Share

Bab 652

Author: Musim Gugur
Di mobil lain.

Robi mengendarai mobil, dan Tandy duduk di sebelah Robi. Sementara itu, Reza dan Sonia duduk di baris belakang.

Setelah memasuki kota, Tandy pun bersuara, “Paman, kamu antar Sonia pulang ke rumah saja. Aku bisa pulang sendiri!”

Sonia segera membalas, “Nggak usah, keluargamu pasti panik. Biarkan Paman Reza antar kamu pulang.” Selesai berbicara, Sonia pun menatap Reza. “Aku baik-baik saja. Kamu antar Tandy saja dan jelaskan sama keluargamu. Tolong sampaikan permintaan maafku kepada
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2810

    Morgan dan Julia sedang mengobrol dengan santai. Tatapannya terus tertuju pada diri Theresia, Sirla, dan yang lain.Ketika melihat Theresia minum segelas demi segelas, kening Morgan pun semakin berkerut. Beberapa saat kemudian, Morgan berdiri. “Sepertinya dia sudah minum kebanyakan. Aku pergi lihat dia dulu.”Julia melihat jam tangannya sekilas, lalu mengangguk. “Waktu sudah malam. Aku juga sudah harus beristirahat. Kamu jaga Theresia dengan baik.”“Aku akan melakukannya!”Morgan sedikit mengangguk. Dia berjalan ke sisi Sirla dan yang lain dengan langkah besar.Theresia sedang memegang segelas anggur. Dia sedang mendengar Sirla menceritakan masalah seru di Barkia. Saat seorang pria berjalan ke belakangnya, mengambil pergi gelas di tangannya, dan meletakkannya di atas meja, Theresia baru membalikkan kepalanya. Seketika, Theresia tersenyum tipis. “Tuan Morgan, apa mau minum alkohol bersama?”Morgan menatap Theresia sekilas. Dia tahu bahwa Theresia sudah mabuk. Saat Theresia mabuk, tatap

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2809

    Dengan begitu, Morgan pun tidak akan kesal saat ini.“Sepertinya Roger masih sangat menyukai Theresia, ingin mengejarnya kembali!” kata Julia, “Gimana kalau aku panggil dia kemari?”“Tidak usah!” kata si pria, lalu menunduk untuk meminum alkohol. Dia tidak ingin melihat ke arah Theresia.Beberapa menit kemudian saat Julia mengangkat kepalanya kembali, dia melihat ada 5-6 pria sedang mengerumuni Theresia. Mereka sedang bersenda gurau, hanya saja Morgan tidak bisa mendengar dengan jelas.Julia berkata dengan gugup, “Apa ada orang yang cari masalah di saat mabuk?”Morgan menatap orang-orang yang mengerumuni Theresia, tetapi dia malah tersenyum. “Bukan, kamu tidak usah peduli.”….Orang-orang yang mengerumuni Theresia adalah Sirla, Solmi, dan yang lain. Mereka beranggotakan banyak orang. Dalam seketika, Roger pun terdesak ke samping.Roger ingin meluapkan amarahnya, tetapi Sirla malah langsung merangkul pundak Solmi, berkata dengan cengengesan, “Kami itu temannya Nona Theresia, teman yang

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2808

    Morgan dan Julia duduk bersama. Ada beberapa orang juga datang untuk bersulang. Ketika melihat mereka berdua sedang mengobrol, mereka pun tidak enak hati untuk mengganggu.Morgan bersandar di bangku dengan pose duduk santai. “Kenapa kamu tidak menemani Kakek Aska?”Julia menggeleng dengan perlahan. “Sudah terlalu lama tidak bertemu. Begitu bertemu, tetap saja bertengkar. Kami berdua pasti bermusuhan pada kehidupan lampau, makanya dendam itu sampai terbawa di kehidupan sekarang!”Sudah bertahun-tahun mereka tidak bertemu, saat bertemu dengan sang ayah tadi pagi, hati Julia merasa sangat tersentuh. Ayahnya sudah tua, tidak kelihatan tegas seperti saat muda dulu. Mungkin Julia juga sudah seharusnya melepaskan masa lalu, lalu menemani di sisinya untuk beberapa waktu.Namun, pemikiran itu segera disingkirkan. Ayahnya memang sudah tua, tetapi wataknya tetap sangat keras dan egois. Sekarang, dia malah terus memanjakan Hallie. Seandainya Hallie bukanlah putrinya, Julia bahkan tidak tahu bagaim

