Share

Bab 201

Penulis: Itsmoore
last update Tanggal publikasi: 2026-04-06 18:23:57

Aku berdiri perlahan dan berjalan mendekati pintu utama kayu yang tertutup rapat.

Layar interkom di dinding menyala menampilkan sosok wanita modis berkacamata hitam. Felicia berdiri di depan pintu apartemen ini dengan senyuman yang terlihat sangat mengerikan. Wanita ini mengangkat sebuah map plastik bening tepat ke arah lensa kamera keamanan.

Map itu terlihat sangat persis dengan tempat penyimpanan dokumen salinan asliku. Aku menekan tombol bicara pada layar interkom dengan tela

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 202

    Aku membuang kertas putih itu ke atas lantai apartemen dengan pergerakan tangan kasar. Aku sama sekali tidak mau lagi menjadi boneka permainan bagi orang-orang kaya ini."Kamu yakin berani nolak perintahku pagi ini, Nara?" Felicia sama sekali tidak terlihat marah melihat penolakan mentah-mentah dariku barusan. Wanita ini justru menggeser layar ponselnya dan memutar sebuah video pendek."Hadi sempat retas laptop lama Argan sebelum dia masuk sel tahanan polisi kemarin. Dia nemuin video rekaman CCTV lorong rumah sakit lima tahun lalu yang sangat menarik."Felicia menyodorkan layar ponselnya agar aku bisa melihat tayangan video tersebut. Mataku langsung membulat sempurna melihat sosok bapakku di dalam layar terang itu.Bapakku terlihat sedang memasukkan tumpukan uang tunai seratus ribuan ke dalam tas ransel hitam. Wajah pria paruh baya itu terlihat sangat jelas sedang tersenyum lebar melihat uang lima ratus juta tersebut.Bapakku bahkan sempat bersalam

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 201

    Aku berdiri perlahan dan berjalan mendekati pintu utama kayu yang tertutup rapat.Layar interkom di dinding menyala menampilkan sosok wanita modis berkacamata hitam. Felicia berdiri di depan pintu apartemen ini dengan senyuman yang terlihat sangat mengerikan. Wanita ini mengangkat sebuah map plastik bening tepat ke arah lensa kamera keamanan.Map itu terlihat sangat persis dengan tempat penyimpanan dokumen salinan asliku. Aku menekan tombol bicara pada layar interkom dengan telapak tangan yang sedikit gemetar."Ngapain kamu datang ke apartemen ini pagi-pagi, Kak Felicia? Pak Argan lagi nggak ada di rumah sekarang."Aku menegur mantan kekasih suamiku itu melalui lubang suara interkom dinding. Wanita itu memajukan wajahnya sedikit mendekati arah lensa kamera luar."Buka pintu ini sekarang juga kalau kamu masih mau lihat ibumu hidup tenang, Nara."Felicia memberikan ancaman yang langsung menghentikan aliran darah di tubuhku. Wanita ini selalu m

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 200

    Sinar matahari pagi akhirnya menembus masuk melalui celah tirai kaca apartemen yang besar. Aku membuka kedua mataku perlahan dan bangun dari atas kasur empuk ini. Argan ternyata belum kembali ke apartemen ini sejak kepergiannya tadi malam.Suasana unit mewah ini terasa sangat sepi dan juga sedikit mencekam telingaku. Aku berjalan keluar kamar dan duduk di depan meja kerja sudut ruang tamu. Laptop baru pemberian Argan masih menyala menampilkan halaman awal portal kampus fakultasku."Aku harus cari cara buat ngubungin orang luar pakai portal jaringan kampus ini."Aku berbicara pelan kepada diriku sendiri di tengah keheningan pagi. Tanganku menggerakkan kursor tetikus untuk membuka menu perpustakaan digital fakultas kedokteran.Mataku langsung tertuju pada fitur obrolan langsung antar mahasiswa di pojok kanan layar. Fitur ini biasanya dipakai untuk diskusi tugas kelompok secara daring dari rumah. Aku langsung mengetik nama Fika di kolom pencarian daftar tema

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 199

    Argan merangkul bahuku dan memaksaku memegang kertas foto USG tersebut."Aku nggak mau unggah kebohongan ini ke akun media sosial pribadiku, Pak. Teman-teman kampusku pasti tahu kalau aku belum hamil sama sekali bulan ini."Aku menolak perintahnya sambil meletakkan kembali kertas itu ke atas permukaan meja kaca."Cuti kuliah kamu udah aku urus tuntas sampai pertengahan tahun depan. Kamu nggak bakal ketemu teman kampusmu lagi sampai bayi bohongan ini waktunya lahir ke dunia."Argan langsung mematahkan alasanku dengan fakta cuti paksa yang dia urus di belakang punggungku. Aku hanya bisa diam menelan ludah karena semua kehidupanku benar-benar sudah dikunci rapat olehnya.Dokter wanita itu segera membereskan semua peralatannya dan langsung pamit pulang meninggalkan apartemen. Ruang tamu luas ini kembali menjadi sangat sepi hanya menyisakan kami berdua saja malam ini."Bapak beneran mau kurung aku di apartemen ini selama sembilan bulan penuh?"

