Home / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 266: Rafael Demam

Share

Bab 266: Rafael Demam

Author: Rizki Adinda
last update publish date: 2026-08-14 12:18:07

Evalia mengayunkan kedua kakinya turun dari ranjang dan berdiri. Namun langkahnya terhenti ketika melihat mata Aleksander masih memerah dan wajahnya tampak begitu lesu. "Kamu minum terlalu banyak semalam," katanya sambil menyilangkan tangan di depan dada. "Kamu benar-benar harus berhenti minum sampanye sebanyak itu."

Aleksander mengerang pelan lalu menutupi matanya dengan satu lengan. "Itu sepenuhnya salah pamanmu.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 383: Dia Mengusirku

    Alis Evalia berkerut.Aleksander melanjutkan, “Tapi itu belum cukup untuk menarik kesimpulan. Aku harus menyelidikinya lebih jauh.”Ekspresi Evalia menegang samar ketika menyadari sesuatu...Bertahun-tahun telah berlalu. Bukti mungkin sudah menghilang. Ingatan orang-orang mungkin telah memudar.Namun Aleksander tetap berbicara dengan keyakinan yang sama seperti biasanya, seperti seseorang yang percaya bahwa pada akhirnya dia akan mendapatkan jawaban yang diinginkannya.Meski begitu, keraguan masih terlihat dalam sorot matanya. Evalia masih khawatir Aleksander tidak akan mampu mengungkap kebenaran.Aleksander segera menyadarinya. “Tolong tersenyum untukku, ya?&rdq

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 382: Mendapat Beberapa Petunjuk

    Evalia menelusuri tatapan Aleksander. Mencari kebohongan. Mencari keraguan. Mencari tanda sekecil apa pun yang bisa mengkhianati ketidakpastian.Namun, mata Aleksander tetap sama. Tenang. Serius. Tidak tergoyahkan."Aku bertanya tentang malam itu," lanjut Aleksander dengan suara rendah, "karena ada sesuatu yang nggak masuk akal." Ibu jarinya menyapu lembut pipi Evalia. Suaranya semakin dalam, membawa kembali ingatan yang bahkan terasa mengganggu baginya.Jantung Evalia berdetak kencang. "Apa maksudmu?" tanyanya bingung."Tadi kau mengatakan tubuhmu terasa aneh," ujar Aleksander pelan.Suasana di antara mereka perlahan berubah, seolah ruangan itu sendiri ikut menahan napas untuk mendengarkan.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 381: Tidak Ada Hubungan Apa Pun

    Bibir Evalia melengkung ke atas tanpa sadar. "Itu terdengar seperti cemburu," godanya lembut.Evalia mengenal Aleksander terlalu baik. Pria itu tidak pernah benar-benar mempercayai Jonathan sejak hari dia mengetahui betapa dekatnya Jonathan dengan Evalia selama masa kerjanya di Wijaya Group. Aleksander mungkin akan menyangkalnya tanpa henti, tetapi naluri Evalia mengatakan hal yang berbeda."Kedengarannya memang begitu," aku Aleksander dengan helaan napas pelan.Di balik ketegangan yang masih tersisa, sebersit rasa geli muncul di antara mereka, melembutkan suasana di ruangan itu.Kemudian Eva melanjutkan, suaranya perlahan tenggelam dalam kenangan. "Malam itu, aku masih mengingat ballroom tersebut," katanya pelan. "Kerumunan orang, musik, pidato yang nggak ada habi

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 380: Aku Nggak Cemburu

    Eva berdiri dekat jendela ruang tamu, matanya mengikuti pemandangan di hadapannya dengan kegembiraan yang tak mampu ia sembunyikan.Marni, yang sejak pagi masih mampu mempertahankan ketenangan dirinya dengan luar biasa, kini tampak sepenuhnya berubah. Saat melihat Evan melangkah melewati pintu, bertahun-tahun pengendalian diri yang ia bangun runtuh seketika, digantikan oleh emosi murni yang selama ini ia pendam.Meskipun Evan tidak memiliki ingatan apa pun tentang ibunya, sesuatu yang tak terucapkan telah terjadi di antara mereka. Sebuah pengenalan tanpa kenangan. Sebuah ikatan tanpa sejarah.Dada Eva terasa sesak ketika melihat Marni menggenggam tangan Evan dengan lembut. Jemarinya bergetar meskipun senyum di wajahnya memancarkan kebahagiaan yang luar biasa.Ekspresi Ev