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2807

    Kenapa keluar satu lagi?Bahkan memanggilnya … Howie?Tiba-tiba Howard kepikiran dengan neneknya yang sudah meninggal dunia!Casa menatap Cindy dengan panik. “Kenapa aku mesti mencelakai Tuan Howard? Kamu jangan sembarangan bicara. Kamu itu orang yang dicari Howard, sengaja kemari untuk berakting, ‘kan?”“Berakting?” Cindy tersenyum dingin. “Sepertinya aktingku nggak sebagus kamu! Jelas-jelas kamu lagi membantu orang lain untuk menjebak Howie, malah berlagak sok sedih. Kalau aku nggak memahami Howie, aku pasti akan percaya sama kamu!”“Apa kamu memahaminya? Kalau dia juga bilang dia cinta sama kamu, itu hanya bisa membuktikan bahwa dia itu hidung belang!” jerit Casa dengan marah.“Dia nggak bilang dia cinta sama aku. Aku yang cinta sama dia!” kata Cindy. Dia pun mengangkat alisnya terhadap Howard. Ekspresinya juga semakin manis lagi. “Howie, kamu jangan takut. Aku punya bukti bisa membuktikan dia itu sengaja ingin menjebakmu. Kamu memang nggak kenal sama dia. Dia juga sama sekali nggak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2806

    Casa mengerutkan keningnya. “Apa bagus seperti ini? Apa dia bakalan percaya?”“Terserah dia percaya atau nggak. Yang penting kita kacaukan perjodohannya saja!” Cindel tersenyum licik. “Aku bukan hanya ingin mencemarkan namanya di kalangan atas. Aku juga ingin menghancurkan Gunawan Group, demi balas dendam kepada keluarga kami!”Seandainya reputasi dari wakil direktur perusahaan tercemar, Gunawan Group pasti akan terkena imbasnya. Bisa jadi akan ada pergerakan dengan harga saham di bursa pasar besok.Ketika kepikiran dirinya bisa balas dendam kepada Howard sekaligus Gunawan Group, Cindel pun merasa semakin gembira saja.Mereka berbisik-bisik sejenak, seolah-olah sedang membahas detailnya. Setelah itu, mereka pun sama-sama meninggalkan tempat.Kali ini, Cindy baru mengangkat kepalanya. Dia sedang mengemut kue tar rasa yoghurt. Ketika melihat kepergian mereka, tiba-tiba muncul pemikiran menjadi “pahlawan" di benaknya.Cindy menelan kue tar, lalu minum segelas jus buah. Dia pun berdiri un

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2805

    “Tadi Kak Leon saja nggak mengenaliku!”“Tapi, aku mengenalimu dalam sekali tatap!”Tiba-tiba mata Tasya berkilauan. Dia membalas dengan lantang, “Itu karena hanya ada kamu di mataku. Kamu melihatnya, makanya kamu bisa mengenaliku!”Jantung Yandi berdegup kencang.“Ayo, kemari!” Tasya menggenggam tangan Yandi yang satu lagi, kemudian meletakkannya di atas pinggangnya sendiri. “Cuma berdansa saja, nggak akan lebih sulit daripada menembak. Kalau kamu nggak turuti kemauanku, kita berdua akan bertengkar di sini, nantinya malah menarik perhatian orang lain.”Terkadang Yandi benar-benar kehabisan akal terhadap gadis ini. “Aku benar-benar tidak bisa berdansa.”“Aku sudah bilang, aku akan ajari kamu. Aku akan lebih lambat. Kamu cukup ikuti aku saja!” Jari tangan kiri Tasya saling bertautan dengan jari tangan Yandi. Dia mengangkat kelopak matanya menatap si pria dengan tatapan membara. “Apa kamu sudah siap sedia? Apa sudah bisa dimulai?”Mungkin karena tertular oleh suasana gembira hari ini, sa

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 295

    Tentu saja, Sonia tidak mengatakannya. Dia hanya menarik selembar tisu untuk mengeringkan tangannya, lalu keluar dari kamar mandi. Sedangkan Celine hanya menatap punggung perempuan itu sambil mengerutkan keningnya.***Baru saja Reza tiba di Kota Jembara, dia pun menerima telepon dari Jason, “Sudah pu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 233

    Dia melihat Yanuar ketika selesai mengatakan kalimat tersebut. Perempuan itu terdiam dan bertanya, “Pak Yanuar, kenapa Bapak ada di sini?”Yanuar mengabaikan Sera dan hanya menatap Sonia dengan raut memelas. Sonia tahu dia tidak mungkin membiarkan Yanuar terus berlutut ketika Sera sudah datang. Dia m

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 198

    Pengurus Kediaman Bina membawa mereka bertiga ke dalam. Saat ini hati Robi terasa sangat gugup. Kediaman ini memang terlihat sangat sederhana, tapi kenyataannya semua perabotan yang digunakan bahkan lebih berharga dibandingkan dengan emas.Setelah sampai di luar ruang tamu, si lelaki tua menyuruh Rez

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 289

    Sutini tidak mengerti. Begitu melihat ekspresi semua orang tampak aneh, dia segera bertanya, “Kasen itu tempat apa?”Hani menjawab dengan senyum yang dibuat-buat di wajahnya, “Kasen itu klub malam terbesar di Jembara. Itu benar-benar tempat foya-foya.”Raut wajah Sutini seketika berubah. Dia langsung

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status