viola lirih. Dengan santun, ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman, menunjukkan rasa hormat layaknya anak muda kepada orang yang lebih tua.Tapi, jemari yang mengantung di udara itu tak pernah disambut.Mata Damian hanya meliriknya dingin. Tatapan yang menguliti, menusuk, lalu menyisakan rasa ngilu yang asing di dada Viola. Jemari gadis itu membeku, tak kunjung mendapat balasan selain sebaris kata pendek yang terlempar.“Duduk.”Suara Damian terdengar begitu dingin dan tak bersahabat, sangat jauh dari bayangan hangat yang sempat dinantikan Viola. Antusiasme yang semula membuncah di dada gadis itu seketika runtuh, berganti menjadi keraguan dan rasa takut yang menjalar pelan.Viola menarik pelan tangannya kembali. Meremas jemarinya sendiri di atas pangkuan untuk menyembunyikan getaran yang kian meliar. Ia mengambil napas pendek, lalu duduk berhadapan dengan pria paruh baya yang memancarkan aura dominasi mutlak itu.“Ada... ada perlu apa Om ingin bicara dengan saya?

  • Istri Rahasia Om Raymond   317. Bapak-bapak Random

    “Sepertinya Raymond sudah tidak sabar pengen gendong bayi lagi,” ucap Jessica seraya tersenyum menggoda, matanya mengarah keluar jendela.Ibu dua anak itu tampak sibuk mengaduk minuman dingin menyegarkan di dalam teko kaca.Sepulang kerja, Raymond mengajak Jovita untuk bermain sebentar ke rumah Jimmy. Sekadar untuk mengakrabkan sang istri dengan orang-orang terdekatnya, agar tidak merasa terlalu asing saat berkumpul.Dari balik jendela dapur, Jovita dan Jessica menatap sosok Raymond yang berada di taman. Pria gagah itu tampak begitu telaten dan lembut saat menggendong Jasmine, putri Jessica dan Jimmy yang usianya bahkan belum genap satu tahun.Melihat betapa sigap dan hangatnya jemari Raymond menopang tubuh mungil itu, Jovita seketika hanyut dalam bayangan indah. Ia bisa membayangkan betapa manis dan penyayangnya perlakuan Raymond terhadap anak kembar mereka saat lahir nanti.Jessica melanjutkan pembicaraannya sembari menaruh potongan buah ke dalam teko, “Dari dulu Raymond memang suka

  • Istri Rahasia Om Raymond   316. Laki-laki, Perempuan, atau Sepasang

    “Sudah lama Vio mencintai Dylan, Bun. Mungkin kalau mereka semakin sering bertemu, lama-lama hati Dylan juga akan luluh.”Jovita menggenggam ponselnya lebih erat, merendahkan suara terdengar memohon.“Vio itu sebenarnya baik, Bun. Dia sering bantu aku, mungkin sekarang masih kaget aja dengan pernikahanku sama papanya.”Di seberang telepon, keheningan mendadak melingkupi sambungan tersebut. Hanya terdengar suara helaan napas Elvi.“Hmm...” Suara gumaman itu menggantung cukup lama.Elvi di ujung sana tampak sedang berpikir keras, memilah dan memilih kata yang tepat agar tidak salah memutuskan atau memberi harapan palsu.“Ya sudah, nggak apa-apa.” Akhirnya Elvi menyahut pelan mengiyakan ajakan itu.Senyum manis terkembang di wajah Jovita.“Terima kasih banyak ya, Bunda,” ucapnya tulus sebelum akhirnya mengakhiri obrolan tersebut.Usai menutup telepon, Jovita menarik napas dalam-dalam menikmati angin malam di taman belakang.Jauh di dalam lubuk hatinya, Jovita selalu merasa bersalah, seola