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 379: Evan Akhirnya Tiba

    Wanita tidak tahu malu itu. Pelukan itu. Terlalu dekat. Terlalu tiba-tiba. Terlalu disengaja.Mata Aleksander sedikit melebar. "Sial! Kau benar-benar keterlaluan…" Kemarahannya meledak dalam pikirannya. "Apa-apaan, Hana? Apa kau sedang mencari kematian? Beraninya kau menjebakku dalam situasi seperti ini?"Dari luar, Aleksander tampak cukup tenang. Namun kedutan kecil di wajahnya mengkhianati kepanikan yang sebenarnya berkecamuk di dalam dirinya.Evalia menyadarinya. Tentu saja dia menyadarinya. "...Aleksander," ucapnya perlahan, hiburan tampak menari di matanya, "wajahmu sedang menunjukkan sesuatu yang sangat menghibur saat ini."Aleksander mengembuskan napas tajam sambil mengusap rambutnya. "Dia yang memasukkannya."E

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 378: Masih Di Sakumu

    Evalia membaca nama itu, pandangannya terpaku pada nomor telepon yang tertulis di bawahnya.Dia menatap kertas tersebut, pikirannya langsung dipenuhi berbagai pertanyaan yang bergerak liar. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul tanpa diundang, bertabrakan dengan ketenangan yang biasanya selalu dia miliki.‘Siapa wanita ini?’‘Mengapa ini ada di saku Aleksander?’‘Apakah dia rekan bisnisnya?’‘Nggak. Nggak... itu nggak masuk akal.’Evalia menggeleng pelan, mencoba menyingkirkan pikiran tersebut. Namun, usahanya gagal. Pikiran-pikiran itu kembali memenuhi kepalanya.‘Jika wanita itu berhubungan dengan bisnis, dia pasti akan memberikan kartu

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 2: Dua Jalan Buat Eva

    Malam itu, makan malam keluarga terasa seperti hukuman bagi Eva.Aroma sup ayam yang hangat justru membuat perutnya mual. Lidahnya kelu. Di hadapan ayahnya, Waluyo Wijaya, Eva ingin bicara tentang bayi di rahimnya, tentang kebohongan yang membelit napasnya setiap hari, tapi suaranya terkurung di te

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 1: Aku... Hamil

    Masa depan cemerlang Evalia Wijaya baru saja hancur karena satu gelas wiski. Setidaknya, itulah yang ia ingat malam itu.Tak pernah sekalipun dalam hidupnya, Eva membayangkan langkah kecil menuju bar hotel akan menjadi awal kehancuran dirinya. Satu gelas. Satu tawa. Satu tatapan mata dari pria yang

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 8: Bisa Saling Jaga

    “Aku janji nggak akan ngomong yang aneh-aneh, Dion…” Eva menahan gemetar dalam suaranya, “Tapi demi kewarasanku, kumohon kamu tenang dan jangan mencoba cari tahu tentang dia. Serius. Lebih baik bagi semua orang kalau kamu nggak mengusik dia. Dia bukan cuma masalah besar, dia udah ada di level ‘VIP’,

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 7: Siapa Ayahnya?

    Eva mengerutkan kening. “Janji apa?”“Aku pernah janji, nggak akan pernah nyari-nyari hal tentang kamu, hidupmu, keluargamu, juga temanmu. Kecuali kamu sendiri yang minta,” ujar Dion.Evalia terdiam. Dadanya terasa sesak. Ia menarik napas panjang, lalu perlahan tersenyum sendu. Dalam diam, ia member

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status