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 198

    Pria bertopi hitam itu meludah tepat ke arah ujung sepatu kulit mahal milik Argan.Argan hanya mengangguk pelan memberikan isyarat kepada salah satu pengawalnya di sana. Pengawal itu langsung mendaratkan satu pukulan keras tepat di perut pria bertopi hitam tersebut. Pria malang itu langsung terbatuk parah dan mengeluarkan sedikit cairan darah segar dari bibirnya."Bapak jangan siksa dia lagi! Dia udah luka parah kayak gitu dari semalam!"Aku mencoba turun dari mobil untuk menolongnya, tetapi Argan langsung mendorong bahuku kembali ke dalam."Kalau kamu mau dia tetap hidup, kamu yang harus bujuk dia buat sebutin letak dokumen itu, Nara."Argan memberikan pilihan yang sangat menyudutkan posisi mentalku pada malam hari ini. Pria ini sangat menikmati posisinya sebagai penguasa yang memegang kendali atas nyawa orang lain."Tolong kasih tahu aja letak tas itu sekarang. Aku beneran nggak mau kamu mati murni gara-gara bantuin urusanku."Aku m

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 197

    Pria itu memberikan instruksi langsung kepada sopir yang duduk membelakangi kami di depan.Sopir berjaket hijau itu hanya mengangguk tanpa mengucapkan satu patah kata pun malam ini. Mobil ini langsung melaju meninggalkan area kawasan apartemen mewah milik keluarga Argan. Aku menyandarkan kepalaku ke sandaran kursi sambil memejamkan kedua mataku sejenak.Namun, mobil ini tiba-tiba berbelok tajam ke arah sebuah gang gelap yang lumayan sempit. Laju kendaraan ini langsung berhenti total di tengah jalan buntu tersebut tanpa alasan jelas. Aku langsung membuka mataku karena merasa sangat panik dan juga sangat kebingungan."Pak Sopir, kenapa kita malah berhenti di gang buntu yang gelap ini? Ini sama sekali bukan jalan ke arah gerbang tol luar kota kan?"Aku bertanya dengan nada suara yang bergetar hebat menahan rasa takut di kerongkongan.Sopir berjaket hijau itu mematikan mesin mobil dan mencabut kunci kontaknya secara perlahan. Dia menoleh ke belakang da

  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 100

    Kuturuti perintah dosen pembimbingku itu tanpa banyak bertanya lagi untuk mencegah perdebatan. Aku menutup buku catatan kecil itu dan menyingkirkannya ke sisi kiri meja makan."Sekarang buka kembali file novel fiksi kamu di layar monitor laptop itu," instruksi Argan dengan nada suara yang terdengar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 112 (21+)

    Suhu pendingin ruangan yang berada pada angka dua belas derajat celcius tidak mampu mendinginkan tubuhnya. Kulit dadanya yang bidang terlihat mengkilap karena tertutup oleh lapisan cairan keringat tersebut."Tubuhmu mengeluarkan cairan keringat yang sangat banyak pada malam hari ini," ucapku menyam

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 111 (21+)

    Aku berbaring polos di bawah tatapan lapar Argan yang kini sudah menanggalkan seluruh pakaiannya sendiri. Argan memosisikan dirinya di antara kedua pahaku dan melebarkan kakiku dengan lututnya. Ia melihat pusat kewanitaanku yang basah dan berwarna merah muda.Argan mengarahkan miliknya yang sudah m

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Jangan Baca Novel Ini!   Bab 102

    "Bagaimana kalau ada orang asing yang meminta bantuan darurat di depan pintu, Pak?" tanyaku memberikan skenario buruk yang mungkin terjadi saat dia pergi."Abaikan saja orang itu dan biarkan dia berada di luar. Kamu sama sekali tidak boleh membuka pintu itu dalam kondisi apa pun," tegas Argan memat

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status