  • Istri Rahasia Om Raymond   315. Sahabat yang Jadi Ibu Tiri

    “Istri Mas, ya? Ganggu aja...” Suara Felisa terdengar samar, tapi sangat genit dari seberang telepon.“Bukan. Teman kamu mungkin, suaranya lembut, sepertinya cantik. Kenalin, nanti aku kasih fee kamu,” jawab pria itu santai.“Nama kontaknya siapa?”“Vio.”Tiba-tiba panggilan dimatikan secara sepihak.Tut... tut... tut...Tangan Viola bergetar hebat. Jemarinya kaku mencengkeram ponsel dingin itu. Dengung riuh pengunjung kafe, denting cangkir, dan aroma seduhan kopi espresso yang tadi menenangkan, mendadak menguap berganti kehampaan.Tenggorokan Viola terasa tercekat, seolah ia baru saja dihantam oleh fakta yang sangat menyakitkan.Selama ini, Viola selalu menganggap semua keburukan mamanya hanyalah narasi karangan dari papanya untuk mencari pembenaran atas keputusan cerai yang dia ambil, atau bisikan orang yang iri akan kecantikan mamanya.Tapi kali ini, meski Viola tidak melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri, potongan percakapan singkat dan nada suara genit itu sudah cuku

  • Istri Rahasia Om Raymond   314. Di Antara Anak dan Istri Baru

    “Kamu di mana? Papa jemput sekarang!” ucap Raymond dengan suara tegas dan penuh penekanan, tak ingin memberi ruang untuk dibantah. Di ujung telepon, terdengar Viola mendengkus pelan. “Aku bukan anak kecil lagi, Pa! Aku berhak menentukan hidupku sendiri!” “Kalau kau mau hidup mandiri, Papa akan sangat mendukungmu!” sahut Raymond cepat, suaranya tajam menembus sambungan telepon. “Tapi kalau kau ingin hidup bersama mamamu... Papa tidak akan pernah mengizinkanmu!” “Kenapa?” bantah Viola emosional, suaranya terdengar mulai serak menahan tangis. “Apa salahnya kalau aku mau hidup sama mama kandungku sendiri?” Raymond mengepalkan tangannya rapat-rapat merasa terpojok, lidahnya seketika gatal ingin mengungkap segala aib mantan istrinya. Tapi akal sehatnya menahannya agar tidak menyakiti putrinya, dan membuat hubungan mereka semakin menjauh. “Kehidupan seperti apa yang kau

  • Istri Rahasia Om Raymond   5. Tumbler Maut

    “Papa jahat!”​Pekikan nyaring Viola seketika memutus tautan bibir Raymond dan Karina. Kedua orang dewasa itu menoleh terkejut, mendapati Viola berdiri dengan dada naik-turun menahan amarah, sementara Jovita mematung di belakangnya dengan wajah pias.​Raymond segera melepaskan dekapannya pada Kari

  • Istri Rahasia Om Raymond   4. Dilema Jovita

    ​Raymond terdiam sejenak, menatap lekat sudut bibir Jovita yang masih sedikit membiru akibat hantaman Joni. Ucapan Jovita yang menuntut talak mengandung keangkuhan dan kepasrahan penuh ironi.​“Aku tidak sebajingan itu, Jo,” suara Raymond melunak, namun tetap tegas. “Jika aku menalakmu malam ini

  • Istri Rahasia Om Raymond   3. Terpaksa Nikah

    Teriakan Joni berhasil memicu kehebohan. Tetangga yang terbangun langsung berkerumun di depan pintu, menatap Raymond dengan pandangan curiga dan penuh amarah.​“Dia mau memperkosa Jojo, Pak! Dia memaksa masuk dan memukuli saya!” fitnah Joni pura-pura kesakitan di lantai.​“Itu tidak benar!” Jovita

  • Istri Rahasia Om Raymond   2. Fitnah Keji

    Jovita mencengkeram erat tali tasnya, syarat dari Raymond seperti ujian akhir kelulusan, berat dan tak mudah.​Meyakinkan Viola menerima wanita lain menjadi ibunya.​“Om, maaf…” Jovita menelan ludah, menatap ragu pria matang di sampingnya. “Kita sama-sama tahu Vio itu keras kepala. Saya tidak yaki

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status